NovelToon NovelToon
Transmigrasi Panglima Perang

Transmigrasi Panglima Perang

Status: tamat
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:103.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: less22

Seorang panglima perang di khianati istrinya lalu di bunuh oleh kakak kandungnya sendiri. Sialnya kenapa ia baru tahu di saat detik-detik kematiannya. Di sisa nafas yang terakhir, jika ada di kehidupan selanjutnya ia akan membalaskan semua kejahatan mereka.

Tapi siapa mengira jika jiwanya malah pindah ke tubuh menantu idiot keluarga ternama yang mati karena bunuh diri, ia beruntung karena bisa hidup kembali meskipun dengan tubuh baru.

Di saat itulah ia pun bertekad membalaskan dendamnya kepada Kakak kandung dan istrinya. Ia juga bertekad membalaskan semua perbuatan orang yang sudah membuat pemilik tubuh asli menjadi idiot dan mengambil alih kekuasaan panglima perangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

...❤️❤️❤️❤️ Happy reading ❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

"Aziz, biarkan Zamora pergi. Ini tidak ada hubungan sama sekali dengannya, urusan mu adalah dengan ku," ucap Aztron dengan suara penuh amarah.

Aziz tersenyum sinis, lalu mengacungkan tangannya. Tiba-tiba, para pengawalnya yang jumlahnya tak terhitung muncul dari belakang. Mereka mengelilingi Aztron dan Zamora dengan senjata siap mengancam nyawa mereka.

"Membiarkan dia pergi? Ha ha ha ha, mana bisa begitu," ucap Aziz sambil tertawa.

Melihat itu, Zamora merasa ketakutan. Namun, ia percaya pada Aztron dan berusaha menyembunyikan rasa takutnya. "Aztron, kita bisa menghadapinya bersama," bisiknya dengan gemetar.

Aztron melilit jas di tangannya dengan kuat, ia pun sudah bersiap siaga untuk melawan para pengawal Aziz.

"Tetap bersembunyi di belakang ku dan jangan sampai terluka," bisik Aztron.

"Kau tidak akan bisa mengalahkan ku Aziz," ucap Aztron menatap Aziz tajam.

"Ha ha ha ha, kita lihat saja nanti, siapa yang akan kalah di akhir," ucap Azizi percaya diri.

"Serang!" perintah Aziz kepada pengawalnya.

Pertarungan pun dimulai. Aztron melawan para pengawal dengan kekuatan dan kelincahannya, sementara Zamora berusaha sebisa mungkin menyembunyikan diri di belakang Aztron. Suara tinju beradu dan teriakan lantang menggema di sekitar mereka, menandakan pertarungan sengit yang sedang terjadi.

Aztron berhasil melukai beberapa pengawal hingga mereka terkapar.

Sementara itu, Zamora sebisa mungkin berlindung, hatinya berdebar kencang saat berada di tengah pertarungan itu. Ia merasa bersalah karena Aztron harus terluka demi melindunginya, namun di saat yang sama, ia juga merasa bangga memiliki seorang pelindung seperti Aztron.

Para pengawal itu bergerak cepat, melancarkan tinju mereka ke arah Aztron. Namun, Aztron, dengan refleks yang luar biasa, berhasil menangkap tangan pengawal yang datang begitu cepat itu. Dalam sekejap, Aztron memutar pergelangan tangan pengawal tersebut, membuatnya terkejut dan kehilangan keseimbangan.

 Tak menunggu lebih lama, Aztron langsung menghempaskan pengawal itu ke lantai dengan keras. Suara benturan tubuh pengawal dengan lantai terdengar nyaring, mengisyaratkan bahwa Aztron tidak akan mudah dikalahkan.

Sedangkan pengawal yang lain datang lagi ke arah Aztron dan menyerangnya dengan tendangan, dengan sigap, Aztron menarik kaki dan tangan mereka lalu melemparkannya ke tembok.

Akan tetapi, tiba-tiba pengawal lain muncul dari balik pintu dan langsung melancarkan serangan ke arah Aztron. Mereka mengepungnya dan mengayunkan pukulan serta tendangan yang kuat ke arahnya.

Aztron, yang telah siap menghadapi serangan ini, bergerak gesit menghindari serangan mereka. Dengan gerakan lincah, ia menangkap kaki dan tangan pengawal yang menyerangnya, kemudian menggunakan kekuatan serta kelincahannya, Aztron melempar mereka lagi dengan keras.

Tubuh para pengawal itu menabrak tembok dengan suara keras, membuat mereka terjatuh dan mengerang kesakitan. Aztron berdiri tegak di tengah-tengah mereka, wajahnya yang tenang dan dingin menunjukkan bahwa ia tidak merasa terganggu oleh serangan yang telah ia hadapi.

Aziz terbelalak saat melihat Pengawalnya mulai berjatuhan, ia tak menyangka jika Aztron bisa sekuat ini, padahal dulu waktu Aztron normal pun, ia tak sekuat ini dan tidak pernah latihan bela diri. Atau jangan-jangan Aztron pura-pura idiot?

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️ Bersambung ❤️❤️❤️❤️...

1
Sriana Junaidi
mantap
Nibras Amiruddin
mantab lanjut trus thor
𝙕𝙯𝙯: Mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Mbah Haryo
ok...bagus
Mbah Haryo
oke..takasih 5 bintang untuk cerita yg sat set ini..
krn..ide ceritanya bagus..walopun serba terburu"...
jika saja cerita ini tamat antara 300 sd 500 cpt...
detailnya psti bagus....

oke..
congratulation thor...
Mbah Haryo
py to iki critaneee....
kalo kalah sidang & terbukti besalah..si najiz kan ya ditahan to yaw..kok sdh dsitu duluan..emang bisa terbang. ?
Olan moro
mantap.... 👍👍👍
Olan moro
mantap....
Agang Junior
ini nih yg keren biar pendek nggak bertele² dan tuntas...
Wulan Sari
cip 👍 menarik karyanya
Tri Arrum
Luar biasa
alexsander
maaf thor..aku penasaran dngan yg namanya pakaian mukodo..aku search di mbah google..koq gak ketemu ya
asya yussi
Luar biasa
dhani satria
bagus
dhani satria
kakange taekwondo
dhani satria
mukodo?
Hardianto Erlangga
spa yg dia suruh,,,????
Hardianto Erlangga
kosa kata yg terbolak balik,,munkin dia nulis pas lagi ngantuk,,
Gabutdramon
dari namanya ini jelas bukan penduduk bumi, semua nama angat alienable
YumiKaori~: alien😭😭
total 1 replies
Gabutdramon
wah belum pisah udah ditunangkan 😱
Ervina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!