novel ini bercerita, tentang seorang anak perempuan yang selalu sabar menghadapi orang tuanya, yang tidak pernah di suka dengan keberadaannya karena orang tuanya membenci gadis itu disebabkan suatu kejadian yang tidak pernah bisa mereka lupakan.
hal itu yang membuat Amel selalu mendapatkan perlakuan kasar,dan di jadikan pembantuoleh mereka berbeda dengan adiknya yang di perlakukan dengan baik dan diberi banyak kasih sayang dan selalu di manja oleh mereka
sampai suatu hari seseorang membawanya pergi dari rumah tersebut.namun dia tidak mengenal pria itu,apakah amel akan hidup bahagia bersama pria itu?atau malah sebaliknya amel akan mendapat perlakuan yang lebih buruk dari orang tuanya yang di berikan pria itu?
maaf ya ini novel pertama saya kalau ada salah tolong di bimbing ya,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risma@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PEHATIAN
saat rio sudah keluar,david yang mengambil pakaian untuk istrinya dibawa kedepan kamar mandi,saat ingin mengetuk pintu david mendengar suara!
BRAAKKK
*oh astaga apa yang wanita ini lakukan didalam,apa dia senang membuatku repot!
"amel kau sedang apa didalam?"ucap david didepan pintu.namun tidak ada jawaban.
"apa kau bisa dengar aku?amel kau kenapa didalam?"tanya david kembali.tidak ada jawaban lagi,akhirnya david ingin mendobrak pintu,saat ingin mendobrak tiba tiba pintu terbuka membuat david tidak jadi melakukannya.
"kau kenapa?"ucap david melihat amel yang jalannya pincang.
"aku terjatuh saat ingin keluar dari buth up,dan kakiku keseleo."ucal amel keluar dari kamar mandi perjalan ke ranjang dan mengambil obat.
"tapi kakimu mengeluarkan darah?apa itu masih juga kau bilang keseleo?"ucap david,
bingung dengan wanita dihadapannya.yang jelas jelas terluka,dia bilangnya keseleo apa itu masuk akal.
"ini sudah biasa,kau tidak perlu khawatir,aku sudah terbiasa dengan luka "ucap amel sambil mengobati lukanya.
david yang tidak memperdulikan ucapan amel,mengambil alih obat di tangan amel dan mengobatinya,saat david dengan mengobati lukanya,tanpa sengaja david menganggat kimono yang panjang itu.betapa terkejutnya dia melihat sesuatu yang menyakitkan.amel yang melihat david terkejut mengikuti arah pandangannya,lalu menutup lutut sampai betisnya.
"itu bekas luka,kenapa banyak sekali?"ucap david dingin,walau dia sedang khawatir.
"oh ini aku hanya sering terjatuh dirumah,jadi ini lukanya,makanya aku sudah bilang tadi,tuan tidak perlu khawatir aku sudah sangat terbiasa"ucap amel berbohong
"terserahmu saja"ucap david tanpa menoleh kearah amel,yang fokus mengobati luka amel.
"apa kau masih ingin mandi?"
"aku sudah selesai mandi tuan,makanya tadi aku mau keluar malah terjatuh."ucap amel memberi senyum manisnya.
"ya sudah itu bajumu,kau pakai,tunggu aku selesai mandi baru kita pergi"ucap dari beranjak pergi mengambil pakaiannya menuju kamar mandi.langkahnya terhenti mendengar amel memanggil.
"tuan apa aku bisa bertemu nenekku?"ucap amel menahan ketakutannya.
"kau tidak perlu khawatir nenekmu aman,asal kau ikuti apa yang aku katakan"ucap david kembali melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
*nenek apa kau baik baik saja?apa dia mengakitimu?aku merindukanmu nenek,smoga kau sudah makan,aku takut kau sakit,aku akan melakukan apapun asal kau baik baik saja nenek"ucap amel dalam hati.tak terasa air matanya mengalir di pipinya, mengingat hanya neneknyalah yang sayang padanya.
***
waktu sudah menunjukkan pukul 08.30 pagi.david yang sudah selesai mandi dan amel yang sudah berpakaian rapi.david memanggil amel untuk diajaknya keluar dari hotel pergi ke kantor,tapi sebelum itu dia akan pergi kekantor catatan sipil dulu.
"ayo turun,dan kau temani suamimu ini ke kantor"ucap david dingin.
*uhhh dia ini kenapa sih terkadang baik padaku,terkadang juga dingin,pemarah sebenarnya mana sih sifat aslinya,aku harus belajar kebal menghadapi sifatnya*ucap amel dalam hati.**
"hei apa kau mendengarku?"ujar david datar
"ehhm,iya aku dengar,ayo kita keluar"ucap amel,tersenyum
"kenapa kau suka sekali melamun?apa yang kau pikirkan"ucap david dingin dengan wajah datar,tanpa melihat amel dan membenarkan jas.
"aku...aku hanya merindukan teman temanku saja"ucap amel gugup.
Akhirnya mereka keluar dari hotel,dengan pengawalan yang ketat,david dan amel masuk mobil,sedangkan Rio menyetirnya,dalam perjalanan tidak ada pembicaraan sehingga keheningan didalam mobil,semua sibuk pada pemikiran masing masing.
setelah satu jam berlalu tiba tiba Rio menghentikan mobil dengan mendadak,membuat amel dan david terkejut.dan saling berbenturan.
"ada apa?kenapa kau berhenti mendadak"ucap david dingin.sambil mengusap ngusap keningnya.
"tuan,tuan di depan.......... ... "
.
.
.
bersambung...
HAI READER
janngan lupa dukung author terus dan buat author lebih bersengamat,dengan cara.💚
•favoritkan,
•di vote kasih banyak ya
•like
dan kasih sarannya di kolom komentar,supaya author bisa membuat novel ini lebih baik lagi
terima kasih🙏🙏
kisah asisten Rio Gavin tio