NovelToon NovelToon
Budak Nafsunya

Budak Nafsunya

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Mafia / Tamat
Popularitas:13.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: nadia

WARNING
Semua adegan dewasa di sensor.
My Instagram @Uzay1720 follow me😍
Sesion duanya berjudul Istri Tuan Smith.
Novel baru sang perebut kehormatan

Jangan ada yang plagiat, coba-coba gue santet lu. Tapi kalau terinspirasi bolehlah, bedain yah mana terinspirasi sama plagiat.

Jonathan Smith adalah seorang Mafia terkenal dari Amerika yang pindah ke jepang untuk mengurus beberapa pekerjaan kotornya itu, selama ia berada di Jepang ia menangkap seorang wanita bernama Haruka Kujo yang Jonathan jadikan budak nafsunya.


Haruka sudah berusaha kabur dari rumah Jonathan tapi ia selalu tak pernah berhasil, Haruka sangat membenci Jonathan. Karena Jonathan selalu memperlakukan Haruka dengan kasar, saat Haruka benar-benar sudah muak dan tak kuat dengan perlakuan kasar Jonathan, Jonathan malah jatuh cinta pada Haruka.

Akankah Haruka mencintai Jonathan, atau Jonathan akan terus memaksa Haruka tetap bersamanya walaupun Haruka tak mencintainya.

Yang abis baca sesion
ini lanjut ke sesion selanjutnya yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter Limabelas

Makanan mereka datang, Haruka dan Nathan mulai makan sambil di temani musik romantis yang membuat suasana malam ini tambah romantis.

"Maksudnya apa coba dia ajak aku makan malam di sini? Kenapa gak ajak pacarnya saja, lagian suasananya cocok buat yang pacaran," tanya Haruka dalam hati, Haruka tak berani langsung bertanya pada Nathan.

Sambil makan Haruka terus memandang Nathan dengan tatapan heran, "pria ini kadang bisa baik juga yah, yah walaupun baik nya kadang banget, soalnya kebanyakan gak baik," tambah Haruka dalam hatinya, tanpa sadar Haruka tersenyum sedikit.

Nathan membalas tatapan Haruka, tapi nampaknya Haruka belum sadar dengan tatapan Nathan, "Kau sedang lihat apa?" tanya Nathan sinis.

Haruka tersadar dari lamunannya, "Baru saja di puji baik, eh sudah keluar lagi galaknya," ucap Haruka dalam hati.

"Ah enggak papah kok, cuman heran saja ngajak aku makan malam," balas Haruka berbohong.

"Makan malam ini cuman sekedar makan malam biasa, jangan salah paham," tegas Nathan.

"Iyah aku juga tahu," balas Haruka melanjutkan makannya.

"Kayaknya gak usah di puji baik deh, soalnya emang gak ada baik-baiknya," ujar Haruka dalam hati, menurutnya Nathan memang tidak bisa berprilaku baik padanya.

Beberapa saat kemudian, mereka berdua sudah selesai makan hidangan pertama, kini Haruka dan Nathan sedang menikmati makanan penutup, "Habis ini kita langsung pulang nih?" tanya Haruka menatap Nathan.

"Memangnya mau kemana lagi?" tanya balik Nathan.

"Yah aku pikir mau main kemana kek," balas Haruka tersenyum dan memalingkan tatapannya ke samping lain.

"Kita pergi ke hotel, aku ingin tidur di hotel denganmu," ujar Nathan.

"Hotel? Baiklah terserah kamu, lagian mau nolak juga gak bisa," balas Haruka pasrah.

Mereka menikmati malam itu dengan kebahagiaan, setelah beberapa saat kemudian Haruka dan Nathan pulang ke hotel, di mana hotel itu termasuk hotel termahal yang ada di kawasan Tokyo.

Haruka menatap Nathan, sebenarnya ia tak mau melakukan itu dengan Nathan, soalnya ia benar-benar lelah dan ingin langsung tidur saja.

"Tidurlah, lagipula aku juga mau tidur saja," ucap Nathan datar.

Haruka tersenyum, "Baiklah, tapi aku ke kamar mandi dulu mau cuci muka," Haruka berlari kecil menuju kamar mandi.

Herry asisten Nathan tidur di samping kamar Nathan, Nathan dan Haruka memilih kamar yang ada di lantai paling atas. Nathan pergi ke balkon untuk merokok, ia duduk di kursi lalu merokok di sana, karena kalau merokok di dalam kamar tidak di perbolehkan.

Haruka keluar dari kamar mandi, Haruka menidurkan tubuhnya di kasur, Haruka menarik selimut agar menutupi tubuhnya. Nathan dari luar menatap ke arah Haruka yang sedang tertidur.

Tanpa sadar Nathan melengkungkan senyumannya, ada hal yang membuat Nathan merasa nyaman ketika berada di dekat Haruka, sebenarnya Haruka juga pernah bertemu dengan Nathan sebelum ini.

Tepatnya dua tahun yang lalu, di saat Nathan pergi ke Jepang untuk mengurus anak buahnya yang di tangkap musuh. Nathan bertemu dengan Haruka saat Nathan sedang berjalan sendiri di jalan, Nathan melihat kebaikan Haruka pada waktu itu.

Haruka pada saat itu menolong seorang wanita tua yang melintas tanpa melihat-lihat terlebih dahulu, hampir saja wanita tua itu akan tertabrak. Tapi Nathan tidak pernah menyangka kalau ia akan bertemu lagi dengan gadis itu, mungkin ini yang di namakan takdir.

Sekeras-kerasnya hati seseorang, pada dasarnya hati kecilnya tetaplah hati yang lembut dan berperasaan. Setelah selesai merokok Nathan masuk kembali ke dalam kamar, Nathan membuka jas dan juga kemejanya.

Nathan tidur di samping Haruka, "Selamat tidur," ucap Nathan memeluk Haruka, Nathan sudah tau kalau saat ini Haruka sudah benar-benar tidur.

Nathan mulai memejamkan matanya dengan perlahan, Nathan juga menyelimuti tubuhnya. Nafasnya mulai selaras dengan nafas Haruka, kemungkinan Nathan sudah mulai tertidur pulas.

Di tempat lain Herry belum juga tidur, tapi sikapnya terlihat aneh, sedari tadi Herry terus memeriksa ponselnya dengan wajah yang tegang.

"Brengsek, berani-beraninya orang itu," ucap Herry sambil menggenggam ponselnya dengan kuat.

Herry berdiri di belakang jendela kaca kamarnya, Herry menatap gemerlap gedung-gedung dan juga bangunan lainnya.

"Tuan Nathan pasti sudah tidur, aku tidak mungkin membangunkannya saat ini," tambah Herry.

"Sepertinya sekarang aku harus tidur terlebih dahulu untuk menenangkan semua pikiran ku," Herry memutuskan untuk tidur agar pikirannya agak sedikit tenang.

Herry berjalan menuju kasur, pria itu menyimpan ponselnya di atas meja, dan ia pun menidurkan tubuhnya di kasur, Herry tidur terlentang menatap ke arah langit-langit kamar.

Di tempat lain Tasya sedang melamun di kamarnya, Felicia pun ada di dekat Tasya.

"Kenapa belum tidur? Ini sudah malam," tanya Felicia berdiri di belakang kursi roda Tasya.

"Apa aku kemarin terlalu berlebihan pada Haruka?" tanya Tasya merasa bersalah pada Haruka.

"Aku pikir juga begitu, karena di lihat dari wajahnya dan juga kelakuannya. Sepertinya Haruka hanya korban kakakku, dia tidak masuk ke sini karena keinginannya sendiri," itulah yang ada di pikiran Felicia.

Tasya menghembus nafas beratnya, "Mungkin besok aku harus minta maaf, terkadang emosiku juga akhir-akhir ini tidak bisa di kontrol," ucap Tasya yang merasa kalau akhir-akhir ini ia sering sekali marah-marah karena hal sepele.

"Ya sudah jangan di pikirkan lagi, sebaiknya Nona sekarang tidur dulu," Felicia meminta Tasya untuk tidur.

Tasya menghentikan kursi rodanya, "Aku harus minta maaf padanya sekarang," ucap Tasya sambil menundukkan kepalanya.

"Percuma kau minta maaf sekarang, Haruka tidak ada di rumah saat ini. Tadi bukannya kakakmu bawa Haruka pergi, seperti mereka belum pulang sampai saat ini," balas Felicia.

"Sudah mending tidur dulu, besok kita minta maaf pada Haruka," tambah Felicia.

"Baiklah kalau begitu," akhirnya Tasya mau menurut permintaan Felicia untuk segera tidur.

Tasya di bantu oleh Felicia untuk tidur di kasurnya, setelah membantu Tasya, Felicia mematikan lampu kamar dan menggantinya dengan lampur tidur.

"Baiklah kalau begitu aku pergi ke dapur dulu untuk mengambilkan minum," ucap Felicia.

"Iya," balas Tasya sambil membelakangi Felicia.

Felicia menutup pintu kamar Tasya dan pergi ke dapur, setiap malam Felicia selalu menyediakan minum untuk Tasya, karena terkadang Tasya suka ingin minum tengah malam.

Haruka berjalan menuju dapur dengan tenang, di luar para bodyguard menjaga rumah ini 24 full, mereka bergantian setiap 5 jam sekali untuk istirahat. Sedangkan di dapur ada beberapa pelayan yang sudah beristirahat dan juga ada yang masih bekerja membereskan pekerjaan rumah.

Setelah mengambil air putih dalam botol minum Felicia kembali naik ke kamar Tasya untuk tidur.

1
sakura
..
Andy Mauliana
lucu jugak hihi penasaran ma story othor laennya
Bastard_🗡️
Jepang? mau ke sana
Uink
Luar biasa
Deistya Nur
keren
Karmila
pelayannya baik banget
Karmila
sangat menyentuh
Karmila
sayang nasib haruka
Ira ita
jadi ini tentang Fiona.😧 AQ mencurigai dia yg Dalangin ini
Ira ita
nama namanya agak kurang srek
susi
wow
Hadirah Tungkal
mampir
Deyooooo
ditunggu kelanjutannya Thor yangcseruuu
Deyooooo
sosweet banget Harry sama tasya
Deyooooo
pasti Haruka lagi ngidam
Deyooooo
kenapa Nathan tak membawa piona sebagai Sandra setelah mengetahui bahwa piona anak dari musuh mereka 5 thn yang lalu orang tuanya dibunuh sama Nathan
Deyooooo
benarkan kan tebakan ku piona dan pelicia adalah dalang dibalik semua ini ajang balas dendam pun ahirnya sebentar lagi akan terungkap orang yang dipercaya sama Nathan adalah musuhnya sendiri
Deyooooo
siapa dalang dibalik semua rencana ini kenapa mereka tahu jangan " piona dan pelicia sang ketua mereka musuh dibalik selimut ini
Deyooooo
ada apa dibalik senyuman piona jangan sampai punya maksud lain kakanya Pricilia pegang adik Nathan ,Haruka dipegang pacar Nathan dipegang piona orang penting dalam hidup Nathan ada dalam genggamanya
Deyooooo
benih benih cinta mulai tumbuh di hati Nathan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!