Usaha suami dalam membawa istri nakalnya kembali.
Sebuah kisah yang mengandung rasa cinta, benci dan obsesi pada wanita yang masih berstatus sebagai istri.
Segala paksaan dan tipuan Mikhael lakukan demi mendapatkan sang istri tercinta, Mikhayla, seorang Model papan atas.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Silahkan baca sampai akhir..
Memiliki 2 buku:
• My Obsession Model
• Her Obsession
_-_
Dalam Tahapan Revisi!
Note : Bentuk Season 2 dari ' Playboy Vs Playgirl '.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Haters
Pagi harinya, Kayla mengeliat pelan saat merasakan suatu tangan kekar menimpa pinggang rampingnya.
Kayla tidak panik sama sekali, karena dia sudah di pastikan siapa pemilik tangan itu.
Yah, Aditya. Selama pacaran, bahkan setelah bertunangan, mereka memang sering menginap bersama di Vila dan tidur bersama juga.
Aditya adalah pemuda yang baik dan sangat mencintainya, maka dari itu Kayla mau saja di ajak tidur satu rajang dengan tunangannya.
Karena sudah di pastikan Aditya hanya akan memeluk dan mnciumnya saja, tidak lebih.
" Ahh! " Teriak Kayla terkejut.
Bagaimana tidak? Dia hendak bangun namun tiba-tiba tangannya kembali di tarik oleh Aditya sehingga dia kembali berbaring dengan pria itu yang memeluknya erat.
" Masih pagi Key, " Bisik Aditya dengan suara seraknya.
Kayla mendengus kesal, " Siang ini aku ada jadwal pemotretan kak! " Ucap Kayla kesal.
" Hem, "
" Kak! " Teriak Kayla kesal.
Aditya membalik tubuh Kayla supaya terlentang, dengan segera dia naik ke atas tubuh Kayla dan menatapnya dalam.
" Give me a morning kiss! " Pinta Aditya sambil tersenyum.
" No!! " Tolak Kayla langsung.
" Kak, ini masih pagi. Bau ih uekk! " Lanjut Kayla merasa jijik.
" Ya sudah kalau begitu kita kembali ti- "
Cup.
Kayla dengan segera menyambar bibir Aditya sekilas.
" Sudah! " Ucap Kayla sambil tersenyum cantik.
" Sekarang minggir! " Lanjut Kayla sambil mendorong dada Aditya dan bangkit melangkah menuju kamar mandi.
Aditya kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang, dia meraba bibirnya yang baru saja beradu dengan bibir manis Kayla.
Dia tersenyum geli saat mengingat hal itu. Karena masih merasa mengantuk, Aditya menarik guling dan memeluknya layaknya dia memeluk Kayla saat tidur tadi.
Cekik.
Aditya memarkirkan mobilnya di depan perusahaan Mikhael, dia turun lebih dulu dan membukakan pintu untuk Kayla.
Kayla turun dan langsung menyalami Aditya. Dan dengan segera Aditya mengecup kening Kayla penuh sayang.
Yah, itulah kebiasaan mereka sebelum pergi bekerja.
" Jangan nakal, sebisa mungkin hindari dia. Jangan mau jika ada yang menyuruhmu memakai pakaian yang amat kurang bahan, " Ingat Aditya yang di angguki Kayla.
" Siap my boss! " Balas Kayla semangat.
Cup.
" Bye! " Lanjut Kayla yang langsung pergi dari hadapan Aditya setelah memberikan satu kecupan mesra di pipi tunangannya itu.
Aditya tersenyum dan melambaikan tangannya pada Kayla.
Saat punggung Kayla sudah tidak terlihat lagi, dengan segera Aditya masuk ke dalam mobilnya dan menjalankannya menuju perusahaan miliknya.
Di sisi lain, Mikhael yang melihat semua kejadian itu mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat.
" Beraninya mereka bermesraan di hadapanku! " Geram Mikhael dengan rahang yang sudah mengeras.
" Lihat saya, Mikhayla. Apa yang akan kau dapatkan karena sudah bermain di depan suamimu sendiri, " Ucap Mikhael yang langsung mengeluarkan seringaian mengerikannya.
Stev yang berada di sisi Mikhael hanya bisa terdiam tanpa melakukan apapun.
" Sekarang apa yang akan si gila ini lakukan? Ha..Ku harap Mikhayla akan tetap baik-baik saja setelah ini. " Batin Steven.
" Panggil model emas itu ke ruanganku sekarang! " Titah Mikhael yang langsung berjalan meninggalkan Steven begitu saja.
" Hah? Baik! " Jawab Steven sambil sedikit membungkuk.
" Mikhayla, bersiaplah! Ku harap kebaikan masih berpihak padamu, " Ucap Steven sebelum akhirnya dia melangkah menuju ruang pemotretan.
____
Sementara itu, di ruang pemotretan Kayla, Firiska dan Jinny sedang melakukan fotoshoot secara bergiliran.
Pertama adalah Kayla. Dia sedang berfose di depan kamera mengiklankan kalung berlian paling mahal dari semua kalung yang akan para model lain iklanlan.
Firiska dan Jinny berdecak kagum melihat kinerja Kayla yang selalu saja memuaskan setiap saatnya.
" Aku salut padanya Ris, dia tidak perlu lagi mendapatkan arahan berfose dari potogtafer. Karena setiap gayanya selalu saja bagus di depan kamera, " Ucap Jinny pada Firiska.
" Hem, kau benar. Tidak sepertiku yang harus mendapatkan banyak ocehan dari fotografer karena gaya berfose ku yang kurang bagus. " Tambah Firiska yang di angguki Jinny.
Saat semua mata sibuk memperhatikan pesona Kayla saat berfose, tiba-tiba terdengar suara tegas yang membuat semua mata teralih dari Kayla.
" Kayla Lyoranda! " Panggil Steven yang baru saja datang.
Kayla yang merasa namanya di panggil lantas menghentikan aktifitasnya dan terbangun dari duduknya.
" Saya, " Ucap Kayla. " Ada perlu apa ya, Mr? " Tanya Kayla sambil menatap Steven.
" Anda di panggil oleh Mr. Mikhael untuk datang ke ruangannya, segera. " Ucap Steven to the point.
Deg.
" Apa lagi yang dia rencanakan? " Batin Kayla was-was.
" Silahkan, Nona Lyoranda! " Ucap Steven lagi menyuruh Kayla ikut bersamanya.
" I-iya. " Jawab Kayla gelagapan.
Kayla berjalan mendahului Steven yang berada di belakangnya, sementara di ruang pemotretan semua orang sibuk berbisik mengenai model yang di panggil oleh sang atasan.
" Ada hubungan apa model itu sampai di panggil oleh boss? " Bisik model 1.
" Entahlah, mungkin dia meminta pelayanannya di atas ranjang. " Celetuk model 2 yang merasa iri pada Kayla.
" Hah, benarkah? " Pekik model 1 tidak percaya.
Firiska memutar bola matanya malas, " Dasar haters! " Batin Firiska.
" Iya, mungkin dia mendapatkan popularitasnya karena- "
" Hey tutup mulutmu! " Potong Jinny yang langsung menarik kerah baju model 2.
" Sya! " Pekik model satu memanggil nama model 2 karena terkejut.
" Diam kau! " Bentak Firiska yang sama-sama tidak suka pada kedua model bermulut pedas itu.
" Jika kalian berani menyebar rumor hoax tentang Kayla, maka jangan harap kalian akan hidup tenang! " Ucap Jinny penuh penekanan.
" Ingat ucapanku! " Lanjut Jinny sambil menatap tajam kedua model itu.
" Sudah jin, ayo! " Ucap Firiska yang langsung menarik tangan Jinny sebelum temannya mengamuk dan membuat kedua model itu babak belur.
" Cih, jadi mereka temannya. Model murahan saja di bela-bela. " Ucap Sasya yang bajunya baru saja Jinny tarik tadi.
" Sudah, lebih baik kita pergi saja. " Ucap model 1 yang ikut menarik Sasya pergi karena semua mata sekarang tertuju padanya.
" Hem, sepertinya aku memiliki rekan untuk menghancurkanmu. Kayla! " Batin seseorang yang melihat kejadian itu.
_-_
Tbc!