NovelToon NovelToon
Suamiku Bukan Sampah

Suamiku Bukan Sampah

Status: tamat
Genre:Tamat / Mafia / Pengganti / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa
Popularitas:18.7M
Nilai: 4.5
Nama Author: KGDan

Tujuh tahun lalu saat masih duduk di Universitas Viona Natasya menyukai seorang pria.

Dia pria itu Bernard Antonius, pria yang dianggap keluarganya sendiri seperti sampah.

Pria bertato yang tidak dicintai keluarganya. Viona selalu diam-diam memperhatikan dari jauh.

Saat itu usia Viona baru tujuh belas tahun. Dan Bernard berusia dua puluh enam tahun.

Dan sekarang dia bertemu kembali dengan pria itu, dan menjadi suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Bagaikan madu.

Viona merasakan daerah sensitifnya sangat sakit, dia meremas kain sprei dengan begitu erat. Dibawah sana terasa begitu penuh dan sesak.

Bernard berhenti sejenak melihat Viona yang sedang menahan sakit, pemandangan tubuh Viona dibawahnya tampak sangat menggoda.

Bernard merasakan kalau istrinya tersebut bagaikan bidadari cantik yang sangat elok dipandang mata.

Entah perasaan apa yang mengalir didada Bernard, dia merasa sangat beruntung dapat memperistri Viona.

"Apakah sakit sekali?" Bernard bergumam pelan didepan wajah Viona, menatap mata Viona yang terpejam menahan sakit.

Viona mengangguk pelan sembari menggigit bibir bawah nya.

"Maaf, kamu begitu menggoda, aku jadi lupa diri, lain kali aku akan lebih lembut lagi, aku akan cabut sekarang kalau terasa begitu sakit" gumam Bernard serak, lalu menarik ereksinya yang cukup besar tersebut.

Tiba-tiba Viona panik, kenapa dicabut? pikir Viona.

"Jangan!" sahut Viona merasakan milik Bernard berlahan ditarik keluar.

Viona mengangkat setengah tubuhnya menahan punggung Bernard, dia tidak rela ditinggalkan.

Pelapisnya telah jebol, dan Bernard tidak bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.

Bernard menatap Viona nanar, dia juga sebenarnya merasa enggan untuk berhenti. Karena Viona mengatakan begitu sakit sekali, dia merasa tidak tega.

"Suamiku..pelan-pelan saja, sudah tanggung" gumam Viona parau menarik tubuh suaminya kembali.

"Baiklah" suara serak Bernard terasa merdu ditelinga Viona, diciumnya kembali bibir Viona, mengulumnya dengan lembut.

Bernard merasakan istrinya sangat manis bagaikan madu, sungguh terasa sangat menggairahkan.

Dibawah sana lebih terasa sangat indah dan perutnya terasa berpendar tidak dapat untuk diungkapkan.

Kepala Bernard serasa berputar seolah seperti orang yang mabuk, ini sangat menggairahkan, serasa melayang merasakan sensasinya.

"Istriku" gumamnya serak, dia merasakan tubuhnya menegang. Dia akan meledak.

Viona memeluk Bernard erat, dia juga merasakan sesuatu yang menggelitik dibawah sana.

Viona tidak merasakan sakit lagi, yang ada sekarang dia seperti ingin meledak juga.

Peluh membasahi tubuh mereka, dan tidak berapa lama mereka sama-sama merasakan tubuh mereka bergetar.

Lalu diiringi suara mendesah mereka yang tanpa sadar keluar begitu nyaring memenuhi kamar Bernard.

Bernard sangat bahagia sekali, seumur hidup ini adalah pengalaman yang sangat indah baginya.

Bernard merebahkan tubuhnya disamping Viona, dia menarik istrinya kedalam pelukannya.

Bernard merasakan kain sprei telah basah oleh darah Viona dan juga cairan miliknya.

Bernard mengecup puncak kepala Viona. Dunia Bernard serasa berwarna, dia merasa lelaki paling bahagia di dunia.

Bernard menyelimuti tubuh mereka berdua yang polos dengan selimut, lalu mereka pun tertidur.

Saat Bernard terbangun, hari sudah sore menunjukkan jam empat sore. Mereka tidur cukup lama juga akibat kelelahan.

Perlahan Bernard turun dari tempat tidur, menyelimuti tubuh polos Viona kembali. Sebelum turun dia mengecup sebentar kening Viona.

Bernard membersihkan dirinya ke kamar mandi, sesekali bibirnya terlihat tersenyum simpul.

Bernard membayangkan bagaimana manisnya istrinya tadi, dia rasanya bagaikan bermimpi.

Dia merasakan ada sesuatu dihatinya yang tidak bisa diungkapkan nya, perasaan yang berbunga-bunga seolah dia terbang ke langit ketujuh karena begitu bahagianya.

Dia menutup shower, lalu mengambil handuk. Mengelap tubuh basahnya yang penuh tato.

Bernard melilitkan handuk ke pinggangnya, kemudian keluar dari kamar mandi.

Ditempat tidur ternyata Viona telah bangun, dia melihat kearah Bernard yang keluar dari kamar mandi.

"Sudah bangun?" sahut Bernard melangkah mendekati tempat tidur.

"I..iya" jawab Viona malu, dia menatap tubuh Bernard yang kekar, tubuhnya yang bertato tampak tidak menyeramkan dipandang Viona.

Bersambung.....

1
Albertus Sinaga
yah wajar toh, pindah aja viona yg penting mau kerja pasti makan
Albertus Sinaga
ok viona boleh boleh aja kasi keterangan yg baik
Albertus Sinaga
siapa tahan suaminya dihina terus
Albertus Sinaga
rasa cinta viona kepada bernard yg begitu tulus
Albertus Sinaga
mungkinkah mengapa papa bernard diam aja
Albertus Sinaga
siapakah bernard
Albertus Sinaga
ok thor demoga ceritanya nyentrik utk di ikuti tua dan muda
Yuliana Dewi in
pria pria kaki dpt jodoh.ngakak sampe meledak
Yuliana Dewi in
joss polos lidia hahaahha
Diana Silaen
seru 👍
Hasrudin Has
hahahahaha lendir muluuuu
Yuliana Dewi in
bernard sukanya makanya yg di masak istrjnya .bisa makan banyak
Yuliana Dewi in
klo bernard nikah sama naira.pasti naira ikut menindah bernard sama sodara tirinya.kan sifatnya sama aja
Yuni Herwani
Luar biasa
Wishnu Soesanto
salah jebak ...
Wishnu Soesanto
test DNA
Wishnu Soesanto
selingkuh ...
Wishnu Soesanto
Lisa pernah hamil sama bapak Morgan ...
Wishnu Soesanto
istri itu bagaikan setan buat suami kalau seperti ini memang benar'...
Wishnu Soesanto
sekretaris...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!