NovelToon NovelToon
Dijodohkan Istri

Dijodohkan Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:16.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: khalisa maisara

(SEDANG DI REVISI ULANG)

"Ibnu Atmajaya" Adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sudah menjabat sebagai seorang CEO di perusahan yang ia lanjutkan dari sang papa sejak usia nya menginjak 26 tahun. Dan kini usianya sudah menginjak yang ke 36 tahun. Dia terkenal sebagai orang yang sangat datar dan dingin. Apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Dia sudah berstatus sebagai suami dari seorang wanita yang bernama Renata Fadilla. Seorang dosen di fakultas XXXXX.

"Laras Safitri" Adalah salah satu mahasiswa dimana Renata mengajar. ia orang yang sangat pendiam.
Suatu hari, dia sedang tertimpa masalah. Mamanya masuk rumah sakit dan harus segera dioperasi. Dia sangat kebingungan harus mencari biaya operasi untuk operasi mamanya. Karna berasal dari keluarga yang tidak mampu, membuat ia kesulitan mendapatkan uang.

Tapi dia akan melakukan apapun saat seorang dosen bersedia membantunya namun dosen itu mengajukan syarat ke pada nya.
Ya... syarat nya adalah...
Dia harus menikah dengan suaminya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

...Hai... gengs gengs kuh...😘😘😘...

...happy reading !!!...

...🏵️🏵️🏵️🏵️...

Setelah memberikan pakaian suami nya. Laras segera pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Ia akan memasak nasi goreng untuk menu sarapan pagi mereka. Setelah selesai, ia langsung menghidangkan nya di meja makan. Dan dia pun segera kembali ke kamar nya untuk membersihkan diri nya.

...****...

"Mas..." Panggil Renata pada Ibnu saat mereka sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama.

"Emmm.... Ada apa..??"

"Besok aku di tugaskan untuk mengajar di universitas XXXXX yang ada di luar kota. Aku di suruh menggantikan salah satu dosen disana yang sedang mengambil cuti selama dua Minggu." ujar Renata

"Lalu bagaimana dengan ku..???" Tanya Ibnu yang malah balik bertanya.

"Bagai mana apa nya ??? Kan sudah ada Laras yang mengurus mu." Ujar Renata.

Menatap Laras sejenak. Dan kembali menatap Renata dengan sebal. Ia sangat tidak suka jika Renata akan meninggalkan nya. Apa lagi dua Minggu ?? Sungguh, ini akan menjadi hal yang sangat menjengkelkan karena hanya akan berdua saja dengan Laras.

"Baiklah, Kau akan berangkat dengan siapa?" Tanya nya lagi.

"Aku akan berangkat sendiri mas. Karana hanya aku yang ditugaskan ke sana." jawab Renata seraya menyendok kan makanan ke dalam mulut nya.

"Biar aku antar saja." Ujar Ibnu seraya mengelap bibir nya dengan tisu.

"Tidak mas. Aku akan berangkat sendiri. Lagi pula kasihan Laras, dia akan sendiri dirumah. Mba sari kan sudah tidak bekerja lagi di rumah ini." sanggah Renata menolak

"Baiklah terserah kau saja. Aku akan berangkat ke kantor sekarang." Ucap nya dan berlalu pergi meninggalkan ke dua istri nya itu.

...*****...

"Laras, aku akan berangkat sekarang. Kau baik baik ya dirumah. Layani mas Ibnu dengan baik ya, aku harap saat aku pulang nanti aku mendengar kabar baik mu dengan mas Ibnu." Ucap Renata yang sudah bersiap akan pergi

"Kabar baik, maksud mba Renata ??" Tanya Laras yang merasa bingung dengan ucapan Renata.

"Aku harap saat aku pulang nanti, aku akan menerima kabar kehamilan mu. Layani lah suami mu sebaik mungkin ya. Dan ini ada sesuatu untuk mu." Renata pun menyerahkan paper bag untuk Laras.

"Ini apa mba..??" Tanya nya yang ingin tahu isi di dalam paper bag itu.

"Buka nya nanti malam saja ya. Dan pakai lah saat kau akan tidur." Ucap nya dengan penuh senyuman jahil.

"Baiklah mba.. terimakasih. Dan hati hati dijalan. Aku akan sangat merindukan mu." Ujar nya dan langsung menghamburkan diri nya memeluk Renata.

"Aku juga akan sangat merindukan mu.." ujar nya seraya membalas pelukan Laras.

...*****...

Hari pun berganti hari. Tak terasa sudah satu Minggu Renata meninggalkan rumah. Hari hari tanpa ada sosok Renata membuat Laras kian merasa sangat canggung berada di rumah hanya berdua saja dengan Ibnu. Apa lagi setiap hari nya Ibnu selalu bersikap dingin dan tak pernah perduli dengan nya. Dia tak segan segan akan memarahi dan membentak Laras jika gadis itu membuat nya marah dan kesal. Karena apa pun yang dilakukan gadis itu akan selalu salah Dimata ibnu Atmajaya. Padahal Laras selalu berusaha melayani segala kebutuhan nya sebaik mungkin.

Hari sudah semakin gelap. Dan jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Tapi tidak ada tanda tanda Ibnu akan pulang. Laras yang merasa sangat khawatir tengah berjaga di ruang tengah untuk menunggu suami nya pulang.

"Kenapa tidak ada mengabari aku jika akan pulang telat. Apa sebegitu tidak penting nya aku di hidup nya." Ujar Laras seraya terus melihat layar ponsel nya yang tak ada sama sekali notifikasi masuk. Ia pun menaruh ponsel nya di atas meja, dan akan pergi ke dapur untuk mengambil air. Saat dia baru akan berdiri ponsel nya bergetar.

Drett..dreett...

Ia pun segera meraih benda pipih itu dan melihat siapa yang tengah menelpon nya.

"Mba Renata.." Laras pun segera menggeser tanda hijau di layar ponsel nya.

"Iya halo mba.." sapa nya

"Halo Laras, bagai mana kabar mu. Ujar Renata yang berada di sebrang telpon sana.

"Aku baik mba. Bagai mana dengan mu ? kenapa baru menelpon ku sekarang ?" Tanya Laras

"Ah maaf kan aku ras.. aku sangat sibuk disini. aku juga sangat baik. Oh ya.. dimana mas Ibnu ? Apa dia sudah pulang ? aku telpon dia nomor nya tidak aktif.

"Pak Ibnu belum pulang juga mba. Mungkin dia sedang lembur di kantor nya." jawab Laras yang bahkan dia pun tak tau dimana keberadaan suami nya itu

"Yasudah kalau begitu, Sampaikan salam ku pada mas Ibnu ya. Maaf aku baru bisa menghubungi kalian. Ujar nya disana.

"Baik lah mba. Baik baik ya disana mba, dan segeralah pulang." pinta Laras.

"Terimakasih ras, aku akan segera pulang jika tugas ku sudah selesai disini. Ya sudah aku tutup telpon nya ya. selamat malam.

"Selamat malam juga mba." jawab Laras, Lalu dia pun menutup telpon nya dan menaruh kembali ponsel nya di atas meja.

Ketika akan bangkit, tiba tiba telpon rumah nya berbunyi. Ia pun segera melangkah kan kaki nya untuk segera mengangkat nya.

"Ia halo..." sapa Laras

"Halo selamat malam. Saya Diana sekertaris nya pak Ibnu di kantor. Saya mau memberi tahu bahwa pak Ibnu selama tiga hari kedepan akan ke luar kota. Jadi mulai malam ini beliau tidak akan pulang. Ujar seorang wanita di balik telpon yang ternyata adalah sekertaris Ibnu di kantor nya. Ia mendapat perintah dari Ibnu untuk menelpon rumah nya untuk memberitahu bahwa ia akan pergi tugas ke luar kota selama tiga hari. Karena Ibnu sendiri enggan untuk berbicara langsung dengan Laras mengenai kepergian nya itu.

"Baiklah.. terimakasih sudah memberitahu." Jawab nya dengan sendu.

"Baiklah, terimakasih selamat malam.

Laras pun menaruh kembali telpon ke tempat nya semula. Tiba tiba air mata nya jatuh begitu saja tanpa bisa ia tahan lagi.

"Apa aku tidak pernah penting di hidup mu. Sampai kau enggan berbicara pada ku dan menelpon ku mengabari bahwa kau akan pergi ke luar kota. Kau bahkan menyuruh orang lain memberi tahu ku.. Hiks... hiks..."

...******...

sebenarnya aku nulis ini semalem gengs... tapi karna ada sesuatu jadi belum sempat aku up 😂😂😂 Mon maaf ya man teman 😉

berapa hari ini ada kendala terus mau nulis,

yang ini lah yang itu lah... 🙏😂😂

part selanjutnya akan segera dimulai konflik konflik nya gaes 🤣 semoga kalian suka ..

dan terus dukung cerita aku ini ya like, komen, vote pake poin 🙏🙏🙏 dan berikan kritik dan saran kalian untuk cerita ini ya. terimakasih

salam hangat loph yuuu❤️❤️❤️❤️

1
Furi Wijayanti Wijayanti
seharusnya Renata dpt akibatnya apa ke,,,,dan Ibnu menyesal kedua x nya,,, nyebelin Ibnu n Renata egois nya gede
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka q ma ibnu
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka ma sikap ibnu
Inez Silvia
bagus
Nenk Jelita
terima ajh klo jd gue
Umi Umi
pasti ibnu
Umi Umi
jangan2 ricko kakaknya laras yg beda ibu
Umi Umi
ya allah thor tolong jangan buat ibnu cerai sm laras kqsihan laras thor.
yg harusnya cerai tu renata krn dia yg g bs ksh anak
Umi Umi
buat laras pergi thor biar si ibnu merasa bersalah
Zahra Dara Jelita
kalau ngasih nama tempat jangan xxxxx lah. nama yang lain kek bebek ayam hiu paus
mizuki
kenapa gak jujur aja sama mama ras, ingat surga itu di kaki ibu
Devia Ratna
mampir
Ayu Ningsih
ceritanya bagus
Erna Fadhilah
sabar laras, suatu sa'at nanti Ibnu akan bucin ma kamu
Erna Fadhilah
aku mampir thor
Mr.VANO
baru hadir thor
Halimahalwan Halimahalwan
istri sholehah
Alimah Hardjanto
seharusnya ibunya laras menerima nya...jgn smp pengalamannya terulang sm anaknya yg tak di akui klg
Alimah Hardjanto
dasar renata ngapain nyuruh2 suami kawin ujung2nya jg sakit hati kan
Halimahalwan Halimahalwan
bagus hasil karyanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!