NovelToon NovelToon
Air Mata PernikahanKu

Air Mata PernikahanKu

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Beda Usia / CEO / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Angst / Tamat
Popularitas:416.4k
Nilai: 4.2
Nama Author: Haasaanaa

Dista Keinadira, harus menelan rasa pahit kala Pamannya menjadikan sebagai alat penebus hutang. Kepada sosok pria lajang tua kaya raya yang memiliki sifat dingin dan sulit ditebak yaitu, Lingga Maheswara.



Pernikahan yang hanya dianggap nyata oleh Dista itu selalu menjadi bumerang dalam rumah tangga mereka. Lingga selalu berbuat kasar kepada Dista yang selalu saja mengharapkan cinta darinya.



•••••
"Satu ucapan cintaku akan setara dengan derasnya air mata yang akan kau keluarkan, Istriku.." Kata Lingga disela isak tangis menyakitkan Dista.



∆∆∆
Halo, jangan lupa follow dan dukung selalu🙃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AMP~BAB 16

Didalam toilet.. 

Dista berulang kali membasuh wajahnya dengan air, terus saja seperti itu untuk mengurangi kegugupannya. Sungguh Dista tidak menyangka jika Vania sepertinya sangat dekat dengan Lingga. Tapi, disebalik hati Dista suka dengan sikap ramah dan baik yang Vania miliki. 

Selain itu, Dista juga membutuhkan pekerjaan ini sebagai penyambung hidupnya. Kala sedang asyik melamun, pintu toilet ada yang mengetuk. Dahi Dista mengernyit bingung, karna ia ingat sekali jika toilet disini banyak dan tidak memungkinkan semua terisi penuh. 

Pintu terus diketuk membuat Dista menjadikan risih sendiri, ia pun cepat-cepat merapikan jilbabnya yang sedikit berantakan. Lalu, bergegas membuka pintu memang ingin keluar dari sana. Tapi, kala Dista membuka pintu tiba-tiba saja Lingga masuk begitu saja. 

Bahkan langsung mengarahkan tangan Dista untuk menutup kembali pintu. Tentu saja Dista terkejut, karna Lingga bisa berada di toilet wanita. 

“Tuan, ini toilet wanita.. Kau tidak boleh sembarangan masuk_”

“Heh, kau yang salah masuk!” Potong Lingga, ia menunjukkan ke arah gambar yang mana berhasil membuat Dista terkejut. 

Mungkin karna terlalu terkejut dengan kedekatan Vania dan Lingga membuat Dista menjadi tidak fokus. 

“Dengar, jangan sampai kau melukai Vania ku. Dia adalah wanita ku, jangan sampai dia terluka atau bahkan marah karna ulahmu.” Ancam Lingga yang mana Dista bingung akan itu. 

“Kak Vania sendiri mengatakan tadi, bahwa dia akan bertunangan dengan kekasihnya yang bernama Aldo. Bagaimana bisa_awwwwssssss!”

Tiba-tiba saja tangan Lingga mencengkam leher Dista dengan sangat kuat, hingga Dista ter batuk-batuk. “Sekali lagi kau ikut campur, maka aku akan membunuh mu diwaktu itu juga!” Ancam Lingga dengan tatapan super membunuh kepada Dista. 

Dista memegang tangan Lingga yang masih mencekik lehernya, is berusaha melepas diri. Melihat wajah pucat Dista barulah Lingga melepaskan cengkraman nya. Barulah Dista bisa bernapas dengan baik, sungguh Dista tidak tahu pria seperti apa Lingga ini. 

Dista kembali dari toilet dengan senyuman yang dipaksakan agar Vania tidak curiga. Vania bahkan langsung tersenyum kala melihat raut kebahagiaan dari Dista. Karna sungguh Vania takut kalau Dista akan sakit hati dengan perlakuan dari Lingga tadi. 

“Kita akan diantar Aldo, seperti biasa dia sudah menunggu dibawah.” Ucap Vania, ia mengajak Dista untuk segera pergi menuju lantai bawah. Dista mengangguk mantap, ia sungguh ingin pulang sekarang juga. 

Di sepanjang perjalanan menuju ke lantai bawah, Dista terus menatap Vania. Ia merasa Vania wajar saja dicintai oleh Lingga, karna wanita itu sungguh cantik dan menawan. Hanya saja orang sebaik Vania bagaimana bisa menjalani hubungan dengan sosok Lingga yang semena-mena itu. 

“Ah aku rasa, Lingga hanya semena-mena padaku saja..” Gumam Dista didalam hati. 

“Tunggu, ponselku berbunyi..” Vania meraih tangan Dista untuk berhenti melangkah. Dista pun diam memperhatikan Vania yang sibuk berbicara dengan ponselnya. “Hem, seperti biasa Aldo ada meeting mendadak. Jadi, kita pulang sendiri deh.” Ujar Vania yang diangguki mantap oleh Dista. 

“Nona Vania..” Sapa Malik, ntah sejak kapan pria itu muncul dengan senyuman manisnya. Dista sungguh terpesona dengan ketampanan dari Malik, jujur ia sedikit mengagumi pria itu. 

“Ada apa, Malik?”

“Tuan menyuruh saya untuk mengajak anda pulang bersama, dia sedang menunggu di mobil.” Ucap Malik yang mana Vania langsung berdecak kesal lain dengan Dista yang berharap agar Vania tidak mau pulang bersama pria itu. 

“Katakan pada Tuan mu, aku bawa mobil dan_”

“Mobilmu sudah dibawa pulang oleh orang Tuan Muda, jadi kau tidak ada apapun sekarang untuk menuju pulang.” Malik memotong pembicaraan Vania. Sungguh Vania terkejut dengan perbuatan Lingga yang sesukanya saja. 

“Itu orang memang kurang akhlak, bisa-bisanya berbuat semaunya seperti itu!” Umpat Vania, dengan raut wajah yang kesal ia melangkah begitu saja meninggalkan Dista yang masih bingung. 

Dista terus menatap kepergian Vania yang sepertinya akan marah sekali dengan Lingga. 

“Bagaimana bisa kau mengenal Vania, nona?” Tanya Malik hingga pecahlah lamunan Dista. 

Mata indah Dista melihat kearah Malik, hanya sebentar. Ia menunduk karna merasakan debaran yang tidak biasa kala memandang wajah Malik yang sungguh rupawan. 

“Aku tidak sengaja menemukan toko miliknya yang sedang mencari karyawan.” Jawab Dista dengan masih menunduk. 

Timbul senyuman manis dibibir Malik, sebenarnya ia kagum dengan segala hal yang ada pada diri Dista. Balutan hijab itu benar-benar menambah kecantikan Dista yang sungguh rupawan. Tatapan mata Malik menyipit kala melihat tangan Dista yang sepertinya terluka. 

“Ada apa dengan tangan mu, Nona?” Tanya Malik yang bahkan spontan memegang tangan Dista. 

Dista terkejut tentunya, ia langsung pelan-pelan melepaskan tangannya dari pegangan tangan Malik. “Maaf, kita tidak mukhrim..” Kata Dista. 

Malik tidak sakit hati, ia tertawa kecil. Sungguh Dista menggemaskan dimatanya, ia tersenyum sambil menunduk agar bisa menatap wajah Dista sepenuhnya. 

“Maaf, aku kebablasan tadi.. Hem, apakah tangan nona dilukai Tuan Muda?” Tanya Malik lagi. 

“Sebenarnya tidak dia yang membuat luka ini, hanya aku yang tidak hati-hati saja.” Jawaban Dista cukup masuk akal, ia memang tidak mau mengumbar aib suaminya sendiri. 

“Kau sungguh mengagumkan, nona..” Puji Malik di dalam hati. 

Dista tersadar bahwa Vania sudah jauh darinya sekarang. Cepat cepat Dista berjalan cepat mengejar Vania yang ntah sudah kemana, sementara Malik yang ditinggal begitu saja hanya tertawa kecil. 

“Dia unik dan sholehah, bahkan kebusukan suami seperti itu.. Masih disembunyikan juga.” Puji Malik pada bayangan Dista yang sudah menjauh darinya. 

1
Anonim
Thour tolong jgn di rendahkan kali martabat wanita, gk ada wanita yg sanggup di hina kata gitu, sholeha seorang wanita gk harus di injak2 harga dirinya biar. Disebut sholeha😡😡😡😡😭😭😭😭😭😭
Anonim
Dista otanya gk ada udh begitu di hina di rendahkan udah dianggap seperyi binatsng madih mikir pamannya gooooooobloooooooook
Anonim
Nikmati penderitaan mu dista
Anonim
Udh di jual gk di hargai di rendahkan di buang masih aja peduli sama kel
Pamannya wkwkkwkw luar binasa bukan luar biasa lagi di luar akal udh sifatnya apa orang begini calon penghuninsurga wkwkkwkw gk jamin juga jmaaf ya agak gk bisa nerima
Anonim
Wekwkkw pasti dlm hati dista suamiku lagi kesal
Wkwkwkkwkw wanita goblok gk tau apa yg pantas di sebut gk bisa menghargai diri sendiri
Anonim
Dista menikmati setiap
Penderitaannya dgn dalih mencari pahala , wkwkkwkw pahala itu bukan hanya dgn melayani suami yg biadab yg ada mati, sholeha yg keliru 🥶
Anonim
Lama2 jijik dan muak liat sifat dista, gk ada manusia yg kaya gini, tapi ya sudah lah nsmanya juga cerita 😂
Anonim
Mungkin ini yg bikin vanua gk mau sama lingga, kaya harta tapi miskin jiwa dan gk ada akhlaknya sombong , angkung kejam
Anonim
Dista bodoh merusak mentalnya sendiri, mengangumi iblis berwujud manusia, istri yg berbakti juga gk begitu melihat suami berzina dpn mata tapi tetap kagum🥶
Anonim
Dista gk usah banyak tanya, lakukan aja tugas nya sebagai istri lakukan pekerjaan yg di perintahkan, karena suaminya iblis manusia2 yg ada di sekitarnya juga iblis, jaga mentanya aja jaga kesehatannya semoga semua cepat kelar dia bisa hidup bahagia, berdoa minta sama yg kuasa udah
Yusran Lacon
ceritax udah bagus...cuman endingx gak seru
Abd Kadir Taha
jangan terhipnotis dengan kata"nya!
Abd Kadir Taha
bawa dista pergi bersamamu malik!
Abd Kadir Taha
semoga malik yang memberikan kebahagiaan itu!
Heny
Dista sm malik aja thor
Heny
Smg vania bisa menolong dista
Heny
Suami durjana gk punya hati
Heny
Terlalu sombong
Rohana Nana
lawan suami kejammu distaaaa..
#ayu.kurniaa_
.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!