Anne sedang ikut kejuaraan berenang, entah kenapa kakinya tiba tiba kram, dan seperti ada yang menarik narik kakinya. Di saat matanya terbuka dia sudah berada di negara kerajaan, dan dia mendapati tubuh bernama putri anne. sama sama nama anne tapi beda nasib...
aku di beritahu nama kerajaannya adalah negri atas awan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cucu Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tragedi
Pemberontakan di camp perbatasan pangeran mahendra terjadi lagi. Mahendra dan pasukannya tanpa persiapan langsung berperang lagi. Terlihat Mahendra dan pasukannya terburu untuk menggunakan senjata dan pertahanan wilayahnya. Pasukan mahendra terbilang lengah. Karena bisa terbaca oleh musuh dalam kedaan apapun
Terdengar suara panah dan tombak yang saling bersahutan. Senjata musuh yang di sebarkan ada yang beracun dan ada yang tidak. Peperangan ini sangat menyita waktu dan tenaga, namun dengan semangat mahendra dan pasukannya mempertahankan wilayahnya.
Hadi dengan sigap berusaha sekuatnya untuk melindungi Mahendra. Hadi berada agak jauh dari mahendra.
Saat hadi akan mengambil anak panah di sampingnya, tiba tiba kakinya terkena panah. Hadi berusaha sekuat mungkin untuk berlari , naas kakinya tidak bisa diajak kendali, jangankan berlari, berjalanpun sudah tak bisa. Mahendra melihat hadi terpanah kakinya merasa iba,
Dia langsung menyelamatkan hadi, untuk memindahlan ke tempat yang lebih aman. Naas saat menyelamatkan hadi tangan mahendra terkena panah beracun.
Mahendra langsung pingsan.
Hadi yang merasa bersalah dan sedih, langsung membawa mahendra dengan sisa kekuatannya.
Lalu dia meminta beberapa pengawal lainnya membawa mahendra ke kamar tuannya.
Dengan cepat Hadi menyuruh pengawal lain untuk membawa tabib.
Mendengar hadi dan mahendra terluka yudi langsung datang ke camp perbatasan.
Hadi beruntung tidak kena panah beracun,
Dia tidak mengalami demam.
Mahendra masih tidak sadarkan diri, tabib sudah memeriksa keadaan mahendra.
" beruntung racunnya tidak berbahaya, dia akan tersadar di 3 hari lagi, Ucap tabib.
Lalu dia memberikan racikan obat untuk di minum dan racikan obat untuk lukanya.
Melihat keadaan mahendra yudi dan hadi merasa sedih karena tidak dapat melindungi tuannya.
Mahendra dalam keadaan tanpa sadar dia memanggil putri anne berkali kali.
Di hari kedua pun pangeran masih memanggil putri anne lagi.
Karena kasihan melihat mahendra, yudi berinisiatif membawa putri anne sewaktu tidur. Dia mengendap endap menuju kamar putri anne, lalu langsung membawa putri anne dan beberapa pakaiannya.
Dia membawa putri anne dengan cara mengikat sprei di buat seperti tas besar.
Kalo di liat liat mirip film kartun seekor burung bangau yang membawa kiriman bayi. Dengan gesit yudi membawa putri anne untuk menemani Mahendra yang sedang sakit.
Sesampainya di kamar mahendra, yudi meletakan putri anne tidur di sebelah mahendra.
Pagi paginya putri anne terkejut,
" aaaaahhhh " dia teriak saat terbangun bukan di kamarnya. Dia bingung kenapa bisa berada di kamar yang asing.
" Dimana ini? Lalu saat melihat ke samping dia di kejutkan, suaminya berada di sampingnya . Berarti semalam aku tidur dengan suamiku ucapnya.
Heey kenapa suamiku terbaring terluka?
Lalu dia mendengar rintihan mahendra.
Anne...anne ...anne..
Kenapa dia memanggilku? Dan sepertinya tubuh ini menginginkan dekat suaminya. Baiklah akan kubuat suaminya jatuh cinta pada yg punya tubuh ini.
Putri anne lalu menyentuh dahi mahendra " sangat panas sekali "
Kasian juga kamu suamiku gumamnya.
Putri anne lalu memanngil pelayan untuk menyiapkan air dan handuk kecil untuk mengompres mahendra.
Putri anne dengan telaten merawat mahendra. Meracik obat untuk di minumnya. Dan mengolesi obat di luka mahendra. Malam pun tiba, mata putri anne tak bisa di ajak kompromi, padahal dia sudah berusaha untuk menahan semua kantuk yang melanda pada dirinya.
Tak terasa kantuknya tak bisa tertahan lalu dia tertidur dengan posisi duduk dan kelapa di kasur.
Di tengah malam mahendra tersadar dia melihat sekelilingnya..
Tiba tiba dia terkejut melihat sosok istrinya sedang tertidur dengan posisi terduduk, senyum terpanjar di wajah mahendra, putri anne memegang salah satu tangannya. Mahendra membalas memegang erat tangan istrinya.
" sayang akhirnya kamu disini juga, saya sangat senang kamu di sini." Gumamnya. Tak berapa lama, Mahendra memanggil yudi untuk meletakan putri anne di sebelah tubuhnya.
" hari ini ku ijinkan kau menyentuh tubuh istriku, untuk memindahkan ke sebelah tubuhku. Dimasa depan kau tidak boleh menyentuh istriku" titah mahendra.
Yudi pun mengangguk, dia lalu memindahkan putri anne.
"Terima kasih sayang, kau sudah mau merawatku bisik mahendra, lalu di mengecup kening, dan bibir putri anne lalu tidur lagi sambil memeluknya.
Seperti biasa putri anne tidak merasakan adanya pelukan suaminya. Dia masih bermimpi yang sama, di peluk hangat oleh ksatria tampan.
haiiii readers akhirnya aku bisa up lagi ....
di tunggu like dan comentnya yaa .....
mantap thor.ini cerita yg ke3 aku baca seru kali woiiiii😅😅😅