NovelToon NovelToon
GARIS DEPAN ( Misi Senyap )

GARIS DEPAN ( Misi Senyap )

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Kehidupan Tentara / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Penugasan di medan perang adalah hal biasa. Namun, menghadapi pengkhianatan di dalam barak asrama dinasnya sendiri adalah pertempuran yang tak pernah ia duga.

Ketika ia memergoki lettingnya sendiri menelantarkan dan menyakiti seorang wanita di sudut pangkalan militer akibat hasutan keluarga, naluri pelindungnya bangkit. Dalam sebuah tindakan nekat demi menyelamatkan kehormatan sang wanita, ia mengambil alih takdir itu. Ia membawanya pergi, melindunginya di garis depan hidupnya, dan menikahinya.

Di bawah naungan seragam lorengnya, ia memulai misi paling rahasia dalam hidupnya.. Menyembuhkan luka batin gadis itu, namun, ia harus menghadapi dendam dari rekan satu lettingnya, dan mencintainya setulus hati tanpa syarat.

Sebab di garis depan hatinya, keselamatan wanita itu adalah perintah mutlak haram untuk gagal.

KONFLIK.. SKIP bagi yang tidak sanggup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Amarah Jaguar.

"Oscar hamilin perempuan, Dek. Sialnya perempuan itu putrinya Almarhum Rumadi, yang mau Abang jodohkan dengan Yudhistira atau Oscar dulu." Kata Pak Dante saat tiba di mess transit. "Kamu tau lah, dek. Hutang nyawa juga saat kejadian perang di kampung, dulu."

Mama Dilan membawakan segelas teh hangat untuk suaminya.

"Apa Abang sudah bicara dari hati ke hati dengan Oscar??? Abang juga orangnya emosional, mungkin Abang belum mendengarkan penjelasan dari Oscar sepenuhnya." Kata Mama Dilan.

"Penjelasan apalagi, Dek. Waktu Abang sampai sana, Abang tangkap basah Oscar sedang tanam paku sama Ditha. Abang juga dengar Ditha bilang kalau dia telat haid. Berarti bukan sekali itu saja mereka kebablasan." Jawab Pak Dante geram.

"Abang yakin Oscar seceroboh itu?? Kalau Satria, Dilan masih percaya.. Tapi Oscar......."

Pak Dante terdiam sejenak. Beliau mencoba mencerna situasi yang terjadi.

***

Masalah ini tidak dapat di tutupi, Danyon sudah mendengar permasalahan ini dan sebagai komandan, beliau memanggil Letnan Oscar dan Letnan Samuel untuk menghadap.

Namun pagi itu saat akan berangkat kerja, Bang Samuel mendengar ucapan sang Ibu di telepon tentang Pitta dan Bang Oscar.

"Yaaank.. Hari ini Samuel mau datang ke Batalyon terkait perselingkuhan Pitta. Karena semua uang Sam dan surat tanah sudah kita miliki, biar saja mereka pisah. Lagipula Pitta sudah nggak menguntungkan." Kata Bu Mieke.

Baron tertawa renyah di seberang sana. "Kamu memang pintar, sayang. Kamu pilih perempuan bo*oh untuk anakmu, buat anakmu nggak menyentuhnya, itu sangat hebat. Belum lagi karangan ceritamu kalau Pitta tidak peraw*n sampai anakmu jijik.. Hahahaha.."

"Iyalah, aku nggak mau cucu dari perempuan dungu seperti Pitta.. Iyyeewwhh.. Biar Oscar saja yang ambil dungunya. Sampai sekarang Sam nggak pernah tau kalau selama ini kita sudah tau keberadaan Pitta sejak hampir dua bulan lalu." Cicit Bu Mieke.

"Ibuuuuuuuuu.." Bang Samuel yang geram akhirnya meluapkan amarahnya. "Jadi selama ini ibu tau tentang keberadaan Pitta????"

Kaget putranya mendekat, Bu Mieke langsung mematikan sambungan teleponnya sepihak.

"Ini, itu.........."

"Ibu tau, kan... Aku benar-benar sayang sama Pitta. Aku rela membelikan tanah atas namanya, aku sampai merebut Pitta dari sahabatku sendiri, dan aku menikahi Pitta yang belum cukup umur karena paksaan ibu. Jadi ini tujuan ibu??? Ingin merebut semuanya dari tangan Pitta?????" Bentak Bang Samuel.

"Maksud ibu, nggak begitu. Tapi kau tau sendiri, apapun itu.. Hanya ibu yang harus di hormati, kenapa juga kamu harus belikan tanah dan rumah atas namanya??" Ujar Bu Mieke.

"Apa salahnya??? Pitta istriku, Bu. Dia berhak atas nafkah dariku. Termasuk nafkah batin yang seharusnya dia dapat dariku. Sekarang karena ulah ibu, dia lari sama sahabatku sendiri." Teriak Bang Samuel begitu emosional.

Ibu Mieke tak menjawab, Bang Samuel memilih pergi membawa hati penuh luka tak terkira.

...

Di dalam ruang meeting Batalyon, Pak Dante juga ikut berkumpul memantau sendiri perkembangan kasus yang melibatkan putra keduanya.

Kali ini beliau melihat Letnan Samuel duduk diam, namun diamnya bukan seperti amarahnya semalam. Wajahnya hanya mengisyaratkan sesal tak terlukiskan.

Berbeda dengan Letnan Samuel.. Letnan Oscar, putranya itu masih menyimpan amarah apalagi sesaat sebelum masuk ke dalam ruang meeting, Pitta sempat tak sadarkan diri.

"Baiklah, mohon ijin Brigadir jenderal. Wiradante. Saya sampaikan terlebih dahulu hal‑hal yang berkaitan dengan kasus yang sedang kita bahas hari ini. Berdasarkan laporan yang masuk ke meja saya, Letnan Satu Ricky Oscar Falaq telah membawa pergi Mbak Anjani Pramudhita, yang merupakan istri Letnan Samuel.

Perkara ini menjadi agak rumit, sebab pernikahan keduanya belum dicatatkan secara resmi sesuai ketentuan hukum dan aturan administrasi militer, juga tidak ada satupun anggota yang tau bahwa Letnan Samuel secara diam-diam telah melangsungkan pernikahan."

Suasana hening sejenak sampai kemudian Danyon sesaat menarik napas lalu melanjutkan kembali.

"Beberapa saksi dari kalangan anggota militer telah menyampaikan keterangan, bahwa pada malam kejadian, mereka melihat Letnan Oscar melakukan perbuatan tidak semestinya.. Atau berhubungan suami istri bersama Mbak Anjani. Hingga saat ini, Mbak Anjani diduga sedang mengandung, namun belum ada kepastian apakah kandungan tersebut merupakan anak dari Letnan Samuel atau Letnan Oscar."

braaaakk..

"Kau jangan lancang bicara semaumu, anak itu anak saya..!! Saya bapaknya, mau apa kau sekarang..!!!" Emosi Bang Oscar tersulut, ia berdiri sampai menghantam meja dengan keras dan membentak Danyon nya.

"Letnan Oscar, harap tenang..!!" Perintah Pak Dante menegur putranya.

"Ya kalau memang saya bapaknya mau bagaimana?????" Balas Bang Oscar.

"Kalau kau tidak bisa mengendalikan emosimu. Papa hajar kau di tempat.. Duduk, Oscar..!!!"

"Kalian terus menyudutkan situasi tanpa saya bisa menjelaskan. Pitta itu istri saya, saya sudah menikahinya. Haruskah saya membuka urusan kamar saya disini?????" Teriak Bang Oscar.

"Oscaaaarr.. Biar pun kau benar, ada langkah yang salah dari tindakanmu..!!!!!!!!"

"Keluarkan istri saya dari ruangan ini..!!! Istri saya tidak akan kuat." Kata Bang Oscar.

"Pitta harus ada disini biar semua clear, semua harus dengar.. Kalau ada kehamilan dari kejadian ini, dinas bisa mengambil tindakan yang semestinya." Pinta Pak Dante seolah beradu tanding cukup keras dengan darah dagingnya sendiri, pria yang bagai cerminan dirinya sendiri.

"Kalau mau bertanya, runtutkan permasalahan dari awal, bukannya bertanya kenapa semua ini terjadi. Tanyakan sama si Sam, kenapa ibu dan pacar ibunya yang b*****t itu menyiksa Pitta. Tanyakan juga sama si Sam, kenapa dengan mudahnya dia menjatuhkan talak, asal kalian tau.. Talak itu sudah jatuh dan saya bisa menikahinya karena dia tidak pernah menyentuh Pitta sedikit pun."

Seluruh tatapan tertuju pada Pitta hingga membuat sekujur tubuh Pitta gemetar dan panas dingin.

"Jangan asal bicara kamu, Oscar." Bentak Pak Dante.

"Mbak Pitta, benarkah ucapan Letnan Oscar??" Tanya Danyon.

"Saya, tidak sepenuhnya paham. Tapi soal anak ini....... Seingat saya, Abang baru menyentuh saya satu kali." Ucap Pitta dengan polosnya semakin memanaskan suasana.

"Aseeeemm.. Satu kali darimana????? Macam mana pula kau ini, dek???" Bang Oscar yang frustasi sampai tidak sadar meninggikan suaranya di depan Pitta.

"Baru semalam Abang ajakin Pitta main."

"Yang ngokang senjata itu Abang, Abang yang tau betul pelurunya lepas dimana." Balas Bang Oscar benar-benar marah namun kemudian Bang Yudhistira yang berjaga-jaga langsung menahan emosi adiknya.

"Lailaha ilallah, Oscar..!! Tutup mulutmu, apa kamu tidak malu bicara masalah seperti ini??" Tegur Pak Dante.

"Ini juga bukan yang saya mau, tapi kalian yang memaksa saya..!! Anak itu saya yang mau." Jawab Bang Oscar sembari melirik Bang Samuel.

Tatap mata itu kini beralih pada Letnan Samuel yang terduduk lemas tanpa kata.

.

.

.

.

1
Maysuri
alah.... dalah tambah runyam iki toh thor.....
𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋"Asti"•§͜¢•🦢🍒
maulah aku tugasnya cuma rebahan sama scroll hp
dyah EkaPratiwi
😭😭😭 gimana ini ceritanya
Maysuri
thor aq sampai ikut gemetar,lah kok bisa gitu loh.....kmn aj ajudannya
Tanti
mba Nara....konfliknya udah mulai naik yaaa🥹🥹...perasaanq udaah campur aduk bacanya..
ditunggu lanjutanya mba
Tanti
wadooohhh....gawat!!!
Maysuri
wow.....ternyata....
Maysuri
eng....iiii.....eng.....thor🤦
Tanti
luar biasa hukuman yg diberikan pak Dante...selain dapet pahala jg bs perbaiki diri..mantappp

ditunggu lanjutannya mba Nara
Maysuri
klw engk mau sakit hati,lebih baik mundur bang,jngn 1 wilayah,lebih baik menjauh unk menata hati ....🤭
Bojone_Batman: Harusnya yaaa.. tapi SKEP yang menentukan dari pusat
total 1 replies
dyah EkaPratiwi
jangan berdinas disitu bang satria semakin dekat pasti sulit melepas perasaan
Bojone_Batman: Iya, karena pasti akan sering ketemu.
total 1 replies
Tanti
semoga mama dan calon baby nya ga kenapa-napa
Bojone_Batman: Aamiin.. Semoga selalu baik-baik saja.
total 1 replies
Maysuri
aq kira si fita pura" pusing dan keram perut..🤔
dyah EkaPratiwi
semoga kuat ya pitta
Maysuri
semangat buat kapan ber2,...💪💪
Septi Astuti
semoga lekas sembuh dan sehat kembali untuk orang tua mbak Nara.. Aamiin
Septi Astuti: sama-sama mb...
total 2 replies
Tanti
Tetap semangat semua...ingat pesannya mama Dilan💪💪💪
Tanti
seneng lihatnya...Bang Dante, Dilan, dan Bian bs rukun ky gini

lanjut mba Nara👍
dyah EkaPratiwi
semangat pitta
dyah EkaPratiwi
🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!