NovelToon NovelToon
Bad Boy Karatan

Bad Boy Karatan

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

Tidak ada yang sulit, tetapi dia bukan tipeku.~Rafandra Darren Adelio.

Kupikir dia itu berbeda, ternyata sama saja.~Kimmy Rosella.

Kisah di antara hati bertemu logika. Siapa yang mampu mengalahkan rasa? Lalu apakah keduanya dipertemukan dalam garis kehidupan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 16#Sang Mantan, Masa Depan

Pertanyaan Lily merupakan keinginan hatinya juga tetapi sebagai orang tua harus menurunkan ego agar tidak mengekang anak mereka dalam hubungan baru. Apalagi sebagai ayah yang selama ini menemani proses perawatan sang putri yang memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Kita bicarakan saja di ruang tamu, Ma. Ayo!"

Pasutri itu berjalan meninggalkan depan kamar, sedangkan Rafa yang mulai merasakan ketenangan dari diri sang guru pengganti. Hati-hati tangannya menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah Kimmy. Ternyata gadis yang memeluknya erat sudah terlelap.

Tak ingin mengusik, Rafa berusaha sepelan mungkin membantu Kimmy berbaring di atas ranjang, tak lupa membenarkan selimut yang terlalu naik ke atas tapi tiba-tiba tatapan mata terbelalak. Bukit kembar yang menyembul membuat otaknya travelling. Buru-buru ia menutup menyelimuti gadis itu seperti semula.

"Astagfirullah, kenapa tidak pakai apapun sih, Bu. Mataku jadi ternoda karena pemandangan yang menyeret otakku travelling tak karuan." gumam Rafa seraya mengusap dada.

Bagaimana bisa aman ketika melihat aset masa depan yang terlihat putih mulus terawat terpampang jelas di depan mata. Bukan bermaksud mesum tapi dirinya juga laki-laki normal yang memiliki hasrat. Apalagi untuk pertama kali seorang gadis berhasil merebut ketenangannya sebagai lelaki.

Pergerakan di bawah menyadarkan Rafa ia mengharapkan lebih dari apa yang dirasakan sekarang. Akan tetapi akal sehat masih menguasai pikiran sehingga buru-buru berlari masuk ke kamar mandi. Pemuda itu bahkan mengunci pintu dari dalam, lalu menyalakan shower.

Entah apa yang merasuki kepala tetapi junior terus memberontak membuat sesak celananya. "Kau lagi pake acara bangkit, kenapa gak tidur saja sih." gumamnya mengeluh tetapi bergegas melepaskan celana.

Sungguh tidak menyangka asetnya sendiri menantang jiwa lelakinya. Suka, tidak suka. Kini tangan mulai bekerja mencoba memberikan yang seharusnya. Sementara di sisi lain hanya ada kemarahan yang menumpuk di dalam hati dengan serapah dendam. Tatapan mata nyalang terpatri menatap jeruji besi yang menahannya.

Baru saja berhasil menemukan rumah mantan kekasihnya tapi harapannya tidak bisa terwujud. Semua itu hanya karena ulah seorang pemuda yang diyakini masih anak kemarin sore. Pertanyaannya siapa pemuda itu? Kenapa memiliki waktu untuk mengurus masalah orang lain? Pertanyaan demi pertanyaan menambah rasa penasaran.

"Aku harus bisa keluar dari sini," gumamnya seraya menepuk paha berusaha menenangkan diri sendiri.

"Saudara Delon, selamat atas sidang pengadilan yang dipercepat tanpa harus nunggu sepekan. Besok siang persiapkan dirimu," Pak Opsir duduk berjongkok di depan sel tahanan, lalu membuka pintu kecil yang biasa digunakan untuk mengirimkan makanan.

Sepiring nasi dengan sayur tumis ditemani lauk telor mata sapi. Menu makan malam yang membuat Delon ingin muntah. "Makan, trus tidur. Tidak perlu cuci kaki, keributan yang kamu buat pasti menguras banyak energi."

"Selamat menikmati malam di balik dinding dingin yang pasti bisa menyadarkan kepala tak berotak dari pria sepertimu." ujar Pak Opsir meluapkan kekesalannya karena baru saja melihat apa yang dilakukan si tahanan.

Delon, seorang pria berusia dua puluh enam tahun yang berstatus sebagai pengangguran dan memiliki istri yang tinggal di perumahan kumuh. Pria itu dulunya mantan kekasih dari wanita yang malam ini mendapatkan teror. Semua informasi sudah dikonfirmasi karena berdasarkan catatan kepolisian, nama si tahanan sudah merah.

Penahanan malam ini, bukanlah yang pertama kali. Meski begitu selama beberapa kali penangkapan tidak disertai bukti kuat, apalagi memiliki saksi. Akan tetapi kali ini berbeda karena bukti dan juga pelapor yang sekaligus menjadi saksi siap membantu sampai kasus sidang berakhir. Sebagai sesama pria, ia menyayangkan ada ego dan obsesi yang melewati batasan.

"Si4l! Awas saja kalian." geram Delon tak bisa berbuat apa-apa.

Malam kian menjelaga menghantarkan awan temaram di angkasa. Waktu berlalu begitu cepat menjemput sinar mentari menghangatkan dunia. Semilir angin berembus menyampaikan rasa yang tersisa. Sayup-sayup terdengar suara obrolan dari dekat yang berhasil mengusik mimpi indahnya. Mata terpejam terpaksa ia buka melihat sekeliling mencari asal suara.

Di depan sana terlihat kedua orang tuanya duduk saling berhadapan tetapi bukan itu yang mengusiknya. Tangan berat terasa melingkar di perutnya memeluk erat. Aroma laut tercium begitu kuat dari arah belakang, "Rafa!" panggilnya membuat si pemilik nama terbangun. "Apa yang kamu lakukan?"

"Tidak ada," balas Rafa menarik tangannya dari perut Kimmy, lalu bangun tuk duduk seraya mengumpulkan nyawa yang berlari entah kemana.

Keduanya tidur di atas ranjang yang sama dengan posisi yang begitu dekat tanpa jarak. Kimmy merasa bingung apa yang terjadi padanya, tetapi tidak dengan Rafa. Pemuda yang sibuk menuangkan air putih ke dalam gelas, lalu meneguknya sampai kandas. Kemudian menuangkan air lagi tetapi kali ini diberikan untuk sang guru pengganti.

"Bangun dulu, minum air putih. Habis itu pergilah mandi, kita bisa bicarakan semua sambil sarapan." ujar Rafa membuat lamunan Kimmy buyar seketika.

Suara yang terdengar begitu perhatian mengalihkan perhatian Mama Lily dan Papa Fairuz. Kedua orang tua tersenyum hangat melihat kedekatan di antara Kimmy dan Rafa. Tak ingin menganggu sehingga dibiarkan saja tanpa memberikan komentar. Apalagi secangkir kopi menjadi teman obrolan pagi hari.

Satu jam kemudian, keempat insan yang duduk di ruang makan sibuk menyendok nasi menikmati sarapan. Tidak ada obrolan selain keheningan berteman suara dentingan sendok. Beberapa waktu membiarkan suasana tetap tenang hingga sesi sarapan berakhir tanpa gangguan.

"Ma, Pa. Bisa katakan apa yang terjadi semalam?" Kimmy meletakkan gelas ke atas meja tetapi lirikan mata menatap Rafa yang masih menyendok puding buatan sang mama.

Ekspresi pemuda itu jelas sekali tengah menyembunyikan sesuatu tapi apa? Feelingnya benar-benar tidak enak. Apalagi ketika bangun tidur mendapati sentuhan asing yang seharusnya tidak terjadi. Rasa penasaran yang dirasakan semakin besar ketika melihat papa dan mama saling pandang.

"Apa yang kalian sembunyikan dariku?" tanyanya sekali lagi tetapi masih menahan diri untuk berbicara pelan.

1
💦Mak Phi-khun
Yuk, semangat lagi berhalu... 😌😌😌☺️☺️💞💞
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: 😍siap Emak
total 1 replies
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
deh jgn sombong dlu rafa
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
🤣makanya kalau mo ngomong liat kiri kanan dlu
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
kimmy dan rafa kah yang mau dijodohkan
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
gercep bu gurunya lgs hitam diatas putih
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
msh sekolah aja dempulnya tebel amat
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣mank enak rafa diputar balik pertanyaannya..makanya jgn molor
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
murid yang pintar👏👏👏
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
astaga ngapain tuh rafa nongkrong di kamar mandi
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
jarang2 guru olga cewek biasa cowok.. bakal di kerjain anak2 cowok🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
gpp urakan asal jgn tong kosong nyaring bunyinya
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
mampir
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
ya ampun Kimmy kenapa gak ngasih Rafa kesempatan ngomong main pergi aja sih🤦
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
ya ampun baru juga sampai udah di tanya mana calon menantu belum juga tau yang di jodohin setuju apa nggak
Etrama Di Raizel
Jam ini adalah hal yang paling di tunggu, segera pulang ke rumah dan istirahat
Etrama Di Raizel
Hayo, makan dulu gendang nya udah berdendang tuh 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
selalu begini setiap punya sahabat pasti ingin menjodohkan dengan alasan biar gak putus tali silaturahmi 🤧
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
guru yang baik mau mengerti keadaan murid-murid nya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
gimana Rafa mau menjawab salam dari Bu Kimmy kalau orang nya aja tidur dan pakai hs
Etrama Di Raizel
Wow... Keren bu Kim mau nantangin murid nya 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!