NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Kakak Ipar Ku

Menjadi Istri Kakak Ipar Ku

Status: tamat
Genre:Pengganti / Cerai / Cinta Seiring Waktu / Selingkuh / Tamat
Popularitas:422.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Triana mutia

Rara yang tidak tau apapun harus terbangun dengan tubuh yang polos di samping seorang laki-laki yang ternyata kakak iparnya sendiri

Berbagai konflik akan mulai terjadi saat Rara di minta untuk menikah dengan mantan kakak iparnya sendiri, membangun sebuah rumah tangga yang tidak di dasarkan oleh perasaan cinta

Lambat laun semua mulai berubah karena kedua orang itu tetap harus tinggal di satu atap, dan semua kebenaran pun akan terbongkar

Dengan semua lika liku yang menanti perjalanan hidup Rara

Apakah Rara akan berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati Yang Berantakan

FLASH BACK

Pada saat itu Adit benar-benar sudah merasa menyerah untuk membujuk Adel dan dia sudah bersedia untuk melakukan apapun yang Adel inginkan, tetapi dia juga merasa harus ada kejelasan tentang buah hati mereka

"Kalau kita berpisah bagaimana dengan hak asuh Ical?" tanya Adit dengan wajah serius

Tiba-tiba saja Adel tersenyum sinis saat mendengar pertanyaan dari Adit

"Kamu yakin kita mau membahas tentang hak asuh Ical mas?"

"Maksud kamu apa? Ical itu tetap anak aku," jawab Adit dengan tegas

"Ical akan ikut aku mas, karena aku ga mungkin biarkan Ical ikut kamu"

Adit pun langsung menggelengkan kepalanya

"Untuk yang satu ini kamu ga bisa bersikap egois seperti ini Del, bagaimana pun juga Ical itu anak aku. Dan aku juga hak yang sama untuk merawat dia," ucap Adit dengan tegas

"Ical memang anak kamu mas dan ga ada yang bisa merubah kenyataan itu, tapi apa kamu membuat anak itu tau kelakuan papanya di luar sana?"

"Apa maksud kamu Del?"

"Apa kamu ga bayangkan mental Ical saat melihat papa yang dia sayang tinggal satu atap dengan perempuan lain? bahkan perempuan itu dia kenal dengan baik," jawab Adel lalu tersenyum sinis

"Sial!! apa ini artinya aku ga mungkin bisa merawat Ical?" ucap Adit di dalam hatinya

Adit pun hanya bisa terdiam karena dia tidak bisa memberikan bantahan apapun pada saat itu

"Apa ucapan aku salah mas?" tanya Adel lalu tersenyum sinis

"Tapi kamu juga ga berhak untuk memutuskan hubungan antara aku dan Ical, apapun yang ada di dalam pikiran kamu saat ini aku tetap papa kandung Ical." ucap Adit dengan tegas

Cukup lama mereka hanya terdiam dan saling menatap dengan tajam

"Oke, kamu bisa ketemu dan bawa Ical saat akhir pekan. Tapi ingat hanya di akhir pekan mas, dan di hari biasa kamu ga boleh ketemu sama dia." ucap Adel dengan tegas

Mereka pun membuat keputusan seperti itu tentang Haikal, mereka akan mulai berkata jujur tentang perpisahan mereka saat melihat sang buah hati sudah siap untuk menerima tentang kabar tersebut

Dengan catatan mereka akan menyampaikan hal tersebut dengan cara baik dan bersama-sama, tanpa harus membuka alasan sebenarnya mereka berpisah untuk membuat mental sang buah hati tidak semakin terguncang

FLASH OFF

Adit pun membuang nafasnya dengan kasar

"Ya udah terserah kamu aja, tapi apa kamu masih lama di acara itu?"

"Apa aku masih punya kewajiban untuk melaporkan semua kegiatan aku di luar sama kamu mas? atau jangan-jangan kamu sudah lupa kalau kita sudah resmi bercerai?"

"Bukan itu maksud aku Del, aku cuma tanya kapan kamu pulang karena kasihan sama Ical. Dia di rumah sendirian"

"Dari pada kamu mengurusi urusan aku lebih baik kamu urus rumah tangga kamu yang sekarang mas, jangan sampai kamu harus kehilangan istri kamu untuk yang kedua kalinya." ucap Adel dengan sinis

"Cukup Adel!! aku rasa aku sudah terlalu banyak mengalah sama kamu, dari awal aku sudah jelaskan ke kamu kalau aku sama sekali ga tau kenapa itu bisa terjadi." ucap Adit dengan tegas

"Aku memang merasa semua tentang kamu sudah cukup mas, jadi aku minta kamu untuk berhenti mencampuri semua urusan pribadi aku"

"Sekarang terserah kamu mau berbuat apa di luar sana Del, kamu cuma perlu ingat kalau kamu melarang aku menemani Ical jadi kamu punya tanggung jawab untuk menemani dia"

"Biar itu menjadi urusan aku mas," jawab Adel dengan tegas

Adit yang tidak ingin memancing keributan lebih jauh memilih untuk segera mengakhiri percakapan mereka, Adit menghubungi sang buah hati untuk mendapatkan sedikit ketenangan di dalam hatinya. Tetapi yang dia dapatkan kini adalah hati yang semakin terasa tak karuan

"Aku benar-benar ga sangka Adel perempuan yang terlalu keras kepala, aku benar-benar bingung karena dulu aku pernah menyerahkan seluruh hati aku sama dia. Tapi demi Ical dan rumah tangga yang pernah kamu bina, aku tetap harus membujuk Adel sekali lagi untuk rujuk"

Adit yang tidak ingin semakin larut dengan perasaan yang sedang dia rasakan memilih untuk bangkit dan keluar dari dalam kamarnya, dan hal pertama yang harus dia lihat saat dia keluar dari dalam kamar adalah peralatan makan sehabis dia makan malam masih berada di tempat yang sama

"Apa mereka berdua berencana untuk menguji kesabaran aku? baik kakak maupun adik sama-sama membuat hati aku jadi ga karuan!!" ucap Adit di dalam hatinya sambil mengeraskan rahangnya

Tanpa mau bertanya terlebih dahulu Adit langsung mengambil salah satu piring yang berada sana dan melemparkan piring tersebut ke sembarang arah dengan sangat kuat

Prang.....

Suara piring tersebut berbenturan dengan salah satu dinding di apartemen tersebut menghasilkan suara yang sangat kencang, Rara yang merasa terkejut pun langsung bangkit dan bisa melihat bahwa saat itu wajah Adit yang penuh amarah

"Apa saya juga harus membersihkan piring bekas makan saya sendiri? kalau begitu apa fungsi kamu ada di sini!!" teriak Adit sekuat yang dia bisa

Pada saat itu sebenarnya Rara sedang merapikan bahan makanan yang baru saja dia beli, dia berniat merapikan itu semua setelah apa yang sedang dia lakukan selesai. Tetapi kini dia harus melihat sikap Adit yang seperti itu

Adit hanya sedang menumpahkan segala perasaan yang sedang dia rasakan pada saat itu, tetapi dia tidak sadar bahwa Rara juga hanya seorang manusia biasa yang mempunyai perasaan. Tanpa rasa bersalah sama sekali Adit langsung masuk ke dalam kamarnya setelah melakukan itu semua

Setelah Adit tidak lagi terlihat Rara pun terduduk lemas di atas lantai, seakan seluruh kekuatan yang dia miliki di makan oleh perasaan takut yang sedang dia rasakan pada saat itu. Dan lagi-lagi air matanya mengalir dengan sendirinya

"Mas Adit yang dulu bahkan ga pernah membentak aku sama sekali, tapi mas Adit yang sekarang benar-benar menakutkan. Apa aku benar-benar harus terus bertahan dengan keadaan yang seperti ini?"

Rara hanya menangis di dalam diam dja entah sudah berapa kali dia menangis pada hari itu, hatinya benar-benar terasa sakit dengan semua ucapan Adit dan kini dia juga merasakan perasaan takut yang teramat besar

Rara hanya bisa terus menguatkan hatinya untuk tetap bertahan dengan keadaan yang ada, setelah cukup tenang dia pun mulai merapikan pecahan kaca yang berserakan akibat ulah Adit

Keadaan apartemen Adit saat itu mungkin sedikit berantakan, tetapi yang pasti hati Rara saat itu terasa jauh lebih berantakan dari pada apartemen tersebut

1
nissa
lanjut
nissa
coba saja kalau kamu mampu joe menagoda rara habis kamu
nissa
alah si adit takut bener ara di ambil orang hehe
nissa
ribut sono
nissa
nah lho ra berani gak
nissa
rara raral tidur kamu nyenyak banget ya
nissa
waduh kena tampol si rara lucu banget si adit, ceo kena tampol hehe
nissa
biarin aja dit, nanti kalau ical tau ke lakuan jonathan nant kkb ical pasti mencari kamu
nissa
modus tu si adit
nissa
nyesel kan sekarang dit
nissa
makan tu del
nissa
cemburu si adit
nissa
ngeri juga ya rara kalau marah hehe
nissa
bodoh kamu dit itu pasti rencana adel
nissa
bagus ra
Bunda
kebanyakan berkata didalam hati
Bunda
Luar biasa
Bunda
baru mampir kak🙏🏻
A Yes
orang pintar blm tentu bijak ya kamu ini Del, sudah pernah gagal berumah tangga kenapa akan diulang lagi, sok2an mentingin karier kurang bersyukur sdh punya 2x pasangan yg bisa mencukupi kehidupannya, otomatis keluarga dipertaruhkan keharmonisannya
A Yes
lagian mentingin kuliah mau kelar dulu, tapi rajin sisiram sawahnyabya otomatis mau panen lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!