NovelToon NovelToon
Istri Seksi Milik Pengacara Tampan 2

Istri Seksi Milik Pengacara Tampan 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Duda / Tamat
Popularitas:739.4k
Nilai: 5
Nama Author: Marina Monalisa

Kehidupan seorang pengacara tampan yang sukses dan termuda begitu banyaknya rintangan untuk menghadirkan buah hatinya. Setelah sang istri mengalami keguguran dan hampir meninggal, membuat pria itu trauma untuk memiliki anak lagi.

Dan setelah banyaknya rintangan yang kedua pasangan itu lewati akhirnya Tuhan memberikan buah hati yang tidak terduga. Keluarga Syein begitu lengkap dengan hadirnya penerus keluarga Syein Biglous yang kembar tiga.

Bagaimanakah nasib Jeerewat ketika ia melewati masa-masa kehamilan yang di kelilingi dengan keluarga yang sangat posesif padanya ?

Apakah kehidupan mereka akan tetap bahagia kedepannya atau sebaliknya, silahkan simak cerita ini yah.

Cerita ini adalah lanjutan dari cerita "Istri Seksi Milik Pengacara Tampan".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marina Monalisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bawaan Bayi Jauh lebih Kuat

Alfy yang melihat reaksi istrinya ketika melahirkan tadi merasa begitu jantungan. Tentu rasa trauma Alfy beberapa tahun yang lalu masih membuatnya masih begitu jelas ketakutan.

"Sudahlah ini akan menjadi yang pertama dan terakhir, aku tidak ingin lagi terjadi apa-apa dengan istriku dan anakku." gumam Alfy yang menatap Jee masih terlelap.

Pria itu melangkah keluar ruangan menemui kedua orangtuanya yang begitu bahagia menatapnya.

"Pah." ucap Alfy dengan lemasnya.

"Fy." sahut Tuan Reindra dan Nyonya Syein yang seketika memeluk tubuh putranya bersamaan sembari menepuk-nepuk punggung Alfy.

"Selamat sayang, kau sudah menjadi seorang Ayah." ucap Nyonya Syein menangis haru.

"Terimakasih, Nak. Kau sudah memberikan satu impian Papah selama ini." Tuan Reindra kembali mengeratkan pelukannya.

Alfy yang sudah terlepas dari pelukan kedua orangtuanya tersenyum mengusap kasar air matanya. "Setelah ini Alfy sudah tidak mau meminta Jee hamil lagi." ucapnya mengejutkan kedua orangtua di depannya saat itu.

"Ada apa, Fy?" tanya Nyonya Syein cemas.

"Alfy tidak kuat Mah, Jee kasihan di dalam kesakitan." jawabnya dengan lemas.

Tuan Reindra dan Nyonya Syein yang paham dengan keadaan putranya yang begitu sayang pada Jee setuju. Mereka tersenyum paham dan memberi dukungan pada Alfy apa pun keputusan putranya.

"Jadi bagaimana cucu Papah siapa namanya?" tanya Tuan Reindra lagi.

Belum sempat Alfy bicara Tuan Reindra segera menghentikan dengan tanda tangannya yang terangkat di hadapan putranya.

"Halo." ucap Tuan Reindra.

"Bagaimana? semua berjalan lancar?" tanya Tuan Indrawan yang begitu panik.

"Yah semua baik-baik saja, kau tahu sejak tadi ketiga cucuku selalu menangis ingin di gendong olehku. Hahaha sepertinya mereka akan lebih dekat denganku dari pada kau." Tuan Reindra tertawa memanas-manasi sahabatnya yang tidak bisa kembali ke London karena keadaan Nyonya Flora sedang tidak baik-baik saja.

"Yasudah aku akan bersiap kesana, aku tidak mau jika cucuku lebih dekat denganmu." Tuan Indrawan segera mematikan telfon.

Nyonya Flora yang melihat tingkah suaminya begitu gelisah penasaran. "Ada apa, Pi?" tanyanya.

"Mi, kita harus cepat menyusul cucu kita." jawab Tuan Indrawan.

"Mereka kan mau kesini Pi, untuk apa kita kesana perjalanannya jauh sekali Mami tidak sanggup pusing di kepala Mami masih terasa."

"Tapi Mi, kalau kita tidak kesana cucu kita nanti tidak dekat dengan kita. Sekarang saja mereka selalu berada di gendongan Kakek dan Neneknya."

Nyonya Flora menghela nafasnya, lagi-lagi suaminya bertingkah aneh hanya karena cucunya yang masih baru lahir.

"Mami bilang kita tinggal di rumah saja." ucap Nyonya Flora yang meninggalkan Tuan Indrawan ke dalam kamar.

Di ruang tengah Tuan Indrawan merasa kesal ia tidak bisa sabar menunggu ketiga cucunya datang ke Indonesia. Sementara kepulangan Jee dan yang lainnya tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Halo, Jac." ucap Tuan Indrawan menelfon kepercayaan menantunya.

"Iya Tuan, ada apa?" tanya Jac.

 

Tuan Indrawan meminta Jac segera mengurus segala kebutuhan kepulangan tiga cucunya dengan cepat. Bagaimana pun caranya harus bisa, kali ini lagi-lagi kekuasaan di atas segalanya. Bayi yang baru lahir itu sudah kembali menambah tugas Jac, ia harus mengurus segala keperluan termasuk passport untuk Tuan muda dan Nona mudanya.

***

Alfaiz Syein Biglous adalah putra pertama dari Alfy Syein Biglous dan Jeerewat Priatmaja, kata Alfaiz yang artinya mendapat kemenangan dan di hormati. Sementara anak kedua namanya adalah Aliza Syein Biglous, kata Aliza yang artinya selalu gembira, karena di jaga oleh kakak dan adik laki-lakinya kelak. Dan anak yang ketiga namanya Alfathir Syein Biglous yang artinya kata Alfathir berkuasa, kuat, dan tegas.

Tuan Reindra yang mendengar ucapan Alfy begitu senang. "Nama yang penuh arti, kau membuat Papah salut."

"Ayo kita temui Jee." ajak Nyonya Syein masuk ke dalam ruangan.

Sesampainya di ruangan Jee terlihat baru saja bangun. Wajahnya begitu masih bengkak. Yah hal yang normal bagi ibu yang baru usai melahirkan.

"Terimakasih yah Jee, impian Papah akhirnya terwujud." ucap Tuan Reindra mengusap rambut menantunya.

Jee hanya tersenyum dan mengangguk pelan, tenaganya masih belum begitu kuat setelah perjuangannya mengeluarkan bayi tiga itu. Alfy memang sempat menawarkan pada Jee untuk melakukan operasi tapi sayang Jee menolaknya.

Ia sangat ingin merasakan menjadi seorang Ibu yang berjuang demi anak-anaknya. Dan beruntung semua perjuangan Jee kali ini tidak sia-sia.

Semua tampak bahagia di ruangan itu di tambah lagi para suster yang sudah membawa ketiga bayi mereka ke dalam ruangan.

Tuan Reindra tampak antusias menerima Aliza, sementara Nyonya Syein yang meraih Alfaiz tak kalah bahagia dan terakhir Alfy yang menerima Alfathir.

"Anak kita tampan-tampan dan cantik." ucap Alfy yang mendekatkan putranya pada Jee.

Jee menatapnya tersenyum haru, ia kembali menatap wajah Alfy. Mengapa semua wajah anaknya begitu sangat mirip dengan suaminya.

"Mengapa mereka tidak ada yang mirip sedikit pun denganku?" Suara kesal Jee tampak menekuk wajahnya.

Alfy yang baru tersadar dengan ucapan istrinya tersenyum. "Mungkin itu karena kau selalu memarahiku dan menjauhiku saat hamil." ejek Alfy yang mendapatkan tatapan sini dari sang istri.

"Bercanda sayang, mungkin mereka sangat ingin mewarisi wajah tampanku ini." Alfy kembali menggoda Jee.

"Fy, kau ini ada-ada saja." Nyonya Syein yang kesal mendengar putranya terus menggoda Jee.

"Yasudah kalau begitu mereka minta asi padamu saja." Jee yang melampiaskan kekesalannya seketika membuat Alfy tak berkutik.

"Iya-iya sayang, ayo berikan asi mereka bergantian. Kasihan pasti sudah pada haus." ucap Alfy yang perlahan menyodorkan putranya ke pelukan Jee.

Jee akhirnya meraih Alfathir dengan hati-hati semua tampak senyum menatap pemandangan Jee yang kaku saat itu dan di bantu dengan Alfy.

***

Sementara Fiky yang tengah merawat Dara begitu antusiasnya ketika Dara selalu bolak balik ke kamar mandi. Wanita itu memuntahkan setiap makanan yang mengisi perutnya.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Fiky yang cemas.

Lagi-lagi dara menepis tangan suaminya dan memilih baring kembali menutup matanya. Wanita itu selalu menolak jika di sentuh oleh Fiky. Dara menangis sedih dirinya begitu marah pada Fiky namun entah mengapa tubuhnya selalu menginginkan kehadiran Fiky.

Setiap hari ketika Fiky pergi bekerja, Dara selalu menangis dan memilih mogok makan agar Fiky bisa cepat pulang. Meskipun sikapnya selalu gengsi jika di dekati oleh Fiky namun kehadiran bayi itu sepertinya tidak bisa membohongi jika Dara menginginkan suaminya.

Perlahan Fiky mulai merebahkan tubuhnya di samping Dara yang membelakanginya. Tangannya melingkar di pinggang Dara.

"Dia tidak menyingkirkan tanganku?" gumam Fiky terkejut karena tidak mendapat respon dari istrinya lagi.

Matanya tampak mengintip wajah Dara terlihat belum tidur. Fiky kembali mengeratkan pelukannya dan menghentikan seketika. Dara masih berdiam diri tidak menggeser atau pun mendorong Fiky.

"Aku merindukanmu." bisik Fiky yang mulai perlahan membalikkan tubuh Dara ke hadapannya.

Dara mengikut dengan gerakan tangan suaminya, keduanya saling bertatap dalam tanpa ada kata-kata yang terlontar dari mulut mereka.

Fiky seakan mendapat persetujuan dari Dara untuk melanjutkan hal yang lebih jauh lagi. Fiky menarik tangan istrinya agar melingkar di lehernya dan pria itu mulai mendekatkan bibirnya pada bibir pucat Dara.

1
Sunny Kwok
endingnya ga enakin nih nyesel bacanya ms jee nya meninggal sih
Sunny Kwok
Luar biasa
Ary N
w serong cowok dan pya 2 anak
dengerin novel ini aja bisa nangis anjai
sedih banget menusuk hati kepergian jee
ya ampunn
jee
plis bikin prart ke 3 jee
bikin sakit keritis dan sembuh kembali aja
gak rela jee meningal ya tuhan
Fii
hadeuhhh syanin
Fii
apa gpp hamil bsar naik pswat
i grils
kasih season 4 ny donk
•cell09•
.
Asih
itu kan si alfi nya dah mulai bekerja dikantornya dn si alfi menangani kasus ayah dr si putri cantiknya kn pasti ad kelanjutannya thor kok malh berhenti ceritanya menggantung ayo dong dilanjut thor ceritanya kn mash pngen thu kelanjutan ceritanya
mamah destya
trima kasih cerita up lgi
April Ayuogo
alfiiiiiiiiiiiyyy
novi silvia
kecewa banget..gak happy endiiinggg,,kasian alfy..kenapa ceritanya jee meninggal padahl udh dinyatakn sembuh..knp gk ad cerita jee melakukan pencangkokan sumsum tulang belakang biar.sembuh total dan ttep bahagia sm alfy. episode panjang tapi akhir cerita mengecewakan.
lina 88
lanjut thor jng di gantung ceritany
Christian Langi
Anjing
Dwi Susilawati
ceritax sprti nyata dlm kehidupan bahwa kita manusia hnta bisa berencana smua tergantung di tangan Allah SWT,
N'Dön Jùañ Shakespeare
😭😭😭
Maya Astuti
Bagus mami2😊😊😊😊😊
Maya Astuti
Yah ampun mertua dan bapaknya tega banget ke anaknya mau dikasih Obat tidur 😄😄😄
Maya Astuti
😄😄😄😄😄
Maya Astuti
Jenis kelamin anak2nya apa thor
Maya Astuti
Dara si bukan dengar duku,ini malah marah2😡😡😡😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!