"Bagaimanapun dia tidak bersalah, biarkan dia tumbuh" ucap Bram
"Tapi aku tidak ingin, Paman" jawab Alex
Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangannya mengambil keputusan yang seharusnya
"Aku akan memikirkannya" ucap Alex seraya berdiri dari duduk nya, mengayunkan langkah nya meninggalkan Bram di ruang baca
Naik melewati anak tangga menuju kamar nya dan membuka pintu lalu menutupnya
Kezia berlari menuju kamar mandi karena rasa mual yang dirasakan nya
"Aku ingin muntah, tapi nggak bisa keluar" ucap Kezia
Membawa langkah nya keluar dari kamar mandi, namun baru sampai depan pintu kamar mandi
Mendadak pandangan nya berputar dan tiba tiba ruangan menjadi gelap, tubuh nya jatuh ke lantai di depan Alex yang masih berdiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedai Kopi
Kezia berjalan mendekati rumah darurat tersebut kemudian memasuki nya dan mendapati Alex tengah duduk seorang diri di dalam
" Pagi Pak Alex " sapa Kezia dan dengan seketika Alex berdiri dan membuka kacamata hitam nya menjawab salam nya
" Pagi Bu.. eh, Nona Kezia " ucap Alex
Detakan jantung nya yang tak menentu membuatnya gugup saat menerima kedatangan Kezia
" Wah hujan lebat begini kasihan juga pekerja nya ya Pak " ucap Kezia
Alex hanya tersenyum menjawab nya
" Sial.. ! Memang saya kelihatan sudah tua.. panggil Pak terus, huh... " batin nya kesal
Thom yang sedari tadi melihat kedatangan Kezia dan memasuki rumah darurat tersebut memilih berteduh bersama pekerja proyek karena dia tidak ingin mengganggu Tuan Muda nya
" Bagaimana kalau kita pergi ke kedai kopi di seberang sana, secangkir kopi membuat kita lebih hangat menurut saya " ajak Alex pada Kezia
" Ide yang bagus, baiklah " ucap Kezia
Kemudian Kezia melangkah keluar dan meraih payung yang dibawa nya tadi, mereka memutuskan untuk jalan kaki menuju kedai tersebut karena letak nya hanya di seberang proyek
" Boleh saya yang pegang kan payung nya " pinta Alex karena tinggi tubuh Kezia lebih pendek dari nya
Hati Alex semakin berdetak kencang saat Kezia memberikan payung nya dan mengijinkan Alex menghalangi air hujan membasahi nya
Kemudian melangkahkan kaki bersama menuju Kedai tersebut
Thom yang memperhatikannya dari kejauhan
" Ini pemandangan pertama kali selama aku bekerja untuk nya " batin Thom
Angin berhembus kencang di sertai deras nya hujan membuat Alex tak mampu menahan payung yang ada di tangannya untuk tetap di posisi tegak
Sedikit bergoyang ke kanan dan ke kiri membuat air hujan sedikit membasahi baju Kezia lalu mereka sampai di Kedai tersebut
" Ma.. Maaf ya.. " ucap Alex dengan rasa bersalah karena tidak mampu menahan tiupan angin pada payung yang di genggam nya
" Ah tidak apa, nanti juga kering " ucap Kezia seraya merapikan kemeja putih nya dan mencoba mengibakan bagian ujung kemeja nya yang basah terkena air hujan
Alex seketika dengan cepat membantunya mengeringkan bagian rambut kepala nya dan mengusap nya dengan kedua tangannya
Karena gerakan Alex yang secara spontan membuat Kezia berdiri terdiam dan menatap nya serta membiarkan nya terus melakukannya
" Eh... Maaf atas kelancangan saya Nona " ucap Alex dengan wajah memerah nya karena malu dengan sikap nya
Kezia hanya menjawabnya dengan senyuman, kemudian mereka bersama berjalan memasuki Kedai Kopi tersebut
Seorang pelayan mendatangi mereka dan mempersilahkan masuk dan duduk di dua kursi kosong berhadapan yang masih tersisa
Kemudian pelayan menyodorkan buku menu untuk mereka
Memesan satu cangkir kopi panas dan coklat hangat serta makanan ringan
Mereka terdiam setelah menyerahkan kembali buku menu pada pelayan setelah membacakan menu yang dipesan nya
Kezia yang mengetahui bahwa Alex yang masih merasa malu karena kejadian tadi memilih membuka pembicaraan
" Kalau Pak Alex sendiri sudah berapa lama bergelut di bidang pekerjaan ini " tanya Kezia
" Maaf, boleh panggil saya Alex saja " pinta Alex
" Oh, baiklah " ucap Kezia kemudian Alex menjawab pertanyaan nya
" Wah lama juga ya " ucap Kezia
" Kalau Nona Kezia, sudah berapa lama dengan bisnis apartemen nya " tanya Alex
" Oh, kalau saya sebenar nya bukan ini bidang saya. Hanya Papa saya ingin saya meneruskannya " Kezia menjelaskan
lagian Alex yg udah suka kn sama Tasya. bt Thom gak papa ya,Tasya nya sama boss Alex, biar km bisa dapet lexa
kn istri lagi hamil, trs d bikin nggak enak moodnya, sekarang hati bercabang. moga Tasya hatinya tidak egois masih memikirkan sesama wanita.
kl gtu apa nantinya ada karma.
pdhl kn Kenzie gak tau apa2.toh Alex jga belum ktmu ada misteri apa antara ayah kenz sama momz Alex
nunggu selanjutnya aja lah aku
salah ya kak.
ikut alur ya saja.