NovelToon NovelToon
Pembantu Pribadi Tuan Muda

Pembantu Pribadi Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:58.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: tml_8TR

Nayla Putri, anak sederhana yang tinggal didesa. Karena kebutuhan ekonomi yang meningkat, Nayla memutuskan untuk ikut dengan tetangga kenalan keluarganya.

Bi Sih merupakan teman sang Ibu yang kini bekerja sebagai pembantu rumah tangga dikeluarga Margatha. Kedatangan Bi Sih memberikan penawaran kepada Nayla untuk bekerja bersamanya. Menjadi pelayan seorang Tuan Muda yang merupakan anak tunggal keluarga Margatha.

Nayla yang perlu uang menyetujui pekerjaan itu. Hingga ia tiba di rumah besar yang begitu megah.

Kehidupannya semakin berbeda setelah ia melayani Tuan Muda yang ramah bahkan sangat perhatian. menghadirkan cinta kepada dirinya.

Kehadiran cinta itulah yang menjadi tantangan Nayla, karena ia harus menghadapi Ibu dari Tuannya yang menolak mentah hubungan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tml_8TR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : La-i-sa

Di ruang tengah, Nayla mengantarkan beberapa bungkus cemilan yang tersedia di dapur. “Ini, Tuan Muda.” dengan segera Nayla menaruh semua cemilan itu di atas meja.

Vinlo mengangguk dan memfokuskan diri pada laptop didepannya. Melihat pria yang mengetarkan hati, Nayla memundurkan diri untuk menenangkan pikirannya.

Makan malam memang berjalan lancar, tetapi tidak dengan perasaannya. Entah bagaimana, degupan itu semakin menjadi. Nayla juga berharap Tuan Muda memerintahkannya, seakan dia ingin diperhatikan.

“Huh, apa yang sebenarnya terjadi.” Benak Nayla.

Dari pada memikirkan perasaan tidak jelas, Nayla memutuskan untuk beristirahat didalam kamarnya, dia ingin menenangkan diri.

“Tuan Muda, jika perlu sesuatu, panggilah Nayla. Nayla izin kekamar.” Ucap Nayla, dia mendapatkan persetujuan dari anggukkan kepala Vinlo.

Segera langkah kaki Nayla menuju kekamarnya, dia mengunci pintu dan berbaring dikasur empuk dengan kepala bersembunyi.

“Hah!”

Nayla mendekap bantal yang ditindih olehnya, dia menenggelamkan wajah hingga nafasnya tertahan. “Hah, hah.” Nayla mengatur nafas setelah beberapa detik menahannya.

“Agh, bagaimana caraku menghilangkan detak jantung ini?” guman Nayla. Dia melirik kearah cermin yang tidak jauh darinya. “Tidak! Tidak bagaimana mungkin, aku berharap detak jantungku hilang, Aku akan dead dong.”

Wajah Nayla semakin kacau karena ucapannya sendiri, tubuhnya berputar di tempat tidur. Selimut yang terlipat rapi seketika hancur, karena ulahnya.

Asik dengan tingkahnya yang tidak sesuai dengan Nayla sendiri, dering ponsel menyadarkannya. Tangan Nayla segera mengambil ponsel pintar yang tidak jauh dari tempat tidur.

“Eh, Laisa?” guman Nyala melihat layar ponselnya, dilirik jam dinding yang menunjukkan pukul 9 malam. Nayla tidak bisa mengangkat panggilan sebelum Tuan Mudanya beristirahat.

Jadi, Nayla memutuskan untuk melihat keadaan diruang tengah. Dengan perlahan,Nayla membuka pintu kamar. Tubuhnya bersandar di ganggang pintu, saat pintu sudah terbuka setengah, Nayla terkejut melihat seorang Pria berdiri didepan kamarnya.

“Nay-,”

Tubuh yang tidak berdiri dengan seimbang, tangan Nayla tergelincir dari kenop pintu. Dia dengan cepat menubruk tubuh Tuan Mudanya.

“Agh!”

Nayla membelakkan matanya, dia dengan cepat membangunkan tubuh ketika tahu bahwa dia menindih Tuan muda Vinlo.

“Ma-,” ucapan Nayla berhenti dengan cepat. dia merasa punggung dan pingangnya didekap oleh orang yang saat ini tertindih. Wajah Nayla hingga degupan jantungnya semakin menjadi.

“Bangunnya perlahan, jangan terburu-buru.” Ucap Vinlo dengan suara yang begitu lembut.

Nayla tidak bisa menangapi ucapan Itu. Dia hanya mengangguk dan bangun dengan hati-hati.

“Kemarilah.” Ucap Vinlo dengan uluran tangan yang ada didepan mata Nayla.

Nayla engan untuk menyambut uluran tangan itu, tetapi tidak sopan menolak bantuan seseorang. Jangan pandang dia siapa, selama niatnya baik bantuan apa pun pasti berarti.

Tangan Nayla segera meraih uluran dari Tuan Muda Vinlo. Nayla di tarik hingga keseimbangannya goyah dan berakhir di dada bidang Vinlo.

“Maaf, Aku menarikmu terlalu kuat.” Ucap Vinlo dengan menjauhkan Nayla dari tubuhnya.

Dengan senyum yang terpaksa, Nayla mengeleng mendengar apa yang dikatakan oleh Vinlo. “Tidak, seharusnya Nayla yang meminta maaf. Maafkan Nayla.”

“Sudah, kalau meminta maaf terus, semua ini tidak akan berakhir. Kedatanganku hanya ingin mengatakan, kalau aku akan beristirahat. Jadi, kamu juga harus beristirahat.” Ucap Vinlo.

Nayla menganggukkan kepalanya dengan cepat. “Baik, Tuan Muda.”

“Ya, kalau begitu, selamat malam.” Nayla lagi-lagi mengangguk dan melihat kearah Vinlo yang pergi menaiki tangga.

Kesadaran Nayla kembali ketika getaran ponsel ditangan, dengan cepat dia melihat siapa yang menelponnya.

“La-i-sa!” guman Nayla, bergegas dirinya melangkah kembali ke kamar. Diambil earphone di meja dekat kasur, lalu dia kenakan dan menjawab panggilan Sahabatnya.

“Hei, apa yang kamu lakukan sampai tidak menjawab panggilanku?”

Nayla merasa alisnya berkedut mendengar apa yang dikatakan oleh Laisa. “Ada apa menghubungiku?” ucapnya dengan nada ramah.

“Apa terjadi sesuatu? Aku tahu jika suaramu seperti ini, pasti kamu sedang kesal sekarang.”

Nayla menahan nafasnya sesaat, lalu dihirup dan hembuskan nafas itu dengan baik.

“Ya, telah terjadi sesuatu. Sekarang, kamu harus bertanggung jawab.” Ucap Nayla menjawab apa yang Laisa katakan.

“Hah, Aku? Apa yang salah denganku, aku hanya...,”

Nayla menatap kearah layarnya, dia memastikan ponsenya tidak mati. Laisa yang berhenti bicara membuatnya bingung sendiri.

“Apa, apa aku menganggumu?”

“Akhirnya sadar juga.” Ucap Nayla dengan senyum pasrahnya. Dia tahu, Laisa memiliki kepekaan yang rendah.

“Astaga, maafkan aku. Maafkan diriku ini ... aku tidak tahu kalau kamu masih berkerja, yasudah nanti saja. Lanjutkan pekerjaanmu,”

“Jangan memutuskan panggilannya!” ucap Nayla dengan suara tenang, dan yang ada di panggilan saat ini terdiam seketika.

“Katakan, apa yang membuatmu menelponku?” tanya Nayla, dia tidak ingin panggilan ini menjadi sia-sia.

“Sebenarnya, aku hanya gabut menelponmu. Entah kenapa, aku merasa kamu membutuhkanku.”

Nayla terdiam seketika, memang benar dia berniat untuk bercerita permasalah yang dialaminya. Hanya saja, dia belum menemukan momen yang tepat.

Sekarang sesuatu telah terjadi, Nayla merasa wajahnya masih memerah dan hatinya berdegup begitu kencang. Tetapi, Nayla tidak bisa mengatakannya sekarang. dia perlu menenangkan diri dan pikirannya.

“Nayla?”

“Ah, Iya.” Nayla melirik ponselnya dengan cepet, terlihat panggilan masih terhubung kepada sahabatnya.

“Aku putuskan panggilannya ya, maaf menganggumu.”

Nayla menarik nafas dengan perlahan dan menghembuskannya. “Baiklah, jika ada sesuatu, aku pasti akan menghubungimu.”

Panggilan pun berakhir. Tetapi, tidak dengan degupan jantungnya. Nayla masih merasakan genggaman Vinlo di telapak tangannya.

“Hah! Apa yang terjadi kepadaku.”

1
Surati
bagus
~Ķímhwä~: terima kasih
total 1 replies
Nenieedesu
semangat terus kakak
Nenieedesu: sama sama kak
total 2 replies
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
~Ķímhwä~: Baiklah, kim akan mampir⚘
total 1 replies
Nenieedesu
sudah aq like dan favoritkan kak
~Ķímhwä~: Terima kasih⚘
total 1 replies
Sugianto Ae
ceritanya bagus, aq selalu tunggu kelanjutan cerita nya....
~Ķímhwä~: Terima kasih sudah stay di sini
total 1 replies
Indah Kurniawati
kiloliter ol ol eh i ini i8i
@Dior_bna
top
@Dior_bna
menarik
~Ķímhwä~: Terima kasih kak⚘
total 1 replies
Wanda Khumairah
Lanjut Thor
anna dharta
cepetin alur nya kak, jangan kebanyakan ngelamun nayla nya hehehe, bagus kak ceritanya. ikuti juga ceritaku ya kak, JANDA MANDUL , makasiih kakak dan sukses selalu 🌹
Olive 🫒
enak ini, apalagi pake gurame goreng, Nay 😋
~Ķímhwä~: Bikin laper🤭
total 1 replies
Olive 🫒
aku muter, Nay. Tidur rapi, pagi bngun, bantal di bawah, guling kemana, selimut udah, ah sudahlah, semua kacau 🤣
~Ķímhwä~: 🤣🤣Kim pun sama
total 1 replies
Lady_MerMaD
semangat beb
~Ķímhwä~: Terima kasih kak⚘
total 1 replies
Elprida wati tarigan
ceritanya sangat bagus. semangat kak
~Ķímhwä~: Terima kasih
total 1 replies
Merpati_Manis (Hind Hastry)
bagus, rekomend 👍👍
Merpati_Manis (Hind Hastry)
awal yang menarik, semangat, Kak 👍👍
~Ķímhwä~: Siap kak
total 1 replies
Baby_Miracles
ceritanya bagus
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
karya yang luar biasa, kayaknya bakalan jatuh cinta nih Nayla, semangat kakak
~Ķímhwä~: Terima kasih semangatnya kak⚘
total 1 replies
Baby_Miracles
ceritanya bagus nih, bunga dan iklan meluncur. semangat
~Ķímhwä~: Terima kasih
total 1 replies
darakirana
Duh ikut deg2an

Seperti menghadapi Chef Juna 😅
darakirana: 🤣 🤣 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!