NovelToon NovelToon
Titik Tertinggi Mencintai

Titik Tertinggi Mencintai

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam
Popularitas:597
Nilai: 5
Nama Author: Nisaul Mardhiyah

Ketika perbedaan kasta memaksa mereka berpisah dan amnesia menghapus ingatan Neya, akankah kisah cinta delapan tahun yang mereka rajut sejak SMP benar-benar berakhir atau takdir punya cerita lain ?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisaul Mardhiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Dua Wanita di Masa Lalu

Pintu ruang suite mewah itu terbuka perlahan, menampilkan sosok Neya yang berdiri dengan pakaian kerja sederhananya. Wajah bulatnya tampak tegang, sepasang mata bulatnya yang dulu sering menangis kini memancarkan keberanian yang dipaksakan demi melindungi keluarganya.

Di dalam ruangan, Casandra duduk di dekat jendela kaca besar. Begitu melihat Neya masuk, wanita paruh baya yang gila kehormatan itu langsung bangkit dari kursinya. Tidak ada bentakan dingin, tidak ada tatapan merendahkan seperti di malam pengusiran beberapa bulan lalu. Casandra justru menatap Neya dengan sepercah rasa bersalah yang nyata di matanya—sisa dari hancurnya mental batinnya pasca-kematian Verian.

"Neya..." bisik Casandra, langkah kakinya maju mendekat.

"Mau apa lagi Anda ke sini, Nyonya?" potong Neya dengan suara bergetar namun tegas. "Jika Anda ingin menghina saya lagi karena saya miskin, silakan lakukan pada saya. Tapi saya mohon, jangan libatkan Ishita. Dia tidak tahu apa-apa tentang masa lalu kita. Jangan hancurkan hidupnya seperti Anda menghancurkan hidup saya!"

Casandra menggelengkan kepalanya perlahan, sebuah senyuman getir terukir di wajah cantiknya. "Aku tidak datang untuk menghinamu, Neya. Aku datang... untuk meminta maaf."

Neya tertegun, menatap tidak percaya pada wanita angkuh di depannya.

"Aku telah kehilangan putriku, Verian. Dan suamiku, Tuan Kusuma, telah tiada," lanjut Casandra dengan nada suara yang merendah, menyembunyikan fakta bahwa ia sendirilah yang melenyapkan suaminya demi melindungi Kinan. "Kematian mereka membuka mataku, Neya. Rumah yang kuanggap istana itu kini hancur karena ketiadaan empati. Aku melihat Kinan... putra tunggalku, hidup bagai mayat hidup yang dingin. Dia mengendalikan Dirgantara Group dengan tangan besi, namun jiwanya mati sejak malam aku mengusirmu."

Neya memalingkan wajahnya, mencoba menahan air mata yang mulai menggenang. Di dalam hatinya, tak bisa dipungkiri, ada rasa cemburu yang teramat sangat, perih, dan membakar batinnya setelah mengetahui dari cerita Ishita sebelumnya bahwa pria yang sangat ia cintai itu kini begitu dekat, romantis, dan manja pada adik angkatnya sendiri. Rasa memiliki yang sempat ia kubur dalam-dalam mendadak berontak egois di dalam dadanya.

Casandra yang menyadari perubahan ekspresi wajah Neya langsung meluncurkan taktik jitu berikutnya. Ia memegang kedua belah tangan Neya dengan lembut.

"Kamu tahu kenapa Kinan membiarkan Ishita dekat dengannya, Neya? Karena keceriaan Ishita mengingatkannya padamu," ungkap Casandra, membongkar kartu as yang membuat jantung Neya berdegup kencang. "Dia memantau pergerakanmu setiap detik lewat alat deteksi rahasia di mejanya. Dia tidak mengambilmu sekarang karena dia merasa bersalah dan ingin memastikan situasi di rumah benar-benar aman dari musuh-musuhnya. Tapi dia tersiksa, Neya. Dan Ishita... gadis itu hanyalah sebuah pelarian sementara dari rasa rindunya yang membakar padamu."

Neya tertegun mematung. Kebenaran yang diungkapkan oleh Casandra membuat dinding es di hatinya runtuh seketika. Rasa bersalah, cemburu, dan cinta yang begitu besar pada Kinan kini bercampur aduk menjadi satu pusaran emosi yang membingungkan.

"Aku tahu kamu ingin meniti hidupmu kembali karena kemiskinan itu menyakitkan," ucap Casandra, mulai menawarkan solusi liciknya yang dibungkus dengan niat baik. "Bekerjalah denganku di salah satu anak perusahaan lini fesyen dan kosmetik milik yayasanku di ibu kota. Aku akan memberikan posisi yang layak dan gaji yang besar agar kamu bisa membuktikan pada dunia bahwa kamu bisa sukses. Dengan begitu, kamu bisa berada di dekat Kinan lagi, dan aku bisa menebus kesalahanku pada kalian berdua."

Neya menatap sepasang mata Casandra yang sarat akan permohonan. Di satu sisi, ia tahu wanita di hadapannya ini pernah sangat kejam. Namun di sisi lain, tawaran ini adalah batu loncatan terbesar yang ia butuhkan untuk bangkit dari kemiskinan, sekaligus sebuah kesempatan untuk menuntut kejelasan atas takdir cintanya bersama Kinan yang belum sepenuhnya usai. Setelah menimbang keselamatan Ishita dan masa depannya, Neya akhirnya mengangguk perlahan. "Baik, Nyonya. Saya menerima tawaran pekerjaan Anda."

Dua minggu kemudian, Neya resmi mengundurkan diri dari perusahaan komoditas lokal dan pindah kembali ke ibu kota bersama Kak Aldo dan Ishita yang juga ditarik mutasi ke kantor pusat Dirgantara Group atas rekomendasi rahasia dari Mama Casandra. Casandra menempatkan Neya sebagai manajer muda di divisi pengembangan produk kecantikan di bawah kendali langsung yayasan pribadinya.

Siang itu, korporasi Dirgantara Group mengadakan acara syukuran tahunan atas penggabungan lini bisnis baru yang dihadiri oleh seluruh jajaran direksi, termasuk Kinan sebagai CEO tertinggi dan Mama Casandra sebagai penasihat kehormatan.

Kinan melangkah masuk ke dalam aula utama dengan setelan jas hitamnya yang sangat formal dan berwibawa. Aura dingin dan tak tersentuh terpancar kuat dari raga tegap sang pangeran mahkota. Namun, langkah kakinya mendadak terkunci di atas lantai marmer ketika melihat sosok wanita paruh baya yang berdiri di dekat podium utama bersama seorang staf wanita baru.

Wanita paruh baya itu adalah ibunya, Casandra, yang malam ini tampak begitu anggun mengenakan gaun sutra ungu tua. Dan di sampingnya, berdiri seorang gadis dengan gaun kerja formal berwarna navy, dengan rambut bulat yang disanggul rapi dan wajah yang dipoles riasan tipis namun memancarkan kecantikan murni yang sangat ia kenali.

Neya.

Jantung Kinan serasa berhenti berdetak. Sepasang mata elangnya membelalak lebar, menatap lurus ke arah Neya yang juga sedang menatapnya dari kejauhan dengan binar mata yang campur aduk antara rindu, sakit hati, dan cinta yang mendalam. Kabut es di wajah Kinan runtuh seketika, digantikan oleh ekspresi syok dan ketidakpercayaan yang amat sangat.

Casandra yang menyadari kedatangan putranya, sengaja menoleh dan mengulas sebuah senyuman hangat yang paling tulus yang pernah ia tunjukkan seumur hidupnya kepada Kinan.

Kinan mengepalkan jemarinya di dalam saku celana. Rasa amarah yang selama ini ia pendam terhadap ibunya mendadak mencair, digantikan oleh rasa haru yang luar biasa besar saat menyadari bahwa ibunya benar-benar telah berubah demi kebahagiaannya. Taktik licik Casandra yang memanfaatkan kepolosan Ishita demi memancing Neya kembali ternyata berhasil menjadi jembatan perdamaian di antara ibu dan anak tersebut. Di bawah gemerlap lampu aula ibu kota, papan catur takdir kini telah bergeser seutuhnya, membawa Kinan dan Neya kembali berdiri di satu ruang yang sama untuk memulai pertarungan cinta yang sesungguhnya.

Kinan berjalan perlahan mendekati gadis yang telah ia tunggu bertahun tahun yang terus diliputi rasa bersalah ,kibi berdiri sejajar dengan mamanya dengan senyuman tulus ,,,

Kinan tidak bisa menahan dirinya lagi ,ia memeluk neya seerat mungkin . Pelukan kerinduan itu mendapat balasan yang sama dari neya yang juga sudah begitu merindukan Kinan.

Yang tanpa mereka sadari , ada gadis baik nan polos yang baru merasakan jatuh cinta , sedangkan membayangkan bagaimana bahagianya ia kelak bisa bersama Kinan. Ia menunggu kepulangan Neya untuk segera bercerita padanya dan meminta pendapat neya ,, sedangkan wanita yang ditunggu-tunggunya itu sedang bersama melepa kerinduan dengan sosok yang diharapkannya

1
Unicha
apa sebenarnya yang sedang direncanakan Neya?
Unicha
apa yang akan dilakukan sherly setelah membaca pesan itu ?
Unicha
madu ? apakah haris sudah menikah sebelumnya? atau siapa wanita yang mengaku menjadi madu Neya itu ?
Unicha
apakah perlahan Kinan akan mencintai Sherly dan melupakan neya ?
sakura
...
Unicha
Kenapa Imelda menangis ,apa yang Imelda sembunyikan?
Unicha
Siapakah laki laki yang menjadi suami neya itu ? ,apakah neya benar sudah menikah ?
lalu Kinan ?
Unicha
Apakah Kinan dan neya benar benar akan berakhir?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!