di dunia zentaria, ada sebuah kekaisaran yang berdiri megah di benua Laurentia, kekaisaran terbesar memimpin penuh Banua tersebut.
tapi hingga pada akhirnya takdir pun merubah segalanya, pada saat malam hari menjelang fajar kekaisaran tersebut runtuh dan hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Kenzie Laurent dan adiknya Reinzie Laurent terpaksa harus berpisah demi keamanan mereka untuk menghindar dari kejaran dari seorang penghianat bernama Valdrik mortis
hingga pada akhirnya takdir pun merubah segalanya, kedua pangeran itu memiliki jalan mereka masing-masing.
> dunia tidak kehilangan harapan dan cahaya, melainkan kegelapan itu sendiri lah kekurangan terangnya <
> "Di dunia yang hanya menghormati kekuatan, kasih sayang bisa menjadi kutukan, dan takdir… bisa jadi pedang yang menebas keluarga sendiri <.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ibar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Draft
pada pagi hari saat Kenzie berlatih di halaman pelatihan sekte, tiba-tiba seseorang datang menemuinya dan mengatakan "aku ingin berduel dengan dirimu" kata pemuda tersebut.
Kenzie pun berhenti mengayunkan pedangnya dan dirinya melihat pemuda itu.
"aku yu zan" ucapnya sabil melihat Kenzie "aku adalah murid inti.. aku datang mengajakmu untuk berduel dengan ku di arena." desisnya sambil menunggu Kenzie menjawab tantangan darinya
Kenzie menatap pemuda tersebut, dan menjawab ucapannya "maaf saya belum bisa menerima tantangan darimu" ucapnya pada yu zan sebelum kembali fokus pada latihan
yu zan yang berdiri di hadapan Kenzie kini merasa kurang nyaman dengan reaksi tersebut, lalu ia pun kembali berbicara, "jujur saja aku kurang suka pada dirimu" ujar yu zan "saat pertama kali kamu memasuki gunung maple ini aku tak suka melihat dirimu" ucapnya dengan lantang pada Kenzie
Kenzie pun meresponnya dengan berdiam diri dan sejenak ia tak melakukan gerakan apapun
Lanjut yu zan, ia berbicara lagi, "aku harap kamu bisa menerima tantangan dariku" ucapnya dengan penuh harapan
Kenzie yang tadinya terdiam akhirnya menjawab pertanyaan tersebut, "baik aku menerima tantangan darimu, akan tetapi aku tak ingin tampil di depan publik, aku hanya ingin duel kita, di lakukan di dekat taman gunung maple, dan duelnya akan di lakukan dua Minggu yang akan datang" ucap Kenzie kepada yu zan
"baiklah kalau begitu mau kamu, aku menerimanya, aku akan menunggu sampai kamu siap dua Minggu kedepannya." ucap yu zan pada Kenzie. Dan ia pergi meninggalkan Kenzie tanpa berpamitan sedikit pun.