NovelToon NovelToon
Aku Di Antara Mereka

Aku Di Antara Mereka

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Patahhati / Tamat
Popularitas:345.4k
Nilai: 5
Nama Author: Asyfa

Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejam? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADM 15

Part kali ini kita munculkan si Ria ya gaess, Syfa kangen sama dia 🤭. Sudah sekian purnama kan di skip, bagaimana nasibnya ya. Yuk kita lanjutkan saja kali ini.

*

*

*

Happy reading gaes ...

Sejak kejadian hari itu, Ria tidak lagi bisa hidup bermegah-megahan. Semua kartu ajaibnya telah di sita sang papa, mau tidak mau dia harus bisa mengendalikan diri untuk shoping ataupun belanja tidak penting lainnya. Seperti halnya siang ini, Ria duduk bersandar di kursi taman. Dia melihat seorang anak kecil sedang menikmati Es cream. Tanpa disadari tenggorokannya naik turun menelan ludah. Tatapan matanya juga tidak berkedip melihat anak kecil menjilat lelehan es cream strawberry. Es cream favoritnya sejak masih kecil.

"Brengsek ...! Kenapa papa tega banget sih sama gue. Ini semua gara-gara si Reyhan. Pokoknya dia harus tanggung jawab atas semua ini." Ria berdiri lalu berjalan tanpa tujuan.

Ria terus saja berjalan, sesampainya di ujung jalan dia melihat sosok Bram sang Papa. Ria berlari mendekati mobil yang sedang menunggu lampu hijau.

"Pa ...! Papa ...!" Ria memanggil sang Papa sambil terus berjalan mendekati mobil itu.

Sementara di dalam Mobil ajudan Bram yang melihat sosok Ria lewat kaca spion,segera memberitahu kepada majikannya itu.

"Maaf, Pak!" Itu ada Non Ria, apa kita menepi dulu?" Tanya Sang Ajudan dengan sopan.

Sejenak Bram berpikir, apakah Ria sudah berhasil membujuk Reyhan? atau justru sebaliknya. Karena hingga saat ini perusahaan Bram yang berada di bawah kendali Reyhan justru dalam keadaan tidak baik-baik saja.

"Ya sudah, tepikan saja mobilnya." Bram sambil merapikan jas nya.

Ria yang berjalan dengan cepat merasa sudah tak sanggup lagi mengejar mobil itu, napasnya yang mulai tersengal- sengal membuat dia semakin tak bisa berjalan dengan cepat. Sesampainya di dekat mobil sang Papa, Ria tak segera masuk kedalamnya. Rasa bersalahnya kepada sang Papa lah yang membuat dia meragu.

"Apa yang kamu lakukan disini, mau jadi gembel?" Tanya Bram dengan nada mengolok.

"Pa, maafkan Ria. Ria sudah tidak sanggup hidup miskin, Pa! Ayolah, Pa!" Ria menghiba sembari mengatupkan kedua tangan memohon kepada sang Papa.

Sebenarnya Bram juga tidak tega melihat anak kandungnya hidup seperti itu. Sejak kecil sudah bergelimang harta, tidak pernah kekurangan suatu apapun. Namun, karena kesalahan Ria yang sangat tidak bisa di maafkan membuat Bram murka kepadanya.

Bram mengeluarkan beberapa kartu ajaib milik Ria, namun tidak semua di berikan kepadanya. Bram hanya memberikan sebuah saja, sebagai bekal untuk Ria meluluhkan Rey agar mau kembali ke perusahaan Papanya.

"Cari Rey sampai ketemu, Papa nggak mau, mantu sama cucu Papa pergi ninggalin Papa. Kamu tau kan Rey itu aset berharga buat Papa. Kamu masih ingat bukan, seperti apa dulu perusahaan Papa sebelum ada Rey." Bram mengulurkan kartu ajaib itu kepada Ria.

"Terima kasih, Pa. Ria janji akan bawah Rey sama anak-anak kembali. Papa tunggu saja kabar baik dari Ria.

Ria pun pergi dengan menggunakan taksi online yang beberapa waktu lalu telah di pesannya. Rumah keluarga Reyhan, itulah tujuannya saat ini.

Sementara Bram melanjutkan kembali perjalanan menuju rumahnya. Duduk di belakang sang supir membuatnya mengingat kembali kejadian beberapa tahun silam tentang kematian sang istri.

Malam itu, enam belas tahun yang lalu, Bram menyuruh ajudannya untuk mencari keberadaan Ria, dia yang sudah tidak pulang hampir tiga hari itu membuat sang istri yang sedang sakit semakin parah.

"Pa, Ria mana, Pa!" ucap Dewi dengan suara lemah.

"Dia masih kuliah, Mama yang sabar ya, sebentar lagi pasti datang." Bram sambil memegang tangan Dewi.

Ponsel Bram tiba-tiba saja berdering, dengan segera dia mengangkatnya dan menjauh dari sang istri.

"Apa!" Teriak Bram.

"Iya, Tuan! Terus non Ria dibawah kemana ini, Tuan.

"Bawah kerumah saja. Aku akan kesana sekarang juga." Bram mengakhiri panggilannya dan segera berpamitan kepada Dewi.

Akhirnya Bram pulang menuju rumah, melihat apa yang sebenarnya terjadi kepada Ria. Begitu sampai di rumah Bram sangat murka melihat kondisi sang anak yang sangat tidak berdaya. Pakaian yang terkoyak, rambut acak-acakan, layaknya seperti orang yang tidak terurus.

Bram menyuruh ajudannya mencari tahu dengan siapa saja Ria selama ini berteman, hingga dia salah jalan seperti sekarang. Sementara sang ajudan pergi Ria di urus oleh pembantu Bram yang lain.

"Ha, ha, ha ...." Suara tawa Ria menggema di seluruh penjuru rumah.

Bram yang sejak tadi memang menunggu Ria sadar dengan segera mendatangi putrinya itu. Dilihatnya Ria sedang bertelpon dengan seseorang, membuat Bram mengurungkan niatnya untuk masuk, namun Bram berusaha mendengarkan pembicaraan sang anaknya dengan seseorang itu.

"Iya, Sayang. Butuh uang berapa kamu? Bilang saja nanti aku transfer," ucapnya pada seseorang di balik telpon itu.

🐦

Siapa ya yang ditelpon si Ria? Mau transfer berapa duit tuh si Ria? Hemm ... tunggu part selanjutnya ya gaesss. Terima kasih, masih setia dengan Aku Diantara Mereka. Mohon dukungannya ya gaess, jangan lupa tinggalkan jejaknya. Like, Komen, Vote, Rate, Favorit, Juga Gift seikhlas ya, 😘

Jangan lupa juga mampir di karya all member Rumah Pena Sastra dengan tema, PACAR ONLINE, chat story yang pastinya bakal menghibur teman-teman semua,ditunggu jejaknya gaesss.

1
Sri Puryani
kok udah tamat thor...
Queenzee🕊
menginspirasi sekali
Mizra May
kenapa panik bukan itu yang kau mau Reyhan munafik sekali anda
Mizra May
minta maaf tiada guna kalau tidak di bukti kan
Mizra May
tapi kenyataan nya MMG Reyhan suami orang kan
Mirfa Linda
gak jadi cerai dong. Rayhan pasti lemah lagi
Mirfa Linda
kok malah LDR an Thor jadi muter2 ceritanya.
Mirfa Linda
buat Hanna hamil Thor, kasian cuma ngurusin anak orang ehh Mak bapaknya gak tau terimakasih
Mirfa Linda
Hanna Hanna gak usah mikirin bahagianya orang pikirin bahagianya kamu sendiri aja
Mirfa Linda
kok kaburnya malah ada Leo tambah runyam masalahnya na.
Mirfa Linda
ria nya gak tau terimakasih udah mau Hanna ngurusnya dg ikhlas malah dituduh yg gak2
Mirfa Linda
bapak Ama anak sama2 egois. gak mikir apa Ama perasaan Rayhan. jgn mau Rayhan mereka cuma mikirin diri mereka sendiri
Erna Ningsih
hrs rey beresin dl sm ria perceraian nya kasian nana jd di cap pelokor dong
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
stuju rey tinggalin aja ria bila perlu talak 6 biar tau rasa
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ: ya biar kapok tuh s ria🤣
total 2 replies
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
rey ceritain aja smuanya biar ria tau diri
aku dkung kmu rey sma hanna
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
ceritanya bagus aku suka tetp smangat nel dn sukses slalu
Sri Wahyuni
s hana cwe yg pling oon
Sri Wahyuni
hukumulloh ria mka nya jngn terlalu sombong hnya krn bnyk harta
Sri Wahyuni
s hana knp oon bgtu ya lbih suka jd istri kdua siri lgi msa dpan suram
Nenie desu
jangan lupa mampir di novel aku kak 🤗🤗🙏😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!