NovelToon NovelToon
Mafia Boy Secret

Mafia Boy Secret

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Tamat
Popularitas:281.5k
Nilai: 5
Nama Author: Riskita Ananda

SEASON 2 MULAI TGL 3 AGUSTUS!!
Jadwal update!!
Senin-Jumat : 1 kali update
Minggu : 2 kali update (kalo lagi mood bisa lebih)
UPDATE SETIAP JAM 17.00, kalau telat maklumin ya :)


Bagaimana jadinya jika kehidupan mu saat siang dan malam berbeda?

Seorang cowok yang terkenal culun di sekolah, dan tidak pernah bersosialisasi dengn orag di sekitarnya.

Disekolah, Ia hanya menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Saat waktu istirahat pun, tempatnya hanya di perpustakaan dengan menyendiri sambil membaca buku.

Dirinya yang culun hanya bertahan saat matahari muncul saja. Tapi saat matahari mulai terbenam, kehidupan sangat berbeda.

Penampilannya saat siang hari, yang selalu menggunakan kacamata dan pakaian yang sangat rapi, berbeda dengan penampilan saat malam hari.

Saat malam hari, Ia menggunakan Pakaian yang serba hitam dan juga rambut yang sengaja di tata berantakan.

Tidak hanya itu, Ia juga sangat di takuti saat malam hari. Ia memiliki bawahan yang sangat banyak, dan Ia lah pimpinan dari kumpulan orang yang sangat berbahaya itu.

Tapi dari semua itu, tidak ada satu pun yang mengetahui rahasianya, termaksud keluarganya. Semua orang tau, bahwa dia adalah anak yang sangat sibuk dengan buku-bukunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riskita Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengerjai Gadis Itu

  MARCEL POV*

  Sebenarnya gue sama sekali gak ngantuk, gue cuma mau ngerjain tuh cewek aja. Habisnya, dari tadi dia ngeliatin gue mulu.

  Jadi, lebih baik di kerjain sedikit. Biar dia tau rasa, karna berani ngeliatin dan ngoceh sesukanya.

  *Tapi, kenapa dia gak ada gerak sedikitpun?* batin gue.

  *Jangan-jangan mati nih bocah, padahal gue kan gak berat.* batin gue lagi.

  Gue sontak membuka sedikit mata gue, dan meelihatnya. dan ternyata matanya masih terbuka lebar.

  Tapi ekspresi gadis itu, benar-benar sangat lucu. Aku sampai ingin tertawa, karna ekspresinya itu.

  *Dia kenapa kayak gitu, sih? padahal gue cuma meluk doang. Kenapa malah tegang banget? mau ketawa, sumpah!!* batin gue.

  *Anjir!! gak tahan, mau ketawa, woi!!* teriak gue dalam hati.

  Gue sontak membuka lebar mata gue, lalu terduduk, dan langsung tertawa puas.

  "Lu, kenapa kenapa?" tanyanya.

  "Mu-muka lu, tuh hahahaha...kenapa kayak gitu, sumpah! Ngakak banget, mau mati rasanya, hahaha..." jawab gue yang tak bisa berhenti tertawa.

  "Kenapa sama muka gue?" tanyanya dan langsung ikut duduk.

  "Muka lu, udah kayak lagi nahan Berak!! Gue gak bisa nahan ketawa lagi, hahaha..." jawab gue.

  "Lu bilang, apa?!!" geramnya dan tiba-tiba saja memukul punggung gue dengan sangat keras.

  Gue langsung terdiam, dan menengok kearah gadis itu lalu menatapnya dengan mata yang membulat besar karna terkejut.

  "Lu mukul gue?" tanya gue.

  "Hah? gu-gue gak sengaja, habisnya lu ngejek gue." jawabnya.

  "Lu berani mukul gue?" tanya gue sekali lagi.

  "Gue gak sengaja!!" teriaknya.

  "Hah...kali ini gue lepasin lu, karna lu udah bikin gue ketawa. Tapi, lain kali...awas aja lu!" ancam gue.

  "Iya, iya. Gue gak sengaja, maaf." ucapnya.

  "Sudah lah, gue mau keluar." sambung gue dan langsung turun dari ranjang, lalu berjalan menuju sofa untuk mengambil jas dan senjata gue.

  "Mau kemana?" sahutnya.

  "Kenapa? mau ikut?" tanya gue sambil memasang jas gue.

  "Emang lu mau kemana?" tanyanya lagi.

  "Lu teralu banyak nanya!!Kalau mau ikut, buruan!" jawab gue.

  "Gue, ikut!!" balasnya dan langsung berlari menghampiri gue.

  Gue pun keluar dari ruangan gue, dan diikuti oleh gadis itu di belakang gue.

  "Anda ingin kemana, Tuan?" tanya Jordan.

  "Kerumah keluarga Putra." jawab gue santai.

  "Apa anda ingin melakukan hal itu?" tanyanya.

  "Tentu saja." jawab gue sambil tersenyum miring.

  "Perintahkan 10 bawahan terbaik ku, untuk ikut mengunjungi kediaman keluarga Putra!!" perintah gue.

  "Baik, Tuan." jawab Jordan dan langsung pergi.

  Gue pun langsung melangkah menuju basement, bersama Jessica. Saat sampai di basment, gue langsung masuk kedalam mobil begitupun Jessica.

  "Kita akan kemana, Tuan?" tanya pria itu.

  "Bersenang-senang." jawab gue sambil menyeringai.

  Saat mendengar itu, pria itu langsung menurunkan kaca mobil yang ada di sebelah gue.

  Karna Ia tau, kalau gue akan berbicara terlebih dulu dengan para bawahan gue, dan membiarkan mereka pergi terlebih dulu, lalu gue akan menyusul mereka.

  "Oh ya, karna ini pertama kalinya lu ikut gue bersenang-senang. Jadi mulai malam ini nama lu harus di ganti." sahut gue sambil menatap Jessica.

  "Maksud lu bersenang-senang gimana? gue gak ngerti." tanyanya.

  "Nanti juga lu ngerti, sekarang cari nama yang cocok buat lu. Yang terdengar bagus, tapi bukan yang menggambarkan diri lu yang orang-orang tau." jelas gue.

  "Nama apa? gue gak tau, yang ngasih nama gue aja orang tua gue." jawabnya.

  "Emang nama panjang lu, apa?" tanya gue.

  "Jessica Amelia Putri." jawabnya.

  "Hm...gimana kalau, Carmelia?"

  "Carmelia? Bagus sih, tapi masa gue di panggil Car? atau Lia?"

  "Nyonya Carmelia, hahaha...ngakak!! Astaga!" sahut gue.

  "Nyonya? apa-apaan, gue ini lebih cocok di sebut Nona, tau!" protesnya.

  "Nona? Nona Car? Nona mobil? Hahaha..." ejek gue.

  "Lu mau gue tabok lagi, hah?!!" geramnya sambil mengangkat tangannya seperti bersiap memukul gue.

  Gue sontak menatapnya dengan tajam lalu berkata. "Lu lupa tadi gue ngomong apa, hah?!!"

  "Makanya jangan mulai duluan, dong. Lu dari tadi ketawain gue mulu." protesnya.

  "Habisnya lu seru kalau di ketawain, bikin mood naik." jawab gue.

  "Au ah, malas!" rajuknya.

  "Sudah lah, intinya nama lu sekarang Carmelia. Nanti gue bakal ngenalin lu secara khusus ke semua bawahan gue. Jadi mereka bisa nandain lu, kalau lu macam-macam lu tinggal di tembak mati, hahaha..." ancam gue sekaligus mengejeknya.

  "Serah lu dah, heran. Gue sendirian cewek, malah di jadiin kayak sekretaris lu. Selalu ikut kemana lu pergi, nurutin kata-kata lu, coba kek sekalian jadiin gue Ibunya Mafia, kan lu Bapaknya Mafia." ocehnya.

  "Lu itu gila atau apasih? gue ini pemimpin mafia, bukan bapaknya mafia, bego!! terus buat apa juga ada Ibunya mafia?  Lu kira mafia itu nama anak, apa?!!"

  "Mungkin maksud, Nona Carmelia. Tuan harus menjadikannya sebagai tunangan atau istri anda, jadi kami bisa memiliki pemimpin Mafia wanita." sahut supir itu.

  Gue yang mendengar itu, sontak menengok kearahnya.

  "Gak bakal!!/Ogah!!" ucap gue dan Jessica bersamaan.

  Kami sontak menatap satu sama lain, lalu mengalihkan pandangan kami masing-masing.

  "Aku ini masih 18 tahun, dan lagi aku tidak tertarik dengan gadis gila di sebelah ku." ucap gue.

  "Gadis gila? gue juga ogah sama cowok gila kayak lu!!" protesnya.

  "Tapi kalian, terlihat sangat cocok." sambung Pria itu.

  "Kamu sudah terlalu banyak berbicara, apa kamu ingin mati?" ancam gue sambil menodongkannya pistol ke kepalanya.

  "Ti-tidak, Tuan. Maafkan saya." jawabnya.

  "Hah...sudah lah." balas gue.

  Akhirya Jordan dan 10 bawahan lainnya pun datang, dan langsung berdiri di depan pintu mobil gue.

  "Kenapa Mark dan Dika ada disini?" tanya gue.

  "Mereka berdua memaksa untuk ikut, Tuan." jawab Jordan.

  "Hah...terserah kalian saja." balas gue.

  "Kalau begitu, kalian masih ingat dengan rencana sebelumnya?" tanya gue.

  "Masih, Tuan." jawab mereka bersama.

  "Baiklah, kalau kalian sudah berhasil menyekap keluarga itu. Aku akan langsung masuk ke rumah itu, dan aku mau mereka semua berlutut di hadapan ku." jelas Gue.

  "Baik, Tuan." jawab mereka lagi.

  "Kalau bergitu, bergeraklah!!" perintah gue.

  "Baik, Tuan." jawab mereka dan langsung pergi kendaraan mereka sendiri, sedangkan Jordan Ia masuk ke dalam mobil gue.

  "Apa semuanya memakai mobil?" sahut gue setelah Jordan berada di dalam mobil.

  "Tidak, Tuan. Yang naik mobil hanya 4 orang saja, yang lainnya lebih memilih untuk memakai motor saja." jawabnya.

  "Baiklah, sekarang jalan!" perintah gue, lalu mobil pun mulai berjalan.

  Saat di perjalanan, mobil gue berada di tengah-tengah mereka. 1 mobil di depan gue, dan 1 lagi ada di belakang gue. 2 motor ada di depan gue, tepatnya disamping mobil yang ada di depan gue. dan 4 motor lainnya, ada di samping kanan kiri gue.

  Ya seperti itulah, saat gue sedang dalam misi untuk bersenang-senang, alias untuk menghancurkan keluarga seseorang.

  Bersambung

1
Rohad™
Tiba-tiba....
🤦‍♂️
Rohad™
Awkowkwok 😆
Rohad™
Terjunkan gass 😆
LI
Ini buku diary atau novel?? gue gue Mulu, POV MC Mulu perasaan mana POV AUTHORNYA. Jangan 1 pandangan Mulu, masa novel 1 pandangan Mulu
dewa imut
jangan bicara seperti itu kamu bisa menjadi musuh wanita
Erna Cucu
kapan season 3nya up???
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪
jung je woo
oke aq tunggu jgn lama2 ya, kak... 😊😊😊😊😉
Erna Cucu
ayo bsngkit lagi Marcel demi anak mu
Erna Cucu
ok,,lanjut thorr
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya...
Ina Yulfiana
sukses selalu tetap semngt up selanjutnya
Isfiq Q Neeiss
bukanya anak nya kembar Thor mana yg laki"??
rskta.a: gak say, dari awal anaknya cuma cewek
surat yg di tulis Carmelia itu, sengaja di tulis 2 nama buat cewek &cowok. Karna Carmelia dan Marcel masih blm tau anak mereka cowok/cewek, makanya dia siapin 2 nama yg berbeda
total 1 replies
Erna Cucu
ko blum up lagi udah lama????🤔🤔🤔up lagi dong thorr😊😊😊
Ina Yulfiana
bahgia selalu marcell... sbnernya msih gk nyangka aja carmelia meninggal
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Erna Cucu
apa isi surat carmelia?????
Ina Yulfiana
jadi penasaran apa isi surat yng d tulis carmelia...
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Anggralya
woooouuuuuwwww.
sadeeiiiisssss....
semngat brkarya thooooor....
👍👍👍👍😊😊😊😊
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Ina Yulfiana
marcell ngeri uga... makanya jangan main² cm marcell..
sukses selalu 💪💪 up slanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!