NovelToon NovelToon
Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Transmigrasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.

Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.

Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.

Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.

Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.

2 Agustus 2026

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Yuzhi Sakit, Nyonya Tersedot Kering

"B-baik, namun panas demam nya sangat tinggi. Kemampuan saya terbatas, saya hanya bisa meresepkan obat penurun panas."

Su Wanwan mengangguk. "Baik, resepkan saja."

Tabib Sun segera mengotak-atik tas kotak yang di bawa nya, hingga setelah beberapa waktu ia memberikan obat untuk langsung di rebuskan kepada Bai Rongxin.

Setelah Bai Rongxin merebus obat, tabib Sun memperhatikan kain di atas kepala Shen Yuzhi dan pakaian serta selimut tipis yang di pakainya.

Dia melirik Su Wanwan dengan ragu-ragu, dia memang agak takut-- tidak mau berurusan dengan wanita ini. Namun nurani nya sebagai seorang tabib tidak mau diam, seolah di paksakan mulutnya berbicara. "Shen Yuzhi sedang demam, kenapa memakai pakaian dan selimut tipis? Lalu mengapa meletakkan kain di keningnya?"

Su Wanwan melirik apa yang di perhatikan tabib Sun, dengan santai ia menjawab. "Aku melihat tabib kota melakukan nya, saat demam tinggi jangan memakai selimut ataupun pakaian tebal. Tubuh sudah panas, jika terus kepanasan karena pakaian dan selimut... Anda bisa menebak panas dan panas tidak akan berakhir baik kan tabib Sun?"

Tabib Sun mencerna ucapan Su Wanwan dan seketika mengangguk dengan ekspresi seperti sudah tercerahkan.

"Dan kain ini, ini adalah kain basah dengan air hangat. Sedikit banyaknya membantu menurunkan demam."

Mata tabib Sun seolah bersinar terang, ia telah mendapatkan ilmu tambahan. "Nyonya Sun, apakah semua ini anda dengar dari tabib di kota?"

Tabib Sun sebenarnya hanya bisa sedikit pengobatan ringan dan beberapa resep obat yang masih cukup membantu penyakit sedang. Ia tidak memiliki guru, hanya terkadang beruntung mendapatkan sedikit demi sedikit pengetahuan tentang pengobatan dan bisa bertahan sebagai tabib desa, namun hanya tabib desa.

Jadi kualifikasi tabib kota sangat ia pandang tinggi.

Su Wanwan tidak ingin terlalu membenarkan dan tidak ingin langsung menyalahkan, jadi dia hanya membenarkan sebagai kepastian memberikan jawaban semu.

"Terimakasih atas pengetahuan baru yang nyonya berikan. Obat-obatan untuk Shen Yuzhi ini, tabib ini berikan gratis saja."

Su Wanwan diam-diam melirik dan memperhatikan nya, sepertinya tabib ini masih belum percaya dia akan membayar. Jadi menggunakan kesempatan ini untuk memberikan gratis agar dia tidak mendapatkan masalah dengan nya.

Seganas itukah ia sampai seorang tetua tabib yang di hormati saja haru menakutinya?

Su Wanwan melemparkan tael perak yang cukup besar ke tangan tabib Sun. "Terimalah, aku tidak akan mengambil gratisan lagi. Sisa nya anggap saja bayaran kompensasi karena perbuatan ku dulu."

"Ny-nyonya, ini..."

Su Wanwan menggerakkan tangan nya pelan, sambil berbicara layaknya nyonya besar yang agung dan bermartabat. "Hu Zheng, antar tabib Sun pulang."

"Baik Nyonya..."

Setelah Hu Zheng mengantar pergi tabib Sun dan Bai Rongxin masih merebus obat, Su Wanwan diam-diam mengulurkan tangannya menyentuh dahi Shen Yuzhi.

"Masih tetap panas..." Gumamnya, sambil tiba-tiba terdiam. "Sudahlah, kamu tidak boleh sampai menjadi bodah, nyonya ini akan sedikit membantu mu."

Seberkas cahaya hijau kehidupan tiba-tiba keluar dari tangan nya, merasuki ke dalam tubuh dan kepala Shen Yuzhi seperti lambaian asap yang masuk sempurna ke sama celah pori-pori tubuh.

Su Wanwan menggunakan energi Qi spirit nya, untuk menyembuhkan penyakit di seluruh Shen Yuzhi sampai berkurang sekitar 70%, namun jika di teruskan dia akan menyedot kering tubuhnya sendiri. Beruntung dia sempat mengendalikan nya di detik-detik terakhir, sehingga tidak sampai terkuras kering.

Wajahnya sedikit pucat, Su Wanwan serasa ingin langsung kabur ke dalam ruang dimensi. Namun ia mendengar suara langkah Bai Rongxin, "nyonya, obatnya selesai di rebus."

Su Wanwan mengangguk. "Sudahlah, kau minumkan saja padanya. Jika demam nya tetap tak kunjung turun besok, beritahu aku. Aku tidak akan menjaga nya, dia mungkin tidak akan menghargai nya." Ucapnya setelah itu pergi.

Bai Rongxin hanya menatap kepergian tuan nya dengan perasaan yang agak mengganjal di hatinya, wajah tuan nya pucat, dia melihatnya dengan sangat jelas. Dan di akhir tuan nya mengatakan itu, perasaan nya jadi makin enak.

Apakah tuan nya yang sudah berubah baik ini memikirkan sikap Shen Yuzhi yang membencinya?

Meskipun begitu, Bai Rongxin tetap tidak bisa melakukan apa-apa. Dia mengerti jika perasaan itu tidak bisa di paksakan, dan rasa benci Shen Yuzhi pun begitu.

Begitu memasuki kamarnya, Su Wanwan langsung membuka pintu menuju ruang dimensi nya. Saat hidungnya mulai bernapas, seketika perasaan nyaman memenuhi tubuhnya, perasaan lelah seperti di peras kering itu akhirnya menghilang.

Ia langsung duduk bersila, memasak sikap berkultivasi. Walaupun sebenarnya di dalam ruang ini tidur saja energi aka masuk ke tubuh, namun sikap tubuh berkultivasi dan pikiran berkonsentrasi ini adalah sikap paling cocok untuk menarik Qi ke dalam tubuh.

Su Wanwan sudah meneliti nya, sikap ini bisa membuat Qi yang terserap tubuh lebih cepat 3 kali lipat. Di tambah, dibandingkan tidur, berkultivasi justru membuat tubuh terasa lebih segar setelahnya.

**

Keesokan paginya.

Di alam bawah sadar nya, Shen Yuzhi merasa seperti terbakar dan terkurung di tempat pengap. Hingga beberapa saat kemudian sebuah sentuhan misterius membuat nya merasa baikan, namun meskipun begitu rasa panas tetap menyiksa nya.

Sebuah suara tiba-tiba terdengar di pikiran nya, "Sudahlah, kamu tidak boleh sampai menjadi bodah, nyonya ini akan sedikit membantu mu."

Tidak lama kemudian sebuah gelombang sejuk seperti membasuh tubuhnya, seperti sebuah gurun di suntik cahaya kehidupan. Shen Yuzhi tiba-tiba merasakan tubuhnya di penuhi hawa sejuk penuh vitalitas, seperti setiap sel-sel di tubuh beregenerasi dan penyakitnya mulai menghilang.

Mengingat kan nya pada perasaan kehidupan masa kecilnya yang riang, bebas dan sehat.

Tubuhnya seolah melayang di udara, terasa nyaman dan berenergi hingga akhirnya kesadaran alam bawah sadarnya semakin kuat dan kuat--- mata itu terbuka.

Shen Yuzhi menatap atap kamar nya, tubuhnya penuh keringat, namun tidak seperti sebelum-sebelumnya keringat yang membuat tubuh lemah dan tidak nyaman. Keringat kali ini membuat tubuhnya terasa nyaman dan berenergi.

Dia dengan takjub menggerak-gerakkan lengan nya, perasaan seperti ini rasanya benar-benar seperti mimpi.

Ckleek...

"Kakak Shen, kau sudah bangun! Bagus, aku akan melaporkan nya pada nyonya!" Seru Bai Rongxin dengan semangat segera berbalik pergi.

Mendengar Bai Rongxin berbicara begitu dan langsung pergi, Shen Yuzhi sedikit tidak mengerti. Hu Zheng masuk dan memberikan Shen Yuzhi semangkuk air.

"Kau tiba-tiba demam tinggi, tabib Sun mengatakan kau mungkin akan bodoh."

Perkataan Hu Zheng yang mungkin sedikit mengejek itu tidak menjadi fokus utama nya. Shen Yuzhi menghubungkan kata-kata Bai Rongxin dan Hu Zheng.

"Apakah... Nyonya meminta tabib Sun datang mengobati ku?" Tanya nya ragu.

1
Fauziah Daud
trusemangattt
Fauziah Daud
mantap
Dern
hah mana lanjutannyaa
Kyyy: Sabar~
total 1 replies
Dern
heh kamu jangan jadi pedofil 😭
Dern
nah bener ini kadang sistem di nt langsung bikin pu kuat tak terkalahkan bikin gak seru gak ada petualangan perkembangannya
Dern
padahal 300 cukup 😭 ini dari tadi uang kebanyakan ga si ka?
Kyyy: Sekalian bangun rumah kak...😌
total 1 replies
Dern
mungkin 7 tael lebih ok karena kan tabib desa bukan tabib kota
Kyyy: Kompensasi mental dari orang kaya kak, Su Wanwan pernah fitnah bilang kalau obatnya bermasalah dan sampe mau bawa ke pengadilan.
total 1 replies
Dern
hah apa gak kebanyakan 50 tael? 1 tael aja bisa hidup 1 tahun untuk kalangan bawah
Dern
akhirnya terpecahkan, jadi misal dia pindah ke kota, dia masih bisa akses ke dunia modern
Dern
HEH WKWKWK AIR WUDHU BJIR WKWKWKWK
Dern
baru w pertanyakan hal ini di bab sebelum, eh muncul bagian ini wkwkwk
Kyyy: Harus agak realistis 😌
total 1 replies
Dern
tapi kalau mendadka berubah banyak sedangkan dia gak keluar rumah untuk beraktifitas fisik jadi aneh gak sih ??? orang2 jadi curiga
Dern
kepo, apa bakal ada pergantian tael ke yuan. kan siapa tau dia mulai bisnis trus uang dari jaman dulu ke modern bisa dituker
Dern
emang dasarnya ibu2 nenek2 pasti ada aja yang dipamerin 🤣🤣
Dern
wow bahaya nih kalau dia tiba2 tau ada pintu ke mana saja
Dern
ini nanti 3 budak itu merasa janggal gak sama bantal selimut dan bahan masakannya?
Kyyy: Nggak deh, soalnya dulu Su Wanwan pelit dan hemat. Jadi kalo dia ngeluarin barang, dikira gak pelit, juga mereka tau Su Wanwan pernah kerja di kota (tempat bangsawan gitu) jadi barang2 bagus itu nanti di kira dari kota /bangsawan
total 1 replies
Dern
kirain tempatnya bakal stay frozen gitu, tenryata masih "normal" mengikuti waktu yang ada ya? berarti lama2 bisa habis barangnya dan gak infinite. bole2 siapa tau su wan2 belanja di dunia modern
Dern
make sense sih, tapi kan surat budak sampai mati ada di tnagan su wen2
Dern
WKWKWK MEME TIDAK FANTASSTHH
Dern
green tea bitxh 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!