NovelToon NovelToon
Dijadikan Taruhan

Dijadikan Taruhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:23.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Rani tanpa sadar dijadikan taruhan oleh Wira karena kalah balapan liar dengan Arlo. Arlo rela memberikan motor sport barunya untuk Wira demi untuk mendapatkan Rani.

Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minuman dan makanan Rani. Arlo hampir melecehkan Rani. Tapi sesuatu terjadi.

Rani berhasil melarikan diri bersama seseorang dan mengalami kecelakaan. Rani menghilang. Arlo dan Wira mencari Rani karena mereka takut Rani membocorkan rahasia mereka.

Rahasia apa yang tersembunyi?

Apa yang akan terjadi kepada Rani?

Apakah Wira dan Arlo tidak akan melepaskan Rani?

Ikuti kelanjutan ceritanya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Tamparan Dinda cukup keras. Kenzo merasakan panas yang menjalar di wajahnya. Teman-teman sekelasnya kaget karena Dinda tidak takut menampar Kenzo yang dikenal mereka sangat kejam.

Kenzo memegangi wajahnya. Kenzo tersenyum menatap Dinda dengan penuh kasih sayang. Kenzo meraih jemari Dinda dan mengecupnya. Dinda dengan cepat menarik tangannya.

Kenzo berdiri dari tempat duduknya. Kenzo mengumumkan mulai detik ini, Dinda adalah kekasihnya. Seluruh isi kelas bertepuk tangan dan memberikan selamat kepada mereka berdua.

Tidak seperti Kenzo yang merasa bahagia, Dinda merasa kesal. Dinda keluar meninggalkan kelas. Dinda menuju toilet. Dinda melampiaskan kekesalannya dengan menarik habis tisu toilet. Siska sudah menunggu Dinda di depan toilet. Siska bertanya apakah Dinda benar-benar kekasihnya Kenzo.

Dengan cepat Dinda menjawab tidak. Kenzo memaksanya. Dinda sangat kesal saat ini. Dinda meminta izin untuk duduk di sebelah Siska. Sejak Siska memfitnahnya, teman-teman menjauhinya. Siska sekarang duduk sendiri.

Siska dan Dinda kembali masuk ke dalam kelas. Dinda mengambil tasnya dan pindah duduk ke sebelah Siska. Kenzo langsung menghampiri Dinda dan mengancam akan membully Siska jika Dinda tidak kembali duduk di bangkunya.

Dinda tidak menghiraukan Kenzo, tapi Siska tahu bagaimana Kenzo. Siska takut tidak hanya di dalam kelas bahkan di luar sekolah pun Kenzo akan menyuruh teman-temannya untuk membully Siska

"Dinda, sorry. Gue gak mau kenapa-kenapa. Lu kembali duduk di tempat lu," Siska mengatupkan kedua tangannya.

Kenzo tersenyum. Kenzo mengambil tas Dinda dan menaruhnya kembali ke tempat duduk Dinda yang ada di paling pojok kanan dekat jendela kelas.

Dengan sangat terpaksa, Dinda kembali ke tempat duduknya. Kenzo menarik kursi untuk Dinda. Kenzo mencium kepala Dinda.

"Kenzo, ngapain lu!" Dinda mendongak.

Kenzo mengusap rambut Dinda. Dinda lagi-lagi menghindari Kenzo. Dinda menatap ke arah luar jendela. Dinda melihat Rama dan Bima di lapangan basket. Dinda berdiri dengan sedikit berlari keluar kelas.

Kenzo yang penasaran berdiri di depan jendela kaca. Kenzo melihat Rama dan seorang cowok yang hanya nampak punggungnya. Dinda juga ada di sana.

Kenzo keluar kelas dan mendengar pengumuman dari ketua OSIS. Hari ini akan diadakan pertandingan basket. Yang ingin berpartisipasi segera mendaftarkan diri ke ruangan OSIS.

Kenzo melihat Rama dan cowok yang ada di samping Dinda sudah memakai baju olahraga. Kenzo dan teman-temannya segera mendaftarkan diri untuk ikut pertandingan basket.

Kenzo berdiri di pinggir lapangan basket memandangi Dinda, Rama dan cowok yang pernah Kenzo lihat sebelumnya. Kenzo mengepalkan tangannya.

Dinda, Dita, menyemangati Rama dan Bima di lapangan.

"Bima, kok bisa ada di sini?" tanya Dinda.

"Aku sekarang sekolah di sini, di kelas X DKV 2."

"Benarkah? Kita satu kelas dong," saking senangnya Dinda memegang lengan Bima.

Kenzo sangat marah saat melihat Dinda dan cowok yang ada di sampingnya begitu bahagia. Kenzo belum pernah melihat Dinda begitu lepas tersenyum sebelumnya.

Kenzo dan teman-temannya yang sudah berganti baju olahraga menghampiri ketua OSIS yang ada di tengah lapangan basket.

Pemain basket sudah dibagi menjadi 2 tim. Rama, Bima berada di dalam tim yang sama. Kenzo dan teman-temannya menjadi tim lawan.

Pertandingan pun di mulai. Sorak sorai menggema. Kepala sekolah dan tamu undangan tampak ikut menyaksikan pertandingan basket. Tidak berapa lama kepala sekolah mengajak tamunya menuju aula sambil menikmati hidangan.

Di lapangan, Kenzo dan teman-temannya berhasil mencuri perhatian. Kenzo memimpin pertandingan. Dinda berteriak memberikan semangat kepada Rama dan Bima.

Bima, ternyata namanya Bima. Mungkinkah dia kekasihnya Rani, batin Kenzo.

Kenzo gagal fokus, Rama berhasil merebut bola dan melempar bolanya ke arah Bima. Dengan cepat Bima menangkap dan melompat tinggi, Bima melempar bola ke dalam ring.

Bola Bima berputar-putar di tepi ring. Dan bola itu akhirnya masuk. Seketika semua heboh, teriakan pendukung tim Bima termasuk Dinda membahana.

Bima semakin semangat. Bima dan Rama membalik keadaan. Tim mereka berhasil mengejar ketinggalan skor. Kenzo terpancing emosi. Kenzo bermain keras. Kenzo dengan keras melempar bola ke wajah Bima.

DUGH!

Bola dengan kasar mendarat ke wajah putih Bima. Bima terjatuh ke lapangan. Bima menutupi wajahnya. Darah menetes dari telapak tangan Bima.

Dinda masuk ke dalam lapangan dan membantu Bima berdiri. Dinda dan Dita hendak membawa Bima ke UkS. Entah mengapa hati Kenzo sangat panas saat melihat Dinda menggandeng lengan Bima.

Kenzo juga dengan sengaja melempar bola ke arah Dinda. Bola itu dengan kuat mengenai punggung Dinda. Dinda merasakan napasnya berhenti. Dinda tidak dapat mengendalikan tubuhnya. Dinda jatuh tidak sadarkan diri.

Seketika semua yang melihat kaget. Hari ini Kenzo sudah melukai dua orang. Kenzo dengan cepat berlari menyenggol pundak Bima yang hendak menolong Dinda hingga Bima hampir terjatuh.

Kenzo mengangkat tubuh Dinda dan membawanya ke ruangan UKS. Rama dan Dita menyusul dengan membawa Bima ke ruangan UKS.

Dokter langsung memberikan pengobatan kepada Dinda. Dokter juga mengobati hidung Bima yang mengeluarkan darah.

Sementara itu, Rama menarik Kenzo keluar dari ruangan UKS. Rama membawa Kenzo ke halaman samping UKS. Rama melayangkan pukulannya ke wajah Kenzo.

"Lu sengaja ya melukai Bima dan Dinda? Apa salah mereka!" Teriak Rama di depan wajah Kenzo.

"Gue cemburu! Dia dekat Dinda. Dinda cewek gue!" Kenzo mendorong pundak Rama.

"Cewek lu? Kapan lu jadi cowok Dinda?"

"Mulai hari ini. Gak ada yang boleh deketin Dinda. Termasuk lu!"

"Mimpi lu!" Rama mulai terpancing emosi.

Rama dan Kenzo saling pukul, tendang. Dokter yang ada di ruangan UKS meminta bantuan beberapa siswa yang ada untuk melerai Rama dan Kenzo.

Dokter dan beberapa siswa sempat kewalahan. Baik Rama dan Kenzo tidak ingin berdamai. Mereka saling serang sampai akhirnya mereka mendengar ancaman dari Dokter.

"Jika hal ini sampai ke telinga Kepsek, saya yakin, kalian berdua akan dikeluarkan dari sekolah. Jangan mempermalukan nama sekolah. Saat ini, sekolah sedang kedatangan pengawas. Jangan karena masalah kalian, sekolah akan mendapatkan penilaian buruk," ucap Dokter.

Rama dan Kenzo akhirnya berdamai. Beberapa orang yang ada, diminta Dokter untuk merahasiakan kejadian hari ini. Penilaian hari ini sangat penting untuk kemajuan sekolah mereka.

Sebelum Dokter ke aula, Dokter berpesan agar Rama dan Kenzo menjaga sikap. Dokter meninggalkan mereka menuju aula untuk makan bersama Kepsek.

Rama kembali ke ruangan UKS. Di sana, Bima dan Dita masih menunggu Dinda yang masih belum sadarkan diri.

Kenzo berdiri di depan pintu memandangi Dinda. Bima menghampirinya.

"Gue lihat, lu sengaja melempar bola itu ke gue. Masalah lu apa!" Bima mencengkram kerah baju Kenzo.

"Lu deketin cewek gue!" Kenzo menepis kedua tangan Bima.

Bima tersenyum dan sedikit memiringkan kepala bicara di telinga Kenzo.

"Siapa bilang Dinda cewek lu? Dinda tunangan gue."

"APA!" Jantung Kenzo berdetak sangat kencang.

BUGH!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
😱
Mauk
kembaran Wira 😱
Al!f
Siapa
Rose
Salfok sama covernya. 😍
Wings
Covernya cihuy badai
Al!f
Ada yg beda, covernya 👍👍👍👍👍
Queen
Gila, covernya mantap. Kereeeeeen 👏👏👏👏
Kimberly
makin cakep aja covernya Thor. suka ❤❤❤❤❤
Andi
Covernya mantap 💪
Bho Tak
Aku suka covernya ❤
Ais
wawwwww covernya keren 😍😍😍😍
Mauk
😱😱😱😱
Mauk
Terserah author aja dah 🤣
Mauk
Ihhhh
Mauk
Kenzo ternyata
Mauk
kok bisa 😱
Mauk
Yah ko it 😱
Al!f
pilih lari
Al!f
waduh 😱
Na!
kok bisa ingat ya 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!