NovelToon NovelToon
Kepentok Perawat Magang

Kepentok Perawat Magang

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Teddy Briand Wijaya, adalah pria yang setia. Mencintai 1 wanita semenjak SMA, sampai di usia 34 tahun kenyataan yang membentur dan hampir tidak bisa dipercaya wanita bernama Zarisha Allova, memilih pria lain.

Teddy sempat hancur, pekerjaan tidak fokus, dan memilih berdiri di pinggir dermaga mencoba menenangkan hati.

Ternyata di dermaga, malah menemukan gadis yang sedang menangis sejadi-jadinya. Gara-gara tugas dari konsulernya di rumah sakit jiwa tempat dia magang, ga pernah benar.

"Aku mau bunuh diri!" Teriak gadis Aira Permata Salmi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Aliansi Baru

Teddy yang sudah berbalik hendak melangkah menuju mobilnya, seketika menghentikan langkah. Pria matang itu menoleh lambat-lambat, menatap Aira dengan dahi berkerut dalam seolah gadis itu baru saja berbicara dalam bahasa alien.

"Foto?" ulang Teddy, suaranya datar dan sarat akan penolakan. Ini bukan usianya lagi pamer setelah memiliki kekasih baru.

"Kita baru saja membuat aliansi taktis untuk menjatuhkan seorang psikiater ulung. Tapi, ternyata dalam pikiran pertamamu hanya untuk berswafoto lalu dikirim ke mantan kekasihmu?"

"Ih, bukan mantan, Om! Pengkhianat! Dia itu pengkhianat terbesar pada abad ini. Lebih kejam dibanting Dokter Arnold yang ketularan gila karena menghadapi pasien gangguan jiwa!" koreksi Aira tidak terima, buru-buru meraba saku jas praktiknya dan mengeluarkan ponsel yang ternyata layarnya telah retak seribu karena kejadian tadi.

"Ya ampuuun, hapeku ..." desisnya menatap pembelian orang tuanya di kampung panik.

Setelah ia mengecek, ternyata ponselnya masih menyala. "Ya udah ... Nanti minta lagi aja. Yang penting sekarang si Beni Beno Bono itu harus tahu, aku baik-baik saja!"

Dengan gerakan cepat yang tidak bisa dicegah Teddy, Aira sudah berdiri di samping pria itu. Dia menyalakan kamera depan, menjinjitkan kakinya sedikit agar wajahnya yang sembap bisa sejajar dengan bahu tegap Teddy yang menjulang setinggi 180 sentimeter lebih.

"Ayo, Om, senyum sedikit! Biar Mas Beni tahu kalau seleraku sekarang langsung naik kelas ke level eksekutif, bukan abdi negara amatiran yang hobi selingkuh di pulau seberang!" cerocos Aira berapi-api.

Klik! Klik!

Teddy bahkan belum sempat protes saat lampu kilat ponsel Aira menyala dua kali. Di dalam foto pertama, wajah Teddy terlihat sangat kaku dengan tatapan datar bagai papan triplek.

Sementara Aira tampak tersenyum terpaksa dengan mata sembap dan sudut bibir yang ada sedikit bercak darahnya.

Namun anehnya, kontras di antara mereka berdua, pria matang dan gadis muda yang berantakan tetapi keras kepala, justru membuat foto itu terlihat sangat estetis dan dramatis dengan latar belakang senja dermaga yang menggelap.

"Aira, hapus foto itu. Saya tidak suka wajah saya dipajang sembarangan," perintah Teddy dingin, mencoba merebut ponsel Aira.

"Enggak mau! Ini namanya barang bukti otentik!"

Aira buru-buru menyembunyikan ponselnya di balik punggung, menatap Teddy dengan binar mata yang kini dipenuhi riak balas dendam yang membara. Tanpa ragu, Aira langsung mengirimkan foto tersebut ke nomor tidak dikenal yang tadi mengiriminya foto pernikahan Beni, lengkap dengan status singkat.

[ Makasih ya infonya. Untung diganti sama yang jauh lebih matang, mapan, dan berwibawa. Semoga samawa di sana! ]

Setelah menekan tombol kirim, Aira mengembuskan napas panjang. Beban di dadanya runtuh satu per satu. Dia menatap Teddy dengan senyum yang jauh lebih lepas, meskipun keningnya yang membiru akibat benturan tadi mulai terasa berdenyut nyeri.

"Nah, urusan si pengkhianat selesai. Sekarang, tinggal urusan Dokter Arnoldy Darmawan," ucap Aira, memasukkan kembali ponselnya dengan percaya diri.

"Ayo, Om Teddy. Katanya tadi mau pergi dari tempat sampah ini? Mobil Om yang mana?"

Teddy menatap gadis itu selama beberapa detik, menggelengkan kepalanya samar antara heran dan sedikit kagum dengan kecepatan adaptasi mental Aira yang luar biasa. Pria itu berbalik, melangkah menuju sedan hitam legam miliknya yang terparkir tak jauh dari pembatas dermaga.

"Jalan di samping saya, Anak Kecil. Dan berhenti memanggil saya Om jika kamu tidak mau saya turunkan di tengah jalan raya," ucap Teddy tanpa menoleh.

Aira terkekeh geli, menyusul langkah lebar Teddy dengan setengah berlari. "Siap, Mas Om Teddy!"

Malam pun jatuh sepenuhnya di ujung dermaga, namun bagi Aira dan Teddy, permainan yang sesungguhnya ... baru saja dimulai.

*bersambung*

1
Evi Lusiana
ortu kocak laen bgt sm anakny
Evi Lusiana
kaku perutku thor gr² aira mo bls jasa pke brondolan sawit
SoVay: dikumpulin dulu smpai 2 karung y kak 🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
aku suka karakter cewek tegas ky aira cm sayang aj knp gk milih kost sndri drpd hidup bareng tante jahat
Anbu Hasna
musuh jadi besan 🤣🤣
SoVay: halo kakak, mampir yuk cerita baru aku. udah 5 bab 🙈
total 4 replies
Evi Lusiana
kocak deh si aira,bs² ny lg sedih dia mint fto🤭
SoVay: namNya juga abegeh kak 😭😚
total 1 replies
Dewi kunti
sini ak ajarin om🤭🤭🤭🤭🤭
SoVay: wkwkwkw..punya bakat alami seorang pria kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
Dewi kunti
tuch dokter kompor banget ya
Dewi kunti: berarti dikerjain author nya ini😤😤😤😤
total 2 replies
sryharty
eallaaaah modus,,ngomong aja kamu pengen cepet2 belah duren bujang om ted2
SoVay: wkwkwkw awas grasa grusu 🙈
total 1 replies
sryharty
si pak junet lg jadi nyamuk penngganggu neh🤭🤭
Dewi kunti
aduuuuuuhhhh si bapak kenapa gak pergi2 sich
SoVay: jadi nyamuk dulu 🤣
total 1 replies
mimief
hisss...si bapak tau aja yaa🤣🤣
ini demi masa depan kita bersama
modus si dikit,tapi kan biar dia mau pak 🤭
SoVay: modus dikit maunya banyak 🤣
total 1 replies
sryharty
makanya bap junet buruan di sah kan
biar bebas bisa pegang2 tangannya,,
siapa tau bisa pegang yg lain,,kan mantap
nanti pak junet cepet dapat cucu loh dari Aira..
SoVay: wkwkwkwk 😭😭😭 pegang apa tuh kak. sim salabin ja apa prok prok prok 🤣🤣
total 1 replies
mimief
Wkwkwk
ke gap camer
apa rasa tu🤭🤣🤣
SoVay: duh, berani2nya berduaan di tengah org ramai. paling nggak, tunggu rumah kosong dulu kan ya 🤣🤣
total 1 replies
mimief
sabar...sabar
tinggal dikit lagi aku padamu
sryharty
biarin Ra si bujang lapuk di gigitin nyamuk,,di gigit Wewe gombel pun gapapa ko,,aku ikhlas 🤭🤭
mimief
yah begitulah namanya jomblo udah karatan
sekali nya jatuh cinta lagi
begini ni🤭🤣
mimief: lah abis Meleng dikit ilang
trauma Thor 🤣🤣
total 2 replies
mimief
de ileee...yg mulai bisa nge gombal
mimief: iy..y🤭🤣🤣🤣
total 2 replies
mimief
orng dirumah di tuan putriin kok
disini malah jadi begini
hajaar pak🤣🤣
mimief: mang... kepala aj ka
kelamaan jomblo begitu tu, jadinya karatan rasanya 🙄🤣🤣
total 2 replies
mimief
cepet pulih Thor..
saya yg tanggung jawab Bu
lahir bathin juga boleh 🤣🤣
dih,ngarep🤭
mimief
bingung dia ..om Jovannya🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!