#Superhero
Kenneth Barry Winkler, seorang ilmuan jenius menjadi satu-satunya orang yang berhasil lolos dari ledakan laboratorium. Ia tiba-tiba memiliki sebuah kemampuan khusus karena efek dari ledakan berbagai bahan penelitian yang dilakukannya.
Karena menjadi incaran banyak organisasi, Kenneth menyembunyikan identitasnya sebagai seorang bartender di sebuah bar.
Namun sungguh sial, karena sebuah peristiwa dirinya harus menikahi seorang wanita dari keluarga terpandang.
Dengan menggunakan nama Kenneth Benjamin, ia menjadi menantu yang selalu diremehkan oleh istri dan keluarganya sebab dianggap sebagi pria tidak berguna.
Lalu, bagaimana Kenneth menjalani hidupnya dan bagaimana dia melakukan pembalasan dendam terhadap organisasi yang berusaha membunuhnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tangan Es Menantu 16
Ternyata kehebohan terjadi saat dia meninggalkan kota Salvalon. Orang-orang yang waktu itu mencegatnya dan mati itu menjadi tranding topik. Semua bertanya-tanya, kiranya siapa yang melakukan pekerjaan itu.
Ken tentu saja acuh, dia tidak mempedulikan perkataan orang-orang tersebut. Saat ini fokusnya adalah menyempurnakan formula obat yang akan diberikan kepada warga Kota Eldoria.
Drtzzz
Baru saja dia merebahkan tubuhnya di atas kasur, sebuah panggilan masuk ke ponselnya. Kedua alis Ken berkerut melihat nama yang tertera di layar.
" Mau apa wanita ini?" gumam Ken pelan namun ia tetap harus menjawabnya. Bagaimanapun dia belum sepenuhnya bercerai dengan Fiona dan statusnya masih menantu keluarga Madison.
" Ya nona, ada apa?" Ken langsung mengubah nada bicaranya menjadi lembut sepeti mereka mengenalnya dengan nama Kenneth Benjamin.
" Malam ini kamu harus pulang, Ayah mengadakan jamuan makan malam untuk kolega-koleganya. Meksipun kita sudah berpisah namun status mu masih menantu keluarga ini dan wajib bagimu mengikuti acara yang dibuat oleh Ayah ku."
Tuuut
Setelah mengatakan maksudnya, tanpa permisi Fiona menutup panggilan ponselnya.
Ken langsung membuang nafasnya kasar. Ia baru saja ingin istirahat dan nanti malam akan melanjutkan penelitiannya, malah harus datang untuk pesta. Mau tidak mau Ken harus mulai mengerjakan formulanya mulai pagi ini.
" Ngalamat tepar kayaknya," keluh Ken pelan.
Meskipun sudah ancang-ancang karena akan capek, tapi Ken tetap melakukan apa yang saat ini harus ia lakukan. Paling tidak dia akan berada di lab mini nya hingga siang sehingga bisa istirahat untuk menghadiri jamuan makan malam Keluarga Madison.
Ken memiliki feeling bahwa acara makan malam nanti tidak semudah kelihatannya. Maka dari itu dia tidak boleh lengah. Satu hal yang membuatnya merasakan hal itu yakni Fiona yang tiba-tiba menghubunginya. Ken sangat tahu bahwa Fiona begitu membenci dirinya, maka sangat tidak mungkin untuk menghubunginya lebih dulu.
" Aku harus istirahat, jika tidak nanti bisa kecolongan. Perjalan pulang pergi ke Elodria sama sekali tidak tidur dan di sana pun aku juga sama sekali tidak tidur maka aku harus tidur meskipun itu hanya sejam."
Ken menghentikan pekerjaannya, ia lalu keluar dari lab mini nya tanpa lupa menutup dengan rapat. Ken merebahkan tubuhnya di atas kasur dan tanpa hitungan menit pria itu sudah terlelap.
Kediaman Madison begitu ramai, malam ini jamuan makan malam akan diadakan. Dan tentu ini bukanlah jamuan makan malam biasa, Felix Madison menggunakan acara malam ini untuk meminta dukungan dari para orang berpengaruh setempat.
Ia harus bisa mendapatkan kursi Walikota Salvalon untuk kedua kalinya. Ia tidak boleh melepaskan kedudukannya ini secepat itu. Paling tidak dia harus menjabat selama 2 periode kepemimpinan untuk melancarkan bisnis yang baru saja ia bangun.
" Semua harus sempurna. Oh iya Fiona, kamu sudah menghubungi Kenneth?"
" Sudah!"
Fiona menjawab singkat. Setelah kejadian waktu itu bersama dengan Loko, Fiona tidak boleh keluar mansion. Itu sebagai hukuman Felix untuk putrinya. Sedangkan Loko, dia tetap melakukan pekerjaannya sebagai tangan kanan Felix.
Felix tidak mungkin mengganti Loko karena selain berpotensi dia juga berdedikasi tinggi. Namun kini, Loko dan Fiona jadi tidak pernah saling bicara maupun menyapa.
" Dia selalu mengacuhkan ku, tapi setelah kejadian itu ada satu hal yang membuatku tidak bisa lepas darinya. Aku ternyata benar-benar menyukainya," gumam Loko pelan.
Tapi sepertinya apa yang ia rasakan itu tidak mungkin terbalaskan. Fiona begitu membenci saat melihat Loko apalagi jika teringan oleh percintaan panas mereka saat itu.
" Dari pada Loko masih jauh lebih bagus Ken. Pria itu jauh lebih tampan kemana-mana ketimbang Loko. Siapa yang mau menjalani kehidupan dengan pria itu. Aku akan mengikat ken di sisi ku. Setidaknya wajah Ken benar-benar tampan. Max Cristian tidak bisa lagi kugapai, maka Ken adalah pilihan terbaik saat ini."
Rupanya Fiona benar-benar memiliki rencananya sendiri terhadap Ken. Setelah beberapa hari tidak melihat Ken, dia merasa ada yang hilang. Ken yang penurut dan selalu mengikuti apa yang dia mau membuat Fiona memilki pikiran lain terhadap 'suaminya' itu.
" Jika dia menolak, maka aku akan melepaskan semua pakaianku di depannya. laki-laki mana yang tahan dengan tubuh wanita yang seksi. Pokoknya aku harus lepas dari Loko. Pria brengsek itu tidak lah pantas bersanding denganku."
TBC
tidak terlalu bertele2
tapi masih banyak typo
secara overal, novelnya bagus banget