Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.
Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.
Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.
Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?
Tunggu yaaa part selanjutnya !!!
Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hujan deras
Elea terengah engah meminta tolong. Aksara yang baru keluar dari ruang kerja mencari elea tapi tidak ada di ruang perpus. Dia melihat ruang samping arah kolam renang terbuka, dia penasaran apakah elea ada disana. Melihat sekeliling benar elea ada di kolam renang tenggelam pingsan. Aksara yang melihatnya langsung berlari melompat ke kolam. Berenang menuju tubuh elea yang mengapung. Dengan perasaan panik dia mengangkat tubuh elea ke atas.
Dia menyadarkan elea dengan menepak pipinya tapi tidak sadar. Aksara panik dia ga punya pilihan lain selain ngasih nafas buatan. Dengan terpaksa dia ngasih nafas buatan itu, sama sekali tidak bekerja masih tidak sadar. Lalu dia memompa dada nya elea supaya bisa keluar air hampir sedikit lagi dia tersadar tanpa berpikir panjang dia melakukan lagi nafas buatan.
Setelah mencoba beberapa kali akhirnya elea batuk sudah sadar tapi masih terlihat lemas. Aksara membangunkan untuk duduk, "Untungnya kamu sadar el." elea hanya melihat lesu aksara, langsung pingsan.
Langsung di pangkunya dan di bawa ke kamar supaya tidak kedinginan. Dia memakaikan elea beberapa baju tebal.
Sambil menunggu aksara kepikiran siapa yang melakukan itu, kenapa tiba-tiba elea terjatuh, apa dia sendiri yang mau berenang. Daripada penasaran dia langsung mengecek cctv, di situ terlihat ternyata yang melakukannya vicky. "Sialan si vicky."
Setelah beberapa menit elea akhirnya terbangun.
"Aduh basah banget, kepala sakit banget." Sambil memegang kepala.
"Akhirnya sadar juga, lo kuat ga buat ganti baju takutnya masuk angin."
"Kuat ko gue, tapii lo bantuin gue ?."
"Yaiyalah siapa lagi ? Lo berharap siapa yang nolongin lo ? Rafi ?."
"Jangan-jang lo cari kesempatan ya ? Lo tadi ngapain gue sampe bisa sadar ?."
"Yang gue lakuin cuma ngasih nafas buatan aja itu doang ko." Muka aksara terlihat watados.
"Whattt elo nyium gue ? Ihhh ga mau gue ternodai, berani-beraninya ya lo ngelakuin itu tanpa izin gue." Elea sambil mukul-mukul badan aksara.
"Eh siapa yang nyium lo, gue cuma ngasih nafas buatan, kalo gue ga ngelakuin itu yang ada lo ga bisa hidup."
"Tetep aja sama, bibir lo kena sama bibir gue. Gue ga mau gue ga terima pokonya." sambil mengelap bibir berkali-kali pake telapak tangan.
"Siapa juga sih yang mau ngelakuin itu, gue terpaksa." sambil aksara keliar dari kamar.
"Ihh kenapa sih, harus dia gue maunya rafi."
Elea bolak balik memeikirkan kejadian tadi. Dan langsung mengejar aksara. "Eh baju ganti gue mana ? Gimana mau ganti kalo baju nya ga ada."
"Di wardrobe ada cek aja."
Elea langsung pergi untuk mengganti pakaiannya, setelah selesai dia turun ke bawah mengikuti aksara.
"Ngapain lo ngikutin gue?."
"Emm engga, gue ga ngikutin, gue mau pulang."
"Yaudah pulang sana, gue males nganter."
"Masa cowo ga bertanggung jawab, ga ada effort gitu buat nganterin. Gimana cewe suka kalo ga ada effort." Ucap elea pelan.
"Apa lo bilang? Gue bisa denger ya. Tanpa gue ngelakuin itu, semua cewe suka sama gue, termasuk lo." Sambil menuangkan kopi.
"Yehh kepedean lo."
Saat elea mau pergi ke depan pintu, tiba-tiba lampu semua mati dan hujan turun sangat deras sekali, kilat menyambar saling bersautan.
"Aaaaaaaa aaaaaa gue takut." Berteriak kencang.