NovelToon NovelToon
Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda / Anak Genius
Popularitas:58.4k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidup Zoey berubah menjadi mimpi buruk.

Di depan ratusan tamu undangan, sahabat yang paling ia percaya mengaku tengah mengandung anak calon suaminya.

Tak ingin keluarganya dipermalukan, Zoey melakukan sesuatu yang bahkan tak pernah terlintas di benaknya. Ia menarik tangan seorang pria asing yang kebetulan hadir sebagai tamu.

“Aku akan menikah dengannya.”

Pria itu adalah Damian, konglomerat tampan berusia tiga puluh delapan tahun yang dikenal dingin, berwibawa dan sulit didekati. Demi alasan masing-masing, mereka sepakat menjalani pernikahan tanpa cinta.

Namun, sesaat setelah resmi menjadi suami istri, Zoey dibuat syok oleh kenyataan yang sengaja tidak diberitahukan Damian. Pria itu adalah seorang duda dengan anak kembar berusia enam belas tahun.

Mampukah Zoey menaklukkan sang duda yang menutup hatinya sekaligus memenangkan hati kedua kembar nakalnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 2

Seluruh tamu seolah berhenti bernapas seketika.

Arga membelalakkan matanya hingga nyaris keluar.

Alana menutup mulutnya yang menganga. Ayah Zoey nyaris tersedak ludahnya sendiri.

Sementara, Damian menatap tangan Zoey yang masih menggenggam lengannya. Tatapan pria itu sangat sulit diartikan.

Namun entah mengapa, sudut bibirnya perlahan terangkat, membentuk seringai tipis yang nyaris tak terlihat. Seringai seorang predator yang baru saja menemukan mangsa yang menarik untuk dimainkan.

Pria itu menunduk, bibirnya mendekat ke telinga Zoey.

“Apa kau yakin dengan pilihanmu, Nona?” bisik Damian rendah.

Zoey mendongak, menatap mata tajam itu tanpa ragu.

“Aku tidak pernah seyakin ini seumur hidupku.”

Damian terdiam menatapnya selama beberapa detik, lalu mengalihkan pandangan mematikan itu ke arah Arga, yang wajahnya kini pucat pasi seperti melihat malaikat pencabut nyawa.

“Aku harap kau tidak akan menyesali keputusan nekatmu hari ini,” ucap Damian.

Tak seorang pun di ruangan itu yang menyadari bahwa keputusan impulsif Zoey sore itu akan mengubah jalannya sejarah dunia bawah tanah kota ini.

Termasuk fakta bahwa pria yang baru saja ia tunjuk sebagai calon suaminya, menyimpan rahasia besar yang sama sekali belum Zoey ketahui.

Dengan kepala tegak dan mata menyala, Zoey membalas tatapan semua orang.

“Tentu saja, tidak ada kata menyesal bagi Zoey Alexander Frederick!” seru Zoey dengan lantang.

*****

Alexander menarik lengan putrinya dengn erat, lalu membawanya menjauh dari kerumunan tamu yang masih sibuk berbisik.

Begitu pintu ruang rias tertutup, pria paruh baya itu mengembuskan napas panjang. Wajahnya yang biasanya tenang kini dipenuhi kekhawatiran.

“Zoey, apa kau sudah tidak waras? Kau mau menikahi Damian?” tanyanya pelan, berusaha menahan emosi.

Zoey mengangkat wajahnya. Meski kedua matanya memerah, sorotnya tetap tegar.

“Papa kenal dia?” tanyanya.

Alexander mengangguk pelan. “Tentu saja Papa amat sangat mengenalnya.”

Seketika wajah Zoey sedikit berbinar.

“Baguslah. Berarti aku tidak salah memilih pengantin pria dong?.”

Alexander memijat pelipisnya. Entah apa yang ada di dalam pikiran putri sulungnya ini sampai-sampai ingin menikahi pria yang usianya hampir kepala empat

“Papa memang mengenalnya, tapi—"

“Kalau begitu nikahkan aku dan dia sekarang juga, Pa!” sela Zoey tanpa memberi kesempatan sang ayah menyelesaikan kalimatnya. “Aku tidak mau Arga berpikir aku wanita lemah yang akan menangisi penghianatan nya.”

“Zoey, dengarkan Papa dulu.”

“Tidak ada yang perlu didengar lagi.”

Air mata akhirnya menggenang di pelupuk mata Zoey, tetapi ia buru-buru mengusapnya.

“Kalau hari ini aku pulang tanpa suami, besok semua media akan memberitakan kalau putri Alexander kalah dari sahabatnya sendiri. Mereka akan menertawakan ku dan menertawakan keluarga kita.”

“Papa tidak peduli omongan orang. Yang Papa pedulikan sekarang itu kau!”

“Tapi aku aku peduli pa? Aku tidak mau mama terus menunduk karena dipermalukan. Aku juga tidak mau perusahaan keluarga menjadi bahan gosip hanya karena calon suamiku lebih memilih wanita lain dan bahkan sedang mengandung.”

Alexander terdiam. Ia mengenal putrinya. Sekali Zoey menginginkan sesuatu, hampir mustahil mengubah keputusannya.

“Tapi Damian itu–”

“Cukup, Pa!” potong Zoey tegas. “Kalau Papa benar-benar ingin melihatku tetap berdiri hari ini, nikahkan aku dengannya.”

Tatapan ayah dan anak itu bertemu. Alexander melihat luka yang begitu dalam di mata putrinya. Luka yang baru saja diukir oleh pria yang selama delapan tahun dianggap calon menantu.

Setelah hening beberapa saat, Alexander akhirnya mengembuskan napas panjang.

“Baiklah. Tapi ingat satu hal. Papa harap kau tidak menangis dan merengek setelah resmi menjadi istrinya,” ucap Alexander menggenggam kedua bahu putrinya.

Zoey mengangguk mantap.

“Tentu tidak.”

Sementara itu, Damian berdiri di teras ballroom sambil menikmati segelas kopi hitam.

Baginya, keributan di dalam gedung bukan lagi urusannya. Ia bahkan sudah bersiap meninggalkan hotel ketika langkah tergesa terdengar mendekat.

“Damian.”

Pria itu menoleh. “Ya, Alexander?”

Keduanya saling berjabat tangan. Hubungan mereka bukan sekadar rekan bisnis.

Mereka telah bersahabat selama bertahun-tahun.

“Aku minta maaf kau harus menyaksikan kekacauan ini,” ucap Alexander lirih.

Damian menggeleng.

“Tidak perlu minta maaf.”

Alexander menatap sahabatnya beberapa detik sebelum akhirnya berkata dengan suara berat, “Aku ingin meminta bantuanmu.”

Damian mengangkat sebelah alis. “Bantuan?”

“Menikahlah dengan putriku, Damian.”

Damian terdiam. Tatapan matanya bergeser pada Zoey yang berdiri beberapa langkah di belakang ayahnya.

Gaun putih itu masih melekat indah di tubuh wanita muda tersebut. Meski wajahnya pucat, dagunya tetap terangkat tinggi. Tidak ada sedikit pun tatapan memohon.

“Aku tahu permintaan ini terdengar gila Tapi hanya kau yang bisa menyelamatkan harga diri putriku,” lanjut Alexander.

Damian menyipitkan mata.

“Lalu bagaimana dengan diriku?”

“Aku tidak akan memaksamu. Semua keputusan ada di tanganmu,” ucap Alexander.

Zoey mengepalkan kedua tangannya. Untuk pertama kalinya sejak tadi, rasa gugup mulai menyelinap ke dalam dadanya.

Bagaimana jika Damian menolak? Bagaimana jika ia justru ikut mempermalukannya?

Beberapa detik terasa begitu panjang. Hingga akhirnya Damian meletakkan cangkir kopinya di atas meja.

“Baiklah, aku akan menikahinya.”

Mata Zoey membulat. Alexander bahkan sempat mengira dirinya salah dengar.

“Kau serius?”

Damian mengangguk singkat.

“Aku tidak pernah bercanda mengenai pernikahan.”

Alexander mengembuskan napas lega. “Terima kasih, Damian. Aku tidak tahu harus membalas apa.”

“Tapi ada satu syarat.”

Zoey menatap Damian.

“Syarat apa?”

Damian tersenyum tipis.

“Setelah kita resmi menikah, jangan pernah sekalipun menyesali pilihanmu.”

Kalimat itu terdengar aneh.

Seolah pria itu sedang memperingatkannya tentang sesuatu. Namun Zoey terlalu fokus menyelamatkan harga dirinya hingga mengabaikan makna di balik ucapan tersebut.

Di sisi lain, Malika yang sejak tadi memperhatikan dari kejauhan menutup mulutnya dengan kedua tangan.

“Astaga Putriku benar-benar akan menikah dengan pria yang usianya hampir seusia ayahnya sendiri?” Gumamnya.

Tak seorang pun menyadari, kejutan terbesar bukanlah perbedaan usia mereka.

Melainkan kenyataan bahwa sebentar lagi, Zoey bukan hanya akan menjadi istri seorang Damian Alfred, tetapi juga ibu sambung bagi sepasang remaja kembar yang sikapnya benar-benar di luar nalar.

1
Mundri Astuti
dasar tuan duda 😂😂
Mundri Astuti
😂😂😂
Endang Sulistiyowati
Dapet kecupan semangat ya Zoey, hahahaa 🤣
Sastri Dalila
😅😅
rheisha
Otw jatuh cinta ini roman nya...😁
rheisha
kaya nya si gitu zoey...😁
Bunda SalVa
menang 1 - 0 kamu Damian, dapat bibir perawan 😄😄
Nisa Via
diicch Tuan kulkas kek nya agak mencair yaa 😂😂😂
Sri Rahayu
hahaha...kena kiss Damian ya Zoey, gmn rasanya panas dingin ga Zoey 🤩🤩🤩...lanjut Thorr
Anonim
Heeeee lucunya ❤️❤️❤️
Anonim
Keluarga laucu 😍😍😍
ryuka
🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭🤭🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Ni'mah azzahrah Zahrah
wah wah ini mah gilaaa, gengsinya mulai runtuh
Anonim
😄😄😄😄
Anonim
Lucunya
Sri Rahayu
ga bapak ga anak sama2 kaku keras gengsian....semoga zabar Zoey 🤩🤩🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Susi Sayadi
wes wani ngambung😆😆😆
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣ngku lho
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mampus lh kau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!