NovelToon NovelToon
Sejak Kapan Aku Jadi Sekuat Ini?

Sejak Kapan Aku Jadi Sekuat Ini?

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Slice of Life
Popularitas:21.5k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Xu Ming adalah pemuda biasa dari Bumi yang sangat menggemari novel dan komik kultivasi. Suatu hari, keinginannya untuk menjadi tokoh utama benar-benar terkabul. Ia tiba-tiba terbangun di Dunia Tianxuan dan memperoleh Sistem Pembimbing Kultivasi. Namun, alih-alih menjalani petualangan besar, ia justru dipaksa berlatih pedang, berkebun, memasak, melukis, memainkan qin, menulis kaligrafi, hingga melakukan berbagai pekerjaan sederhana selama sepuluh tahun.

Saat Xu Ming mengira perjalanan sebagai seorang kultivator baru akan dimulai, sistem justru menghilang setelah menyatakan bahwa tutorial telah selesai.

Menganggap dirinya masih seorang mortal yang lemah, Xu Ming memilih tinggal di Desa Qinghe dan menjalani hidup tenang. Tanpa ia sadari, seluruh latihan itu telah membuatnya melampaui semua tingkatan kultivasi. Sementara Xu Ming terus meragukan kekuatannya, seluruh dunia justru memanggilnya Senior, menganggapnya sebagai pertapa agung yang menyembunyikan identitas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 — Tamu yang Tidak Diundang

Angin sore bertiup perlahan melewati Desa Qinghe.

Xu Ming sedang membereskan piring-piring kotor setelah makan siang.

Tetua Mu beberapa kali ingin membantu.

Namun setiap kali hendak berdiri, Xu Ming selalu menggeleng sambil tersenyum.

"Kalian tamu."

"Masa tamu disuruh mencuci piring?"

Tetua Mu akhirnya duduk kembali.

Dalam hati ia menghela napas.

"Senior benar-benar memperlakukan kami seperti tamu biasa."

Padahal...

Kalau berita ini tersebar ke dunia kultivasi, entah berapa banyak tetua sekte yang rela berebut kesempatan hanya untuk mencuci piring di rumah Xu Ming.

Xu Ming membawa piring-piring itu ke sumur.

Ia mengambil seember air.

Kemudian mulai mencucinya satu per satu.

Air sumur memercik pelan.

Cipratan air yang jatuh ke tanah membuat rumput di sekitarnya tampak semakin hijau.

Tetua Mu memperhatikan sumur itu sejak tadi.

Semakin lama dilihat...

Semakin sulit ia mengalihkan pandangan.

"Guru..."

Li Qingxue berbisik pelan.

"Apakah sumur itu juga..."

Tetua Mu mengangguk perlahan.

"Ya."

"Air di sumur ini telah berubah menjadi Mata Air Roh."

"Bahkan mungkin..."

"...lebih tinggi daripada Mata Air Roh yang pernah kubaca di kitab kuno."

Li Qingxue menelan ludah.

"Bahkan air untuk mencuci piring..."

"Mengandung energi spiritual setinggi ini?"

Di saat yang sama, Xu Ming selesai mencuci piring.

Ia mengambil sedikit air dengan gayung bambu, lalu menyiram tanaman di halaman.

"Semoga besok tumbuh lebih subur."

Melihat pemandangan itu, Tetua Mu hampir menutup wajahnya.

"Senior..."

"Anda menggunakan Mata Air Roh untuk menyiram sayuran..."

Kalau para ahli alkimia melihatnya...

Mereka mungkin akan menangis darah.

Setelah semua pekerjaan selesai, Xu Ming kembali duduk di bawah pohon persik.

"Akhirnya selesai."

Ia menuangkan teh lagi untuk para tamunya.

Suasana menjadi tenang.

Sesekali hanya terdengar suara burung dan desir angin.

Namun...

Jauh di luar Desa Qinghe.

Di atas sebuah bukit.

Seorang pria berjubah hitam berdiri sambil memegang kompas hitam.

Kompas itu berputar liar.

Jarumnya terus mengarah ke satu tempat.

Rumah Xu Ming.

Pria itu menyipitkan mata.

"Benar."

"Harta itu memang berada di sana."

Di belakangnya berdiri tiga orang berjubah hitam lainnya.

Salah satu dari mereka bertanya,

"Tetua..."

"Apakah kita langsung menyerang?"

Pria berjubah hitam menggeleng.

"Tidak."

"Tetua Mu juga berada di sana."

"Kita bukan lawannya."

Ia menyimpan kembali kompas itu.

"Laporkan kepada Pemimpin Sekte Bayangan Hitam."

"Katakan bahwa harta tertinggi telah ditemukan."

Ketiga bawahannya langsung membungkuk.

"Baik!"

Mereka segera menghilang ke dalam bayangan.

Pria berjubah hitam itu tetap menatap ke arah rumah Xu Ming.

Ia tidak tahu...

Kompas yang digunakan untuk mencari harta karun sebenarnya tidak sedang menunjuk sebuah benda.

Melainkan...

Xu Ming sendiri.

Di halaman rumah.

Xu Ming bersin pelan.

"Hacih!"

Ia mengusap hidungnya.

"Aneh."

"Siapa yang sedang membicarakanku?"

Tetua Mu tersenyum tipis.

"Mungkin ada orang yang merindukan Senior."

Xu Ming tertawa.

"Aku mana punya kenalan sebanyak itu."

Tetua Mu hanya tersenyum tanpa menjelaskan.

Dalam hati ia justru berpikir,

"Kalau identitas Senior tersebar..."

"Seluruh Benua Timur akan datang kemari."

Ia kemudian berdiri dan memberi hormat.

"Senior."

"Kami telah mengganggu cukup lama."

"Kami mohon izin untuk kembali ke sekte."

Xu Ming ikut berdiri.

"Oh?"

"Baiklah."

"Nanti kalau lewat sini lagi, mampir saja."

Kalimat sederhana itu membuat Tetua Mu dan Li Qingxue saling berpandangan.

Mampir lagi?

Berarti...

Senior mengizinkan mereka datang kembali!

Keduanya segera membungkuk dalam-dalam.

"Terima kasih atas jamuan Senior."

Xu Ming melambaikan tangan sambil tersenyum.

"Hati-hati di jalan."

Melihat kedua tamunya menghilang di kejauhan, Xu Ming menghela napas pelan.

"Orang-orang dunia kultivasi ternyata ramah juga."

"Aku kira mereka semua suka bertarung."

Ia sama sekali tidak menyadari...

Di mata Tetua Mu dan Li Qingxue...

Rumah kecilnya telah menjadi tempat suci yang tidak boleh dinodai.

Dan di saat yang sama...

Sekte Bayangan Hitam mulai mengerahkan orang-orangnya menuju Desa Qinghe.

Badai pertama akhirnya mulai bergerak.

Bersambung...

1
obeng min
lanjutkan
obeng min
luar biasa.pokoknya manatap👍👍👍👍👍
Ilham Yono
nyengir maning🐱
Ilham Yono
cukup senyum aja😄
Ilham Yono
specless 🤭
Ilham Yono
nyengir lagi🐎
Ilham Yono
nyengir 🐅
Ilham Yono
nyengir 🐱
Ilham Yono
nyengir 🐎
Ilham Yono
🤭🤭🤭
Ilham Yono
😄/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Grin//Facepalm/
Ilham Yono
🧲😍🤣🤭
Ilham Yono
WIS nagel..angel
Ilham Yono
magnet 🧲
Ilham Yono
good job
Ilham Yono
kacau kacau mania
Ilham Yono
no coment
Ilham Yono
nyengir aje
Ilham Yono
wkwkwkwk🤣
Bella Macnolia
semangka semangat upload kakak secepatnya y kakak lebih dari 10 kakak 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!