NovelToon NovelToon
Dihamili Adik Kelas

Dihamili Adik Kelas

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anarita

Hanya Karena ingin tahu gebetannya H*** atau tidak, Laura melakukan sebuah kesalahan fatal hingga dirinya dinyatakan hamil.

Apakah kebodohan yang Laura lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dikerjai Laura

"Itu loh Ga, yang biasa dipakai cewek kalo lagi kedatangan tamu bulanan. Softex, laurier, atau charm." Laura menyebutkan nama-nama merek dari pembalut yang sering ia beli. "Masa Arga beneran ngga tahu?"tanya Laura heran.

Arga bukan anak kemarin sore yang baru lahir. Untuk cowok seusia Arga, harusnya ia sudah mengerti sedikit tentang masalah wanita, seperti haid yang tiba-tiba datang ini.

"Ngga tau, gue gak ngerti maksud, lo..." jawab Arga bingung. Ia menggelengkan kepalanya tidak mengerti.

Arga bahkan jauh lebih polos dari anak SMP. Istilah datang datang bulan saja ia tidak tahu, apa lagi merk pembalut yang ia tidak pernah lihat seperti apa rupanya. Intinya Arga hanya tau menstruasi dan haid, itu pun ia dapat dari pelajaran sekolah.

"Ya udah, Arga tolong beliin itu buat Laura, tolong beliin di apotik."

"Ihggh, ogah banget! Gua ajak kagak tau pembalut gunanya buat apa ...," balas Arga malas. Entah benda apa yang Laura maksud, yang jelas ia tidak mau direpotkan terus seperti ini.

"Tolongin aku, ya ampun Ga! Aku butuh banget benda itu. Aku janji, kalo Arga mau nolongin aku kali ini, aku bakalan ngabulin permintaan Arga apa pun itu ...," janjinya serius. Gadis itu mengulurkan jari kelingking untuk saling bertaut sebagai pertanda membuat janji.

Lantas Arga menepis tangan Laura, janji-janji seperti anak kecil saja, pikirnya. "Emang apaan, sih ...?"

Tentu saja Arga penasaran benda apa yang ingin Laura beli, apa lagi anak itu sampai ingin menjanjikan sesuatu pada Arga.

"Nanti aku tulis di kertas, Arga tinggal kasih ke mbak-mba penjaga nya," terang Laura.

"Ini anak beneran gak tau pembalut atau gimana si?" Laura tertawa jahat dalam hati.

Percayalah, Arga pasti mau menuruti permintaan Laura. Bukan karena ia peduli, tapi karena janji yang sudah diucapkan oleh Laura. Mengabulkan apa pun permintaan Arga, tentu saja ia akan meminta Laura berhenti mengganggunya. Anggap ini adalah yang terakhir kali Arga menolong Laura.

"Bye, Cacing Pita!" ujar Arga dalam hati.

"Ya udah buruan, terus lo ngga ikut ...?

"Aku ngga bisa ikut, perut aku sakit banget, ada obat yang harus aku minum biar perutnya ngga sakit lagi. Maka dari itu Arga cepet beliin obatnya. Aku nggak bisa berdiri kalau belum minum obat itu," tuturnya lagi.

Cewek itu mengeluarkan kertas dan pulpen dari dalam tasnya. Lalu menulis merek pembalut dan obat yang ia butuhkan.

"Nih ... jangan lupa obatnya yah!" Laura tersenyum kikuk saat memberikan kertasnya.

Arga menyambar kertas itu dengan wajah masam. Tentu saja muka itu sudah sangat bete oleh kerepotan yang Laura hadirkan.

"Iya udah ... gue jalan dulu." Arga nyelonong pergi dari hadapan Laura

"Uangnya, Ga ...!" seru Laura.

"Pakai uang gue aja dulu," balas Arga yang sudah pergi sekitar sepuluh langkah menjauh dari Laura.

Laura tersenyum geli menahan tawa. Entah Arga yang tidak tahu atau bagaimana, yang jelas Arga pasti akan merasa malu ketika membeli benda itu nanti.

Laura tidak akan pernah lupa dengan pengorbanan Arga yang satu ini. Ia akan selalu mengingat kejadian ini, bahkan harus diceritakan pada anak cucunya nanti.

"Dasar Arga bodoh! Pembalut aja masa gak ngerti?" Anak itu masih bisa cekikikan di tengah sakit perut yang melanda jiwa.

Mungkin malam ini Laura tidak dapat tidur memikirkan kejadian ini. Gadis itu tidak sabar melihat ekspresi Arga ketika balik nanti. Pasti cowok itu akan marah sekali. Bodo amat! Laura tidak pernah takut melihat Arga marah, bahkan ia merasa senang saat cowok itu kesal kepadanya. Ada sesuatu yang menyenangkan ketika melihat Arga marah dengan wajah yang ditekuk lecek.

Laura suka itu, Arga terlihat lucu.

***

1
ida nurhidayah
♥️👍
Hadijah Nadia
Luar biasa
Hadijah Nadia
👍👍👍
nur Hayati
Kecewa
Qaisaa Nazarudin
8 tahun berjuang sendiri,Semuanya nisa berjalan dgn mudah seharusnya,Orang bilang KEJUJURAN itu penting,Kalo Laura jujur dari awal ke keluarganya,Pasti semuanya juga akan baik2 saja,Ini Laura aja yg bikin ribet sendiri..Aelaah..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Rene,Arga emangnharus tau..Lama2 aku makin enegndgn sikap nya Laura..
Qaisaa Nazarudin
Aku gak tau mau ngomong apa,Laura ini cewek apa ya BODOH,BEGO APA OON SIH, Itu anak punya Bapak,Kamu juga punya keluarga,Kenapa harus nanggung sendiri,Dari dulu sampai sekarang gak abis2 dengan kebodohan dan kebegoan nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
1 jam, Kalo aku tuh udah siap semuanya..1 jam ya bukannya 1 menit,Dasar Laura aja yg lemot..
Qaisaa Nazarudin
Semuanya juga berasal dari Laura yg terlalu Terobsesi ke Arga,Sampai sanggup merendahkan harga diri,Makanya Roma kerjain,Tapi ngerjain nya kelewatan..
Qaisaa Nazarudin
Masuk jebakan,Pasti air itu di kasih obat..
Qaisaa Nazarudin
Astaga Laura..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Arga cari pacar,Biar Laura gak ngejar2 kamu lagi..
Queen Mother
Pagi-pagu? Pagi-pagi
Queen Mother
Kai? Kata apa itu Thor?
Queen Mother
Siapa An?
Queen Mother
🤣🤣🤣 emang selera anak SMA yaaa nasi goreng
Queen Mother
Menjelang Thooooorr
Queen Mother
Pergi Thor, bukan peri… muni peri kali aah
Queen Mother
Iyaaa 🤣🤣 cowo klo liat yang seksoy-seksoy biji mayanya mo keluar noh
Queen Mother
Yaaah ternyata lakik bawa hair dryer jugak?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!