NovelToon NovelToon
Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Utami Pravita

Vita yang masih kelas 3 SMA terpaksa menikah dengan randy seorang pengusaha muda karena ia tidak bisa membayar ganti rugi kerusakan mobil randy yang ditabraknya. Namun randy memiliki syarat disaat kekasih nya pulang dari luar negri, randy akan menikahi kekasihnya tetapi tidak akan menceraikan vita..

Akankah vita dan randy saling jatuh cinta dan melupakan syarat pernikahan mereka ataukah randy tetap menikahi kekasihnya dan menjadikan madu vita..

Yuk ikuti kisah vita dan randy..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Utami Pravita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 15

Sesampai nya di parkiran, Randy menyuruh Vita masuk kedalam mobil dan dibalas anggukan oleh Vita. Sebelum menghidupkan mesin, Randy bertanya kepada Vita, apakah Vita alergi atau tidak dengan makanan seafood.

" Kamu punya alergi dengan makanan seafood?, " tanya Randy.

" Gak ada mas. Aku gak memiliki alergi terhadap makanan apapun, " jawab Vita.

" Bagus. Itu lebih baik, " balas Randy.

Setelah selesai bertanya, Randy langsung menghidupkan mesin dan mengendarai mobilnya menuju mall A. Setelah sampai diparkiran mall, mereka keluar dari mobil.

Randy menarik tangan Vita untuk mengikuti nya masuk ke dalam mall. Vita merasa risih, Ia mencoba melepaskan tangan nya.

Randy berhenti dan menatap vita.

" Kenapa? kamu Gak suka bergandengan tangan dengan ku?, " tanya Randy.

Bukannya melepaskan, Randy malah semakin mempererat pegangan tangannya.

" Bukan gitu mas, aku gak enak diliatin orang. Aku malu, " jawab Vita.

" Gak usah fikirin orang lain. kamu ikut aku sekarang, jangan banyak membantah. Aku udah lapar, jadi jangan memulai untuk berdebat, " ucap Randy.

Vita terpaksa mengiyakan, Ia pun malas untuk berdebat. Capek juga kalau sedikit sedikit harus berdebat. Perut nya juga udah gak bisa diajak kompromi. Seperti kata Fabian, para cacing sudah saling berperang.

Melihat gak ada lagi penolakan dari Vita, Randy langsung menarik Vita masuk kedalam mall. Selama perjalanan menuju restoran seafood, Randy terus menggenggam tangan Vita.

Setelah beberapa menit, mereka sampai di restoran favorit Randy. Mereka langsung menuju ke meja kosong, lalu memanggil pelayan restoran.

" Siang mas, mbak. Mau pesan apa?, " tanya pelayan sopan sambil menyodorkan buku menu.

" Saya pesan udang asam manis dan cumi cumi goreng tepung. Minum nya, jus jeruk hangat, " jawab Randy lalu menanyakan kepada Vita apa yang ingin dipesan.

" Saya pesan sama aja mbak. Tapi, minum nya jus jeruk dengan es ya mbak, " jawab Vita.

Setelah mendengar pesanan Randy dan Vita, pelayan pun mengulangi kembali pesanan mereka.

" Berarti udang asam manis 2 cumi cumi goreng tepung 2. Minum nya yang satu jus jeruk hangat yang satu dingin. Silahkan ditunggu beberapa menit ya, mas mbak. Kalau begitu, saya permisi, " pamit pelayan restoran, sambil mengambil buku menu dari tangan Vita dan Randy. Lalu dibalas ucapan terima kasih oleh Vita.

Selama menunggu pesanan mereka datang, Randy hanya melihat kearah handphone nya aja. Ia sibuk chatingan dengan kekasih nya Clara.

Vita yang merasa dicuekin, mulai bosan. Ia mencoba mengajak Randy mengobrol, sambil menunggu pesanan datang.

" Emmm, mas aku mau tanya. Boleh?, "tanya Vita memulai obrolan.

Randy mengalihkan pandangan nya dari handphone dan melihat ke arah Vita saat mendengar Vita bertanya kepada nya.

" Mau tanya apa? " tanya Randy datar.

" Kenapa tadi sebelum pergi kesini, mas tanya ke aku apa aku alergi atau tidak dengan seafood?, " tanya vita penasaran.

" Aku lagi pengen makan seafood. Kalau kamu alergi seafood, gimana kamu bisa makan bareng aku? Yang ada, kamu cuma lihatin aku makan, " balas Randy.

" Ooohhh. Terus, apa mbak Clara alergi makan seafood?, " tanya Vita lagi.

" Ternyata kamu itu cerewet sekali, " cibir Randy.

" Haisss, tanya aja pun gak boleh. Yaudah, aku diam aja. " balas Vita dengan wajah yang kesal dan mencebikkan bibirnya.

Randy memperhatikan wajah Vita yang sedang kesal. Lucu juga kalau dia lagi kesal begitu.

" Clara memang alergi seafood. Jadi selama aku jalan dengan Clara, aku gak pernah ajak dia ke restoran ini, " gumam Randy dan dibalas dengan ooo aja oleh Vita.

Setelah mengobrol cukup lama, akhirnya pesanan mereka datang. Pelayan langsung menata piring piring yang berisi pesanan itu ke atas meja. Setelah selesai, pelayan itu pun pamit undur diri.

Vita melihat menu enak di depan nya, membuat para cacing diperut nya semakin meronta ronta. Tanpa sadar, Ia mengelus elus perut nya. Randy yang melihat reaksi vita tersenyum lucu dan langsung menyuruhnya untuk segera makan.

Vita mengangguk dan memulai memakan apa yang ada di depan nya. Benar aja, saat suapan pertama, Vita merasakan masakan nya begitu lezat. Kelezatan makanan itu membuat Ia merindukan masakan almarhumah bundanya.

Memang selama bunda nya masih hidup, Vita selalu diajarkan oleh bunda nya untuk memasak. Meskipun tidak seenak masakan bunda nya, masakan Vita cukup bisa di bilang enak. Makanan yang ada direstoran ini, bener bener membuat Vita semakin merindukan bundanya.

" Kamu kenapa? apa tidak enak?, " tanya Randy ketika melihat Vita melamun sesaat suapan pertama.

Vita tersadar dari lamunan nya. Ia menggeleng gelengkan kepalanya.

" Gak kok mas. Makanan nya enak. Hanya aja, ini membuat ku jadi rindu masakan almarhumah bunda, " jawab Vita.

" Ooohhh begitu. Aku fikir makanan nya gak enak. Yaudah kalau kamu suka, lanjut lagi makan nya. Setelah ini, aku mau mengajak kamu ke satu tempat lagi, " balas Randy.

" Emmm, mau kemana mas?, " tanya Vita penasaran.

" Haissss, udah makan aja dulu. Jangan cerewet, " balas Randy.

Vita mencebikkan bibir nya. Ia kesal dari tadi selalu dibilang cerewet oleh Randy. Dengan perasaan yang dongkol, Vita melanjutkan makan nya sampai semuanya habis tak bersisa.

Setelah selesai makan, sekarang Randy yang memulai obrolan. Mereka membahas apa yang akan mereka katakan saat orang tua Randy bertanya, tentang kapan bertemu, kenapa bisa ingin menikah dan bla bla bla.

" Vit, bagaimana menurut kamu, apa yang akan kita katakan kalau orang tua ku bertanya kapan kita bertemu, di mana kita pertama kali bertemu, " tanya Randy meminta pendapat Vita.

" Jawab aja, kalau kita bertemu karena aku nabrak mobil mas. Terus bilang juga, aku dipaksa menikah sama mas, " jawab Vita seenaknya. Ia masih kesal sama Randy yang terus mengatainya cerewet.

Plaaakkkkk...

Randy menyentil kening Vita saat mendengar jawaban Vita.

" Aauuwww, sakit mas, " ringis Vita.

" Makanya, kalau jawab itu yang bener. Jangan seenaknya kamu menjawab. Kalau kamu jawab begitu didepan orang tua ku, yang ada aku kena amukan mami papi, " ucap Randy dengan raut wajah marah.

" Ya ya ya, maaf mas. Aku itu lagi kesal sama mas dari tadi dibilang cerewet terus, " jawab Vita.

" Terus, sekarang katakan apa pendapat mu?, " tanya Randy lagi.

" Emmmm, mas tenang aja. Nanti aku fikirkan di rumah. Terus, sewaktu orang tua mas bertanya, aku yang akan menjawab sendiri semua nya, mas diam aja. Ok ok?, " balas Vita sambil mengangkat tangan nya dan merapatkan ibu jari dan telunjuk sehingga membentuk hurup o.

" Baiklah, aku serahkan semua nya sama kamu. Tapi ingat, yang masuk akal. Karena mami gak mudah percaya perkataan orang lain, " gumam Randy.

" Siap bos, " jawab Vita sambil memberi hormat kepada Randy.

Dirasa cukup pembahasan tentang rencana mereka, Randy pun memanggil pelayan untuk meminta bill. Saat pelayan datang membawa bill, Randy segera mengambil dompet nya dan memberi beberapa uang lembar ratusan ribu. Ia pun segera beranjak dari tempat duduk nya dan diikuti oleh Vita.

Saat didepan pintu luar restoran, Vita menghentikan langkahnya dan bertanya ke randy.

"mas tadi bilang mau mengajak aku pergi ke satu tempat lagi. Memang nya mau ke mana?, ".

Randy pun menghentikan langkah nya saat Vita bertanya. Ia melihat kearah Vita dan langsung menggenggam tangan Vita. Bukannya menjawab,nRandy malah menarik Vita agar mengikuti nya.

" Pasrah aja deh, percuma juga kalau berdebat. Yang ada, makanan yang barusan aku makan langsung hilang tak bersisa, kehabisan energi karena berdebat, " batin Vita.

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung.

1
Vien Habib
Luar biasa
Suherni Erni
Sory thor karakter vita kyk j.....ng ya gampang bgt jatuh cinta..perempuan murah dong yg mau aja sma laki2 yg suka sm dia.karakter utamanya murahan.
Suherni Erni
David itu bukan cinta tp obsesi..heran sih sm karakter vita ada yg terobsesi sm dia kok bahagia ya ngerasa dicintai begitu besar..bodoh klu mikir gtu..harus bisa bedain antara cinta tulus sm cinta karna obsesi
Suherni Erni
Yg salah vita.sok jadi pahlawan tanpa mikir keadaan anaknya.klu belum siap jadi ibu jangan belagu hamil..bisa jaga aja ngga.
Suherni Erni
Males deh klu udah ada cerita begini..ujung2nya alay dah
epifania rendo
sudah pernah baca ternyata baru ingat saat teman2 vita panggil momsky
epifania rendo
rendy yang bodoh
epifania rendo
semoga cuman di novel ya
epifania rendo
lanjut
epifania rendo
orang kaya ma bebas
epifania rendo
baru kenal ajak nikah
epifania rendo
mampir
Gamer Bizar: yqh q
total 1 replies
Suherni Erni
Lumayanlah ..klu cuma dibikin malu ngga bakal ada kapoknya..klu dibikin cacat lumayan sedikit bisa bls smua kelakuannya tuh perempuan murah
Aprillia
keren...👍🏼👍🏼👍🏼🥰
semangat thooor...💪💪🌹🌹
di tunggu karya" selanjutnya thooor...👍🏼👍🏼
Nani Marjana
kasihan sekali Alfian kehilangan keduanya akibat kecelakaan pesawat yang ditumpangi semoga tabah menghadapi cobaan
Aprillia
nangis lagi...😭😭😭
berapa kilo bawang nya thoor...🥰🥰
Nani Marjana
terlalu egois pernikahan yang seharusnya sakral dipermainkan seenaknya
Aprillia
terharu aku thoor ..😭😭😭
udah baca yg ke sekian kali nya, tapi masih baper aja...🥰🥰
Haslinda
knp gak pake visual kim soo hyun ama suzy aja thor cocok tuh karakter mereka klw mnurut aku😅✌️
Haslinda
andika kangen band kali yak babang tamvan😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!