NovelToon NovelToon
Dibuang Istri Dilamar Janda Kembang Tajir

Dibuang Istri Dilamar Janda Kembang Tajir

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Moms TZ

Bagi Fahreza Amry, hinaan dan cemoohan ayah mertuanya, menjadi cambuk baginya untuk lebih semangat lagi membahagiakan keluarga kecilnya. Karena itulah ia rela pergi merantau, agar bisa memiliki penghasilan yang lebih baik lagi.

Namun, pengorbanan Reza justru tak menuai hasil membahagiakan sesuai angan-angan, karena Rinjani justru sengaja bermain api di belakangnya.

Rinjani dengan tega mengajukan gugatan perceraian tanpa alasan yang jelas.

Apakah Reza akan menerima keputusan Rinjani begitu saja?

Atau di tengah perjalanannya mencari nafkah, Reza justru bertemu dengan sosok wanita yang pernah ia idamkan saat remaja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Menjalankan misi

Marisa berdiri diam di balik kaca jendela sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Pandangannya lurus ke depan, menatap ayah dan anak yang berjalan menjauh sambil bergandengan tangan. Sesekali terlihat tawa mereka, sehingga tampak menarik di matanya.

Marisa kemudian memejamkan mata, bibirnya tersungging senyuman, membayangkan dirinya berada di antara mereka.

"Aku sepertinya sudah gila, jika terus memikirkannya," batin Marisa meronta. "Tapi, alangkah bahagianya andai aku bisa menjadi bagian dari mereka."

Marisa menghela napas dalam-dalam. Ia meraba dadanya yang berdegub kencang, seakan ingin meledak rasanya. Sungguh, ia tak sanggup jika lebih lama berdekatan dengan Reza-pria yang telah mencuri hatinya tanpa sisa. Marisa telah jatuh cinta begitu dalam pada pesona Reza yang sederhana.

Marisa berbalik lalu keluar dari ruangannya dan menghampiri Lira-sekretarisnya. Namun, begitu berada di dekat wanita tersebut, Marisa terlihat ragu untuk mengutarakan isi hatinya. Ia hanya menatap Lira dengan pandangan yang sulit ditebak, membuat sang sekretaris mengernyitkan keningnya.

"Ada apa, Bu? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Lira sembari menatap atasannya bingung.

Entah sudah berapa kali Marisa menghela napasnya, guna menghilang rasa gugupnya, atau mungkin juga rasa malunya, karena yang akan ia ungkapkan adalah tentang perasaannya pada seseorang.

"Lira, apakah kamu pernah jatuh cinta?" Akhirnya terlontar juga pertanyaan itu dari mulut Marisa. Wajahnya bersemu merah karena menahan malu.

"Hahhh?" Lira tampak bengong mendengar pertanyaan atasannya itu.

"Begini...jika ada seorang wanita yang jatuh cinta pada seorang duda dan punya anak. Apa yang harus dilakukannya?" tanya Marisa tanpa tedeng aling-aling.

Seakan paham apa yang dimaksudkan oleh atasannya, Lira langsung menyunggingkan senyumnya dengan lebar.

"Lebih baik ibu dekati saja anaknya, karena sang anak itu pasti akan menjadi penghubung yang paling kuat antara Anda dan ayahnya," cetus Lira menyampaikan idenya.

"Apa kamu yakin akan berhasil?" tanya Marisa tampak ragu.

"Yakin, Bu. Seorang duda yang menyayangi anaknya, pasti dia akan melakukan apapun untuk sang anak, termasuk dalam memilih pasangan," kata Lira.

"Jadi, jika Anda bisa membuat anaknya menyukai Anda, maka sang ayah pasti akan mempertimbangkan Anda sebagai pasangan hidupnya," sambungnya seraya menatap Marisa dengan pandangan penuh simpati.

"Bu Marisa menyukai Pak Reza, ya?" tebak Lira kemudian, membuat Marisa tersipu dengan wajah memerah.

"Apa terlalu kelihatan?" Marisa bertanya.

Lira mengangguk dan tersenyum sambil menutup mulutnya dengan punggung tangannya. "Ya Tuhan, kenapa Bu Marisa sangat polos sekali?" batinnya berkata.

"Lira, apa menurutmu aku perlu memindahkan Pak Reza ke bagian lain?" tanya Marisa, tetapi matanya menatap jauh ke area perkebunan.

"Tidak perlu, Bu. Pak Reza sudah menunjukkan kapasitasnya yang sangat baik di posisinya sekarang. Memindahkannya ke bagian lain bisa membuat dia kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya" jawab Lira.

"Lalu bagaimana caranya agar aku bisa lebih dekat dengan Dhea?" Marisa menghela napasnya.

"Gampang, Bu," ujar Lira seraya menjentikkan jari tangannya.

"Anda bisa menunjukkan perhatian dan kasih sayang terhadap Dhea dengan mengajaknya bermain atau melakukan kegiatan bersama," imbuhnya.

Marisa mengangguk, "Baiklah, Lira. Aku akan mencobanya. Terima kasih sarannya, ya."

"Semoga berhasil, Bu. Semangat!" Lira tersenyum sambil mengepalkan tangannya ke udara sebagai bentuk dukungan kepada sang atasan.

*

Keesokan harinya, Marisa benar-benar menjalankan misinya. Pagi-pagi sekali setelah bangun tidur, ia memasak makanan yang kira-kira disukai oleh anak kecil, seperti roti panggang dan telur orak-arik. Tak lupa ia juga membawa cemilan sehat, buah potong, serta jus segar. Tekadnya untuk mendapatkan hati Reza, duda yang membuat hatinya selalu berdebar itu, semakin kuat.

Marisa menatap kotak bekal sambil tersenyum, lalu menarik napas dalam dan panjang. "Semangat, Risa!" serunya dengan mantap seraya mengepalkan tangannya ke udara.

"Semoga Dhea menyukainya. Dia itu anak yang sangat manis." Senyum Marisa semakin lebar, sambil membayangkan kesehariannya nanti bersama gadis kecil itu.

Setelah itu, Marisa membersihkan diri dan berhias sekedarnya. Ia hanya menggunakan sunscreen, krim, bedak padat, serta pemulas bibir berwarna nude. Dengan penampilan yang sederhana, tetapi sangat elegan, Marisa siap berangkat ke kantornya dengan penuh semangat.

*

Di sisi lain, Reza dengan menggandeng tangan mungil Dhea, menyusuri jalanan setapak menuju gudang tempatnya bekerja. Wajah Dhea tampak ceria, seolah gadis kecil itu menikmati waktunya bersama sang ayah.

"Dhea senang ikut bersama ayah bekerja?" tanya Reza sambil tersenyum menatap wajah anaknya yang ceria.

Semalam mereka tidak sempat mengobrol karena begitu pulang, Dhea langsung tertidur.

Dhea mengangguk sambil tersenyum lebar, menunjukkan gigi susunya yang tampak rapi. "Iya, Ayah. Di sini Dhea bebas bermain, kalau sama Ibu selalu dilarang ini dan itu," jawabnya.

Wajah Dhea yang semula tersenyum ceria langsung berubah menjadi murung.

"Selamat pagi, Mas Reza. Hai, Dhea," sapa Marisa.

Wanita itu berdiri di depan Reza dan Dhea, sambil tersenyum ramah dengan kedua tangannya memegang tas bekal.

Munculnya Marisa yang tiba-tiba, membuat Reza terkejut dan bingung. "Se-selamat pagi, Bu," balas Reza, sambil menyapukan pandangan ke sekelilingnya dengan perasaan tidak nyaman.

Sedangkan Dhea mengerjapkan matanya lucu, antara senang dan ragu-ragu.

Suasana menjadi canggung, tetapi Marisa tidak menyerah. Dengan tekad kuat untuk merebut hati Reza, ia tetap tersenyum dan berusaha memecahkan kecanggungan.

"Mas Reza, bagaimana jika Dhea bersama saya di kantor? Anak kecil seperti Dhea tidak baik berada di gudang sepanjang hari, terpapar debu dan kebisingan."

Reza tampak berpikir dan membenarkan ucapan Marisa. Kesempatan itu Marisa gunakan untuk melancarkan aksinya pada Dhea.

"Dhea, sayang. Maukah Dhea tinggal di kantor bersama, tante? Nanti kita bisa bermain bersama di sana," bujuk Marisa dengan suaranya yang lembut.

"Tapi, apakah tidak akan merepotkan Bu Marisa nantinya?" tanya Reza dengan ragu-ragu.

Marisa tersenyum manis dan menatap Reza dengan pandangan yang teduh. Reza buru-buru menundukkan pandangannya, tidak sanggup menerima perhatian langsung dari atasannya yang membuatnya merasa tidak nyaman.

"Mas Reza, tenang saja. Saya tidak merasa direpotkan sama sekali, kok. Justru saya merasa senang karena punya teman baru selain Lira." Marisa berusaha meyakinkan.

"Oh, Dhea sudah sarapan belum?" tanya Marisa dengan lembut kepada Dhea, dan gadis kecil itu mengangguk.

"Tante bawa makanan spesial, loh, Dhea pasti suka. Yuk, ikut tante, ya," ajak Marisa sambil mengulurkan tangannya.

Mata Dhea tampak berbinar, ingin rasanya mengikuti ajakan wanita cantik itu. Kemudian dia menatap sang ayah seolah meminta persetujuan. Namun, karena ayahnya hanya terdiam seolah memikirkan sesuatu, Dhea pun menjadi ragu-ragu.

Dan ketika Marisa mengulurkan tangan, Dhea justru mengangkat wajahnya menatap kembali ke arah sang ayah yang masih terdiam.

Setelah berbagai pertimbangan, Reza akhirnya mengangguk setuju demi kebaikan anaknya.

"Baiklah. Tapi Dhea nggak boleh nakal ya, sayang," kata Reza mengingatkan.

"Yesss...!" Marisa bersorak dalam hati.

Rasanya Marisa ingin berlari kegirangan sambil berselebrasi seperti pemain bola yang baru saja mencetak gol. Namun, ia berhasil menahan diri dan tidak menunjukkan kegembiraannya secara berlebihan.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Reza, Marisa menggandeng tangan mungil Dhea dan membawa ke kantornya. Dhea mengikuti Marisa dengan langkah-langkah kecilnya sambil malu-malu meong.

Reza menatap mereka berdua dengan pandangan yang tidak terbaca, seolah mempertanyakan keputusannya benar atau sebaliknya.

*

Sementara itu, jauh di seberang samudera, Rinjani kembali harus menelan pil pahit. Ia yang siang itu mendatangi kantor pengadilan agama untuk sidang banding, tetapi pengajuan bandingnya ditolak oleh hakim. Dengan wajah lesu dan tertunduk, Rinjani berjalan keluar dari kantor pengadilan, membawa kekecewaan yang mendalam.

"Sudah puas sekarang kalian menghancurkan aku?" Rinjani menyemburkan kata-katanya dengan ketus seraya menatap Dimas dan Sigit penuh kebencian, ketika bertemu mereka.

"Aku sih, puas banget," jawab Dimas santai. "Tapi, nggak tahu bagaimana dengan Reza." Dia menyeringai, seakan mengejek Rinjani.

"Lagipula kamu sendiri yang membuat hidupmu menderita, bukan kami yang menghancurkannya."

Dimas dan Sigit berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Rinjani yang mengepalkan tangannya dengan wajah merah padam, menahan amarah yang memuncak. Lagi-lagi, dia merasa kalah.

1
SNN 💠
bagus 💫
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terima kasih bintang 5 nya🫶🫰
total 1 replies
vj'z tri
sedang paham kan sejauh iniiiii ....asek ku yang ada disini menjaga mu tak patah hati sedia aku sebelum hujan apa yang kau butuh ku berikan kan 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
total 1 replies
vj'z tri
langsung di smack down 🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
total 1 replies
vj'z tri
jangan bilang tuh ce ,ce jadi jadian 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😱😱😱😱😱
total 1 replies
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 7 juta di buang milih mongkodo
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 💃💃💃💃💃
total 1 replies
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉horeeeeee
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: senengnya💃💃💃
total 1 replies
vj'z tri
hasil sesuai amal perbuatan bro 🥱🥱🥱🥱
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
Jamayah Tambi
Yes, dah tamat.Melakukan dosa ini belum mati kita dah mendapatkannya.Nyata Allah bagi peluang kita untuk tobat.Rosak betul masyatakat sekarang.Zina terjadi di mana2.Waima dalam rumah sendiri.Dunia akhir zaman semakin rosak.Ya Allah tolong selamatkan umat MUHAMMAD di akhir zaman ini.AMIN
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin
total 1 replies
vj'z tri
iya lelaki kere yang membeli semua sawah mu 🤧🤧🤧🤧
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul
total 1 replies
Jamayah Tambi
Kau bukan cinta sama Reza Rinjani tp obses kerana Reza sudah memiliki byk uang sekarang.Kamu hanya perempuan yg inginkan jesenangan material.
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dapet tambahan bonus buat Jani
vj'z tri
ogah lohhhhh malesss sss tengok tengok pasangan yang bikin esmosi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😜😜😜😜😜💃💃💃💃
total 1 replies
vj'z tri
di malam ini aku tak dapat memejamkan mata terasa berat bagai diri terikat mimpi ooooooo ,ku ingin 1 satu cerita mengantar ku tidur biar ku terlelap mimpi kan lah yang indah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lagu apa itu? 💃💃💃
total 1 replies
vj'z tri
jangan tunggu lama lama jangan lama lama nanti di ambil orang 🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aseeekk💃💃💃
total 1 replies
vj'z tri
eh ada nyamuk ya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ganggu aja😜😜😜
total 1 replies
vj'z tri
ya menolak lamaran ibu karna mas Reza yang mau ganti melamar 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul
total 1 replies
Jamayah Tambi
Ada hati nak rebutbkembali Reza.Kau ada apa.Hanya bekas isteri yg laknak.Mencurangi suami ketika masih jd isterinya.Dasar tak cium bau syurga.Cepat sana taubat naduha.Semoga mendapat keampunan
vj'z tri
api di nyalakan bensin mana bensin siram nyokkkk biar makin gede api nya 🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😜😜😜😜😜
total 1 replies
vj'z tri
akal akal nya kadal ituh 🤣🤣🤣🤣🤣 di kasih yang setia jujur pekerja keras lah kok milih nya yang 🤢🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: biar dirasain
total 1 replies
vj'z tri
uang di terima terus bye bye 🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!