NovelToon NovelToon
Jebakan Ranjang Gadis Belia

Jebakan Ranjang Gadis Belia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayu Andila

Dilarang Boom Like !!!
Biasakan membaca terlebih dahulu ya sayang 🥰

Aleta Winandra. gadis ceria yang suka membuat kegaduhan dimana pun dia berada bersama dengan teman-teman semaksiatan nya.

Mereka suka melakukan sesuatu hal diluar kewarasan manusia lainnya, dan selalu membuat orang lain sial saat berada di dekat mereka.

Namun suatu ketika, terjadi masalah dalam keluarga Aleta yang membuatnya harus melakukan sebuah rencana besar.

Dalam rencananya itu, Aleta melibatkan seorang pengusaha terkenal bernama Agra Mahesa.

"lihat saja. aku akan menjeratmu dan mengikatkan rantai diseluruh kehidupanmu," ucap Aleta disuatu malam.

Apakah Aleta bisa menjerat Agra ? atau malah Agra yang akan membakarnya dengan sifat liciknya ?

Yuuk ikuti kisah mereka yang penuh dengan tawa dan kegaduhan.

Jangan lupa follow IG Othor ya 🤭 ayu.andila

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Andila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 14. Bertemu dilampu Merah

Egi menyeret teman-temannya yang sudah tidak waras itu keluar dari kafe. sedangkan Aleta yang baru sadar langsung menghajar Bima dengan seluruh kekuatan jiwa dan raganya.

"sialan. kuarang ajar." teriak Aleta sambil terus memukuli temannya itu.

"duuh apa sih... kenapa menganiaya aku." Bima berlari sembunyi dibalik tubuh Egi.

"udah udah. kalian ini gak ada malu-malu nya ya." Egi melerai perkelahian mereka.

"awas kau ya." tunjuk Aleta pada Bima. Bima hanya cengengesan saja dibalik tubuh Egi.

Tiba-tiba Aleta kembali mengingat adegan panas pada video tadi dan itu berhasil membuat wajahnya merah padam.

"duuh lupakan lupakan..." Aleta mengibas-ngibaskan tangannya kedepan wajah.

Kemudian mereka memutuskan untuk pergi ketaman kota sambil menikmati suasana sore yang cerah hari ini.

"jadi gimana dong ?" tanya Aleta kembali sambil meminum es kelapa muda yang sudah tersedia dihadapannya.

"apa..."

"diam kau !" Aleta memotong ucapan Bima. dia tidak mau lagi mendengar ucapan temannya yang sesat itu.

"coba aja deh pelan-pelan ngomong sama Agra itu." ucap Egi. dia mengusulkan untuk cari aman saja tanpa harus menggoda-goda.

Aleta terdiam untuk sesaat. memang dia harus mencoba untuk menemui Agra lagi dan memohon belas kasihannya.

"ya udah besok aku bakal ke kantor dia lagi." ucapnya kemudian.

"besok kita ada kelas Ale. sampai sore lagi." Lusi mengingatkan kalau mereka besok pasti akan sangat sibuk.

"iya ya. yaudah besok-besok deh." mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.

☆☆☆

Keesokan harinya, terlihat Aleta sedang berlari-lari menuju ke kelasnya. jangan tanya kenapa dia seperti itu, sudah pasti karna dia bangun kesiangan.

hah. hah. hah. dengan napas terputus-putus Aleta terus melajukan kecepatan larinya dan tiba-tiba, bruk. Aleta menabrak seorang pemuda dan langsung terjatuh diatas tanah.

"maaf mbak. saya tidak sengaja." ucap pemuda itu sambil membantu Aleta untuk berdiri.

"duuh gak papa mas. kalau orang ganteng pasti dimaafin." ucap Aleta sambil mengedipkan sebelah matanya. kemudian dia kembali berlari menuju keruang kelas.

"lucu juga gadis itu." gumam pemuda tadi.

Sesampainya dikelas Aleta langsung duduk bersama dengan teman-temannya yang sudah mencarikan tempat duduk paling belakang untuknya.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 sore. Aleta segera membereskan buku-bukunya dan keluar dari ruang kelas. dia memutuskan untuk langsung pulang kerumah.

Namun saat berhenti dilampu merah, tanpa sengaja Aleta melihat kearah kanan dan terkejut melihat Agra tepat disampingnya. dia memutuskan untuk mengikuti mobil Agra agar bisa kembali berbicara dengannya.

Mobil Agra terlihat memasuki kawasan apartemen yang sangat mewah, dan berhenti ditempat parkir. dengan cepat Aleta juga memarkirkan mobilnya untuk mengejar Agra.

"tunggu..." teriak Aleta saat Agra akan menutup pintu liff.

Agra sangat terkejut melihat seorang gadis menerobos masuk kedalam lif, dan lebih terkejut lagi saat mengenali gadis itu.

"apa yang kau lakukan disini ?" tanya Agra.

"hah. hah. hah. sebentar." Aleta berusaha untuk mengontrol napasnya yang terputus-putus akibat mengejar Agra. dia sudah seperti pelari maraton yang kerjanya selalu berlari dan berlari.

Agra menunggu jawaban gadis itu sambil bersedekap dada. begitu juga dengan Felix yang ternyata ada ditempat itu.

"tuan Agra." Aleta memanggilnya dengan penuh kelembutan. wajahnya juga sudah dibuat supaya terlihat sangat manis dan menggemaskan.

"ada apa dengannya ?" kening Agra berkerut melihat apa yang dilakukan Aleta.

"tuan, bolehkah saya berbicara pada tuan ?" tanya Aleta sambil memasang mimik wajah yang memelas.

"tidak." Agra langsung menolaknya mentah-mentah.

"apa katanya... huh. sabar Aleta. sabar." Aleta mencoba untuk menarik napas menahan emosinya.

"saya mohon tuan. kasihanilah saya." ucapnya lagi sambil menangkupkan kedua tangannya didepan dada.

Agra tidak menghiraukankannya, dia membuang muka kearah samping. tiba-tiba liff terbuka dan Agra segera keluar dari sana. Aleta tak tinggal diam, dia terus mengikuti kemana langkah kaki Agra pergi.

"nona. pulanglah." ucap Felix. dia tau kalau tuannya itu sudah berkata tidak, maka tidak bisa diubah lagi.

"tuan. apa tuan tau kalau perusahaan itu adalah satu-satunya harta keluarga saya. kami menggantungkan hidup kami pada perusahaan itu. juga para karyawan kami.." Aleta mengucapkannya dengan keras sambil menahan bibirnya yang bergetar.

"apa tidak bisa sedikit saja tuan bersimpati pada kami." ucapnya lagi dengan lelehan air mata yang sudah tumpah diwajahnya.

Agra tidak melihat kearah Aleta karna memang dia tadi sudah akan masuk kedalam apartemen. namun suara Aleta menghentikan langkah kakinya yang hampir mencapai pintu.

"saya akan melakukan apa saja yang tuan inginkan asal tuan mau membantu saya." tambahnya lagi. sekilas wajah kedua orangtua dan kakaknya melintas dipikirannya. dia akan melakukan apapun untuk kebahagiaan mereka.

huh. Agra membuang napas kasar. sebenarnya dia tidak tega dengan gadis yang sedang menangis ini. tapi dia memang paling malas untuk memperbaiki perusahaan yang sudah hancur lebur itu. lebih baik membuat yang baru dan menghempaskan segala parasit yang menjadi sumber kehancuran perusahaan yang lama.

"dengar. aku tetap tidak akan mengubah keputusanku. sudah ku katakan, bangunlah perusahaan yang baru maka aku akan membantu." ucapnya tanpa melihat kearah Aleta.

"dan satu lagi. bisnis tetaplah bisnis. tidak bisa disamakan dengan rasa simpati atau apapun itu. dan aku juga tidak ada hubungan apapun dengan kalian sampai harus memperbaiki semua kekacauan yang kalian lakukan." tambahnya dan langsung masuk kedalam apartemen.

Sebenarnya apa yang dilakukan Aleta saat ini seperti membuka luka lama dalam hati Agra. dia tidak mau lagi menjadi orang bodoh yang dimanfaatkan untuk sesuatu hal. baik hati, pikiran dan jiwa raganya.

Sedangkan Aleta mematung ditempatnya dengan napas yang terasa tercekat ditenggorokan. air mata juga sudah terjun bebas diwajah cantiknya menyiratkan luka yang menusuk direlung hatinya.

Felix tetap berdiri disamping gadis itu. dia sedikit iba melihat keadaannya, tapi dia pun juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Aleta berbalik dan segera pergi meninggalkan apartemen itu. dadanya terasa sangat sesak. dia masuk ke mobil dan menumpahkan segala tangisnya.

"benar-benar laki-laki yang tidak punya perasaan." gerutunya.

"dan apa katanya tadi, tidak ada hubungan apapun dengan kami..."

"Agra Mahesa. aku akan membuat kau berhubungan denganku, dan juga dengan keluargaku."

"lihat saja. aku akan menjeratmu dan mengikatkan rantai diseluruh kehidupanmu." ucap Aleta penuh kebencian.

☆☆☆

Terima kasih buat yang udah baca 😘

1
apajalah
🍁🍂👌
cinta
biar kapok klu dipulangin
Yundari Gayosa
Luar biasa
aira aira
yey
Qaisaa Nazarudin
Udah 3 bulan lebih kandungannya,masa ia Aleta gak tau dia lg Hamil? Harusnya dia tau kalo dia hak dtg bulan,Keliatan banget Alita ini jenis org yg gak peka,Tau nya judes mulu ke lakik nya..🙄🙄
N Talia: aku juga dulu gak tau lagi hamil 3 bulan karna terlalu sibuk dengan kerjaan ,belum lgi ada masalah jdi gk sempat mikirin diri sendiri... hingga aku keguguran baru tau klo selaman ni lgi hamil, karna faktor kecapean.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Aleta judes banget,gak ada lembut2 nya ke suami,Lama2 aku jd enek dgn sikap Aleta,

Nih pasti Aleta HAMIL,Dan Agra yg ngalamin mual2 dan ngidam,Dari tingkah Agra aja udah tau..
Qaisaa Nazarudin
Astaga ku pikir mereka cuman bercanda,kok benaran sih mereka ketemu ustad??🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Agra.. Ngakak aku, Benar2 mau di Ruqyah nih Agra..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Itulah resikonya kalo mau ena ena di rumah orang😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Margaret ternyata cewek yg baik,g seperti di novel2 lain,kalo miliknya di ambil orang lain dia menghalalkan segala cara utk merebutnya kembali,walau kadang ada si cowoknya juga g ada rasa padanya,Atau cewek itu sendiri yg udah selingkuh,ttp aja dia mau egois..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Aleta gak ada sopan2 nya ke Suami..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk..Mampos kau,Makanya jgn sok ikut campur urusan orang..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Ialah,Di rumah Ale banyak penganggu😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang nih cowok yg Aleta jebak di hotel ya..🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
😂😂😂keliatan banget ngedrama nya..
MakBarudakh
Bagus ceritanya
lucu dg ke absurdan Aleta sm emaknya
MakBarudakh
😂😂😂😂😂😂
MakBarudakh
Diancam mantan Darren kah?
MakBarudakh
inilah tingkah absurd margaret😂
MakBarudakh
Absurdnya Aleta turun dr emaknya😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!