NovelToon NovelToon
Sins Of The Playboy

Sins Of The Playboy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

King Stone (27 tahun) bisa dengan mudah melupakan ratusan wanita yang pernah singgah di hidupnya selama menjadi playboy.

Namun, gadis di hadapannya ini adalah pengecualian mutlak.

Olivier Martinez merupakan cinta pertama sekaligus mantan kekasih King selama tiga tahun di masa high school—gadis yang dulu ia tinggalkan begitu saja demi ego remaja agar tidak terikat oleh seorang wanita di masa depan.

Kini, roda kehidupan berputar. Di dalam rumah sakit mewah miliknya sendiri, King sama sekali tidak memiliki kuasa atas Olivier.

Di hadapan sang mantan kekasih yang menatapnya penuh kebencian dan kini bersenjatakan sumpah medis sebagai dokter residen, King harus menghadapi kenyataan pahit. Ia sadar bahwa luka penyesalan di hatinya jauh lebih sulit disembuhkan daripada luka sayatan parah di perutnya.

Pertemuan tak terduga ini menjadi awal dari karma masa lalu yang siap menghancurkan keangkuhannya.

~~~~~
Happy reading 🦋🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#14

Keheningan yang mencekam sempat menggantung di dalam kamar VIP nomor satu setelah pengakuan blak-blakan King Stone.

Olivier Martinez merasa pasokan oksigen di sekitarnya mendadak menipis. Sepasang matanya melebar, menatap King dengan pandangan yang sarat akan kemarahan sekaligus kepanikan yang luar biasa.

Pria itu benar-benar gila. Menembakkan bom waktu seperti itu di depan Mommy Emmeline sama saja dengan menyeret paksa masa lalu yang sudah terkubur dalam-dalam ke atas permukaan.

Namun, reaksi yang ditunjukkan oleh sang ibu negara klan Stone sungguh di luar dugaan.

Emmeline, yang selama sepuluh tahun terakhir ini sudah kenyang kenyang kenyang melihat sepak terjang putra sulungnya, tidak menunjukkan kemarahan atau keterkejutan yang dramatis.

Di mata Emmeline, citra King sebagai seorang playboy internasional yang kerap berganti pasangan sejak bangku universitas sudah menjadi rahasia umum. Ia mengira sebutan 'mantan kekasih di high school' itu hanyalah salah satu dari sekian banyak petualangan asmara masa muda King yang tidak berujung serius.

Emmeline perlahan membalikkan tubuhnya, menatap Olivier yang masih berdiri kaku di dekat pintu. Alih-alih melayangkan pandangan mengintimidasi, wanita paruh baya itu justru menyunggingkan sebuah senyuman yang teramat tulus dan hangat.

"Ah, jadi begitu ceritanya," ucap Emmeline dengan nada suara yang sangat halus, seolah ingin mencairkan ketegangan yang merajai ruangan. "Maafkan putraku ya, Dokter Martinez. King memang terkadang suka berbicara sembarangan tanpa memikirkan tempat. Tolong jangan dimasukkan ke dalam hati."

Olivier menarik napas dalam-dalam, mencoba menguasai kembali detak jantungnya yang sempat berpacu liar. Ia memaksakan sebuah senyuman formal yang kaku, lalu membungkuk hormat kepada Emmeline, sepenuhnya mengabaikan keberadaan King di atas ranjang.

"Tidak apa-apa, Nyonya Stone. Saya mengerti," jawab Olivier, suaranya diusahakan tetap datar dan profesional. "Karena penjelasan mengenai kondisi Tuan Stone sudah selesai dan waktu tugas saya untuk hari ini telah habis, saya mohon pamit undur diri sekarang. Jika ada keluhan atau kebutuhan darurat, Anda bisa langsung menghubungi perawat jaga di depan."

"Tentu, Dokter Martinez. Terima kasih banyak atas kerja kerasmu hari ini. Istirahatlah dengan baik," balas Emmeline manis.

Olivier memberikan anggukan kecil sebagai penghormatan terakhir, lalu dengan cepat menempelkan kartu aksesnya pada panel pintu.

Begitu pintu elektronik bergeser terbuka, ia melangkah keluar dengan tergesa-gesa, menutup rapat babak ketegangan itu dan meninggalkan kamar VIP tanpa sekali pun menoleh ke arah King Stone.

Setelah pintu kamar rawat tertutup rapat, menyisakan keheningan yang kembali memberat, Emmeline tidak langsung duduk di sofa. Ia berjalan lambat mendekati ranjang King, memperhatikan putra sulungnya yang kini terdiam menatap pintu dengan pandangan mata elang yang meredup—sebuah tatapan penuh kerinduan yang tidak pernah ia perlihatkan di depan wanita mana pun selama sepuluh tahun terakhir ini.

Emmeline bersedekap, gurat kehangatan di wajahnya perlahan berganti menjadi ekspresi yang sangat serius dan mendalam.

Sebagai seorang ibu yang melahirkan pangeran Triple K, ia tahu betul kapan putranya sedang berpura-pura dan kapan putranya sedang bertelanjang dada menunjukkan emosi aslinya.

"Dia sudah pergi, King. Kau bisa berhenti menatap pintu itu sekarang," suara Emmeline memecah kesunyian, begitu lembut namun sarat akan penekanan.

King Stone menarik kembali pandangannya, berdeham pelan untuk menetralkan ekspresi wajahnya menjadi datar kembali. "Aku hanya memastikan dia tidak membuat laporan yang aneh-aneh pada Dr. Richard, Mom."

Emmeline menghela napas panjang, lalu duduk di kursi kulit di samping ranjang tempat Olivier duduk beberapa waktu lalu. Ia mengulurkan tangannya, menyentuh punggung tangan King yang dipenuhi rajahan tinta hitam pekat dengan penuh kasih sayang.

"King, matamu tidak bisa berbohong pada Mommy," ucap Emmeline lirih, menatap lurus ke dalam manik mata elang putranya.

"Mommy tahu citramu di luar sana sebagai seorang penakluk wanita, dan Mommy tahu kau sengaja memacari banyak gadis selama kuliah untuk memberontak. Tapi tatapanmu pada Dokter Martinez tadi... itu bukan tatapan seorang playboy yang sedang bermain-main. Kau mencintainya, bukan? Kau masih sangat mencintainya."

Mendengar kalimat ibunya, King Stone mendadak terdiam seribu bahasa. Lidahnya yang biasanya selalu memiliki jawaban sinis dan penuh kendali kini terasa kelu.

Kata-kata Emmeline menghantam tepat di pusat pertahanan batinnya yang paling dalam. Di bawah lapisan tato hitam tebal yang menyembunyikan nama Olivier di lengan kanannya, King merasa seluruh rahasia dan kepedihannya telah telanjang di depan sang ibu.

Melihat putranya yang arogan kini hanya bisa terdiam dengan rahang yang mengeras, Emmeline menggenggam tangan King lebih erat.

"Dengar Mommy, Son," lanjut Emmeline dengan ketegasan seorang ibu sejati.

"Jika memang kau masih mencintainya, dan jika dia adalah alasan mengapa kau menolak setiap wanita dari klan Eropa yang disodorkan selama dua tahun terakhir ini... maka kejarlah dia. Dapatkan dia kembali. Grandmaman dan segala aturan kolotnya tentang pernikahan bisnis... biar itu menjadi urusan Mommy yang menghadapinya."

King Stone tersentak. Ia mendongak, menatap wajah ibunya dengan pandangan yang campur aduk—antara rasa terharu yang mendalam dan ketakutan yang belum juga padam sejak sepuluh tahun lalu.

Sepasang mata elangnya yang biasa memancarkan kilat kejam kini tampak bergetar.

"Bagaimana kalau Grandmaman ikut campur dalam hubunganku, Mom?" tanya King, suaranya merendah, sarat akan kekhawatiran yang nyata.

"Aku terpaksa mencampakkannya dan menjadi pria brengsek hanya agar klan kita tidak menyentuh atau melukainya, Mom."

Emmeline tersenyum tipis, sebuah senyuman penuh tekad yang menunjukkan dari mana sifat keras kepala pangeran Triple K berasal. Ia mengusap rambut King dengan lembut.

"Sepuluh tahun lalu, kau masih seorang remaja berusia enam belas tahun yang belum memiliki kekuatan apa pun untuk melawan tekanan Grandmaman," ucap Emmeline, matanya memancarkan kilat kekuatan yang tenang namun mematikan.

"Tapi sekarang semuanya sudah berbeda. Kau adalah pemimpin klan Stone di Chicago yang tidak bisa digantikan, dan Mommy adalah istri Kyle Stone. Jika Grandmaman mencoba turun tangan untuk mengacaukan kebahagiaan putra sulungku... Mommy yang akan berdiri paling depan untuk menghadapinya."

Kata-kata ibunya malam itu menjelma menjadi oase di tengah gurun gersang penyesalan yang selama ini membakar hidup King Stone.

Rasa haru yang teramat sangat membuncah di dalam dadanya, membuat tenggorokannya terasa tercekat.

King mencengkeram tangan ibunya dengan erat, seolah menyalurkan seluruh rasa terima kasih yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. "Terima kasih, Mom... Terima kasih banyak."

Emmeline mengangguk penuh kasih, lalu menepuk pundak King dengan pelan.

"Sekarang, fokusmu adalah menyembuhkan dirimu terlebih dahulu. Jangan banyak bergerak agar luka jahitan di perutmu itu cepat kering. Dan ingat janji ini..." Emmeline menjeda kalimatnya, menatap King dengan binar mata yang penuh rencana masa depan.

"Setelah kau sembuh dan keluar dari rumah sakit ini, bawa Dokter Martinez makan malam bersama kita di kastel utama. Mommy perlu mengenal lebih dekat calon menantu dari putra sulungku."

King Stone tertegun sesaat mendengarkan kata 'calon menantu', namun segera setelah itu, sebuah senyuman murni yang sangat langka—senyuman yang tidak pernah ia tunjukkan sejak usia enam belas tahun—terukir di bibir tegasnya.

Topeng playboy internasional yang selama ini ia kenakan sebagai pelindung kini terasa mulai retak, bersiap untuk dihancurkan sepenuhnya demi menjemput kembali takdirnya yang tertunda bersama Olivier Martinez.

"Aku berjanji, Mom. Aku akan membawanya ke hadapanmu," bisik King penuh determinasi, sementara di balik jendela kamar VIP, angin malam Chicago kembali berembus, membawa aroma perubahan yang siap meruntuhkan seluruh dinding es di antara mereka.

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
maaf Thor Aku bacanya sampai di sini saja.🙏
Rosdianah 🌷: siap kak 🫶
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Semu Sembako apa sih Thor... kok Aku jadi ngelag ya.🤔🤣
Rosdianah 🌷: Author ingat sembako 🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah iya 48jam itu sama saja dengan 2hari Marthin....
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kayaknya Author suka tipe perempuannya lebih Tua dan Laki²nya brondong.🤣🤣✌️
Rosdianah 🌷: hahah 🤣🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau beneran Nora jadi nikahnya dengan Xander, Aku sintil kamu Thor.😁
Rosdianah 🌷: nggak kak🫶 Xander Punya cerita sendiri di sebelah, " I Hired A billionaire" judulnya
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aku lebih dukung Nora dengan Nicole daripada dengan Xander Thor.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kok malah jadi hubungan dengan sepupuan Thor.... 🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan sampe deh Xander jadi jodohnya Nora karna mereka sepupu terus usia mereka juga lebih tua Nora Thor... rasanya ga enak banget dengernya.😁✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
si mantan playboy, mesumnya ga terkira... sekarang ngerasain gimana rasanya nelen ludah sendiri kan🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor emang ga ada baju / gaun tidur sampe Oliv pake jubah mandi saat tidur yang ada masuk angin dong.🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: author Sampe lupa kasih dia baju😭🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kasar banget Liv...🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sah juga King ga jomblo lagi.🤣🤣🤣
Untung nenek tua sudah tobat kalau ngga sudah Aku dorong tuh sekalian... Bercanda.🤣🤣🤣✌️✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laahh Anda juga salah sebagai Orang tua Kyle Emma karna dulu kalian menekan King untuk menuruti kemauan Grandmaman tanpa ngasih kesempatan dia buat me.ilih pilihan hidupnya sendiri... jadi bukan sepenuhnya salah King tapi Para Tetua juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ngapain sih Lynne Freya ngalangin jalan King buat ngenalin Nora pada Orang tuanya harusnya kalian sebagai menantu paling muda di keliarga itu ngehargai King sebagai Kaka ipar dan Tetua di rumah itu bukan ngejegal dengan melontarkan kalimat² yang kurang pantas di depan anak² lecil... rasanya gimana ya... kayak kurang sopan banget.
harusnya dahulukan dulu King ketemu Kyle sama Emme setelah mereka selesai bicara penting baru kalian komentarin.😤
maaf ya Thor karna Aku komen gini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
malah sibuk berdebat di depan anak kecil.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya terkuak juga.
O ya mungkin maksudnya "Mencuri sebagian diriku bukan sebagai diriku" ya Thor.
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak reader 🫶🥰
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm ternyata lagi adu tak tik nih... tapi masa keluarga Stone ga bisa nyari tau tentang Olivier yang sudah mempunyai Nora.. padahal mereka Orang paling berpengaruh di banding dokter Ricard dan Olivier.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah kan cemas juga Liv.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
biarlah King dan keluarga Stone tau kalau Nora ada Liv, karna biar seburuk apapun King dulu padamu tapi Dia ayahnya dan suatu saat juga bakal ketemu karna takdir terutama takdir yang di buat oleh Author.🤣✌️
capek juga kalau harus di sembunyikan...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Semungut King... sudah dapet lampu ijo dari sang Ratu.🤭🤭🤭
tinggal cari tau lebih lagi tentang Oliv biar Kamu bisa berjuang lebih gesit lagi kalau tau sudah memiliki Putri kecil yang cantik dan pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!