NovelToon NovelToon
Amazing Doctor In The City

Amazing Doctor In The City

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:723
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Lin Xiu returned to civilization confident and proud after training with a master who cannot be named on a celestial island cut off from the real world. In his quest to uphold justice, he courageously picks fights with elites in the community wreaking havoc among the rich and the powerful. Be it ghosts, spirits, or seniors of the daoist association, he is fearless. Will the little girl Xiao Tong stay a little girl as she accompanies him on his journey to track down the rest of his friends from the orphanage they once shared?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Pasar Gelap

Tiga hari berlalu seperti kedipan mata di Kota Jiangnan. Bagi orang awam, kota ini tampak tenang. Tapi bagi kalangan atas, badai kecemasan sedang merayap. Kabar tentang hancurnya kediaman Keluarga Wang dan lumpuhnya Wang Jinhai menyebar di bawah tanah seperti api yang membakar jerami kering. Semua orang berbisik-bisik tentang kemunculan sesosok 'monster baru'.

Sementara itu, di *Dragon’s Crest Villa* Nomor 1, suasananya jauh lebih damai.

Lin Xiu sedang duduk bersila di sofa minimalisnya, menikmati teh hangat yang diseduh oleh Xiao Tong. Setelah tiga hari dirawat dengan obat-obatan surgawi dan makanan bergizi, kondisi Xiao Tong berubah drastis. Kulitnya yang dulu kusam kini putih bersih dan halus seperti porselen, matanya bulat bersinar, membuat penampilannya benar-benar imut.

Tapi, ada satu hal yang membuat Lin Xiu heran sejak kemarin.

Setiap kali Xiao Tong berada di dekatnya saat dia sedang bermeditasi, energi spiritual (*Zhenqi*) di dalam tubuh Lin Xiu akan berputar dua kali lebih cepat dari biasanya. Seolah-olah tubuh kecil Xiao Tong adalah sebuah magnet atau wadah spiritual yang sangat murni.

"Kak Lin Xiu, ada apa? Kenapa melihatku seperti itu? Apa ada sesuatu di wajahku?" tanya Xiao Tong, agak salah tingkah sambil meraba pipinya.

Lin Xiu tersenyum kecil, lalu menggeleng. "Gak ada apa-apa. Kakak cuma mikir, adik kecilku ini sekarang makin cantik. Tapi Xiao Tong... apa akhir-akhir ini kamu ngerasa ada yang aneh sama tubuhmu? Misalnya, ngerasa gerah tiba-tiba, atau denger suara-suara aneh?"

Xiao Tong mengetuk dagunya dengan jari, berpikir sejenak. "Emm... kalau suara sih gak ada, Kak. Tapi kalau malam, kadang dada Xiao Tong rasanya hangat banget, terus rasanya kayak ada aliran air yang ngalir dari jantung ke seluruh tubuh. Tapi gak sakit, kok! Malah seger banget."

Mendengar itu, mata Lin Xiu sedikit menyipit. Dia langsung meraih pergelangan tangan Xiao Tong dan memeriksa nadinya.

*Deg! Deg! Deg!*

Nadi Xiao Tong berdenyut dengan ritme yang sangat unik. Di dalam tubuh gadis kecil itu, ada segel energi kuno yang sangat kuat dan samar. Itu bukan teknik kutukan, melainkan sesuatu yang dibawa sejak lahir—*Konstitusi Spiritual Tersembunyi*.

*Sial, pantesan Asosiasi Daoist dan para elite itu ngincer anak-anak panti asuhan kami,* batin Lin Xiu, rahangnya mengencang. *Xiao Tong bukan cuma gadis biasa. Ada rahasia besar di balik asal-usul kami semua di panti asuhan dulu.*

Sebelum Lin Xiu sempat berpikir lebih jauh, ponsel di atas meja—yang dibelikan oleh Keluarga Wang—bergetar hebat. Sebuah nomor tak dikenal masuk. Begitu diangkat, suara gemetar Wang Shixiong langsung terdengar di seberang telepon.

"Tuan... Tuan Lin Xiu! Saya sudah mendapatkan informasinya!"

Lin Xiu mengubah ekspresinya menjadi dingin seketika. "Ngomong yang jelas. Di mana mereka?"

"Malam ini, jam sembilan malam. Konsorsium Empat Besar Jiangnan bakal ngadain pelelangan bawah tanah rahasia di *VVIP Lounge Club Mirage*. Saya dapat info valid kalau dua anak dari panti asuhan Anda dulu—yang namanya Er Gou dan Mei Mei—bakal dipajang di sana sebagai 'komoditas utama' untuk faksi atas dan orang-orang dari Asosiasi Daoist!"

"Bagus," jawab Lin Xiu singkat. "Siapkan mobil dan undangan untukku. Aku dan Xiao Tong bakal datang ke sana."

"S-siap, Tuan! Mobil sudah jalan ke vila Anda!"

Lin Xiu menutup telepon. Dia berdiri, lalu menatap Xiao Tong yang langsung memegang ujung bajunya dengan cemas saat mendengar nama Er Gou dan Mei Mei disebut.

"Kak... kita bakal selamatin Er Gou sama Mei Mei, kan?" tanya Xiao Tong dengan mata berkaca-kaca.

Lin Xiu mengacak rambut Xiao Tong dengan sayang. "Pasti. Siap-siap, Xiao Tong. Malam ini, kita bakal hancurin tempat mainan orang-orang kaya itu."

### **Club Mirage – Pusat Hiburan Kaum Elite**

Jam menunjukkan pukul sembilan malam ketika sebuah mobil Rolls-Royce hitam mewah berhenti di depan *Club Mirage*. Tempat ini adalah klub malam paling mewah di Jiangnan, di mana uang berputar seperti air dan hukum sekuler seolah-olah gak berlaku.

Lin Xiu turun dari mobil. Malam ini dia gak pakai baju usangnya lagi. Atas paksaan Keluarga Wang, dia memakai setelan jas hitam kasual tanpa dasi yang pas di tubuh tegapnya. Rambutnya yang agak berantakan justru ngasih kesan cowok cuek tapi karismatik. Di sampingnya, Xiao Tong memakai gaun terusan putih sederhana, terlihat seperti boneka kecil yang menggemaskan.

"Tuan Lin Xiu, ini kartu undangannya," bisik sopir Keluarga Wang sambil memberikan sebuah kartu emas hitam VIP dengan hormat.

Lin Xiu mengambil kartu itu, lalu menggandeng tangan Xiao Tong masuk ke dalam klub. Begitu melewati pintu masuk utama yang bising dengan musik disko, mereka diarahkan oleh penjaga berjas menuju sebuah lift khusus yang turun ke lantai bawah tanah.

*Ting!*

Pintu lift terbuka, dan pemandangan di depan mereka langsung berubah total. Gak ada lagi musik jedag-jedug atau lampu kelap-kelip. Yang ada adalah sebuah aula teater bundar yang sangat megah, mirip seperti colosseum mini bergaya klasik.

Puluhan orang kaya, pejabat, dan beberapa orang berpakaian jubah khas kultivator duduk di kursi-kursi beludru mewah. Di wajah mereka terpasang topeng pesta eksklusif untuk menjaga privasi. Aroma cerutu mahal dan alkohol kelas atas memenuhi udara.

Lin Xiu dan Xiao Tong duduk di salah satu sofa di barisan tengah. Penampilan mereka yang gak pakai topeng sempat menarik perhatian beberapa orang, tapi karena mereka memegang kartu VIP emas hitam, gak ada yang berani menegur.

Gak lama kemudian, lampu aula meredup. Cahaya lampu sorot (spotlight) langsung mengarah ke tengah panggung besar. Seorang pria paruh baya bertopeng emas melangkah maju sambil memegang mikrofon.

"Selamat malam, para tamu kehormatan yang luar biasa!" seru sang promotor dengan suara lantang yang disambut tepuk tangan riuh. "Malam ini, pasar gelap Jiangnan kembali menyajikan barang-barang koleksi terbaik yang gak bakal bisa kalian temukan di dunia luar! Mulai dari obat terlarang faksi mistis, senjata kuno, sampai... koleksi mahluk hidup dengan kualitas spiritual tertinggi!"

Orang-orang di sekitar Lin Xiu mulai berbisik-bisik penuh gairah. Mata mereka memancarkan keserakahan yang menjijikkan.

"Tanpa basa-basi lagi, kita masuk ke komoditas pertama malam ini!" sang promotor berteriak sambil menjentikkan jarinya.

Dari bawah panggung, sebuah kerangkeng besi besar perlahan-lahan naik ke atas. Di dalam kerangkeng itu, ada dua orang anak yang dirantai tangan dan kakinya.

Yang satu adalah anak laki-laki berusia sekitar dua belas tahun dengan tubuh penuh memar, tapi matanya menatap orang-orang di luar dengan tatapan galak seperti serigala kecil. Di sampingnya, ada anak perempuan berusia sekitar sembilan tahun yang sedang menangis ketakutan sambil memeluk lengan anak laki-laki itu.

"Er Gou... Mei Mei..." Xiao Tong yang duduk di sebelah Lin Xiu langsung menutup mulutnya, air matanya tumpah seketika melihat kondisi adik-adik pantinya yang begitu menderita. Tubuhnya gemetar hebat karena marah dan sedih.

Lin Xiu yang melihat itu langsung menggenggam tangan Xiao Tong. Detik itu juga, pandangan mata Lin Xiu berubah menjadi sangat tajam, sedingin es neraka. Rasa hangat di sekelilingnya lenyap, digantikan oleh tekanan aura yang begitu berat sampai-sampai gelas sampanye di meja depan mereka mulai bergetar dan retak sendiri.

"Tenang, Xiao Tong. Kakak di sini," bisik Lin Xiu, suaranya pelan tapi mengandung kepastian yang mutlak.

Di atas panggung, sang promotor dengan bangga menunjuk ke arah kerangkeng. "Dua anak ini berasal dari panti asuhan yang sudah dibersihkan tiga tahun lalu! Anak laki-laki ini memiliki *Tulang Perunggu*, sangat cocok dijadikan budak petarung atau samsak hidup untuk latihan fisik faksi bela diri! Dan anak perempuan di sebelahnya... dia punya *Nadi Yin Murni*, bahan terbaik untuk dijadikan wadah kultivasi ganda bagi para master Daoist!"

"Harga pembuka untuk sepasang komoditas ini... Lima puluh juta yuan!"

"Enam puluh juta!" Seseorang di barisan depan langsung mengangkat papan penawarannya.

"Eighty million yuan!" Pengusaha lain ikut berteriak.

"Seratus juta!" Suara serak dari sudut ruangan memotong penawaran. Itu adalah seorang pria tua berjubah abu-abu dengan logo Asosiasi Daoist di dadanya. Begitu dia menawar, orang-orang kaya di sekitarnya langsung diam, gak berani bersaing dengan orang dari faksi mistis.

Pria tua berjubah abu-abu itu menyeringai mesum melihat Mei Mei yang ada di dalam kandang. "Anak perempuan itu... bakal sangat berguna buat memperpanjang umurku."

Sang promotor tersenyum lebar. "Seratus juta yuan dari Penatua dari Asosiasi Daoist! Ada yang mau menawar lebih tinggi? Satu... dua..."

Tepat sebelum ketukan ketiga, sebuah suara yang tenang namun terdengar jelas di telinga setiap orang di aula itu memotong suasana.

"Satu sen pun... kalian gak bakal bisa membawa mereka keluar dari sini."

Semua orang di aula langsung menoleh ke arah sumber suara. Di barisan tengah, Lin Xiu perlahan berdiri dari sofanya. Dia merapikan kancing jasnya dengan santai, lalu melangkah turun menuju ke arah panggung penawaran, mengabaikan ratusan tatapan bingung dan marah dari kaum elite.

"Hah? Siapa bajingan itu? Berani banget bikin kacau di pelelangan Konsorsium?!"

"Gak pakai topeng lagi! Apa dia cari mati?!"

Sang promotor di atas panggung mengernyitkan alisnya, wajahnya berubah masam. "Anak muda, ini adalah pelelangan resmi pasar gelap Mirage. Kalau kamu gak punya uang untuk menawar, silakan duduk kembali, atau penjaga kami bakal melemparmu keluar dalam bentuk potongan daging."

Lin Xiu sudah sampai di depan panggung. Dia menatap Er Gou dan Mei Mei di dalam kerangkeng. Kedua anak itu juga menatap Lin Xiu. Walau wajah Lin Xiu sudah banyak berubah sejak dewasa, insting mereka sebagai anak panti asuhan langsung mengenali aura pelindung mereka.

"Kak... Kak Lin Xiu?!" teriak Er Gou dengan suara serak, matanya yang tadinya galak kini berkaca-kaca penuh harapan.

Lin Xiu tersenyum tipis ke arah mereka. "Maaf Kakak telat datang, Er Gou, Mei Mei. Sekarang, kalian aman."

Mendengar dialog itu, sang promotor langsung sadar kalau pemuda di depannya ini datang buat bikin kekacauan. "Penjaga!! Bunuh dia sekarang juga!"

*WUSH! WUSH! WUSH!*

Dari balik tirai panggung, melompat keluar delapan orang petarung bayaran kelas atas yang memegang golok besar. Mereka semua adalah praktisi bela diri tingkat *Internal Energy* yang sengaja disewa buat menjaga keamanan pelelangan. Dengan kecepatan tinggi, kedelapan orang itu mengepung Lin Xiu dan menebaskan golok mereka dari berbagai sudut, mengunci semua jalur pelarian Lin Xiu.

"Mati kau, bocah sombong!"

Para penonton elite di atas bersorak, siap melihat adegan berdarah yang biasa mereka tonton.

Namun, Lin Xiu bahkan gak berkedip. Menghadapi delapan golok tajam yang melesat ke arah leher dan jantungnya, dia hanya menghela napas malas.

*BUUM!!!*

Gak ada yang melihat bagaimana Lin Xiu bergerak. Yang terdengar hanyalah satu suara dentuman keras yang bersatu. Dalam waktu kurang dari seperseratus detik, tangan kanan Lin Xiu bergerak seperti bayangan dewa, menampar wajah kedelapan petarung itu secara berurutan dengan akurasi yang gila.

*KRETEK! KRETEK! KRETEK!*

Bunyi rahang yang patah terdengar serempak. Kedelapan petarung bayaran itu langsung terbang berhamburan ke udara, menabrak pilar-pilar aula hingga hancur, lalu jatuh ke lantai dalam keadaan pingsan total dengan wajah yang gak berbentuk lagi. Golok-golok mereka patah menjadi dua bagian.

Aula pelelangan yang tadinya riuh langsung hening seketika. Sunyi senyap seperti kuburan.

Orang-orang kaya di kursi penonton melompat berdiri, mata mereka melotot hampir keluar dari kelopaknya. Menghabisi delapan master bela diri hanya dengan satu kali kibasan tangan? Ini bukan lagi tingkat manusia biasa!

Lin Xiu melangkah santai ke depan kerangkeng besi. Dia memegang gembok baja raksasa yang mengunci kerangkeng tersebut dengan tangan kosong. Dengan sedikit sentuhan energi *Zhenqi*-nya, gembok baja setebal kepalan tangan itu langsung meleleh seperti lilin panas.

*KRETEK... BRRAK!*

Pintu kerangkeng terbuka. Lin Xiu menghancurkan rantai di kaki dan tangan Er Gou dan Mei Mei dengan sekali tarik.

"Xiao Tong, bawa mereka ke atas," perintah Lin Xiu tanpa menoleh.

Xiao Tong dengan cepat berlari turun dari tribun, langsung memeluk Er Gou dan Mei Mei yang menangis sesenggukan, lalu membawa mereka mundur ke tempat yang aman di belakang Lin Xiu.

Promotor berbaju emas di atas panggung sudah gemetar hebat, jalannya sampai mundur-mundur ketakutan. "Kau... kau siapa sebenernya?! Konsorsium Empat Besar dan Asosiasi Daoist gak bakal ngelepasin kamu!!"

Lin Xiu gak menjawab si promotor. Pandangannya justru beralih ke arah pria tua berjubah abu-abu dari Asosiasi Daoist yang tadi menawar Mei Mei dengan harga seratus juta. Pria tua itu sekarang sedang menatap Lin Xiu dengan wajah pucat tapi penuh dendam.

"Tadi kamu bilang mau pakai adik perempuan saya buat memperpanjang umurmu, kan?" Lin Xiu bertanya, suaranya terdengar santai tapi auranya membuat suhu ruangan makin drop.

Pria tua itu berdiri, mencoba mempertahankan harga dirinya sebagai penatua. "Bocah keparat! Aku adalah **Penatua Gu** dari Asosiasi Daoist Jiangnan! Berani kamu menyentuh barang bawaanku, faksi kami bakal memburu seluruh keluargamu sampai ke akar-akarnya!"

"Asosiasi Daoist lagi... bosen aku dengarnya," Lin Xiu mendengus remeh.

Detik berikutnya, tubuh Lin Xiu melesat maju, menyisakan bayangan hitam di tempatnya berdiri. Sebelum Penatua Gu sempat mengeluarkan jimat atau juri mistisnya, Lin Xiu sudah muncul tepat di depannya, tangan kanannya langsung mencengkeram leher pria tua itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara seperti mengangkat seekor ayam sayur.

"Uhukk... k-kau..." Penatua Gu tercekik, kakinya menendang-nendang udara dengan panik. Dia mencoba menggerakkan energi spiritualnya, tapi begitu cengkeraman Lin Xiu mengunci lehernya, seluruh aliran energinya langsung buntu total, seolah-olah ditekan oleh gunung raksasa.

"Kalian faksi mistis suka banget ngerasa di atas angin, ya?" kata Lin Xiu sambil menatap langsung ke mata Penatua Gu yang dipenuhi teror. "Balik ke faksimu, kasih tahu pemimpinmu yang namanya **Penatua Mo** itu... bilang kalau Lin Xiu dari Panti Asuhan Jiangnan bakal datang buat nyabut kepalanya dalam waktu dekat."

*Brak!!!*

Lin Xiu melempar tubuh Penatua Gu ke lantai dengan keras hingga pria tua itu memuntahkan darah segar dan patah tulang rusuk, gak bisa bergerak lagi.

Lin Xiu kemudian berbalik, menatap ke arah seluruh penonton elite yang sekarang sedang gemetar ketakutan di kursi mereka. Gak ada lagi keangkuhan kaum atas di wajah mereka, yang ada hanyalah ketakutan mutlak pada pemuda di depan mereka.

"Pelelangan malam ini... selesai," ujar Lin Xiu dingin.

Sambil menggandeng Xiao Tong, Er Gou, dan Mei Mei, Lin Xiu melangkah keluar dari aula pasar gelap itu dengan santai. Dua dari tiga target pencariannya sudah berhasil diselamatkan, tapi Lin Xiu tahu, bentrokan aslinya dengan inti kekuatan Kota Jiangnan—Asosiasi Daoist dan Konsorsium Empat Besar—baru saja resmi dimulai dari malam ini.

1
Abady Ehm
kurang mantap, kenapa gak diambil hartanya ya? apa karena karena lupa? atau bodoh othornya?...
EAGLE EZ: hallo bree bisa katakan pada saya bagian mana yang kurang mantap untuk di baca agar sebagai media evaluasi diri saya dalam membuat novel bree🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!