Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Desa watu asa terletak dibelakang gunung Sewu. Desa ini ,terkenal dengan peternakan kuda .berbagai macam jenis kuda hidup didesa watu asa . Judas duduk diatas punggung kuda .matanya tajam ,dingin menatap kedepan . Ia menyatu dengan kuda itu . Punggungnya tegak tapi tidak kaku ,bahunya turun rileks. Dagunya sedikit menunduk menembus angin . Satu tangan memegang kendali dengan ringan , bukan menarik hanya memberi arah. Tangan yang lain hampir tidak terlihat bergerak , tetapi setiap sentakan kecilnya adalah perintah .
Saat kuda mulai berpacu ,tubuhnya ikut naik turun dalam irama yang sempurna. Bukan terpental melayang. Lututnya menjepit pelana dengan kuat, tumitnya turun menekan. Dan pinggulnya mendorong kedepan setiap kali kuda melompat . matanya fokus lurus kedepan ,rahang mengatup. Napasnya teratur meski angin menghantam wajahnya . Kuda dibawahnya berlari cepat , otot-otot nya menggulung ,surainya beterbangan , debu terangkat dibelakang .
Cepat ,intens, tapi tidak berantakan. Tidak ada gerakan yang sia - sia .semua tenaga disalurkan kedepan , seperti anak panah yang dilepaskan . Elegan karena ia tidak melawan kecepatan. Judas mengendalikannya. Kuda Judas berhenti tepat dihadapan Bill.
" Kau dan kudamu sangat menyatu nak ". puji Bill . Judas tidak merespon atau mengucap terimakasih atas pujian ayahnya . Ia tenang ,dingin .
Judas turun dari Kuda dan mengikat tali pelananya . Mengelus bulu rahang kuda itu dengan rasa sayang .
" Wilayah Andre sudah berada ditangan kita ".
" dia sangat bodoh secepat itu mempercayaiku ". Ucap Bill dengan seringai licik dibibirnya .
" Sesuai keinginanmu ayah " balas Judas singkat. Bill menatap putranya lekat.
" Bagaimana dengan Elsa nak?"
Bill diam sejenak .
" Kau harus secepatnya bertindak . Dia bisa merusak segalanya .kita sudah mengambil yang kita inginkan dari Suarez . Ucap Bill serius .
" Biar dia jadi urusanku ".
" Aku tahu nak ,Elsa cinta pertamamu . Kau pasti merasa berat .tapi kau jangan gegabah . Suatu saat dia juga bisa membalas mu ".
Judas bergeming akan perkataan ayahnya . Ia menatap kedepan hamparan kuda yang memakan rumput luas .
" Menurut Ayah ,apa yang harus kulakukan ?" tanya Judas . Bill menatap lekat wajah samping putranya . Ia terdiam sejenak ,lalu menatap kembali kedepan .
" Hilangkan jejaknya .sama seperti kau melakukannya pada musuh mu ".
Judas tidak menjawab, ia terdiam ,lama .namun kepalanya mengangguk.
" Baik ayah . Akan kubereskan dia ". Jawab Judas lugas . Bill tersenyum menepuk bahu Judas ,memberi ia rasa semangat .
Setelah percakapan Judas dengan Bill ayahnya . Lelaki itu memanggil kepala peternakan untuk melihat - lihat keadaan kudanya yang sudah lama ia tinggalkan .
" Kerja yang bagus Le ".ucap Judas pada Sule pria paruh baya sekitar umur 60 tahunan.
" Ini sudah kewajiban saya tuan". Jawab Sule sopan .
" Aku akan beri bonus untukmu ".
mata Sule berbinar saat Judas memberikan bonus untuknya .
" Terimakasih banyak tuan ".
Judas dan Sule berjalan dipeternakan . Memeriksa kuda- kuda yang dikandang maupun diluar kandang .pria paruh baya itu menunjuk salah satu kuda .
" Ini tuan nama kudanya Hot Blooded atau darah panas ". Ucap Sule memperkenalkan kuda asuhannya .karena selama ini Judas tidak sempat memberi nama. Warna kuda itu coklat .
" Ini kuda paling cepat ,energik dan emosional untuk pacuan dan ketahanan." Judas hanya mengangguk mendengarkan dengan seksama .
Mereka berjalan lagi perlahan .
" Ini Cold Blooded atau darah dingin .besar kuat dan tenang . Kuda ini cocok untuk narik beban dan narik kereta ."
Sule menjelaskan satu persatu nama dan jenis kuda - kuda itu. Ada warm Blooded darah hangat ,kuda atletis tapi tenang .kuda inilah yang dipakai oleh Judas tadi saat berpacu .
Dering ponsel Judas berbunyi disaku celana jeans hitam yang dipakainya. Ia mengangkat panggilan.
" Katakan ".
" Saya sudah mengirim foto tuan.mohon dibuka ". Ucap seseorang diseberang telepon .
Judas hanya mengangguk dan mematikan ponselnya. Ia segera membuka pesan itu . matanya fokus menatap layar ponsel . Lima detik bibirnya tertarik kesamping .
" Ternyata kau ingin memakai alasan ini , untuk mengikatku ?" ucap Judas. suaranya terdengar rendah namun ada makna sinis didalamnya.
**********
Sudah satu bulan ,Judas berada dipeternakan desa Watu Asa. Ia fokus mengurus bisnis kudanya . Judas tidak pernah memberi kabar pada Elsa atau membalas pesan dari istrinya itu . Lelaki itu tidak peduli sama sekali . Dan hari ini ia akan pulang . Seseorang yang akan ditemuinya pertama kali adalah Elsa. Itupun untuk memberikan pelajaran pada istrinya itu .
Judas membuka pintu apartment, ia melihat masakan favoritnya terhidang diatas meja makan dengan asap yang masih mengepul . Aroma rempah yang khas tercium dihidungnya . sepertinya Elsa baru selesai masak pikir Judas .
" Mas sudah pulang?" tanya Elsa dari atas tangga . Ia turun kebawah perlahan . Judas menatap lekat Elsa yang sudah 3 bulan ditinggalkannya . Wanita itu memakai Dress warna tosca berbunga dengan karet didepan dan belakang ,lengan balon . yang memperlihatkan perutnya yang sedikit menyembul dibalik dress. bibir Judas tersungging samar .
" Aku sudah masak untuk mu mas . Makanlah ". Ajak Elsa menarik kursi dimeja makan mempersilahkan Judas duduk. Lelaki itu hanya diam dingin ,tak bersuara , tapi ia menuruti perkataan Elsa . Merekapun makan dengan tenang tanpa ada suara . Setelah selesai Elsa mengambil piring dimeja untuk dicuci.
" Jangan kau kira aku akan luluh ". Ucap Judas menatap punggung istrinya . Elsa menegang ,ia menoleh pada Judas .
" Maksudnya mas ?" tanya Elsa . Ia berdiri tegak didekat meja . piring yang tadi diangkatnya ,ia letakkan kembali . Ia menatap Judas lekat .
" Kehamilanmu sama sekali tidak membuatku senang ". Ucap Judas tajam menatap kedalam mata Elsa. Bahu wanita itu akhirnya merosot ,kakinya lemas seperti tidak berpijak .ia mencoba duduk perlahan dikursi yang berhadapan dengan Judas .
" Jadi kau sudah tahu mas ?" tanya Elsa ,air matanya hampir keluar .
" Lalu sekarang bagaimana mas ? Kau juga setiap hari memakaiku . Tanpa pengaman. Aku kira kau mengingini anak ini ".
Judas tersenyum sinis pada Elsa , tatapannya dingin dan tajam .
" Kau memang bodoh ,terlalu Naif. "
" Bagaimana bisa aku mengingini seorang anak yang lahir dari seorang pembelot seperti ayahmu!"
" Ciiihh. Sampai mati pun aku tidak menginginkan kalian berdua ". ucap Judas menatap jijik pada Elsa .
air mata Elsa akhirnya lolos , pandangannya mengabur saat menatap suaminya yang tega berkata seperti itu padanya .
Judas mendekati Elsa menarik lengannya kasar ,hingga ia berdiri berdekatan dengan Judas .jarak mereka hanya satu sentimeter.
mata Judas tajam menatap Elsa penuh kebencian .
" Aku akan membunuhmu dan anakmu ini ". Ucap Judas tepat ditelinga Elsa. tangan kanannya yang kekar mengelus perut Elsa yang sedikit membuncit .
" Aku jijik sama kalian berdua ". Ucap Judas .
tubuh Elsa lemas mendengar perkataan Judas ,kakinya hampir terperosok. Namun lelaki itu masih mengangkat lengannya kuat .
" Sebenarnya apa salahku padamu mas . Ayahku sudah kau bunuh .aku berusaha memaafkanmu . Tapi kenapa kau ingin membunuh anakmu juga !"
" Anak kita tidak bersalah mas . Kalau kau tidak menginginkan kami, biarkan kami pergi .aku janji tidak akan mengganggu kehidupanmu ". Ucap Elsa memohon pada Judas . Air matanya sedari tadi tidak berhenti mengalir.
Judas melepas cengkramannya dibahu Elsa kasar , hingga wanita itu sedikit limbung kebelakang .
" Apa kata- katamu bisa dipegang ?" tanya Judas . Elsa mengangguk yakin .
" Aku janji mas .kami tidak akan mengganggu mu ". Jawab Elsa .
Judas membelakangi Elsa . Ia menghela nafasnya kasar . Ia memejamkan mata untuk sesaat . Hatinya berdesir .ada rasa yang tidak rela menyuruh Elsa pergi dengan membawa bayi mereka tanpa apapun.
" Pergilah ....sekarangg ..cepat .. ". Teriak Judas . Elsa terkejut , ia pun segera berlari kekamar mengambil beberapa pakaiannya . Ia turun kebawah , Saat membuka pintu ,Elsa menoleh kebelakang . Ia menatap Judas menunduk ,terdiam dengan nafas yang memburu menahan amarah .
" Jaga dirimu mas . Selamat tinggal ". Ucap Elsa membuka pintu dan menutupnya kembali . Judas menatap pintu yang tertutup itu dengan perasaan yang campur aduk .apakah ini keputusannya yang tepat . Kakinya yang lemas mencoba duduk dikursi meja makan , kepalanya bersandar tertunduk dimeja itu . Air matanya mengalir tanpa suara .ia menatap kembali pintu itu .tidak ada tanda - tanda Elsa balik kepadanya .