NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Almira

Cinta Untuk Almira

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Deche

Kata kunci masuk GC : Siapakah nama paman Almira?

Pernikahan yang dibina Almira selama setahun kandas di tengah jalan. Tomy. suami yang dicintainya menghamili sekertarisnya. Almira yang kecewa dengan suaminya langsung kabur dari rumah untuk menghindari suaminya dan mertuanya.

Tanpa sengaja Almira bertemu kembali dengan Tomy di kantor tempat Almira bekerja, karena atasan Almira adalah teman Tomy. Semenjak itu Tomy kembali mendekati Almira. Almira tidak ingin kembali ke mantan suaminya dan hanya ada satu cara agar Tomy berhenti mengejar Almirah lagi, yaitu menikah dengan atasannya yang bernama Faisal Yudhatama.

Faisal Yudhatama adalah pemilik perusahaan tempat Almira bekerja Faisal adalah seorang duda yang memiliki tiga anak, istrinya meninggal karena sakit kanker yang di deritanya.

Demi menolong Almira dari gangguan Tomy, Faisal meminang Almira. Akankah Almira menerima pinangan Faisal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Melamar Dini.

Ketika berpas-pasan dengan Faisal, Almirah hanya menganggukkan kepala, ia tidak bisa bersalaman dengan Faisal karena membawa seserahan. Faisal membalas dengan anggukan kepala juga sambil  tersenyum. Sedangkan Ibu Rosita ketika melihat Almira langsung memeluk Almira.

“Terima kasih sudah mau datang,” ucap Ibu Rosita.

Acara lamaran dimulai dengan kedua keluarga saling memperkenalkan diri. Kemudian Pak Rahmat mengutarakan niat mereka datang ke rumah Dini. Selama acara berlangsung Almira mendengarkan semua pembicaraan para orang tua sambil menunduk. Mata Almira asyik memperhatikan seserahan yang dipegang olehnya.

“Teteh,” panggil Nina sambil berbisik.

Nina mendekatkan badanya ke Almira.

“Hmm,” jawab Almira.

“Itu Pak bos dari tadi matanya ke sini terus,” bisik Nina.

Almira mengangkat kepalanya lalu melihat ke arah Faisal tak sengaja pandangan mereka bertemu dan Faisalpun tersenyum kepada Almira. Almira membalas senyum Faisal lalu menunduk kembali.

“Lagi memperhatikan Nina kali,” bisik Almira kepada Nina.

Nina langsung menoleh ke Almira.

“Iiihhh udah jelas-jelasan Mas Faisal memperhatikan Teteh,” bisik Nina.

“Sssttt udah jangan berisik! Nanti dimarahin Mamang," bisik Almira.

Akhirnya Ninapun diam dan tidak berbicara lagi.

Sekarang waktunya Dini di pertemukan dengan Rafi. Dini keluar dari dalam rumah, ia terlihat cantik sekali. Dini duduk di sebelah Mamahnya.

“Dini, Rafi beserta keluarga besarnya datang ke sini untuk meminang Dini.”

“Apakah Dini menerima pinangan Rafi?” tanya Pak Edi.

“Iya, Om. Dini terima pinangan Aa Rafi,” jawab Dini.

“Waduh, udah manggil Aa,” kata Pak Edi.

Dini menunduk malu mendengar perkataan Pamannya.

Dilanjutkan dengan penyematan cincin tunangan yang dilakukan oleh Ibu Rosita dan Ibu Lia. Setelah penyematan cincin, penyerahan seserahan dari Rafi untuk Dini. Setelah semua acara inti dilaksanakan sekarang penentuan tanggal pernikahan.

“Bagaimana jika pernikahan dilaksanakan sebulan lagi?” tanya Pak Edy kepada Pak Rahmat.

“Kami setuju, lebih cepat lebih baik,” jawab Pak Rahmat.

Lalu Pak Edy beralih ke Faisal.

“Gimana Faisal, apa kamu sanggup mengurus persiapan pernikahan Dini dalam waktu sebulan?” tanya Pak Edy.

“Insya Allah Om,” jawab Faisal.

“Tapi kasihan kalau semuanya Faisal urus sendiri.” Pak Edy mengalihkan perhatiannya kepada keluarga Rafi.

“Pak Rahmat barangkali dari keluarga Rafi ada yang bisa membantu Faisal untuk mempersiapkan pernikahan Rafi dan Dini?” tanya Pak Edy.

“Kalau bisa perempuan, Pak.”

“Nanti keponakan saya Almira yang akan membantu Faisal,” jawab Pak Rahmat.

Deg….Almira langsung kaget.

“Yang mana namanya Almira?” tanya Pak Edy.

Almira tunjuk tangan.

“Coba berdiri biar kelihatan,” kata Pak Edy.

Almira lalu berdiri.

“Tunggu dulu, Almira sepertinya sudah menikah, ya? Takutnya nanti suaminya cemburu kalau sering bertemu Faisal,” ujar Pak Edy.

“Udah jadi singel lagi, Om,” celetuk Nina.

“Oh…berarti sama seperti Faisal. Sama-sama single,” kata Pak Edy.

Pak Edy kembali beralih ke Almira.

“Almira mau tidak membantu Faisal mengurus semua persiapan pernikahan Dini dan Rafi?” tanya Pak Edy.

Sebelum Almira menjawab, Almirah menoleh dulu ke Faisal. Faisal mengangguk. Bagaimanapun Almira harus minta persetujuan Faisal sebagai bosnya. Karena mengurus pernikahan pasti akan mengganggu pekerjaan kantor.

“Ya, Pak. Almira sanggup,” jawab Almira.

“Loh kok panggil Pak? Panggil Om, dong. Biar sama seperti Faisal,” protes Pak Edy.

“Iya, Om,” kata Almira.

“Almira nanti kamu saling tukeran nomor telepon dengan Faisal. Biar gampang saling menghubungi,” kata Pak Edy.

“Iya, Om,” jawab Almira.

“Karena semuanya sudah beres. Sekarang waktunya menikmati hidangan makan malam.”

“Silahkan Pak Rahmat dan keluarga menikmati hidangan makan malam,” kata Pak Edy.

Semuanya keluar ke halaman depan untuk menikmati hidangan makan malam.

Almira dan Dini juga keluar untuk menikmati hidangan yang telah di sediakan oleh Ibu Rosita.

Ketika Almira mengambil makanan, tiba-tiba ada ada tangan yang mengusap punggungnya.

“Makan yang banyak,” kata Ibu Rosita.

“Iya, Tante.”

“Terima kasih ya, sudah mau membantu Faisal mengurus pernikahan Dini dan Rafi,” kata Tante Rosita.

“Tapi Almira takut tidak sesuai dengan keinginan Dini dan Tante,” jawab Almira.

“Kamu tinggal mencarikan gedung, EO, MUA, butik dan catering. Nanti Dini dan Rafi yang memilih yang sesuai dengan keinginan mereka.”

“Untuk besarnya anggaran, kamu bisa tanyakan ke Faisal. Faisal yang mengatur besar anggaran yang dikeluarkan,” kata Ibu Rosita.

“Iya, Tante.”

“Anggap saja ini untuk persiapan pernikahanmu, jadi kamu mempersiapkanya sebaik mungkin.”

“Iya, Tante.”

“Terusin lagi ngambil makanannya. Tante mau ke dalam dulu,” pamit Ibu Rosita.

“Iya, Tante.”

Almira meneruskan lagi mengambil makanan yang sempat tertunda. Faisal datang menghampiri Almira. Faisal hanya berdiri di samping Almira menunggu Almira selesai mengambil makan.

“Nggak makan, Pak?” tanya Almira tanpa menoleh ke Faisal.

“Nanti saja,” jawab Faisal.

1
ayu cantik
suka
Deche
Terima kasih.
Ira Herawati
Luar biasa
Deche: Terima kasih
total 1 replies
Liliek Retno Yuwanti
tidak semua pengantin baru belah duren
Liliek Retno Yuwanti
saaaah....Alhamdulillah...semoga SaMaWa...Aamiin YRA
Liliek Retno Yuwanti
rasain Tomi...baru tahu kan...gimana rasanya kehilangan....
Liliek Retno Yuwanti
dinikahi....
Liliek Retno Yuwanti
rencana mas Faisal ...dinikmati gitu...lah belum tentu Tomy gak ganggu lagi... lanjuuut Thor bagus ceritanya.../Good/
Liliek Retno Yuwanti
kalau ada anak kembar yg rewel cari ibunya jadi ingat saudara ipar sepupuku, anaknya kembar,ibunya meninggal 10 hari ssdh melahirkan
Liliek Retno Yuwanti
Mas Faisql gercep banget yaaa
Liliek Retno Yuwanti
Waoow..Mas Faisal..iman dan iminnya sama2 kuat...Alhamdulillah...duda idaman tuuu...
Liliek Retno Yuwanti
gak salah kalau selalu ada cerita boss sama sekretarisnya jatuh cinta...
karena setiap hari ketemu....
pepatah Jawa mengatakan tresno jalaran seka kulino....
Liliek Retno Yuwanti
YangTi...panggilan singkat dari Eyang Putri = nenek
Liliek Retno Yuwanti
alasan klasik...KHILAF..../Awkward/
Paulina H. Alamsyah Asir
Done votenya oma. 😍❤🙏
Deche: terima kasih
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
Luar biasa.... Joss... Joss.... 😍❤🙏😛💪
Veronica Maria
eyang putri
mbah putri
uti
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓷𝔂𝓪 𝓰𝓪𝓴 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓮𝓵𝓮 𝓽𝓮𝓵𝓮 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Deche: Terima kasih
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓕𝓪𝓲𝔃𝓪𝓵 𝓪𝓷𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓷𝔂𝓴 𝓷𝓲𝓱 😅😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝔂𝓪 𝓐𝓵𝓶𝓲𝓻𝓪 𝓪𝓽𝓪𝓼 𝓴𝓮𝓵𝓪𝓱𝓲𝓻𝓪𝓷 𝓝𝓪𝓳𝓵𝓪 👏👏👏👏👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!