NovelToon NovelToon
My Ex Brother In Law

My Ex Brother In Law

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:892
Nilai: 5
Nama Author: MeNickname

Rasa yang tidak seharusnya ada itu kian tumbuh pada Carol, dari sebuah kekaguman berubah menjadi cinta. Carol mengubur semua itu dalam-dalam karena cinta itu tidak akan pernah bisa dia gapai. Sampai suatu hari dimana ternyata semesta seperti memberinya sebuah kesempatan. Dan Carol tidak mau menyia-nyiakannya, dia berjuang mendapatkan sesuatu yang sebelumnya terasa sangat mustahil itu. Dia mengambilnya meski harus menghadapi banyaknya sudut pandang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Sementara di kota lain, Andrew nampak sedang bersiap-siap untuk acara party dengan partner bisnisnya yang baru.

Hari ini dia baru saja berhasil mendapat proyek besar setelah berebut posisi dengan beberapa perusahaan lain dan sebagai tanda terima, partner bisnisnya itu mengajak Andrew untuk party di salah satu club malam.

Andrew tidak pergi sendiri, dia turut membawa Jenn yang malam ini terlihat sangat berani dengan pakaiannya.

Pakaiannya di kantor sehari-hari sudah cukup minim dan kali ini malah lebih parah lagi. Semua lekukan tubuh wanita itu terekspos karena kain baju yang dia pakai transparan. Hanya ada tiga buah segitiga yang menutup asetnya.

Andrew membuang muka, dia langsung masuk ke dalam mobil di samping sopir. Sebenarnya Andrew bisa saja membawa mobil sendiri tapi akan jauh lebih baik jika dia menggunakan sopir.

Andrew masuk lebih dulu dan langsung menemui rekan kerjanya yang sudah menunggu, beberapa wanita sudah disediakan disana untuk melayaninya tapi Andrew sama sekali tidak berminat.

"Saya tahu, status duda itu enak enggak, gak enak juga enggak." canda pria itu sambil menyesap rok0k di tangannya

Menanggapinya Andrew hanya tersenyum tipis, demi apapun dia sangat risih tapi demi menghormati partner bisnisnya dia juga tidak bisa apa-apa.

Jenn yang duduk di seberangnya bersama dengan sekertaris wanita dari partner bisnis Andrew nampak tidak suka. Apalagi saat wanita-wanita itu mulai meraba-raba Andrew.

Tapi dia tetap menahan diri, sampai Andrew lengah dan bartender datang membawakan minuman lain untuknya.

Andrew langsung meminumnya tanpa curiga. Sejenak Andrew hanya merasa sedikit pusing lalu tubuhnya mulai terasa panas.

Andrew membuka kancing kerah bajunya yang mana wanita-wanita itu malah bersemangat untuk membantu Andrew melepas kancingnya yang lain.

"Cukup!" Andrew menghentikannya. Dia langsung berdiri tanpa menoleh lagi.

Sial, dia kecolongan lagi. Dia tentu tau reaksi obat apa ini.

Andrew berjalan mencari toilet namun yang dia temui malah Jenn yang tiba-tiba berdiri di depannya.

"Tuan, are you okey?"

"Menyingkir, Jenn." usirnya, dia mendorong tubuh Jenn yang menghalangi langkahnya.

Tapi Jenn kembali menghentikannya, dia bisa melihat jika Andrew sudah mulai banjir keringat.

"Tuan, anda.."

"Menyingkir!!" Andrew mendorong dengan sedikit lebih keras tapi Jenn mengejarnya.

"Tuan, saya bisa membantu anda."

"Tidak perlu!"

"Saya tidak bisa membiarkan Tuan begitu saja. Aku akan membantu."

Dia memang sedang membutuhkan bantuan tapi dia masih cukup sadar untuk tidak melakukan itu.

Seolah bisa membaca isi pikirannya Jenn tiba-tiba bicara, "Tuan, saya bisa membantu anda dengan tangan atau mulut saya. Anda tinggal memilih." ucap Jenn dengan tidak tau malunya.

Amarahnya memuncak, "Saya masih waras, Jennie!!"

Brukk.

Jenn tersungkur di lantai, dia menatap marah Andrew yang pergi meninggalkannya begitu saja.

"Si4lan!!"

Rencananya gagal total.

Sebelum ada yang melihat Jenn kemudian berdiri, dengan marah dia kembali ke dalam dan menghampiri partner kerja Andrew karena sejak siang dia memang sudah bermain mata dengan pria itu.

"Dimana Lawson?"

"Dia pulang lebih dulu dan dia menitipkan saya pada anda."

"Baiklah Baby, dengan senang hati."

Partner Andrew ini memang sama-sama seorang duda. Andai saja Andrew mudah digoda seperti ini, tentu Jenn tidak akan bermain dengan pria lain yang hanya untuk mengalihkan hasr4tnya pada Andrew.

Ya, dia memang gila. Dia bermain dengan pria lain tapi sambil membayangkan Andrew.

1
MamDeyh
Duda gk zelaaas
MamDeyh
Ribet bgt sih.. Tinggalin aja. Ngapain jg jd merendahkan diri buat cowok.😒
Ruwi Yah
menarik alur ceritanya semangat updatenya kak
Ruwi Yah
sebagai atasan kamu harus tegas ndrew jangan sampai sikapmu disalah artikan oleh sekretaris seksimu
Ruwi Yah
sekali kali jual mahal dikit Carl
MamDeyh
Km jd kelihatan murahan dg begitu.. Kalo mau membuktikan dia apakah ada perasaan dg pergi menjauh. Bukan kek wanita ...😒
Ruwi Yah
masih nyimak alur ceritanya
Ruwi Yah
lanjut
Ruwi Yah
Terima kasih upnya kak
MamDeyh
Lanjuut
Ruwi Yah
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!