NovelToon NovelToon
Janda Kaya Itu Kekasihku

Janda Kaya Itu Kekasihku

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Single Mom / Janda / Berondong / Tamat
Popularitas:259.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Ho

Aku berusaha tegar , berusaha untuk tidak menangis saat dalam pelukan Agung . Meski sakit tapi aku tidak boleh lemah di hadapannya, agar tidak lebih membebani dia .
Perlahan tapi pasti Kereta yang saya tumpangi mulai berjalan meninggalkan Agung yang masih berdiri di tempat terakhir dita bersama . Dan meninggalkan semua kenangan yang kita ciptakan selama satu minggu saya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Ho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedua kalinya

Tidak seperti biasanya gue bangun sebelum bapak membangunkan gue. tapi gue tidak langsung keluar kamar karena sebenarnya gue menunggu bapak mengetuk pintu dan membangunkan gue. gue ingin tau apakah bapak masih marah sama gue setelah kejadian tadi malam. cahaya matahari sudah mulai masuk melalui ventilasi kamar tapi bapak masih belum datang untuk membangunkan gue . sudahlah mungkin bapak masih marah .

Ketika gue keluar dari kamar di sofa gue melihat ada bapak , Emak dan juga Sindi. iya gue tidak salah lihat itu Sindi. dengan muka datar gue berjalan melewati mereka yang sedang asik ngobrol . Entah apa yang mereka bicarakan gue tidak terlalu peduli. yang membuat gue heran kepa pagi pagi Sindi sudah ada di rumah gue. Bapak sama Emak kelihatan sudah sangat akrab lagi padahal seingat gue dia sebelumnya belum pernah kesini kecuali kemari yang kata bapak dia ke rumah mencari gue.

Dengan hanya melingkarkan handuk di pinggang gue dengan santainya berjalan melewati mereka lagi. tapi anehnya dari tadi gue lewat tidak ada satupun yang menghiraukan gue , sebenarnya apa yang sedang mereka rencanakan ?

sebenarnya pagi ini kepala gue masih pusing, mata gue juga masih sembab karena semalam gue kebanyakan nangis karena kisah cinta gue dengan tante Ida harus berakhir secepat ini.

mengingat namanya lagi gue langsung mencari hp yang baru gue ingat kalau dari pas gue bangun belum melihat hp gue. setelah mencari kesana kesini ternyata ada di kolong kasur. semalam gue lupa mengambilnya karena semalam gue tidur di pelukan Emak.

Ternyata hari ini tidak ada pesan dari tante Ida , gue juga tidak ada niat untuk menghubunginya duluan. gue tidak ingin mengecewakan orang tua lagi, cukup tadi malam gue melihat kesedihan dan kekecewaan di wajah kedua orang tua gue. walaupun sebenarnya hati gue masih berharap kalau ada keajaiban gue dan tante Ida bisa bersama sama.

" itu Agung sudah siap " kata bapak sambil matanya melirik ke arah gue

Gue kebingungan ketika keluar dari kamar bapak bilang gue sudah siap kepada Sindi. padahal seingat gue hari ini gue tidak ada janji dengan siapapun.

" kita mau jala jalan kemana kak hari ini ? " tanya sindi penasaran

Gue semakin heran dengan pertanyaan sindi . alhasil gue bertingkah seperti orang bodoh tidak tau apa apa.

" iya kata bapak kak Agung mau ngajak aku jalan jalan " sambung sindi lagi.

Dibelakang sindi bapak gue mencoba memberikan kode agar gue meng iya kan apa yang di katakan sindi. dari sini gue baru paham alur ceritanya . ternyata bapak nelpon Sindi dan bilang kalau hari ini gue ngajak jalan jalan.

Sebenarnya gue males kemana mana hari ini tapi demi untuk menebus rasa bersalah gue sama bapak akhirnya gue pergi dengan Sindi.

" eh iya Sin maaf kaka lupa, kita jalan jalan kemana saja yang penting kita berangkat dulu " gue menjawab pura pura lupa.

Sindi juga gampang banget dikibuli iya iya aja. setelah berpamitan kepada bapak dan Emak akhirnya dengan terpaksa gue pergi .

" Sin sebenarnya kaka gak tau mau kemana ? kaka ngikut kamu saja " kata gue

setalah hampir lima menit di perjalanan akhirnya gue coba membuka obrolan dengan sindi.

" kenapa baru ngomong sekarang sih kak ! kalau tau sindi yang nentuin tempatnya kita kan bisa belok dari tadi. " jawab sindi

" ya udah sih sin tinggal belok lagi apa susahnya " kata gue lagi.

Disepanjang perjalanan sindi tidak berhenti ngajak gue ngobrol sambil sesekali nunjukin arah . kali ini gue benar benar tidak tau sindi mau ngajak gue kemana. sampai akhirnya kita sampai di parkiran dekat pantai .

" kak ayo " kata sindi

" Iya sebentar " jawab gue sedikit malas

" kakak ikutin aku saja ya . jangan banyak tanya " perintah sindi.

" iya kan dari tadi juga kaka diam " gue menjawab dengan sedikit jengkel.

Setelah sekitar sepuluh menit gue berjalan mengikuti langkah sindi akhirnya kita berdua sampai di puncak tebing batu di pinggir pantai . ini baru pertama kali gue kesini. dari atas bukit ini kita bisa dengan jelas melihat seluruh lautan lepas . kebetulan di sini ada bekas pohon tumbang jadi kita ada tempat duduk.

" kamu tau dari mana tempat ini ? " tanya gue kepada sindi

" kak Ale yang pertama kali ngajak aku kesini " jawab sindi.

" Oh. " kata gue singkat

" tapi tempatnya enak kan kak .? tanya sindi antusias.

" iya jadi enteng banget otak kaka " jawab gue ceplos tanpa berpikir .

" emang sebelum kesini kaka lagi banyak pikiran ya ? " tanya sidi pemasaran.

" enggak bukan gitu maksudnya , maksud kakak duduk disini jadi hilang semua beban karena melihat pemandangan dan udaranya sejuk " jawab gue menjelaskan

gue berusaha mencari alasan agar Sindi tidak curiga kalau sebenarnya gue sedang ada masalah.

" kak mau tau sesuatu tidak? " tanya sindi tiba tiba

" apa ? "

" tapi jangan marah ya "

" Loh kenapa harus marah ? "

" Sebenarnya perasaan aku untuk kak Agung masih sama seperti dulu " kata sindi dengan nada malu malu.

Gue hampir tidak percaya apa yang dikatakan sindi , ini kali keduanya dia menyatakan perasaanya secara langsung.

" tapi aku tidak mau memaksa kak Agung utuk suka juga sama aku . Aku tidak ingin kak agung menerima aku karena kasihan. aku ingin merasa dicintai kak " ujar sindi memberi pembelaan.

Dari tadi pandangan gue tidak beralih dari wajah sindi yang tidak berhenti berbicara.

* Cup * tiba tiba gue merasakan bibir Sindi mencium gue. gue tambah terkejut lagi dengan kelakuannya.

" Sin untuk kedua kalinya juga kaka minta maaf sama kamu. kakak belum bisa nerima kamu . kamu juga tidak ingin kakak nerima kamu karena kasihan kan.? " gue berusaha menjelaskan

" iya kak, terimakasih sudah jujur sama aku " jawab sindi dengan raut wajah sedih

Sindi menjawab dan berusaha untuk terlihat baik baik saja . Padahal matanya tidak bisa bohong kalau dia sedang menahan untuk tidak menangis di depan gue.

Gue bingung sebenarnya dengan perasaan gue sendiri awalnya gue mau mencoba untuk menjalin hubungan dengan Sindi. tapi setelah percintaan gue dengan tante Ida kandas dalam semalam hati gue tiba tiba juga ikut tertutup .

" Sin setelah dari sini kita kemana lagi ? " tanya gue untuk mencairkan suasana.

" kita pulang saja kak " jawab sindi dengan nada datar

" kok pulang ? gak cari makan dulu ? " tanya gue lagi

" enggak kak lain kali saja , kebetulan ini mamah barusan wa aku minta di antar ke pasar " lagi lagi jawaban sindi dengan nada malas.

sebenarnya gue tau kalau Sindi berbohong , tapi gue juga tidak bisa berbuat apa apa lagi.

Akhirnya kita turun dari atas bukit dan langsung pulang . diperjalanan pulang Sindi menjadi pendiam tidak seperti pas berangkat dia super cerewet. lagi lagi gue marasa bersalah untuk kesekian kalinya.

" Sin yakin gak mau makan dulu ? kaka traktir deh apapun yang kamu mau " gue masih berusaha mencairkam suasana.

" enggak kak lain kali saja " jawab sindi singkat.

gue menyerah akhirnya, sepanjang perjalanan gue tidak berusaha untuk membujuk Sindi lagi. Sampai gue berhenti di depan rumahnya sindi kita masih tidak ada berbicara apapun. keadaanya menjadi sangat canggung tidak seperti sebelum sindi mengungkapkan perasaanya.

Setelah Sindi tidak lagi terlihat karena suda masuk ke dalam rumahnya akhirnya gue memutuskan untuk pulang.

1
Nanang Aja
enak nya🤭
Sulaiman Efendy
CINTA YG TRAGIS
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
SAD ENDING😭😭😭😭😭😭😭
Fay
Tamat... tks thor👍🙏
Fay
Luar biasa
Patrish
baiknya Sindi memang sama Haikal... mereka berdua masih bersih... beda Agung.. hidupnya sudah penuh warna... kasihan Sindi...
Ika
lah si agung juga suka cekap celup
NOiR🥀
broken.. 💔💔
nuraeinieni
aq mampir thor
Widhi Labonee
knp ya sama persis ky sang mantan ku,, agung,, yg tdk prnah bs tegas...
demi ortu mu kamu tega sm kami, kmu nikah lagi, aq dan 2 anak mu trlantar Gung,, uuuhhg kalo inget masa" itu pingin tak.bejek" kamu Guuunggg... hadeeeuuuhh
Widhi Labonee
nasib percintaanmu mengenaskan sekali sih gung....
Widhi Labonee
owalah guuung....guung...
Widhi Labonee
owalah gung.... 🙄
Widhi Labonee
betewe,, knp namanya agung sih, ky nama mantan ajah,, duuuhh jd keingat yg nggak nggak kaannn...
Abdul Rouf
endinggnya, nggak banget
Dewi Sartika
cerita bagus
Kang ozy
sudah tamat kah ceritanya...
Nie
kenapa Tamat Thor 😢
Mr Ho: maaf mengecewakan , ini novel pertama saya karena kurangnya persiapan jadi di tengah jalan saya sudah kehilangan Alur cerita. terima kasih sudah membaca novel saya. baca juga novel saya yang lain
total 1 replies
nacho
season 2 nya d tunggu😜😜😜😜😜😜😜😜😜
nacho: mau tunggu juga season2 nya aku sakit hati kenapa pikirannya pendek bunuh diri
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!