NovelToon NovelToon
Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Agen Wanita / Time Travel
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Amber Mist

Lin Meilin adalah agen intelijen modern papan atas yang ditakuti karena keahliannya dalam taktik pertempuran dan racun mematikan. Namun, sebuah misi rahasia untuk merebut kembali Giok Dinasti Long yang hilang di luar negeri justru berakhir tragis. Meilin dikhianati oleh rekan seperjuangannya sendiri hingga sekarat.Saat tetesan darah Meilin menyentuh permukaan giok kuno tersebut, keajaiban mistis terjadi. Jiwanya terlempar melintasi waktu dan terbangun di dalam tubuh Permaisuri Lin—seorang wanita berkedudukan tinggi namun memiliki kepribadian yang sangat lemah dan penakut. Di dunia kuno ini, Permaisuri Lin baru saja diracun oleh selir kesayangan kaisar dan dibuang hingga terabaikan di Istana Dingin yang sunyi.Kini, tidak ada lagi permaisuri lemah yang bisa ditindas! Dengan jiwa agen rahasia yang haus akan keadilan, Meilin bangkit untuk mengacak-acak seisi istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amber Mist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15: Kembali ke Istana Kencana

Semua orang menanti reaksi dari sang Kaisar. Di masa lalu, Kaisar Long Feng selalu memihak Selir Hua dan mengabaikan Permaisuri Lin. Mereka mengira Meilin akan kembali dihukum karena membuat keributan di hari perjamuan.

Namun, yang terjadi berikutnya membuat seluruh isi aula terperangah.

Kaisar Long Feng berdiri dari takhtanya. Aura menekan setingkat dewa perang memancar kuat dari tubuh tingginya, membungkam seluruh kepanikan di dalam ruangan. Ia melangkah turun dari podium takhta, mengabaikan Selir Hua yang menangis di kakinya, dan berjalan lurus hingga berhenti tepat di samping Meilin.

Long Feng mengulurkan tangannya yang besar, dengan lembut namun posesif menggenggam tangan kiri Meilin yang masih ternoda sedikit darah pembunuh. Tindakan intim yang dilakukan secara terang-terangan di depan publik ini adalah pengumuman mutlak tentang status baru Meilin di hatinya.

"Gao Zan!" panggil Long Feng, suaranya menggelegar penuh otoritas mutlak.

"Hamba di sini, Yang Mulia!" Gao Zan muncul bersama dua puluh pengawal berbaju besi berat, langsung mengepung posisi Menteri Hua di barisan meja menteri.

"Seret Menteri Hua ke penjara bawah tanah kekaisaran atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap Permaisuri dan konspirasi makar. Segel seluruh aset kediaman keluarga Hua di ibukota mulai malam ini," perintah Long Feng dingin tanpa ada keraguan sedikit pun.

"Yang Mulia! Anda tidak bisa melakukan ini tanpa sidang menteri!" teriak Menteri Hua saat para pengawal mencengkeram lengannya dengan kasar dan menyeretnya keluar dari aula.

"Aku adalah hukum di kekaisaran ini, Menteri Hua," balas Long Feng datar, tatapan matanya sedingin es.

Kaisar kemudian menoleh ke bawah, menatap Selir Hua yang masih bersujud dengan tubuh gemetar ketakutan. "Mengenai Selir Agung Hua... karena kelalaian dan keterlibatan keluarganya, gelarnya dicabut mulai hari ini. Dia diturunkan menjadi Selir Rendahan dan dilarang keluar dari istananya sendiri sampai penyelidikan selesai."

"Y-Yang Mulia... tidak..." Selir Hua jatuh pingsan di lantai, seluruh dunianya runtuh dalam sekejap mata hanya karena satu pergerakan dari permaisuri yang dulunya ia anggap sebagai sampah.

Meilin menatap Long Feng yang masih menggenggam erat tangannya. Sebuah kilatan persetujuan taktis melintas di antara sepasang mata elang mereka. Skenario yang mereka sepakati di hutan salju berjalan dengan sangat sempurna. Dengan hancurnya keluarga Hua, setengah dari musuh Meilin di istana belakang telah lenyap, dan jalannya untuk kembali berkuasa kini terbuka lebar.

Long Feng meremas lembut jemari Meilin, berbisik sangat pelan di dekat telinganya yang hanya bisa didengar oleh wanita itu berkat bantuan Qi. "Bagaimana, Permaisuriku? Apakah pertunjukan penyambutan kembali ini sudah cukup memuaskan untukmu?"

Meilin tersenyum tipis, sebuah senyuman yang penuh dengan kelicikan menawan seorang agen rahasia. "Ini baru makanan pembuka, Yang Mulia. Makan malam yang sesungguhnya belum dimulai.”

Kembalinya Lin Meilin ke Istana Fengxiang—istana utama permaisuri yang sempat terbengkalai—menjadi buah bibir di seluruh penjuru ibu kota. Hanya dalam waktu satu malam, statusnya berubah dari wanita buangan di Istana Dingin menjadi sosok yang paling ditakuti dan dihormati di harem belakang. Puluhan pelayan dan kasim yang dulunya mengabaikan Meilin, kini berlutut rapi di sepanjang koridor istana, tidak berani mengangkat kepala mereka sedikit pun saat jubah sutra putih bersulam benang emas milik Meilin melintas di hadapan mereka.

"Permaisuri, semua barang-barang dari Istana Dingin sudah dipindahkan," ujar Xiao Cui yang kini mengenakan pakaian kepala pelayan istana utama dengan bangga. "Kaisar juga mengirimkan kiriman dua puluh kotak sutra terbaik, mutiara laut selatan, dan ginseng berusia ratusan tahun sebagai bentuk kompensasi atas penderitaan Anda sebelumnya."

Meilin duduk di atas kursi phoenix kayu cendana yang empuk, menyesap teh melati hangatnya dengan tenang. "Simpan semua permata itu ke dalam kas rahasia kita, Xiao Cui. Kita akan membutuhkan banyak perak untuk memperluas jaringan mata-mata Toko Obat Seribu Penawar di luar istana."

Meskipun ia telah memenangkan pertempuran pertama melawan keluarga Hua di dalam istana, Meilin tahu betul bahwa dunia luar jauh lebih kompleks. Menteri Hua mungkin sudah mendekam di penjara bawah tanah, namun jaringan bisnis gelap dan sisa-sisa pengikut setianya masih berkeliaran di pasar bawah ibu kota. Sisa-sisa ular yang terluka sering kali menjadi yang paling berbisa.

---

Dua hari kemudian, firasat Meilin terbukti. Paman Chen menyelinap masuk ke dalam istana melalui jalur pasokan logistik dapur dengan wajah penuh kecemasan.

"Bos," bisik Paman Chen setelah memastikan ruangan aman dari pengawasan pelayan luar. "Toko obat kita di luar mendapat masalah besar. Pagi ini, sekelompok preman bersenjata yang dipimpin oleh tangan kanan Menteri Hua di pasar gelap, membakar salah satu gudang penyimpanan bahan herbal kita di pinggiran barat kota. Tidak hanya itu, mereka juga menyebarkan fitnah di kalangan rakyat bahwa ramuan kecantikan kita mengandung racun tersembunyi."

Meilin meletakkan cangkir tehnya, sepasang mata elangnya seketika menyipit tajam. Aura pembunuh yang pekat dari mantan agen top The Ghost memancar keluar tak kasat mata, membuat suhu di dalam ruangan terasa mendadak anjlok.

"Menyerang jalur logistikku dan merusak reputasi tokomu?" Meilin terkekeh dingin, sebuah kekehan yang membuat Paman Chen merinding. "Mereka benar-benar bosan hidup. Paman Chen, apakah sepuluh pemuda yatim piatu yang kita latih sudah siap untuk misi lapangan pertama mereka?"

"Mereka sudah menguasai teknik pengintaian dasar dan beladiri taktis yang Anda ajarkan, Bos. Mereka hanya menunggu perintah," jawab Paman Chen dengan mata berbinar.

"Bagus. Malam ini, siapkan pakaian tempur hitamku. Aku sendiri yang akan memimpin tim untuk membersihkan sisa-sisa tikus tanah milik keluarga Hua dari pasar bawah ibu kota," perintah Meilin penuh otoritas mutlak.

---

Malam itu, di sebuah rumah bordil mewah bernama Paviliun Awan Merah yang menjadi markas rahasia sisa pengikut Menteri Hua, suasana tampak riuh oleh suara dentingan cawan anggur dan tawa mesum para penjahat. Di ruang pertemuan utama lantai tiga, seorang pria bertato macan di lengan kanannya—bernama Hu Lei—sedang menghitung pundi-pundi emas di atas meja.

"Hmph, toko obat sialan itu mengira mereka bisa menguasai pasar ibukota hanya karena mendapat perlindungan militer?" Hu Lei mendengus kasar. "Setelah kita membakar gudang mereka dan menyebarkan rumor racun, lihat saja bagaimana mereka akan bangkrut dalam beberapa hari ke depan!"

"Kau benar-benar yakin toko itu akan bangkrut, Tuan Hu?" sebuah suara wanita yang sangat tenang, dingin, dan jernih mendadak bergema dari arah jendela lantai tiga yang terbuka.

Hu Lei dan lima anak buahnya tersentak kaget. Mereka langsung menarik belati dan pedang mereka, menatap ke arah jendela.

Di sana, berdiri seorang pemuda ramping berpakaian ketat serba hitam dengan topeng kain separuh wajah yang menutupi fiturnya. Sepasang mata elang pemuda itu berkilat tajam di bawah kegelapan malam, memancarkan hawa membunuh yang begitu pekat hingga membuat nyali para preman itu menciut seketika. Itu adalah penyamaran pria milik Lin Meilin.

"Siapa kau?! Berani-beraninya menyusup ke tempatku!" teriak Hu Lei dengan panik.

1
sasa adzka
cerita makin keren ey 😍😍
semangat up nya kak, Terima kasih sdh up beberapa bab kak😍😍.. utk jam berapa nya kau up terserah aja ya.. aku selalu menantikan kelanjutan cerita mu ini.. semoga sampai tamat 😍😍😍
Amber Mist: 😍 baik lah terima kasih
total 1 replies
Lina Hibanika
jangan kasih ampun pelayan calutak seperti itu mah
sasa adzka
wahhh sebentar lagi bucin neh si kaisar long sama meilin🤭🤭🤭
Amber Mist: Siap2, ya Yang Mulia. Lebih suka upload jam brp kak?
total 1 replies
Lina Hibanika
hadiah perkenalan,, segelas kopi buat author ☕
Amber Mist: 😍 terima kasih Yang Mulia
total 1 replies
sasa adzka
I like it permaisuri meilin😍😍😍 aku suka karakter nya... pertahan kan kak.. pokok nya harus kuat mah MC cewek nya😍😍😍😍
semangat ya
Amber Mist: wahhh, makasi Yang Mulia, dukung aku terusnya "follow" dan jangan lupa "bintang5nya"
total 1 replies
sasa adzka
hallo baru mampir kak othor...
semoga sampai tamat ya😍😍
semangat up nya💪💪
Amber Mist
Yang Mulia Datu Zahra, bagian mana ya yg fisiknya brubah? coba dibaca ulang, karena Meilin ahli racun kak, itu bukan fisik yg brubah tapi jiwanya uda ganti kak
Datu Zahra
Dibab sebelumnya disebutin udah lewat seminggu, tambah dua hari seudha kaisar pergi sampe fisik berubah, ya kali nyebut racun semalam. ngaco
Amber Mist: Yang Mulia, sepertinya harus baca ulang ya
total 1 replies
Amber Mist
Halo Yang Mulia Ratu pembaca setia Permaisuri Lin, Salam Kenal.

Yuk, voting, kalian lebih suka aku upload di jam brp?

Yang setia ikutin, pencet " ikuti" + kasih 💫 bintangmu ya.

Hamba butuh dukungan kalian
Alia Chans
suka.... like + bunga😉
semangat thor nulisnya nya🤭




kalo berkenan mampir thor😉
Amber Mist: 😍👍 siap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!