Bagaimana bisa anak SMA sudah menikah?
Secret Marriage(Pernikahan Rahasia) seorang anak SMA.
Keisya seorang perempuan yang tak pernah berpacaran selama ini harus menikah dengan pria yang tidak ia cintai.
Agaz seorang laki-laki yang sudah mempunyai pacar harus terpaksa menikah dengan Keisya orang yang tak ia cintai.
Mereka menikah saat masih menjadi seorang remaja SMA dan melakukan pernikahan ini tidak di dasari dengan cinta, akankah mereka bertahan dengan pernikahan ini ? akankah pernikahan mereka terungkap semua orang ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acharm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
Pria bertopeng itu pergi ketika seseorang datang menghampiri Selena.
*Prok Prok Prok* rupanya Talki yang datang sambil bertepuk tangan dengan senyum mengesalkan. "Hebat! chat gue gak pernah dibales SELENA!" ucap Ia berteriak.
Selena kaget melihatnya dan bergegas pergi dari sana namun satu tangannya di tarik, Ia berusaha untuk melepas namun tangan satunya lagi juga di tahan.
"Aaaaaaa!!!!" Selena berteriak dengan tubuh yang bergemetar dan wajah yang ketakutan.
"Lo ngapain disini? bukannya lo gak masuk?!" Selena berbicara kepadanya sambil mencoba melepaskan diri dengan napas terengah-engah.
"HAHAHA! Gue ini Talki! Seorang Talki itu hidup semaunya! gue mau dateng sekolah kapan juga suka-suka gue!" Talki berkata sambil tertawa dan akhirnya melepaskan pegangannya dengan cara mendorong Selena hingga terjatuh, lalu pergi.
Selena hanya terdiam dilantai dengan napas yang terengah-engah, seluruh tubuhnya bergemetar.
*Drrrttt* ponsel Selena berdering.
"Kamu dimana?" tanya Agaz.
"A-aku diruang basket, kamu udah selesai ada urusan sama pak mamang?" Selena menjawab pertanyaan dengan kaku karena masih syok.
"Udah kok, aku kesana ya" ucap Agaz berada di lorong sekolah, ia kemudian mematikan telepon dan menuju ruang basket.
*Dbuukk* perut Agaz tersenggol oleh sikut Rafa yang sedang berlari.
"Maaf ka!" Rafa berhenti berlari dan meminta maaf kepada Agaz sambil tersenyum. Agaz mengiyakan, dan melihat ke arah Rafa yang lanjut berlari ke arah Keisya. Ia melihat mereka saling tersenyum dan tertawa.
"Agaz!" Seseorang memanggil saat Agaz fokus memperhatikan Rafa dan Keisya. Ia menoleh melihat arah suara itu.
"Ahh Renbo!" Agaz menghampiri orang itu dan saling berpelukan.
"Lo ngapain disini Ren?" tanya Agaz dengan wajah ceria karena baru bertemu dengan teman lamanya.
"Sekolah disini lah! HAHA!" Renbo menjawab sambil tertawa.
Renbo merupakan teman masa kecil Agaz, Ia berpisah dengan Agaz sejak tamat SD karena mengikuti orang tuanya ke Inggris. Kini Ia kembali pulang dan menjadi murid pindahan di sekolah yang sama dengan Agaz.
"Kelamaan di Inggris jadi agak mirip bule lo ya!" ucap Agaz meledek.
"Yoi, ganteng kan gue!" Renbo menepuk bahu Agaz sambil tertawa.
Renbo memiliki badan yang bagus, tinggi dan kekar. Wajahnya sangat tampan, Ia memiliki darah Inggris dari Ayahnya.
"Gue mau ke ruang basket dulu ya! pacar gue nungguin!" Agaz menepuk bahu Renbo.
"Gaya juga lo punya pacar!" Renbo meledek, Agaz tersenyum dan segera pergi.
"Sel! Kenapa duduk disitu?" ucap Agaz saat sampai menemui Selena, Ia heran melihatnya duduk di lantai lapangan basket, padahal ada aula tempat duduk.
"Enggak kok" Selena berdiri lalu menghampiri.
"Yaudah yuk mau ke kantin apa mau ke kelas langsung?" Agaz bertanya.
"Kantin aja" Selena menatap Agaz dan tersenyum.
***
Di kantin.
"Kei! Diem!" Rafa menghapus sisa makanan di bibir Keisya dengan tissue. Ia begitu perhatian membuat Keisya menatapnya sambil terdiam, Rafa begitu mempesona.
Rupanya saat itu Agaz melihat Rafa dan Keisya sedang duduk di kantin berdua ketika ia hendak memesan makanan.
"SELENA MAU PESEN APA?!" suara Agaz terdengar begitu lantang, seisi kantin mendengarnya.
Keisya dan Rafa melihat sejenak ke arah Agaz yang sedang bersama Selena.
Keisya dan Agaz saling bertatapan dengan sinis. "Dah kelarin yuk Fa kita ke perpus habis ini" Keisya mengalihkan pandangan ke arah Rafa merubah ekspresi dari sinis menjadi tersenyum. Selena melihat Agaz yang sedang menatap Keisya, "Gaz! kamu lihat apa?" tanya Selena.
"Lagi lihat ada hewan yang mengganggu pemandangan!" jelas Agaz dan akhirnya berhenti menatap Keisya, Selena masih merasa heran dan memutuskan untuk duduk meninggalkan Agaz memesan sendirian, "Aku duduk duluan deh" ucap Selena.
Sementara Keisya menarik tangan Rafa untuk segera pergi ke perpustakaan, "Dah yuk Fa! udah bayar kan kita ya!"
"Kei bentar Kei" ucap Rafa yang masih ingin menikmati kuah mie, namun Keisya masih mencoba menariknya.
"Kei! lo belum bayar" ucap Rafa saat berada di perpus.
"Hah! emang iya?" tanya Keisya kaget.
Rupanya ketika Rafa memesan makanan sementara Keisya duduk, Ia menawarkan untuk membayar pesanan Keisya sekaligus, namun ditolak. Akhirnya Rafa hanya membayar pesanan miliknya saja diawal.
Keisya akhirnya tersadar akan hal itu dan berlari kembali menuju kantin.
***
"Ehh itu anak belum bayar, kumaha ie" Ucap Ibu kantin saat Keisya dan Rafa pergi menuju perpustakaan tadi.
"Siapa teh?" tanya Agaz yang saat itu masih belum menyelesaikan pesanannya, sementara Selena sudah duduk sedari tadi.
"Itu yang tadi cewek berduaan sama pacarnya duduk disana" Ibu kantin menunjuk meja yang ditempati Keisya dan Rafa tadi.
"Itu pacarnya?" tanya Agaz penasaran.
"Ya gimana.. mereka selalu berduaan, pasti pacaran kayanya mah" jelas Ibu kantin.
"Ohh gitu, tadi harga pesenan dia berapa teh? saya ada hutang sama cewek tadi" Agaz akhirnya membayarkan pesanan Keisya.
Tak lama Keisya sampai di kantin dengan napas terengah-engah untuk membayar pesanannya tadi, ternyata Ibu kantin menjelaskan "Udah dibayarin sama cowok ganteng itu" Ia menunjuk arah Agaz yang sedang makan. Keisya melihatnya dan bingung harus berkata apa. Akhirnya Ia kembali ke kelas meninggalkan Rafa di perpustakaan.
***
ᥲძ ᥲ⍴ іᥒі.. 🤣🤣