NovelToon NovelToon
Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

ini adalah part 2 dari novel "Diremehkan Karena Miskin Ternyata aku punya sistem analisis nilai"

disarankan baca part 1 terlebih dahulu
**

setelah mendapatkan kemampuan sistem, kehidupan Rahmat Pratama berubah drastis. Dia yang awalnya dihina, miskin, dan terlilit hutang, kini telah berdiri di puncak .

Namun, kejayaan itu hanyalah awal dari badai yang sesungguhnya.

Saat Rahmat merasa telah menguasai segalanya, sebuah serangan siber mematikan dari organisasi misterius bernama Black Spider nyaris menghapus seluruh asetnya.

Sertifikat Galeria yang ia bangun dengan darah dan keringat hampir saja berpindah tangan dalam hitungan detik.
Black spider kembali menyerang, bukan dengan fisik melainkan dengan serangan dari dalam.

Rahmat juga menyadari satu kenyataan pahit: Sistem Analisis Nilai miliknya bukan

sekadar keberuntungan jatuh dari langit.
Ada sejarah gelap yang ditinggalkan oleh sang pemilik pendahulu, dan mengenai sang pencipta asli yang kini datang untuk menagih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12—Kecurigaan Sang Ibu Dan Tuntutan kembali ke Rumah

BAB 12

Rahmat keluar dari ruangan OSIS itu, menutup pintunya sampai suar klik! Terdengar jelas. Baginya ini adalah sebuah fakta baru. Seorang murid di sekolah ini adalah pelaku kejadian pembunuhan Reno? Artinya anggota black spider atau paling parah MR black sendiri adalah murid SMA Garuda itu sendiri.

Rahmat tertawa dalam hati, sialan kenapa dia bahkan tidak pernah memikirkan ini? Musuh ternyata sudah ada di jaringannya sendiri tanpa dia sadari.

“Sialan!”

Umpatnya karena merasa telah dipermainkan sejak lama. 

***

Dewi menatap pantulan dirinya di cermin besar yang membingkai dinding kamar Suite hotel ini.  Sudah hampir sebulan semenjak dia dan anaknya tinggal disini untuk sementara waktu.

Kamar ini terlalu luas, terlalu dingin, dan terlalu sunyi bagi seorang wanita yang menghabiskan separuh hidupnya di pasar dan dapur sempit.

Dia mengusap permukaan meja marmer yang mengkilap, namun tangannya gemetar.

“Kenapa semua orang memanggilku 'Nyonya Besar'?” batinnya dengan rasa sesak.

Ini semua terasa sangat aneh, terkadang beberapa pelayan disini seperti tidak sengaja memanggilnya nona besar, setelah menyebut itu mereka akan sangat panik dan kabur begitu saja.

Beberapa lebih parah bukan karena perlakuan yang gak sopan justru sebaliknya, dia diperlakukan seperti ratu disini.

Ini jelas Janggal, kalau menurut perkataan anaknya dia cuma dibiarkan memberikan kamar kosong untuk penyembuhan sang ibu agar cepat.

Tapi dia tetap tamu dan perlakuan beberapa pelayan jelas tidak memperlakukan dia sebagai tamu tapi seperti orang yang lebih patut dihormati.

Sejak keluar dari rumah sakit, hidupnya berubah seperti dalam mimpi buruk yang dibungkus emas. Rahmat, putranya yang dulu harus bekerja keras sepulang sekolah hanya untuk sesuap nasi, kini bisa membayar biaya rumah sakit yang mencapai ratusan juta. 

Bahkan sekarang, mereka tinggal di tempat yang tarif per malamnya mungkin setara dengan gajinya selama setahun dulu.

Kejadian belanja kemarin juga buat dia heboh sendiri, darimana dia mendapatkan uang puluhan hingga ratusan juta?

Klik.

Pintu kamar terbuka. Dewi menoleh dan melihat Rahmat melangkah masuk dengan wajah yang tampak lelah, namun matanya memancarkan kilatan yang tidak pernah Dewi lihat sebelumnya—kilatan tajam seorang pria yang memegang kendali.

"Rahmat..." suara sang ibu bergetar, menghentikan langkah putranya.

"Eh, Ibu belum tidur? Ini sudah malam," jawab Rahmat sambil mencoba tersenyum, meski sisa amarah dari sekolah tadi masih membekas di rahangnya yang mengeras.

Ibunya berjalan mendekat, matanya menatap tajam ke arah ponsel yang digenggam erat oleh Rahmat. 

"Rahmat, jujur pada Ibu. Siapa sebenarnya pemilik hotel ini?" tanya Dewi tanpa basa-basi. 

"Tadi sore, Ibu melihat manajer hotel membungkuk padamu di lobi. Mereka tidak hanya menghormatimu sebagai tamu... mereka takut padamu."

Rahmat tertegun, lidahnya mendadak kelu. 

"Itu... karena Rahmat bekerja dengan baik, Bu. Mereka menghargai prestasi Rahmat."

"Jangan bohongi Ibu lagi!" Dewi memotong, air mata mulai menggenang di sudut matanya yang mulai keriput. "Ibu tidak tenang tinggal di sini. Tempat ini bukan milik kita. Ibu merasa seperti pencuri yang menikmati harta orang lain. Besok... ayo kita pulang ke rumah kita yang dulu. Ibu lebih baik tidur di lantai semen rumah kita daripada di kasur empuk ini tapi hati Ibu terus bertanya-tanya apakah anak Ibu melakukan hal ilegal."

Rahmat terdiam. Dia melihat ibunya yang gemetar

Sial, Ibu mulai curiga terlalu jauh, batin Rahmat. Tangannya diam-diam merogoh saku, jempolnya bergerak cepat di atas layar ponsel tanpa melihat.

Sialan cukup sampai segini saja kah? Tapi dia belum bisa menceritakan semuanya apalagi tentang sistem dan kekayaan mendadak.

Mana mungkin dia bisa menceritakan itu semua. Dia butuh alibi baru.

Untuk sekarang dia harus menuruti ibu biar dia tenang, tapi dia tidak bisa pulang du rumah kumuh itu lagi. Maka dia akan mencari dengan kemampuannya.

> [Sistem Analisis Nilai Aktif]

> Target: Pencarian Properti Siap Huni (Kawasan Elit blok M jalan xx).

> Kriteria: Privasi Tinggi, Aman, Suasana Asri (Taman Luas).

> Hasil: Mansion Graha Kencana (Sita Jual Cepat). Nilai Jual: 45 Miliar. 

Harga Sistem: 15 Miliar.

> [Eksekusi Pembelian?]

Rahmat menekan tombol 'YA' di dalam sakunya, lalu menatap Ibunya dengan tenang.

"Bu," ujar Rahmat lembut sambil memegang bahu Ibunya. "Rumah lama kita sudah tidak aman. Tapi kalau Ibu tidak suka di sini, Rahmat punya kejutan. Sebenarnya... Rahmat sudah membelikan rumah untuk Ibu. Rumah asli atas nama kita, bukan milik hotel."

Siti terperangah, keraguannya justru semakin memuncak. "Beli rumah? Pakai uang dari mana, Rahmat?!"

Ini semua jadi makin gak masuk akal? Dia mau bilang anak SMA kelas 12 semester 2 akhir membeli rumah!

Dan hal yang ditakutkan Rahmat terjadi. Dia sengaja Menginap dan tinggal di hotel Selama beberapa saat untuk ini. Bukan karena dia tolol dan tidak punya niat beli rumah.

Lagian uang dia sudah miliaran sekarang, yang dia takuti cuma kebingungan sang ibu.

Bayangke saja anak sma membeli rumah, reaksi ibu pasti terkejut.

Makanya dia menghindar untuk membeli rumah dulu dan menginap untuk menghindari keterkejutan ibu.

"Bonus besar, Bu. Pemilik hotel sangat puas karena Rahmat berhasil mengungkap kasus penggelapan besar di sini," Rahmat berbohong dengan lancar demi menenangkan hati Ibunya. "Besok pagi kita pindah. Ibu bisa berkebun lagi, bisa masak di dapur sendiri. Tanpa ada pelayan yang mengawasi. Ibu mau?"

Dewi menatap mata putranya dalam-dalam, mencari kebohongan di sana. Anaknya bukan tipe orang yang bisa berbohong, semuanya jelas banget, dan itu adalah sisi baik sang anak yang dia sukai.

Tapi mata itu murni. Meski masih ada keraguan yang mengganjal, melihat binar kejujuran Rahmat tentang "ingin membahagiakan Ibu" membuat pertahanannya sedikit luruh.

dalam hati kecilnya, dewi tahu... putranya kini menyimpan rahasia yang jauh lebih besar dari sekadar rumah mewah.

Dan itu adalah hal yang tidak bisa dia ceritakan bahkan untuk sang ibu.

“Baiklah ibu paham, untuk sekarang ibu ikuti saja ucapanmu. Mari kita lihat rumah seperti apa yang kamu beli itu.”

1
Serath
nulis tema sistem mudah gak bg? dapat retensinya gampang gak? /NosePick//Grin/
Manusia Biasa: kalau fantim gimana bang🗿
total 4 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
hampir lupa belom komentar 🤣🤣🤣balik lagi pokoknya asik dah luu Rahmat keren
Manusia Biasa: tiba tiba jadi protektif jir wkwk, orang ada agensi yang mau nawarin malah🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ajib banget mantappp dah udah sultan tampan skill music mumpuni walupun dapet dari sistem 🤭🤣🤣🤣😛
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
aduh kasian Alya namanya juga baru pertama kali perform maklumi lah
Manusia Biasa: tenang ada mc yang siap mengatasi semua
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mau ketawa lihat reaksinya Rozak parah 🤣🤣😭😭😭
Manusia Biasa: sampai pingsan 😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wahhh ide Rahmat memang mantap sudah tau kalo di kuntit paparazi yang mau menjatuhkan mental Alya dan Kanaya🤭🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
selidiki itu Alfian ini keknya punya skill tersembunyi dia nih 🤭🤔
Manusia Biasa: oya tuh mencurigakan
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
apakah Alfian ini punya sistem juga kek Rahmat tapi sepertinya nggak deh 🤔
Manusia Biasa: yang jelas bukan orang biasa dan pasti penting😂
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
koplakkkk alias somplak nih jadi ketawa 🤣🤣🤣🤣dahlah kalian berdua siap siap jadi tim sorak pakai rumbai rumbai🤭🤣
Manusia Biasa: wkwkw yang nulis kemarin juga ngakak ngakak sendiri 😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat edaaaan dikelilingi cewek cantik semua baru semuanya punya kelebihan masing-masing gileeee bener 🤣🤣🤣🤭
Manusia Biasa: namanya orang ganteng sama kaya sih kak bebas
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
pastinya Alya sudah jatuh cinta sama Rahmat kan dan bisa jadi memang nanti akan jadi calon mantu ibu Dewi mungkinnnnn🤭😛
Manusia Biasa: waduhh gimana ya. nantikan saja yang jadi pendamping siapa😂
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wesss pokoke semua skill apapun dikuasai oleh Rahmat wong punya sistem analisis sendiri 🤭
Manusia Biasa: serba bisa jadinya
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat emang keren 🤭🤣🤣🤣 akhirnya Kanaya sama Alya bisa jadi satu karena mereka akan perform bersama Rahmat juga trio wik wik🤭🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: efek wkp kak, bangun malam malam masak mie rebus😭 haha
total 3 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
nah pass bertiga sama Kanaya lah kan dia juga tadinya mau ngajak luu Mat🤭🤣🤣
Manusia Biasa: siap siap bikin geger para murid laki di sana😂😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
duhhh Rahmat hoki permintaan Alya sangat sederhana ternyata 🤭🤣🤣🤣
Manusia Biasa
HEI GAYS judul novel saya ganti jadi sistem analisis nilai : Bangkitnya sang penguasa bisnis karena masalah kontrak doaka semoga berjalan lancar agar novel ini bisa berlanjut, semoga kalian gak bingung kenapa judulnya tiba-tiba ganti
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayo Rahmat semangat pasti Alya masih marah sama kamu wkwkwk usahain pakai rayuan apa kek 😛🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw harus sedia gombalan🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayahnya Alya pasti akan membantu Rahmat supaya ibu Dewi tak curiga anaknya melakukan pekerjaan ilegal🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kalo dikasih tau yang sebenarnya malah bingung nanti ibunya jadi dikasih penjelasan seperti tadi dapat bonus hadiah dari hotel dibelikan rumah buat ibu Dewi
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
keren emang analisa Anissa ini cocok jadi anggota police iyalah bapaknya komandan 🤭🤣🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: wkwkw emang udah jalur takdir ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!