NovelToon NovelToon
5 Tahun Kemudian

5 Tahun Kemudian

Status: tamat
Genre:Cerai / Obsesi / Pengganti / Tamat
Popularitas:840k
Nilai: 4.8
Nama Author: sayonk

Clarissa Binar, seorang wanita yang terus mengabdi pada suaminya. Mencintai suaminya meskipun lima ahun ini suaminya tidak menoleh padanya, hanya menoleh pada putranya Abra.

Namun dalam lima tahun ini dia harus dihadapkan kenyataan pahit. Tiba-tiba seseorang masa lalu dari Adam, suaminya datang dan membawa seorang anak berumur lima tahun.

Akankah Binar memaksa pernikahannya bertahan atau justru memilih pergi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Licik

Nadira dan Farhan menggeram kesal di dalam hatinya, ia menatap sang kakak yang tersenyum padanya dan tidak menyangka kalau kakaknya di berlakukan seperti itu oleh kakak iparnya.

"Kak," Nadira langsung memeluk Binar yang berada di sampingnya. "Bagaimana bisa kakak mengalami seperti ini dan Kakak malah menyembunyikannya pada ku?"

"Maafkan Kakak, Kakak tidak mau kalian khawatir."

"Tapi Kak, apa pun yang terjadi Kakak harus mengatakannya pada kami." Timpal Farhan. Dia sebagai anak laki-laki di keluarganya merasa tidak becus menjaga kakak perempuannya.

"Sudahlah ini masa lalu,"

"Tapi Kakak ipar tidak berniat untuk menikahi Ayu kan?"

Adam menggeleng dengan cepat, di hatinya tidak ada lagi untuk menyakiti Binar. Wanita itu adalah kehidupannya.

"Aku akan bertanggung jawab pada anak ku, tapi tidak untuk Ayu."

"Percayalah, aku akan menjaga kakak kalian."

Drt

Binar menatap ponselnya, dia pun melihat ke arah lainnya. "Aku angkat dulu, ini teman ku," ucap Binar.

Dia pun bergegas pergi menuju suatu tempat agak jauh dan menghindar dari mereka. Ia buru-buru mengambil ponselnya dan mengangkatnya.

"Iya," ucap Binar dengan datar. "Apa?"

Wanita di seberang sana terlihat geram, kesepakatan keduanya seakan merugikan dirinya. "Kau sudah berjanji akan bercerai dengan Adam? lalu mana buktinya? kau tidak menepatinya Brengsek!"

Binar tersenyum sinis, beberapa hari yang lalu Ayu menghubunginya, entah dari mana dia mendapatkan nomornya dan memintanya untuk tidak mengganggu Adam dan hubungannya serta memintanya untuk bercerai dengan Adam.

"Kau pura-pura tidak tahu apa memang bodoh? aku sudah meminta Adam untuk menceraikan aku dan aku keluar dari rumah itu, lalu Adam mencari ku dan mengatakan mencintai ku, apa yang harus aku lakukan?" Binar mengedikkan kedua bahunya. Sudah cukup ia di injak-injak, memang ia menyetujui kesepakatan itu karena dirinya sudah menyerah, apa lagi Adam telah memiliki anak dengan Ayu dan tidak ada kemungkinan untuk mereka kembali bersatu.

"Kau seorang ibu dan tentunya kau tahu bagaimana perasaan Andra, dia butuh Adam."

"Aku tidak melarang Andra bertemu dengan Adam, tapi sepertinya kali ini aku tidak bisa menyerah. Adam mencintai ku dan Abra juga butuh kasih sayang."

"Kau tidak tahu malu!" teriak Ayu menggeram kesal.

Binar tertawa, sakit, dia di anggap tidak tahu malu. Tapi ia memperjuangkan rumah tangganya dan sekarang ia mendapatkan hasilnya.

"Kau yang seharusnya tidak tahu malu, kau meminta ku bercerai dengan Adam. Aku bukan Binar yang di injak-injak seperti dulu, kalau Adam mencintai mu dan memilih mu, aku tidak akan memaksa Adam bersama ku. Tapi dia yang datang sendiri."

Emosi Binar berapi-api, tentu saja ia sangat marah karena dirinya di hina. Ia tidak akan pernah mau di hina lagi.

"Baik, kita lihat siapa yang akan bertahan di samping Adam, aku atau kau." Tantang Ayu. Bukan Ayu namanya kalau ia tidak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Dulu dia menyerah demi pengobatan ayahnya, tapi sekarang tidak. Ia yakin, Adam masih mencintainya.

"Datanglah ke jalan Xxx, kau bisa mempertemukan Adam dengan Andra,"

Binar mematikan panggilannya sepihak dan membuatnya harus menarik nafasnya dalam-dalam. Dia duduk sambil memikirkan apa yang telah terjadi, kalau ia menyerah pada Adam, bagaimana dengan hatinya yang masih memiliki rasa? bagaimana dengan Abra? seorang anak butuh sosok kedua orang tuanya.

"Aku tidak akan menyerah, karena dia menantang ku, maka aku akan menemani tantangannya. Kau bermain licik, maka aku akan lebih licik."

1
Woro Hestiningsih
cerita nya menarik
Mrs. D
good
Evy
Untuk binar mungkin obat tidur dan untuk suaminya obat perangsang.. Ayu ingin mencoba peruntungan dengan menjebak Ayah biologis anaknya..
Evy
Astaga... semoga Andra berterus-terang pada Papanya...dan tidak melakukan yang diperintahkan oleh mamanya..
Umun Munawaroh
Luar biasa
Siti solikah
lanjut
Siti solikah
dasar ibu ga tahu diri,malah menanamkan kebencian di hati anaknya
Siti solikah
nanti kalau ada ayu dan Andra jadi berubah lagi hatinya
Siti solikah
syukurin kau adam
Siti solikah
pergi saja yang jauh binar,mulai lah kehidupan baru ditempat yang baru
Siti solikah
duh laki2 macam Adam ini pantas di bumi hanguskan
Siti solikah
jadi pusing sendiri kan
Siti solikah
bagus
Siti solikah
bagus binar
Siti solikah
punya jantung tapi tak punya hati itu memang pantas untukmu adam
Siti solikah
bagus binar
Siti solikah
sedih thor
Soraya
karyanya👍
Soraya
Adam sama Binar salah harusnya dia nanya langsung sama Aldri soal obat itu
Soraya
Ayu slalu bilang mertua pdhl blm nikah aneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!