leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
💞Jangan lupa kasih like dan vote yang banyak biar author rajin update 😚
leyria meminum habis susu itu didepan mama mertuanya. semua itu ia lakukan agar Bu ayu senang. berhasil tidaknya itu urusan nanti pikirnya.
"Ya sudah kalian istirahat lah ini sudah larut malam." ucap Bu ayu Kemudian mencium kening lira dan leyria secara bergantian.
"Selamat malam anak-anakku, mimpi indah ya sayang" ucap Bu ayu pada mereka berdua
"iya selamat malam juga buat mama" kata leyria
Lalu Bu ayu meninggalkan mereka dengan membawa nampan berisi gelas kotor itu kemudian menutup pintu kamar itu kembali.
Leyria sangat bersyukur sekali mempunyai mertua yang baik seperti Bu ayu. Sudah menganggap leyria bukan seperti menantu melainkan menganggapnya sebagai anak. Diperhatikan, disayangi, di layani seperti anak kandungnya sendiri.
🥀
Disisi lain arkan telah sampai di bar, tempat nongkrong dulu bersama teman-temannya. Arkan menemui Aldo yang sedang minum-minuman.
"ahh.. kau sudah datang??" tanya Aldo pada Arkan yang duduk disampingnya
"ya seperti yang kau lihat" kata Arkan kemudian memesan minumannya
"seperti biasa ya.. " ucap Arkan pada bartender itu, Arkan memang sudah biasa ketempat itu sejak putus dari Leni. namun dia selalu menjaga minumnya agar tidak sampai mabuk-mabukan. jika sudah mabuk berat maka dia akan pulang ke rumah pribadinya. supaya kedua orang tuanya tidak tau keburukannya yang suka minum-minuman keras.
"apa istrimu tau kau kesini? " tanya aldo yang sudah mulai mabuk tapi masih bisa mengendalikan dirinya.
"jangan ungkit dia.. aku sedang tidak ingin membicarakan nya" ucap Arkan meminum minuman yang baru ia terima dari bartender.
"kau memang selalu tidak ingin membicarakan nya bukan?" tanya Aldo
"cukup atau aku akan pergi" ucap Arkan
"kau seperti sangat membencinya" sindir aldo.
"apa kamu tertarik pada istriku? " tanya Arkan
"aku saja tidak mengenalnya.. bagaimana aku bisa tertarik" ucap aldo sengaja berbohong ingin tau sikap yang Arkan lakukan pada leyria.
"kalau kau mau, aku dengan senang hati mengenalkannya padamu.. itu hal yang mudah bagiku" ucap Arkan
Aldo seketika mendelik dengan apa yang barusan arkan katakan. suami macam apa dia , yang sampai tega merelakan istrinya untuk orang lain. brengsek!!
"mengapa kau sesenang itu berbagi istrimu denganku" kata Aldo menatap Arkan
"karena jika dia nanti tertarik padamu.. aku akan dengan mudah pisah dengannya" ucap Arkan enteng
"maaf aku tidak tertarik dengan istri orang.. apalagi dia milik sahabatku aku tidak akan seperti fandi" ucap aldo menenggak minumannya.
"tumben kau kesini? apa wanita itu yang membuatmu sampai mau datang kesini? aku penasaran siapa wanita yang kau cintai itu, hingga membuat seorang Aldo yang sangat jarang untuk pergi ketempat ini ternyata datang dengan begitu frustasi " ucap Arkan
"hahaha.. itu hal normal bagi seorang laki-laki yang sedang patah hati untuk melupakan masalahnya.. seharusnya aku yang tanya kenapa kau kesini? tidak kah kau yang malah membuat istrimu dirumah kawatir? " kata Aldo menuang minumannya lgi ke gelas.
"kenapa kau selalu saja mengungkit wanita itu? " tanya Arkan yang sudah mulai mabuk.
"aku hanya peduli sebagai teman.. walaupun kau tidak mencintainya setidaknya jangan perlakukan dia dengan kasar, jangan kau sia-siakan istrimu itu!" ucap aldo
"kau peduli? " ucap Arkan
Aldo hanya diam membisu sambil meminum minumannya yang sudah habis beberapa botol.
"Sebenarnya aku hanya tidak ingin istriku malah jatuh cinta padaku karena perlakukan baik yang aku berikan" ucap Arkan
"kau serius ingin mengenalkan istrimu padaku?" tanya Aldo
"ya.. jika memang kau mau, aku akan atur pertemuan untuk kalian.. " ucap Arkan
Aldo menerima tawaran Arkan itu dengan maksud untuk menjaga leyria. dia tidak ingin Arkan terus menerus menyakiti leyria. jika memang nanti leyria sudah mencintai Arkan. Dia sendiri yang akan mendekatkan Arkan dengan leyria. Dia hanya ingin melihat wanita tercintanya bahagia.
Mereka pun minum-minum sampai mabok.
🥀
Keesokan harinya leyria bangun dan menjalani rutinitas paginya. Menyiapkan makanan untuk sarapan keluarga mertuanya dengan dibantu Bu ayu dan para pelayan.
Leyria sarapan bersama keluarga Arkan. mama mertuanya menyuruh leyria untuk menghubungi Arkan agar sarapan bersama dan bisa menjemputnya pulang. tapi dari tadi dihubungi ponsel Arkan tidak diangkat-angkat. Itu membuat leyria kawatir jika nanti ada sesuatu yang terjadi pada suaminya.
"apa arkan masih belum bisa dihubungi nak?" tanya mama Arkan
"belum ma.. mungkin mas Arkan sudah berangkat ke kantor karena ada rapat pagi ini" ucap leyria agar mama mertuanya tidak kawatir.
"oh ya sudah kamu sarapan dulu aja.. " ucap Bu ayu
"iya ma.. "
Setelah sarapan itu leyria pamit untuk pulang, dia bermaksud untuk pergi kekantor arkan untuk memastikan keadaan arkan atau mungkin pulang kerumah mencari keberadaan suaminya kalau-kalau Arkan sakit dan tidak bisa dihubungi.
"aku pamit pulang ya ma pa.. " ucap leyria menyalami kedua mertuanya.
"biar supir papa yang mengantarmu pulang.. " ucap papa
"tidak usah pa.. aku bisa naik taksi.. " kata leyria
"sudah turuti saja kemauan papa.. kamu pulang dengan supir" ucap mama Arkan
"iya ma.. "
"hati-hati ya ka.. sering-seringlah main kesini" ucap lira
leyria tersenyum pada adik iparnya kemudian masuk kedalam mobil. setelah mobil itu pergi. lira pun pamit berangkat sekolah pada kedua orang tuanya. hari ini hari bebas untuknya karena hanya ada pentas seni sehinnga dia berangkat siang. lalu dia diantar oleh supir yang lain.
Sesampainya di kantor, leyria menyuruh supir untuk menunggunya sebentar karena dia masuk kekantor arkan hanya untuk memastikan keadaan suaminya baik-baik saja.
"Mba , apa pak Arkan sudah datang" tanya leyria pada wanita yang berstatus reception.
"sepertinya pak Arkan belum datang.. apa ibu ingin menunggunya? " kata wanita itu pada leyria dengan sopan tanpa mengetahui bahwa leyria adalah istri dari direkturnya.
"Tidak mba.. saya hanya ingin memastikan suami saya sudah dikantor atau belum" kata leyria yang membuat wanita itu kaget karena ternyata arkan sudah menikah, memang wanita itu baru hari ini berkerja disitu untuk menggantikan posisi yang kosong karena orang yang sebelumnya sedang cuti melahirkan.
"oh iya.. baik nyonya" ucap wanita itu
leyria melangkah keluar kantor Arkan kemudian menyuruh supir untuk mengantar ke rumah.
"kita kerumah ya pak.. nanti saya tunjukan jalan kesana" ucap leyria pada supir itu
"baik nyonya.." ucap laki-laki itu
sampai dirumah leyria membuka pintu rumahnya yang tidak terkunci dan...
.
.
.
.
Bersambung. . . .
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan auhor akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya