NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:378
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putus

Pagi ini jungkook sudah rapi dengan seragam sekolahnya tak ada sesuatu yang terjadi setelah rencana perjodohan beberapa waktu yang lalu hanya saja setiap hari taehyung selalu ke mansion dan seperti pagi ini.

“Kamu? Kenapa pagi-pagi datang kesini?" Tanya jungkook.

“Menjemputmu tentu saja", jawab taehyung singkat sambil tersenyum.

“Bukankah kamu seharusnya menjemput kekasihmu", kata jungkook lagi.

“Kami kekasihku sekarang, ah bukan calon istriku", kata taehyung.

“Mimpi sana" gumam jungkook kesal.

“Sudahlah kenapa pagi-pagi ribut sih, dan kamu juga kookie sama taehyung jangan galak-galak sebentar lagi dia jadi suami kamu", jelas nyonya jeon.

“Mah kan kookie sudah bilang dari awal kookie ga mau nikah dengan orang yang ga mencintai kookie, jangan nikahi kookie karena tanggung jawab" jelas jungkook.

“Taehyung mencintaimu sayang, dan papa lihat dia juga serius denganmu" jelas tuan jeon.

“Jalani dulu ya sayang beri taehyung kesempatan untuk membuktikan keseriusannya, dia sudah janji dengan kami akan selalu menjagamu", jelas nyonya jeon.

Dalam perjalanan hanya ada kehenigan diantara mereka berdua, hingga suara taehyung memecah keheningan tersebut.

“Kita jalani dulu semuanya kookie" kata taehyung.

“Entahlah tae, aku hanya tidak ingin menyakiti siapapun disini", kata jungkook lirih.

"Kamu tidak menyakiti siapapun, bukankah kamu akan mengikuti apa kata takdir?” Kata taehyung.

"Tapi jika takdir itu menyakiti orang lain apakah itu baik tae?” Tanya jungkook lirih.

"Tidak ada takdir yang tidak menyakiti orang kookie, tapi memang seperti itulah takdir”, jelas taehyung.

Setelahnya yang terjadi adalah keheningan di mobil selama perjalanan ke sekolah.

*****

Jungkook dan taehyung tiba di sekolah dan saat ini dia dan taehyung berjalan beriringan sepanjang koridor menuju kelas.

"Jam berapa papa dan mama jeon berangkat ke busan kookie?” Tanya taehyung.

"Katanya sih nanti siang dan mereka akan disana beberapa hari”, jelas jungkook.

"Mau menginap di mansion kim selama papa dan mama jeon tidak berada di mansion hmm?” Tawar taehyung.

"Tidak perlu nanti membuat repot papa dan mama kim”, kata jungkook.

Disaat mereka hampir sampai kelas irene berjalan menghampiri.

"Taehyung, kenapa akhir-akhir ini kamu sangat susah di hubungi?” Tanya irene.

Taehyung menatap sekilas irene lalu setelahnya dirinya menatap jungkook lalu berkata.

"Kamu ke kelas dulu ya ada sesuatu yang harus bicarakan dengan irene”, kata taehyung lembut dan jungkook pun mengangguk.

Taehyung membawa irene di taman belakang.

"Kamu ingin bicara apa tae?” Tanya irene.

"Maaf irene ssi kita harus mengakhiri hubungan kita”, kata taehyung tanpa keraguan.

Irene yang mendengarnya tentu saja terkejut, apalagi setahu dirinya antara taehyung dan dia tidak ada masalah apapun.

“Maksudmu kita putus tae?" Tanya irene dan taehyung pun mengangguk.

“Bagaimana bisa kamu memutuskan ku setelah apa yang kita alami? Kamu ingin lepas tanggung jawab?" Tanya irene dengan sedikit emosi.

“Soal kejadian beberapa hari yang lalu aku minta maaf, aku juga tidak sadar waktu itu dan soal tanggung jawab bukankah kamu juga melakukannya dengan pria lain irene ssi dan aku bukan pria pertamamu", kata taehyung tajam.

"A….a..apa maksudmu tae? Aku tidak paham yang kamu ucapkan”, kata irene gugup.

"Aku pikir dengan memberimu kasih sayang kamu bisa berubah menjadi wanita yang lebih baik tapi ternyata tidak, kamu sering keluar masuk klub dengan beberapa pria berbeda bahkan saat menjadi kekasihku pun kamu masih melakukannya bukan?”, kata taehyung.

"Darimana kamu dengar berita itu tae? Pasti ada yang memfitnahku supaya hubungan kita hancur”, jelas irene.

"Itu semua bukan fitnah, aku punya beberapa buktinya" jelas taehyung.

“Aku…aku melakukan ini semua karena akhir-akhir ini kamu mengabaikanku tae”, kata irene berusaha membela diri.

"Maafkan aku jika menurutmu aku kurang perhatian padamu, lalu bisa kamu jelaskan semua fitnah yang kamu selalu lontarkan kepada jungkook?” Tanya taehyung tajam.

"Siapa yang memfitnahnya? Memang kenyataannya adalah dia tidak menyukaiku dsn kamu tahu itu” kata irene emosi.

"Aku sudah tidak ingin mengatakan apapun lagi padamu, dan mulai sekarang kita tidak ada hubungan”, jelas taehyung dan setelahnya meninggalkan irene seorang diri.

Sementara itu di kelas

“Kookie" panggil jaehyun dan jungkook pun menoleh.

“Jaehyun, kamu juga baru masuk?" Tanya jungkook saat melihat jaehyun yang berjalan mendekat.

“Iya, aku baru tiba semalam" kata jaehyun lalu duduk di sebelah jungkook seperti biasa.

"Aku dengar kabar dari rose kamu masuk rumah sakit, lalu bagaimana keadaanmu sekarang ini?’ tanya jaehyun.

"Aku baik-baik saja jae”, kata jungkook sambil tersenyum.

"Akhir-akhir kamu sering sakit, jaga kesehatanmu kookie”, kata jaehyun sambil mengusak rambut jungkook gemas hingga tiba-tiba.

"Jauhkan tanganmu dari tunanganku” kata taehyung dingin.

Semua siswa di kelas menatap taehyung terkejut.

"Taehyung apa-apaan sih”, kata jungkook lirih.

Tanpa banyak bicara taehyung mengambil tas jungkook dan menarik tangannya lembut.

"Mulai hari ini kamu duduk di sebelahku lagi”, kata taehyung lembut tapi tegas.

Lisa, rose, jennie, dan jisoo menatap jungkook dengan pandangan penuh tanda tanya.

“Ssstt…" panggil lisa lirih memanggil ketiganya.

“Bukankah taehyung kekasih irene? Kenapa dia bilang kalau tunangan jungkook", kata lisa lirih.

“Pasti ada sesuatu diantara mereka berdua bukan? Padahal baru beberapa hari yang lalu jungkook bilang sudah menyerah soal taehyung tapi kenapa sekarang jadi seperti ini", kata jennie lirih sambil melirik ke arah taehyung dan jungkook.

“Kita tanyakan pada jungkook nanti waktu jam istirahat", kata jisoo akhirnya.

*****

Desas desus perkataan taehyung jika jungkook adalah tunangannya menyebar begitu cepat seantero sekolah bahkan sudah sampai di telinga irene.

Sementara itu di kantin terlihat empat sekawan sedang menatap jungkook dengan pandangan menyelidik.

"Kenapa kalian menatapku seperti itu?" Kata jungkook sambil menikmati makanannya”, kata jungkook.

"Ada yang ingin kamu katakan pada kami kookie?” Tanya lisa.

"Soal?” Kata jungkook cuek.

"Ck ini anak memang yaa”, kata lisa gemas sambil mencubit pipi tembem sahabatnya itu.

“Kenapa taehyung tadi bisa mengatakan kalau kamu tunangannya? Bukankah beberapa hari yang lalu kamu bilang jika taehyung dan irene sudah" jennie mengkode dengan kedua tangannya.

“Kami dijodohkan" kata jungkook singkat lalu kembali memakan makanannya.

"APAAAAA” teriak ke empatnya bersamaan yang membuat semua siswa di kantin menatap mereka.

"Ish kenapa teriak sih”, kesal jungkook.

"Lalu kamu setuju gitu azs?” Tanya lisa kepo.

"Aku sejak awal sudah menolaknya tapi taehyung yang memaksa ingin melanjutkannya ditambah kedua orang tua kami juga menyuruh aku untuk menjalaninya terlebih dahulu”, jelas jungkook.

“Pantas saja tadi aku mendengar desas desus kalau taehyung dan irene putus", kata rose.

“Kamu tahu dari siapa?", tanya jisoo.

“Dari teman sekelas irene yang tidak sengaja mendengar sebagian pembicaraan mereka di taman belakang sekolah”, jelas rose.

Jungkook hanya terdiam dengan pikirannya sendiri tapi entah kenapa perasaannya tidak enak dia merasa akan ada sesuatu yang lebih besar lagi.

"Kookie kamu melamun?” Tanya jennie.

"Ah tidak”, jawab jungkook singkat.

Jam pulang sekolah berbunyi.

“Kookie ayo pulang", ajak taehyung dan diangguki oleh jungkook.

“Pulang ke mansion kim ya, papa dan mama jeon menyuruhmu menginap disana beberaoa hari", ucap taehyung.

Jungkook menatap taehyung

“Kapan mereka bilang?" Tanya jungkook.

Tanpa banyak bicara taehyung menunjukkan pesan dari mama jeon kepada jungkook.

Taehyung untuk sementara jungkook biar tinggal di mansion kim dulu selama kami di luar kota

Mama jeon

Jungkook hanya menganggukkan kepala lalu melangkah keluar kelas diikuti oleh taehyung.

“Tae kita mampir membeli camilan ya", kata jungkook saat dalam perjalanan pulang.

“Tidak perlu, tadi mama sudah menyuruh pelayan membeli camilan kesukaanmu katanya biar kamu betah" kata taehyung.

“Ah mama kim memang yang terbaik", kata jungkook sambil tersenyum lebar.

“Iya dia sangat sayang padamu bahkan dengan aku saja dia tidak seperti itu" kata taehyung 

“Kamu cemburu tae?" Tanya jungkook.

“Tentu saja tidak justru aku senang jika semua keluargamu menyayangi seperti itu", kata taehyung sambil tersenyum.

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!