Hanna merupakan wanita dari kalangan biasa,ia harus bekerja giat mencari uang untuk menyembuhkan ibunya dari penyakit yang menyerangnya yaitu kangker darah.Karena keteledorannya Hanna di pecat dan kehilangan pekerjaannya.Hanna diharuskan menikah dengan seorang pria yang memiliki istri tiga dan menjadi istri ke empat.Bagaimana bisa Hanna menerima dirinya menjadi istri ke empat?dan alasan apa Gardapati menikahi Hanna sebagai istri ke empat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penampilan baru
Akhirnya Anisa mengubah penampilan Hanna.Anisa merias wajah Hanna yang sangat polos dan natural tanpa sentuhan make up sama sekali.Dan Anisa juga meminjamkan baju empire line berwarna pastel kepada Hanna,sehingga Hanna sangat cantik dengan empire line yang cocok dengan usia dan tubuhnya.
"Wah,kau sangat cantik.Ternyata Garda sangat ahli memilih wanita."Ucap Anisa tersenyum dengan kreasi make up dan style Hanna.Hanna sekarang terlihat seperti wanita elegan dan sudah menyamainya dengan istri Gardapati yang lainnya.
"Mbak,apa gak berlebihan kalau di rumah memakai baju seperti ini?"Ucap Hanna melihat dirinya di cermin dari atas ke bawah.
"Tidak,ini baju santai.Kau kan istri Gardapati,kau harus pintar merawat diri jika ingin di lirik."Jelas Anisa masih merasa terkesan dengan kecantikan Hanna.
"Tapi mbak.Aku tidak biasa memakai Higheels."Ucap Hanna yang merasa tidak enak memakai higheel di dalam rumah.
"Biasakan,nanti kau juga bisa.Oke kau akan mengganti bajumu dengan ini.Kita akan pergi jalan-jalan."Ucap Anisa memberi baju yang lebih elegan.
"Aku juga akan mengganti bajuku dan Lala."Jelas Anisa yang meninggalkan Hanna.
Ketika mereka semua telah siap,Anisa,Lala dan Hanna,masuk ke dalam mobil.Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di mall besar.
"Ayo Han,kita akan jalan-jalan dan membeli kebutuhanmu!"Ucap Anisa telah siap untuk memboyong semua baju-baju bermerk yang berada di dalam mall.
"Apa kebutuhanku mbak?"Tanya Hanna,rasanya Hanna tidak ada yang di butuhkan.Makanan di rumah Gardapati sudah banyak.Semua telah tersedia di rumah Gardapati.Tanpa basa-basi Anisa menarik Hanna masuk ke dalam mall besar tersebut.
Anisa pun memasuki stand-stand barang bermerk.Anisa mulai belanja tas,baju,sepatu untuk Hanna.Mereka layaknya seperti adik kakak,Hanna beruntung di rumah Gardapati masih sempat mengenal Anisa yang ternyata sangat baik kepada Hanna.Hanya Anisa istri Gardapati yang baik kepada Hanna.
"Ma,aku mau beli balon."Rengek Lala yang ikut bersama mereka.
"Sama bibik ya sayang beli balonnya,mama ada urusan penting dengan tante Hanna."Ucap Anisa,yang ternyata baby sister Lala tidak lupa ikut bersama mereka.
"Oke..mama"Ucap Lala langsung berlari ke arah balon.
"Mbak mau pergi kemana?"Ucap Hanna masih merasa heran.
"Aku akan membeli ini untukmu Han."Ucap Anisa ketika mereka sampai di stand pakaian dalam seperti bra,panty,atau lingerie.
"Apa?untukku?Mbak Anisa bercanda?"Ucap Hanna tertawa konyol.
"Pasti Garda akan bertekuk lutut terhadapmu!"Ucap Anisa tersenyum lebar.
"Ah...tidak mbak...jangan.."Ucap Hanna yang rasanya ingin berlari dari stand pakaian dalam tersebut.Tapi Anisa secara paksa menarik tangan Hanna.
Hanna rasanya tidak ingin keluar dari ruang ganti.Anisa menyuruh Hanna mencoba lingerie sexy.Hanna menutup rapat tubuhnya menggunakan piyama.Rasanya Hanna masih enggan untuk keluar.Hanna sangat tidak percaya diri.
"Han,apakah sudah selesai?"Ucap Anisa yang menunggu Hanna di luar ruang ganti.
"E..i..a mbak.."Ucap Hanna membuka pintu sedikit dan keluar.
"W..o..w...wow!ternyata tubuhmu lumayan ok.Gak kalah sexy dengan Isa."Ucap Anisa memutar tubuh Hanna.
"Nah,sekarang coba kau tunjukkan kesexyanmu!"Ucap Anisa ingin mengajar Hanna cara menggoda Gardapati yang juga suaminya.
"Sa..ya..gak bisa mbak."Ucap Hanna polos masih mengatup piyamanya.Anisa menarik tangan Hanna.Dan Piyama tersebut terbuka.
"Baiklah,caranya begini!"Ucap Anisa mengajar Hanna.Cara duduk yaitu menyilangkan kakinya dan perlihatkan bentuk tubuhnya.Sedikit menyokong ke depan.Hanna pun mengikuti Anisa.
"Terlalu kaku,buat melemas sedikit Han."Ucap Anisa dengan sabar mengajar Hanna.Hanna yang tidak berpengalaman merayu pria pastilah akan kaku.
nasiib... nasiib
😆
kupikir Bapak²
kalo keysa bener keponakan adipati
kupikir gardapati sama dokternya aja
😅
kupikir baru selisih beberapa hari aja..
yg Hanna jemur sprei trus, ngobrol sama mb nisa, ulet ketemu ulet trus alergi...
berati saya kurang mendalami kl loncat beberapa waktu
😁