NovelToon NovelToon
KESEPAKATAN DI ATAS RANJANG

KESEPAKATAN DI ATAS RANJANG

Status: tamat
Genre:Suami Tak Berguna / Single Mom / Cerai / Keluarga & Kasih Sayang / Cintamanis / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:411.5k
Nilai: 5
Nama Author: EvaNurul

Maya hanya ingin satu hal: hak asuh anaknya.

Tapi mantan suaminya terlalu berkuasa, dan uang tak lagi cukup.

Saat harapan habis, ia mendatangi Adrian—pengacara dingin yang kabarnya bisa dibayar dengan tubuh. Dengan satu kalimat berani, Maya menyerahkan dirinya.


“Kalau aku tidur denganmu... kau akan bantu aku, kan?”


Satu malam jadi kesepakatan. Tapi nafsu berubah jadi candu.

Dan

permainan mereka baru saja dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EvaNurul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SARAPAN DAN RAHASIA

Pagi masih berembun tipis, meski matahari sudah naik malu-malu dari balik langit abu Jakarta. Kosan Maya yang mungil itu tercium berbeda pagi ini—lebih hangat, lebih hidup. Aroma nasi goreng buatan rumah menyusup dari dapur sempit. Suaranya pelan, hanya sendok kayu beradu dengan wajan dan panci mendidih di kompor kecil.

Rani berdiri di sana, matanya sedikit bengkak karena tidur tak nyenyak semalam. Ia merasa harus datang. Ada sesuatu dalam suara Maya kemarin yang membuatnya gelisah.

Dan saat melihat Maya tadi keluar kamar, mengenakan jaket tipis dan rambut berantakan, Rani tahu firasatnya benar.

“Sarapan dulu, ya,” kata Rani lembut, menyodorkan sepiring nasi goreng hangat dengan telur dadar dan irisan timun seadanya.

“Kamu masak di sini?” tanya Maya lemah, duduk perlahan di kursi kecil.

“Iya. Aku bawa bahan dari rumah. Kupikir kamu belum makan apa-apa.”

“Terima kasih, Ran.”

Mereka makan dalam diam beberapa saat. Maya tampak lelah. Ada sembab di matanya. Sementara Rani duduk berseberangan, memperhatikan sahabatnya itu dengan hati yang tak tenang.

“May...” suara Rani pelan. “Aku masih belum ngerti. Kemarin kamu bilang kamu ke kantor hukum... tapi kamu nggak cerita detail. Kamu beneran datang ke kantor Adrian Lesmana?”

Maya terdiam, lalu mengangguk perlahan.

“Iya.”

“Ngapain?”

Maya menatap piringnya. Tangannya berhenti mengaduk nasi.

“Aku minta dia jadi pengacara buat kasus hak asuh Nayla.”

“Dan?” Rani menajamkan suara, tapi berusaha tetap tenang.

“Aku... aku bersedia lakukan apa pun yang dia minta. Kalau itu memang syaratnya.”

Kata-kata itu menghantam Rani seperti tamparan dingin.

“Apa kamu sadar kamu barusan bilang apa?”

“Aku sadar.”

“Kamu bilang... kamu akan menyerahkan diri kamu ke Adrian Lesmana? Ke pengacara itu? Yang bahkan kamu nggak kenal?”

Maya mengangguk sekali lagi. Dingin, tapi juga rapuh.

“Aku nggak punya banyak pilihan, Ran.”

Rani bangkit dari duduknya. Ia berjalan pelan ke jendela kecil, membuka gorden tipis yang sudah lusuh, lalu berdiri di sana. Punggungnya tegang. Matanya menerawang ke luar.

“Aku masih ingat, May. Dulu kamu sama Reza itu pasangan yang aku iri.”

Maya menoleh, terkejut dengan arah percakapan.

“Kalian romantis. Reza selalu jemput kamu pakai motor tua, terus kamu peluk dia dari belakang. Kalian suka jajan cilok di depan sekolah. Kamu sering cerita soal betapa dia tahu cara bikin kamu ketawa waktu kamu lagi stres soal pelajaran.”

Suara Rani mulai bergetar.

“Waktu kamu nikah sama dia, aku pikir... ya Tuhan, ini pasangan yang ditakdirkan. Aku bahkan nangis waktu kalian berdansa di resepsi kecil itu.”

Maya menunduk. Hatinya seperti dirobek.

“Dan sekarang aku duduk di sini, lihat kamu mau menyerahkan diri kamu ke pria asing... buat anak yang kamu rawat dari cinta yang dulu aku saksikan sendiri.”

Air mata Maya jatuh tanpa suara.

“Itu sebabnya aku harus pertahanin Nayla, Ran.”

“Dengan harga diri kamu sebagai taruhannya?”

“Dengan seluruh hidupku sebagai taruhannya.”

Rani menoleh, matanya merah.

“Kamu gak lihat apa yang sudah Reza rusak? Dan sekarang kamu mau biarkan laki-laki lain — entah siapa dia — punya kuasa atas kamu juga?”

“Adrian bukan Reza.”

“Tapi kamu gak kenal dia, May. Kamu cuma tahu dia pengacara mahal. Dia dingin. Licin. Dia nggak bakal lihat kamu sebagai manusia.”

“Mungkin memang itu yang aku butuhkan. Seseorang yang cukup dingin untuk nggak ikut campur urusan pribadiku, tapi cukup kuat buat melawan Reza di pengadilan.”

Maya berdiri. Ia mendekat, menggenggam tangan Rani dengan erat.

“Aku tahu kamu khawatir. Tapi aku nggak minta kamu setuju. Aku cuma butuh kamu ada di sampingku. Karena aku tahu, setelah semua ini... aku bisa kehilangan apa saja—kecuali Nayla, dan mungkin... kamu.”

Hening.

Lalu Rani menarik Maya ke pelukannya. Kuat. Panjang.

“Aku selalu ada. Tapi aku akan tetap jaga kamu dari jauh juga. Jangan sampai kamu benar-benar hancur, May. Aku nggak sanggup lihat kamu jatuh lebih dalam dari ini.”

Maya mengangguk dalam pelukan itu. Dan untuk pertama kalinya pagi itu, ia mengizinkan dirinya menangis — bukan karena takut, tapi karena tahu ia tak sendiri sepenuhnya.

1
putrie_07
anjay,
Erni Erni
ya ampun aku jg ikutan seneng deh ky rani🤣
𝙸𝚗𝚍𝚊𝚑 𝙵𝚊𝚝𝚒𝚖𝚊𝚑
biarkan ayah kandunng Nayla mengurus lagi ...apalagi tulus atau tidak
𝙸𝚗𝚍𝚊𝚑 𝙵𝚊𝚝𝚒𝚖𝚊𝚑
makin rumit
𝙸𝚗𝚍𝚊𝚑 𝙵𝚊𝚝𝚒𝚖𝚊𝚑
apa istri Reza mandul ...sampai mau ambil nayla
Niè
ceritanya bagus ....cuma kenapa sampai tamat hanya cerita tentang 1 kasus...knp g d ringkas...misal setelah mereka bersatu....nasib reza sama istrinya gimana....
justFlio
jadi penasaran..reza bisa jd kyk gt karena apa padahal sblm mereka nikah kok adem ayem
Reni Otta
aku suka cerita nya thor🙏
nobita
mungkin Nayla bukan anaknya Maya.. ya thor??
nobita
benih-benih cinta mulai tumbuh dan bersemi😄
nobita
lucu itu si Dimas... lumayan buat hiburan🤭
nobita
ku suka sikap Adrian tegas dan berwibawa.
nobita
ada rencana Adrian buat ngalahin Reza di pengadilan
nobita
masa lalu yang kejam buat Adrian
nobita
pilihan yang sulit
nobita
penasaran pada kasus Maya??
nobita
dari awal Maya Ayudita... lalu yang terakhir Maya Larasati... yg benar mana thor?? maaf hanya mengoreksi🙏
nobita
aku mampir kak
Lela
aku mamapir thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Novie Achadini
hakim bisa salah gini gmn ini. hrs banyak belajar lg tuh hakimnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!