NovelToon NovelToon
Cinta Mahal Untuk Hati Yang Mahal

Cinta Mahal Untuk Hati Yang Mahal

Status: sedang berlangsung
Genre:MLBB / Cinta pada Pandangan Pertama / Trauma masa lalu / Diam-Diam Cinta / Game
Popularitas:700
Nilai: 5
Nama Author: DUOELFA

Xeline pergi hanya meninggalkan sebuah pesan di WA

Bhima
Terimalah perjodohan dari orang tuamu.
Benar kata ibuku
aku tidak se worth it itu untuk dimiliki oleh seseorang
Semoga selalu bahagia bersama seseorang yang mencintaimu.
by Xeline NH

Trauma masa lalu Xeline membuat ia begitu yakin hal itu akan menarik Bhima pada kehidupan yang begitu gelap dan berantakan. Xeline memutuskan menjauh dari Bhima sejauh mungkin dari segala kenangan yang pernah membuatnya merasa hidup sekaligus hancur.

Bhima tetap disana. Menunggu dalam diam. Bertahun-tahun. Ia mencintai Xeline bukan dalam waktu sebentar. Ia juga tidak memberikan setengah. Cintanya utuh, meski ia ditinggalkan karena keinsecuran Xeline.

"Aku butuh kamu Xeline. Bukan kamu yang sempurna. Tapi kamu yang beserta pecahanmu yang berantakan. Aku hanya ingin kamu tetap disisiku. Itu saja. Itu janjiku padamu."

Akankah takdir bisa menyatukan kembali cinta mereka?

Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DUOELFA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Bhima melihat chat dari Ibu Xeline yang tertera di ponselnya. Chatnya terlihat begitu tertata khas dari seorang ibu yang tengah melindungi anaknya. Rasa insecure yang begitu besar ditambah rasa sayang yang begitu besar sama besarnya pada anak begitu kentara dalam setiap susunan kata.

Bhima : Saya nurut pada ibu ya. Saya yang confess duluan ke Xeline. Bukan Xeline yang confess ke saya. Kalau untuk cinta, kami sama sih. Maaf ya bu, kalau saya berbohong pada ibu. Kalau Ibu nggak mau menerima dan mengizinkan saya menjadi pacar Xeline, saya nggak papa

Mara : Saya bukan nggak ngizinin kamu pacaran saya Xeline. Cuma saya insecure dengan keadaan saya sendiri bila Xeline pacaran sama kamu

Bhima : Maafkan saya.

Mara : Saya juga lebih insecure bila Xeline yang confess duluan karena dia seorang perempuan. Bagi saya yang menganut asas zaman dulu, saya merasa agak gimana gitu bila ada seorang perempuan yang confess atau menyatakan cinta duluan. Semacam ia menjadi seorang perempuan yang terlalu berharap cinta pada seorang lelaki

Bhima : Saya yang confesss tapi Xeline juga memiliki rasa suka sama saya gitu lho bu. Maaf saya sudah bohong pada Ibu karena saya insecure pada Xeline.

Mara : Kamu insecure sama Xeline? Insecure dalam hal apa? Xeline juga perempuan biasa yang nggak memiliki kelebihan sama sekali.

Bhima : Saya nggak sepadan lho sama Xeline. Xeline memiliki banyak kelebihan cuman nggak banyak orang yang tahu

Mara : Saya hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Saya juga belum memiliki rumah. Kondisi juga masih dalam status Melarat Edition. Apa kamu nggak malu dengan keadaan saya dan Xeline yang seperti ini? Kami sangat miskin sekali. Apa kamu nggak merasa sedih?

Bhima : Mama saya juga hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Kita semua setara. Nggak ada bedanya. Saya nggak apa-apa dengan kondisi Xeline yang seperti itu. Intinya dia perempuan yang baik dan setia. Saya juga tidak memandang seseorang dari pekerjaan. Saya nggak merasa sedih. Saya juga nggak merasa malu. Kenapa harus malu? Toh jodoh, rezeki nggak ada yang tahu ke depannya seperti apa?

Mara : Saya ini sangat miskin sekali

Bhima : Saya nggak pa pa Ibu. Saya menerima apapun keadaan Xeline

Mara menatap chat dari Bima.

"Saya sudah menanyakan semua yang berada dalam pikiran saya pada lelaki yang memiliki perasaan pada anak perempuan saya yaitu Xeline. Saya sedikit senang tapi masih ada empat rahasia lagi yang belum saya ungkapkan pada lelaki itu. Aku ingin mengungkapkan semuanya, tapi aku masih belum bisa mengatakan itu semuanya karena aku masih melihat keseriusannya pada anakku, Xeline," batin Mara.

Di sisi lain

Bhima menatap ke arah dinding. Jarum jam menunjukkan pukul tiga pagi. Ia ingin menutup mata sejenak, tapi entah mengapa ia tidak bisa memejamkan mata barang sejenak. Bhima sangat bahagia pagi itu.

Bhima telah mendapatkan izin dari ibu Xeline untuk pacaran dengan. Memang belum secara explisit membolehkan, tapi setidaknya sudah ada lampu hijau dari ibu Xeline.

Berhubung ia tidak bisa tidur, Bhima menggunakan waktunya untuk menata buku dan sedikit belajar. Tanpa sadar ia tertidur di atas meja belajar.

Saat bangun, jam sudah menunjukkan pukul enam pagi. Bhima bergegas bersiap berangkat sekolah.

"Bhim, sarapan dulu sayang," Mama Bhima mengingatkan.

"Sarapan di sekolah aja Maa. Buru-Buru nih,"pamit Bhima sambil menyalami mamanya.

"Okeyy. Hati-hati sayang," nasihatnya.

Bhima mengangguk pelan menanggapi nasihat ibunya.

Sampai di sekolah, waktu telah mepet. Bhima langsung masuk kelas dan mengikuti pelajaran seperti biasa. Sesekali ia terlihat menguap menahan rasa kantuk.

Saat istirahat, Bhima segera ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah terasa keroncongan. Sementara Xeline langsung ke kelas sebelah dan mengobrol dengan Clara.

"Xel, kamu pacaran sama Bhima?" telisik Clara saat mereka duduk berdua.

"Kok tahu?" tanya balik Xeline keheranan.

"Kemarin Bhima nge post foto kamu. Banyak kok yang lihat status WA nya," jelas Clara.

"Benarkah?" Xeline tak percaya.

"Kamu beneran suka sama Bhima?" Selidik Clara.

Xeline terdiam.

"Heyy, ditanya kok diam saja? Kamu sebenarnya suka nggak sama Bhima?"

Kalo nggak suka, nggak mungkin kan aku menerima dia," jawab Xeline.

"Xel, bukannya kamu suka sama Dhani? Kenapa kamu menerima Bhima jadi pacarmu? Aku masih berusaha menyatukan kamu sama Dhani. Aku masih butuh waktu untuk mendekatkan kalian berdua. Kenapa kamu nggak sabaran sih? Kalo kamu sudah nrima Bhima, aku nggak bisa menyatukan kamu sama Dhani karena Bhima dan Dhani se geng meski sekarang hubungan mereka berdua sedang kurang baik," jelas Clara.

"Aku tidak bisa menolak Bhima. Aku tak tega karena ia lelaki yang pertama kali menyatakan cinta padaku. Aku juga ingin menjalani hubungan ini dulu, meski aku tak tahu nanti ke depannya akan seperti apa. Aku suka dengan kepribadian Bhima yang tak pernah membuatku bertanya tentang hubungan kami."

"Xel, jangan memaksakan hati menjalani sesuatu yang tidak kamu sukai."

"Aku suka kok. Kamu nggak perlu khawatir."

Xeline dan Clara menghentikan percakapan mereka saat melihat Bhima masuk ke kelas mereka. Ia menghampiri Dhani baru saja duduk di dekat Clara.

"Dhani, kamu akrab sekali dengan Clara. Kalian pacaran?" Tanya Bhima dengan santai.

Dhani melihat Bhima dengan tatapan tidak suka.

"Masak deket sama perempuan aja nggak boleh sih Bhim?" sungut Dhani.

Arga terlihat menghampiri ke arah Bhima karena suasana terlihat sedikit memanas.

"Ya nggak gitu. Ya namanya kalau dekat sama perempuan harus jelas. Pacaran atau temenan. Kalau pacaran, mau deket kayak apapun ya nggak pa pa. Tapi kalau cuma temen terus sering berdekatan, kasihan perempuan kalau cuma dijadikan hubuhgan tanpa status alias HTS, atau cuma sekedar sebagai bahan pelampiasan. Apalagi cuma sebagai bahan gabut saja," jelas Bhima.

Dhani terlihat tidak membalas Bhima. Ia hanya beranjak dari bangku dan pergi meninggalkan kelas.

"Sudah cukup Bhim," lerai Arga.

Mereka berdua duduk ke bangku Arga, sedikit menjauh dari Xeline dan Clara.

"Bhim, tidak semua laki laki seperti kamu. Kamu sudah memahami dirimu sendiri dan apa yang kamu inginkan serta yang akan kamu lakukan. Semua batasan terlihat begitu jelas dan gamblang seterang matahari di siang hari. Saat menjalin hubungan dengan perempuan, kamu punya batasan yang bagus dalam hubungan hingga tidak membuat perempuanmu bertanya statusnya seperti apa? Setegas pacaran ya pacaran, teman ya teman. Tapi Dhani beda. Dia masih bingung dengan dirinya sendiri. Aku harap kamu bisa mengerti dan memahami hal itu Bhim. Kendalikan dirimu," nasihat Arga pada sahabatnya, Bhimantara Adhitama Pratama.

1
MIROI
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
MIROI
keren
MIROI
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
MIROI
lanjut
Fatur
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
Fatur
keren
Fatur: luar biasa
total 1 replies
Fatur
lanjut
MIROI
suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!