NovelToon NovelToon
Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Varha

[Baca Season 1 Agar Paham Alur]
Season 2 Dari Cewek Berandal SMA

Genre: School, Comedy, Slice Of Life

Hari hari baru Vani dan ketiga orang temannya ( Agnes, Putri, Awani) di kelas Dua SMA, yang mereka jalani dengan suka riang dan tentunya banyak rintangan yang menghadang

[Next.. Jan lupa baca Cewek Berandal SMA 3]

_____________________________________________
WARNING!!
Cerita ini hanyalah Fiktif Belaka
____________________________________________

Bantu Author dengan Like, Comment dan Vote :)
Makasih dah Baca (≡^∇^≡)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Varha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CBS2_016

"Buat kompres mata" Ucap Kim dengan ekspresi datar

"Ahahahaaha.. Iya juga ya, mana tega Khakim kasih makan adiknya es batu" Ucap Vani sambil tertawa kecil, "Gimana kompresnya kak?"

"Sini kakak bantu" Ucap Kim. ia mengambil lap dan mencelupkannya ke mangkuk berisi es batu yang sudah mencair. ia mulai mengompres mata Vani yang bengkak

"Dingin" Ucap Vani saat matanya tertutupi lap

"Kan air es. Kalau panas namanya bukan es" Ucap Kim

"Siapa yang bilang panas?" Tanya Vani

"Barusan kamu bilang" Ucap Kim sambil tersenyum Kecil

"Heh?" Jawab Vani sambil tersenyum pahit, "Btw ini lap dari mana kak?"

"Kakak nemu di dapur" Jawab Kim

"Wowowow.. Stop stop.. Ini lap kotor?" Ucap Vani terkejut sambil menjauhkan tangan Kim dari wajahnya

"Iya" Jawab Kim yang penuh dengan senyuman

("Anjirr, monyet sakti!") batin Vani, "Yang benar aja, lap kotor buat kompres mata. Mending bengkak aja deh"

"Ahahhaahaa, kakak becanda" Ucap Kim sambil tertawa lebar

("Lucknut sekali") batin Vani kesal, "Dahlah. Oh ya, mama sama papa kemana? Kok bawa mobil khakim?"

"Tin..tin.." Klakson mobil dari depan Villa

"Oh itu mereka" Ucap Kim, "Ayo, kita bantu" Ajak Kim. Vani mengikuti Kim berjalan ke halaman depan Villa

"Sini ma, biar Kim yang bawa" Ucap Kim sambil mengambil belanjaan mamanya. Saat itu Vani hanya diam ditempatnya berdiri

"Oh, makasih yaa" Ucap mama Vani sambil tersenyum

"Van, kamu juga" Ucap Kim

"Ngoge" Jawab Vani. Ia menghampiri Kim dan membantunya membawakan belanjaan mamanya. Setelah itu mereka berjalan masuk ke dalam Villa, "Mama darimana?" Tanya Vani sambil berjalan

"Dari minimarket, tadi siang lupa beli bahan makanan buat malam ini, hehe" Ucap mama Vani sambil tersenyum lebar

("ga baik negatif thinking") batin Vani, "Ma, pa, Khakim.. Maafin aku ya, selama ini aku ternyata salah"

"Kamu kapan buat salah sama papa?" Tanya Papa Vani

"Kesambet apa kamu nak?" Tanya mama Vani

"Dih, nggak jelas ni anak" Ucap Kim sambil tertawa kecil

"Ahahahahaa, nothing. Ayo kita makan malam" Ucap Vani sambil mempercepat jalannya. ia meletakkan belanjaan mamanya di atas meja makan, "Wah, beli makanan apa nih, banyak amat" Ucapnya senang sambil membuka plastik belanjaan. Setelah melihat isi belanjaan itu, Vani terkejut, "Hah? Maa...Ini kok masih mentah semua. Beef lagi!"

"Iya, kan mama bilang beli bahan. Bukan makanan" Ucap mama Vani sambil tersenyum

"Trus aku makan apa dong" Ucap Vani kecewa

"Kita masak dulu" Ucap papa Vani

"Aku kan ngga suka beef" Ucap Vani sedih

"Kata Kakak, kamu suka sosis kan. Mama udah beliin kamu banyak tuh di plastik satunya" Ucap mama Vani

"Ada sosis! mau mau!" Ucap Vani senang

"Ya udah, kamu panggang dulu sosisnya, abis itu giliran mama yang panggang dagingnya" Ucap mama Vani

"Oke ma" Ucap Vani. ia mengambil sosis di dalam plastik belanjaan mamanya. Saat melihat sosis yang di beli mamanya, ia meletakkan kembali sosis itu, "Hangus sudah makan malamku" Ucap Vani dengan muka datar

"Kenapa?" Tanya mama Vani

"Ada apa?" Tanya Kim. ia menghampiri Vani dan memeriksa sosis yang telah di beli mamanya, "Oh pantes, berarti sosis ini buat kakak juga"

"Ambil aja semua, sekalian makan tuh plastiknya juga" Ucap Vani dengan muka datar

"Ada apa kak?" Tanya mama Vani

"Vani nggak bisa makan beef ma, dia mual mual kalau makan itu" Jawab Kim

"Oh, ya ampun. Maafin mama nak, mama nggak tau" Ucap mama Vani

"Nggak masalah ma, nggak laper juga" Ucap Vani, "Kruyukk~~" Suara perut Vani

"Kamu cuma makan sarapan, nggak mungkin nggak laper" Ucap mama Vani

"Van, ini. Setidaknya ini bukan beef" Ucap papa Vani sambil memberikan Vani daun selada

"Terimakasih pa, papa emang yang paling pengertian. Kasih makan anaknya daun" Ucap Vani terharu

"Ahahahahaaa, dari pada nggak makan" Sambung Kim

"Not problem, kalian lanjut aja. aku mo main game dikamar" Ucap Vani

"kan disini nggak ada sinyal" Ucap Kim

"Iya juga, kalau gitu aku mo minum lagi" Ucap Vani. ia pergi menghampiri kulkas dan membukanya, ("lah? Minumannya kosong, padahal tadi udah aku sisain tiga kaleng, kemana kaleng kaleng itu pergi") batin Vani, "Tiga minuman kaleng rasa buah yang di kulkas kemana?" Tanya Vani sembari menoleh ke arah ketiga keluarganya

"Oh, ini?" Ucap Kim sambil menunjukan kaleng minuman

"Iya, sisanya mana?" Tanya Vani

"Kakak kasih ke mama papa, kasihan mereka haus" Ucap Kim

"Oh" Jawab Vani dengan muka datar, ("Dahlah, salah sendiri tadi sore minum banyak") batin Vani. ia menutup kulkas itu dan memutuskan untuk duduk di sofa dengan perut kosongnya. ia memperhatikan keluarganya yang sedang berpesta daging di dapur

"hahaa, mereka keliatan  bahagia tanpa aku", ("Makanan yang ngga ku suka aja ngga tahu. Ngenes amat hidupku"), "Akh... Lupain deh. Mau ngapain ya, biar nggak laper", "Kalau jalan jalan, ntar tambah laper. Tidur aja deh" Vani membaringkan badannya ke sofa. Beberapa saat kemudian, ia tertidur pulas di sofa itu

Keesokan harinya, sinar matahari pagi menembus jendela kamar Vani. Vani terbangun dari tidurnya, "Mmmm... Udah pagi" Ucap Vani sambil bangun dari tidurnya, "Njerr, kemarin aku kan di sofa. Kenapa bisa disini?!"

"Kemampuan teleportasiku ternyata aktif pas aku ga sadar, hahaha" Ucap Vani sambil tertawa kecil, ("Khakim apa papa ya yang angkat aku")

"Kruyuuukkk~~" Suara perut Vani

"Oh iya, dari kemarin aku belum makan. laper" Ucap Vani sambil memegang perutnya. ia bangkit dari kasurnya dan pergi cuci muka. Setelah itu, ia keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan. Di sana, keluarga Vani sudah berkumpul, ("pagi amat mereka bangun") batinnya, "Pagi ma, pagi pa, pagi Khakim" sapa Vani sembari duduk bergabung dengan mereka bertiga

"Kamu udah bangun aja, padahal masih terlalu pagi lo" Ucap mama Vani

"Aku bangun gara gara laper" Ucap Vani

"Ya ampun kasihan banget. Ni mama kasih roti" Ucap mama Vani sambil meletakkan roti di piring Vani

"Mama punya roti?" Tanya Vani

"Iya, kemarin kan mama bawa dari rumah" Jawab mama Vani

("Anjirrr, kenapa nggak bilang dari kemarin!") batin Vani, "Kenapa kemarin pas aku kelaparan nggak bilang kalau punya roti?"

"Kan kamu nggak tanya" Ucap mama Vani sambil tersenyum

("lama lama ngeselin, gemes pen gedik pake teflon. untung orang tua sendiri") batin Vani geram

"Sudah dulu ngobrolnya, kita sarapan. Habis ini kemas kemas buat pulang" Ucap papa Vani

"Hum.. Iya" Jawab Vani

1
Jennynanda
lama g ngomong2
🌌~Putri Chan~🌌
eh thor,jdi ini season 2 ny yak?
Annissyah
kumpulan jomblo2
Marnisp marni Marni
seru ceritanya
Raju Verma
Hii
Raju Verma
hyw
Dora Revoluna
😭😭😭😭😭😭
BINTANG PENGHACUR
semoga makin bagus nih, bab satu lumayan lucu...
🌌~Putri Chan~🌌
si Nova jadi memutar balikkan fakta bikin kesel aja deh
senior apaan itu mau ngajak ke jalan yg benar
dia aja blm bnr kok😑😏😏
Dora Oktavia Okta
gue tebak pasti pak Azka🤣
Anci NcaSs
kesian amat Ama Vani sih😂🤦
Yuanita Yuan
kak saya izin memakai novel ini untuk tugas bahasa Indonesia ya kak terimakasih, semoga lancar selalu kak
Lisdayanti
yah lanjut donk Thor . lg seru2xa ini😁😁😁
Rahmatika Ika
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fany Fany
bagus ini banyak pesan moral yang bisa diambil
✳️Nåtåßÿå_ßÿå✳️🐣
Uwaa,,, pengen ku pelintir mulutnya si Nova, bisa²nya dia ngomong begitu sama Kai😌😌

Awas sja, klo sampai mereka berantem gegara omongan mu😡😡😡
✳️Nåtåßÿå_ßÿå✳️🐣
Mampooss kau Nova,, kena mental😝😝
Makanya kalau bicara tuh di rem dikit biar gak kelewatan, mwahaha😆🤙🤙
titikduabintang
❤❤❤
gempi
lallallallalala
Bude Bekti
hahaha bs ketawa sendiri nih, lanjut ada lg gak crita yg kaya gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!