judul lain : Sìmíng (empat takdir)
Chen Chuchu adalah seorang penulis novel daring yang tidak pernah mempublikasikan wajahnya di depan umum.
Suatu hari dia menulis ulang cerita lama yang tidak pernah ia lirik sebelumnya.
Siapa sangka, sebelum memperbaiki akhir tragis dari cerita itu, dia malah bertransmigrasi ke dalam dunia buku tersebut dan menjadi antagonis kedua yang mati di awal cerita.
Dia bahkan tidak sendirian. Selama perjalanan dia ternyata menarik teman-temannya masuk ke dalam dunia buku itu juga.
Selama prosesnya mengubah alur cerita yang berakhir tragis, Chuchu merasa penyimpangan alurnya semakin tidak masuk akal dan terasa aneh.
Misteri satu-persatu mulai terkuak.
Apakah ini dunia ilusi yang ia buat, ataukah dunia nyata?
Saat ingatan lama bangkit, dia mulai meragukan dirinya. Siapakah dia? seorang dewi dari masa kuno, atau antagonis kedua yang berhati hitam, atau hanyalah manusia biasa di dunia modern yang menginginkan kenyamanan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TAOYUEDAO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Chen Chuchu berlarian kesana-kemari di sepanjang pasar.
Setelah mengganti baju di toko baju yang baru mereka datangi, Chen Chuchu sekarang sudah terlihat menjadi wanita yang cantik dan menggemaskan. pakaiannya sangat indah dengan warna persik di bagian bawah bajunya dan keseluruhannya didominasi warna putih susu serta corak bunga emas yang cantik.
Shen Haijin dan Li Rongrong ikut di belakang mereka, tidak lagi diam-diam menonton sambil memakan kacang kastanye. Mereka bisa memakan melon terang-terangan di depan mereka.
Saat Chen Chuchu melihat perhiasan atau sesuatu yang menarik, dia akan menarik Ah Xiang dan Ah Mei bersama kemudian membelikan mereka masing-masing satu.
Sejak terakhir kali menyelamatkan keduanya dari tuduhan itu, mereka sudah lebih akrab dengan Chuchu. Keduanya tidak setakut pertama kali, bahkan keduanya sering tersenyum dan sudah menganggap Nona mereka berubah dan menerimanya.
Tapi walau mereka sudah menerima sikap baru Nonanya yang lebih hangat dan lembut, mereka tidak berani untuk menerima setiap hadiah yang diberikan Chuchu.
Bagaimanapun, mereka adalah pelayan dan Chuchu adalah tuannya. Ada perbedaan yang tidak boleh mereka lewati.
Apakah Chuchu memperdulikan hal itu? Dia tidak terima dengan penolakan. Saat mereka akan menolaknya, dia langsung memakaikannya pada mereka hingga mereka tidak akan bisa menolak.
"Chen Chuchu, kau begitu menjaga kedua pelayanmu. Bagaimana denganku?" Celetukan Li Rongrong membuat Chuchu berbalik dan Kedua gadis pelayan itu merasa cemas.
"No-nona... Sebaiknya aku tidak memakai benda mahal ini... Tidak baik. Berikan pada Nona Rongrong saja" Ah Xiang menunduk dan berusaha melepas gelang yang baru saja dipakaikan Chuchu padanya.
"Eh!" Li Rongrong segera menahan tangan Ah Xiang, "aku hanya bercanda, kenapa kau melepaskannya? Kalau aku menyukainya, aku bisa membelinya juga. Ini adalah hadiah dari Nona mu"
Ah Xiang: "tapi..."
Chen Chuchu: "No! Semuanya akan dapat! Ayo, ayo, saudariku sekalian. Hari ini aku yang akan membayarnya. Sekarang aku adalah CEO Wanita yang kaya hahaha!"
Chen Chuchu mengaitkan tangannya pada lengan Ah Xiang dan Li Rongrong, kemudian mereka berjalan bersama di sepanjang jalan.
Langit sore mulai memancarkan cahaya jingga dan ungu yang khas. Keramaian di pasar pun berangsur-angsur mereda.
Ketika mereka berjalan pulang, sesuatu menjadi pusat perhatian.
Orang-orang seperti semut yang mengerumuni gula.
Chen Chuchu yang penasaran mencoba masuk dan sampai di depan. Di papan pengumuman tertempel sebuah poster pemberitahuan.
'penyeleksian prajurit baru Tie Wei Si '
Mata Chen Chuchu berkelap-kelip seperti cahaya bintang, senyumnya mengembang tinggi, dia melompat-lompat antusias.
"Li Ziyu! Li Ziyu! Aku akan mendaftar!" Dia berteriak hingga semua orang bisa mendengarnya.
Papan pengumuman itu didominasi oleh laki-laki, hanya sedikit wanita yang tertarik dengan pekerjaan seperti ini. Siapa yang sama seperti Chen Chuchu di jaman ini? Itu adalah mereka yang gila dan tidak masuk akal.
Pemuda dengan pakaian elegan seorang anak bangsawan dan berpendidikan mendecih. Dia melipat kipas di tangannya, kemudian tersenyum sombong sambil melihat Chen Chuchu dengan rendah.
"Wanita ingin berlatih dan menjadi prajurit? Nona, lebih baik kau pulang dan belajar menyulam saja"
Chen Chuchu segera terprovokasi oleh kata-kata itu.
Dia mengangkat lengan bajunya yang panjang, kemudian mendekati pemuda itu dengan wajah yang terangkat tinggi.
Ekspresinya galak dan wajahnya menekuk. Dia terlihat seperti wanita yang galak di pedesaan.
"Kau bilang apa tadi?"
Pemuda itu melangkah sedikit mundur, kemudian menggeser pose tubuhnya ke depan.
"Wanita tidak cocok di bidang ini, aku mengatakannya untuk kebaikan nona"
"CK! Kau pikir laki-laki bisa dan merendahkan wanita? Memangnya siapa kau?!"
Chen Chuchu biasanya santai dan tidak gampang marah, tapi setelah bertransmigrasi ke dalam novelnya sendiri, menjadi antagonis ke dua, dia sadar, dia hanya menjauhkan diri dari konflik selama ini dan dia bisa mengatasi emosinya sendiri. Tapi di sini... Banyak hal yang memprovokasi amarahnya.
"Nona, sebaiknya kau mengalah, apa kau tidak tau siapa dia?" Seseorang di belakangnya malah membela pemuda congkak itu. Dia semakin marah.
"Aku tidak tahu, dan tidak perlu tahu!"
"Kalau begitu kita bisa berkenalan dulu"
Senyum pemuda itu mengembang dan dia semakin menegakkan badannya.
"Nama keluargaku Qi dan aku di panggil Gang."
Chen Chuchu memproses, matanya berkedip-kedip.
Dia adalah penulis aslinya, jadi dia tahu setiap karakter dalam cerita. Kecuali jika ada penambahan karakter dari sistem oleh penyimpangan alur cerita.
Chen Chuhcu langsung berteriak dan menutup mulutnya secara bersamaan.
"Qi Gang!"
Qi Gang adalah keponakan selir agung Qi Fei dan penerus sah Adipati Jing Shi (Jing Shi Gong). Dia memiliki bela diri tingkat lanjut. Dalam cerita aslinya, Qi Gang muncul setelah Haojing hancur dan diselamatkan oleh Li Ziyu. Sejak saat itu dia begitu setia padanya dan menjadi 'tian gou' Li Ziyu.
*Pesuruh/pelayan setia.
Tapi sekarang dia telah muncul begitu cepat, dia menatap Li Ziyu dan Qi Gang secara bergantian.
"Bagaimana? Sekarang kau takut, kan?"
Chen Chuchu mengendalikan dirinya, dia kembali menyorot Qi Gang dengan mata tajamnya. Secara umum, dia sebagai penulisnya, bisa dikatakan ibu dari setiap karakter yang telah ia ciptakan. Secara tidak sadar, Chen Chuchu menganggap Qi Gang adalah anak durhaka.
'dasar anak durhaka ini!'
Dia mengambil kipas di tangan Qi Gang, lalu langsung menghantam kepalanya.
Qi Gang menghindar dan bersembunyi di balik Duan Zheng, teman belajarnya sejak kecil.
Walau dia menghindar, Chen Chuchu bisa dengan mudah menemukannya. Dia memukulnya dengan membabi buta, tapi tidak begitu keras hingga ia bisa terluka.
"Apa yang kau lakukan? Dasar wanita gila!"
"Berani-beraninya kau menyebutku wanita gila? Kemari kau!"
Duan Zheng yang tadi terus menghalangi bergerak cepat menggapai tangan Chuchu. Dia dengan senyum ramah dan sopan meminta maaf padanya.
"Nona, tuan saya sudah keterlaluan, saya pasti akan memintanya untuk segera meminta maaf pada nona. Tapi tolong jangan memukulnya lagi."
Chen Chuchu melihat Duan Zheng yang tampan dan sopan, membuat hatinya melunak.
Penampilan Duan Zheng berbeda dengan Qi Gang yang tegas dan arogan. Wajah Duan Zheng halus dan kecil, tampan dengan sorot mata yang lembut, tipe pria yang memikat hati dengan senyuman. Dia tidak lebih tinggi dari Qi Gang, dan dia selalu berpakaian dengan sederhana.
"Ah Zheng, anak yang baik. Lebih baik tinggalkan dia dan datang bersamaku saja, bagaimana?"
Duan Zheng tersentak, sebelumnya dia tidak mengenal Qi Gang. Lalu bagaimana dia bisa memanggilnya begitu akrab padahal mereka belum berkenalan?
Dalam hati Duan Zheng merasakan kengerian melihat senyum Chuchu.
Dalam kebingungan itu, Li Ziyu menengahi.
"Furen?" Li Ziyu menatapnya, penuh intimidasi.
*Nyonya/ istriku
Chen Chuchu baru mendengar panggilan itu kali ini, dia melihatnya menatapnya, dan Chuchu tahu. Li Ziyu sengaja menekankan panggilan itu agar semua orang mendengarnya.
"Kau mau apa?" Chen Chuchu waspada. Dia melangkah mundur.
"Apa kau sudah selesai berbuat masalah? Apa kita bisa pulang sekarang?"
Chen Chuchu tidak menjawab, dan dia tidak perlu mendengar jawabannya. Dia langsung memegang tangannya dengan erat dan bersiap menyeretnya dari sana.
Tapi, sebelum itu terjadi. Qi Gang yang sejak tadi bersembunyi, keluar dari persembunyiannya.
"Apa kau... Li Ziyu?"
Li Ziyu berbalik dan memandangnya dengan tatapan sinis dan dinginnya.
"Kau siapa?"
Qi Gang segera maju dan tersenyum padanya. "akhirnya aku menemukanmu!"
"Kau tidak mengenalku?"
Chen Chuchu yang saat ini berada di tengah-tengah melihat mereka bergantian.
'wow... Apakah kali ini dia tetap akan menjadi Tian gou-nya Li Ziyu?'