NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Elmira

Cinta Untuk Elmira

Status: tamat
Genre:Romansa / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:335.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vita Zhao

Elmira Revalina Putri. Dia merasa sangat bahagia karena bisa menikah dengan laki-laki yang sangat dia cintai. Meskipun laki-laki tersebut tidak pernah mencintai dirinya, dan hanya mencintai wanita pilihannya.

Edgar Emilliano Addison. Demi kedua orang tuanya, ia terpaksa harus menikahi gadis yang sama sekali tidak ia cintai. Dalam pernikahan itu, Edgar memperlakukan Elmira dengan sangat buruk. Elmira selalu sabar dalam menghadapi sikap Edgar.

Akan tetapi, ada kalanya hati Elmira merasa lelah dengan sikap Edgar yang terlalu semena-mena terhadapnya, dan tidak pernah menganggap dirinya ada.

Akankah Elmira bertahan dengan sikap Edgar? Atau memilih berpisah dengan laki-laki yang sangat ia cintai itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vita Zhao, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Kepergian Elmira.

Happy Reading🥰

Elmira mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia ingin segera sampai di rumah, dan menyelesaikan masalahnya bersama Edgar. Elmira tidak akan mengemis cinta lagi, ia sudah menyiapkan diri untuk benar-benar pergi dari kehidupan Edgar. Rasanya sangat sakit ketika mengingat setiap kata yang terlontar dari bibir Edgar.

Padahal baru semalam Edgar bersikap manis terhadapnya. Namun hanya karena salah faham, Edgar kembali ke tabiatnya yang suka berkata pedas. Setelah membuat hati Elmira terbang tinggi, sekarang dengan gampangnya Edgar menghempaskan Elmira ke dasar jurang yang terdalam. Membuat hati Elmira tercabik-cabik, dan terkoyak habis.

Di sepanjang perjalanan pulang, Elmira tiada hentinya meneteskan air mata. Rasanya ia sangat lelah dengan kehidupan ini. Kenapa selalu dirinya yang di salahkan? Padahal Edgar juga bersalah dalam hal ini! Mengingat Alexa yang tengah memprovokasi dirinya di depan Edgar, sungguh rasanya Elmira ingin menghajar mulut wanita ular itu.

Elmira memasuki rumah dengan langkah tergesa-gesa. Tujuannya adalah untuk bertemu dengan sang suami. Elmira memanggil-manggil nama suaminya itu, namun tidak ada jawaban sama sekali. "Apa mungkin Edgar tidak pulang ke rumah? Lalu dia pulang ke mana? Apa jangan-jangan dia ...."

Elmira tidak melanjutkan ucapannya, ia sudah dapat menebak kemana suaminya itu pergi. Kemana lagi kalau bukan ke apartemen Alexa. Elmira tersenyum kecut saat bayangan suaminya yang bermesraan dengan Alexa melintas di pikirannya. Tak ingin membuang waktu, Elmira memasuki kamar lalu mengambil baju-bajunya yang tertata di dalam lemari.

Elmira memasukkan semua pakaiannya ke dalam koper besar, begitu juga dengan barang-barang yang lain. Ia sudah memutuskan untuk pergi dari kehidupan Edgar, dan bercerai darinya. Tidak ada gunanya mengharapkan masa depan pada laki-laki seperti Edgar yang hanya berlindung di bawah naungan kedua orang tuanya.

Cinta yang dulu bersemayam di lubuk hatinya, kini telah musnah bersamaan dengan rasa kecewa yang Elmira rasakan. Elmira pergi meninggalkan rumah itu dengan linangan air mata. Ia menangis bukan karena takut bercerai dengan Edgar, namun ia menyesal sudah pernah mencintai laki-laki macam Edgar.

Elmira tidak pulang ke kediaman Winata. Ia memilih pulang ke apartemennya. Elmira ingin menenangkan diri tanpa ada orang yang mengganggunya, dan hal itu dapat ia rasakan hanya di apartemen pribadinya yang dia beli dari hasil kerja kerasnya.

Kurang apa Elmira? Dia wanita super komplit dan perfect. Dia tidak akan rugi dan menyesal jika berpisah dengan Edgar. Biarlah Edgar bahagia dengan pilihannya. Saat bercerai pun, Elmira tidak akan mengungkap kejahatan Edgar yang pernah dilakukan terhadap dirinya.

Elmira ingin perceraian berjalan dengan lancar, dan secara baik-baik. Biarkan saja kejahatan Edgar terbongkar dengan sendirinya tanpa campur tangan Elmira. Akhirnya Elmira sudah sampai di apartemen miliknya. Apartemen yang jauh lebih mewah di bandingkan dengan apartemen Alexa yang dibelikan oleh Edgar.

Elmira meletakkan kopernya di dalam kamar yang begitu luas. Dia memilih untuk memasuki bathroom, dan menyegarkan diri di sana dengan cara berendam di bathtub.

Rasanya sangat fresh, Elmira memejamkan mata guna menikmati acara berendamnya. Untuk sementara masalah rumah tangganya ia lupakan. Tak ingin terus memikirkan laki-laki seperti Edgar. Lebih baik dia berfantasi dengan laki-laki lain yang lebih segala-galanya daripada Edgar. Seperti Evan, contohnya.

Apa! Evan! Mengingat nama Evan membuat perasaan Elmira tak menentu. Entah apa yang dia rasakan. Elmira menggelengkan Kepala supaya tidak memikirkan hal aneh, apalagi memikirkan laki-laki yang baru dia kenal.

...----------------...

Di Apartemen Alexa.

Aa-hh ... Aa-hh ...

Suara de-sa-han memenuhi kamar Alexa. Edgar menengadahkan kepalanya ke atas, merasakan sensasi dari permainan Alexa yang memanjakan Oyongnya.

Sssstt! Alexa! Aa-hh!

Edgar me-nge-ra-ng saat merasakan pe-le-pa-san. Dadanya naik-turun dengan nafas tersengal-sengal. Ya Edgar dengan gilanya bermain li-ar bersama Alexa. Padahal kondisi rumah tangganya sedang tidak baik-baik saja.

Edgar tanpa merasa bersalah terhadap Elmira. Ia lebih memilih bersenang-senang dengan Alexa. Tentunya atas desakan dan rayuan dari Alexa. Awalnya Edgar sudah akan pulang ke rumah. Namun dengan cepat Alexa mencegah Edgar supaya tidak pulang ke rumahnya.

"Terimakasih, Sayang." Edgar memeluk tu-buh Alexa yang berada di atas tu-buh-nya.

"Kapan kamu akan me-ma-su-ki aku, Honey? Apa selamanya kita hanya akan bermain seperti ini?" ujar Alexa dengan nada sedih.

"Bukan begitu, Sayang. Aku 'kan sudah bilang kalau aku akan me-ma-su-ki mu ketika kita sudah menikah!"

"Tapi kapan, Edgar! Kapan kamu akan menikahi aku?" Alexa mengeluarkan jurus ampuhnya untuk meluluhkan hati Edgar. Ia menangis terisak-isak dalam pelukan Edgar.

"Maaf, Sayang. Aku janji secepatnya aku akan menikahi kamu. Tunggu sampai aku resmi bercerai dengan wanita j*lang itu!"

"Sampai kapan aku harus menunggu? Satu tahun aku hanya di berikan harapan palsu oleh kamu Edgar."

"Aku janji, dalam waktu 2 minggu aku akan bercerai dengan dia."

"Serius? Kamu gak bohong 'kan?" Alexa menatap Edgar dengan mata yang berbinar.

"Iya, Sayang. Percayalah." Edgar mengecup puncak kepala Alexa penuh kasih sayang.

Mereka berdua berpelukan dengan mesra, layaknya pasangan suami-istri. Edgar selalu di pu-as-kan oleh Alexa. Dia merasa sangat senang meskipun hanya sekedar menggunakan mu-lut, tapi Edgar sudah sangat puas.

Ya selama menjalin kasih dengan Alexa, Edgar tidak pernah berhubungan intim layaknya pasutri. Dia akan di pu-as-kan menggunakan mu-lut oleh Alexa, sedangkan dirinya me-mu-as-kan Alexa menggunakan kedua jarinya. Walaupun hanya begitu, mereka tetap sama-sama pu-as.

Edgar tetap pada pendiriannya, ia tidak akan melakukan itu sebelum mereka menikah. Cukup waktu di club dulu dirinya melakukan hal terlarang dengan Alexa dalam keadaan mabuk. Edgar melakukan itu di luar kendalinya.

Sebenarnya Edgar masih tidak ingat jelas kejadian dimana dirinya yang tiba-tiba menodai Alexa. Waktu dia tersadar di sampingnya sudah ada Alexa dengan keadaan menangis histeris, dan berkata bahwa dirinya sudah menodai Alexa dengan merenggut kesuciannya.

Edgar awalnya tidak percaya, namun saat melihat bercak merah di atas kasur yang ia tempati, Edgar jadi sadar dan merasa bersalah atas tindakannya. Edgar berjanji akan bertanggungjawab terhadap Alexa dengan menikahinya. Namun saat Edgar membawa Alexa untuk di perkenalkan kepada kedua orang tuanya. Addison malah menentang keras hubungan mereka.

Tentu saja Edgar sangat marah, dia yang tipikal laki-laki bertanggungjawab harus kecewa dengan penolakan kedua orang tuanya, yang mengatakan bahwa Alexa bukan wanita baik-baik, dan hanya seorang j*lang. Edgar tidak terima dengan tuduhan dan hinaan Addison terhadap Alexa. Karena jelas-jelas ia melihat noda merah itu saat berada di salah satu kamar yang tersedia di club. Yang artinya Alexa masih suci, dan dia yang sudah merenggut kesuciannya secara paksa.

...----------------...

Terimakasih atas dukungan kalian semua para readers 😘😘

Jangan lupa tekan like, dan tinggalkan jejak di kolom komentar 🥰

1
Ran Aulia
terima kasih kak, ceritanya bagus 👍👍👍
Nok Denok
mampir baca,,tp kayaknya kebanyakan POV othor,,
Niken Hapsari
nanti klo emosi di pukul lagi tuh bini
Niken Hapsari
jgn mau balik
jane m pandelaki
Elmira jangan mau , rugi, , iiii tinggalin aja edgarnya.
jane m pandelaki
Ayo Emma ganti aja si Edgar yang galak sama Evan.He he.
Fay
mampir baca
Rin Manuk
sangat tertarik
Rin Manuk
sangat bagus
Rin Manuk
ceritanya bagus
Rin Manuk
bagus.
Enung Samsiah
tom &jeri kompak dulu lah napa demi utun, wkwkwk
Enung Samsiah
d rumah pda nunggu eehhh,,, pasutri bucin mlh main tusuktusukan d mobil,,, saking nggk kuat nahaannn hadeeh,,, wkwkwk
Enung Samsiah
aduh tor gontaganti nama (tanam-tanaman skrg renang-renangan)
Enung Samsiah
cara jitu menyelesaikan masalah ( jleb bercinta)
Enung Samsiah
waduuuhhh,,ada gempa pagi nih smpi getaran ke 2
Enung Samsiah
Elmura bodoh +lemah, masa di katain jalang diam aja tampar ke' tuh siegar
Ririn Nursisminingsih
syukurin edgar
Ririn Nursisminingsih
ceo kok bodoh bangett☹️☹️
Lilis Fiska
elmira mending edgar di cuekin aj biar taw rasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!