SEASON 1
Arwah bunuh diri menceritakan tentang seorang perempuan cantik jelita bernama NABILA yang menempuh pendidikan sekolah menengah atas dia meninggal bunuh diri. Tetapi Arwah Nabila terus meneror semua orang? Ada apa dengan Arwah Nabila?
LIKE
LIKE
LIKE
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAKAM
Pagi pun telah tiba cuaca cerah diiringi suara Kokok Ayam. Bu Arga sudah bersiap hendak berziarah ke makam anaknya. Tak lupa, membeli bunga terlebih dahulu yang dijual berada dekat dengan rumah nya berjarak 2 rumah dari rumahnya. Kami pun bersiap-siap untuk mencuci muka, mandi dan berpakaian. Kamipun berjalan kaki, karena makam tak jauh dari rumah memakai sandal jepit.
Sesampainya di makam, mereka disambut ramah oleh Pak sarip penjaga makamnya. Dengan diantar Pak Sarip, mereka lantas menuju ke area makam Arga. Sepanjang perjalanan menuju ke area makam arga, noval terpana melihat nisan-nisan berjejer rapi, bersih dan terawat baik tak seperti bayangan Noval selama ini.
"Ini nak makam anak ibuk Arga," ucap bunda arga hanya tersenyum.
"Ayo, kita berdoa dulu”, kata Bu Arga, Lalu Noval memimpin doanya. Mereka lantas khusyuk berdoa. Bunda Arga terlihat menitikkan air mata ketika mengenang kembali saat-saat indah bersama Almarhumah anak satu satunya dulu. Selesai berdoa, mereka menaburkan bunga di makam Arga. Bunda Arga mencuci nisan dengan air di botol. Bunda arga sungguh tak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya anaknya yang suka menolongnya akan tewas dengan cara seperti ini tetapi dia harus ikhlas supaya anaknya tenang di sisi tuhan.
"Gw yakin Arga bukan pembunuh Nabila" ucap Yulia sambil terdengar oleh mereka semua yang sedang merenung. Semua orang menoleh ke arah Yulia, "Kenapa kamu bisa tahu?"Aldo yang bertanya-tanya. Semalam gw mimpi Arga memang ia yang menaruh novel cinta di laci Nabila, niatnya sih mau menaruh ke laci Adelia. Tapi yang lebih mengejutkan Yulia melihat kejadian Nabila di bunuh sama manusia bertopeng postur badannya gak kurus melainkan gendut.
Meraka pun menoleh kearah Noval yang berpostur gendut "Bukan gw! Gw masih SMP" Ujar Noval yang kesal di tuduh.
"Sudah sudah kita pulang yok" ucap bunda Arga sambil menyuruh mereka pulang. Di tengah perjalanan Yulia mendengar suara bisikan dalam kuburan "Mengucapkan terima kasih" Yulia terus saja tidak menengok ke belakang dan mengabaikan suara itu.
Sampai di rumah mereka harus mencuci kaki dan tangannya terlebih dahulu atau mandi, dari makam Arga. Lalu makan bersama sama Bu Arga sudah mempersiapkan nasi goreng, dia teringat sama anaknya karena ia menyukai nasi goreng selesai sarapan pagi kami pun bergegas siap-siap untuk pulang kerumah.
Di halaman rumah kami berpamitan kepada "Bu Arga Bu makasih ya!" ucap mereka sambil membawa tas nya."Lain kali mampir kesini lagi ya dok" ucap Bu Arga sambil dadah. Kami pun berjalan, Yulia tidak sengaja melihat jendela sosok bayangan Arga juga dadah juga. Aku pura-pura saja tidak lihat.
Kami jalan kaki sambil ngos-ngosan menuju tugu Kampung Sawah kami kembali ke warung kemarin yang pernah kami jumpai untuk mencari mobil. Kami terlebih dahulu membeli air, makanan dan oleh oleh dari kampung sawah. "Gimana neng sudah ketemu Arga belum" ujar warung. "Arga sudah meninggal buk, gantung diri" cetus Noval. "inalillahiwainalilahi, Wah bibi baru dengar nak kabar itu nak!" Mbok warung. Hem padahal sih anaknya baik, sopan, ramah lagi ucap bibi kenapa bisa ya bunuh diri.
Mereka pun mendapat angkutan umum menuju alamat mereka. Kami pun berpamitan belari menuju mobil, di perjalanan aku kembali tidur di dalam mobil
*****
Keesokan harinya, sekolah digemparkan dengan ditemukannya jasad Nabila yang tergeletak dilantai dasar dengan tubuh penuh luka dan lumuran darah.
Semua menduga jika Nabila terjatuh dari lantai dua......