NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico

Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico

Status: tamat
Genre:Pengganti / Tamat
Popularitas:836.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Na_Les

"Siapa kamu? Kenapa kamu masih virgin?" teriak Zico saat malam pertamanya dengan Nirmala yang ia sangka adalah Viola, istrinya. Jika kebanyakan laki-laki akan marah jika mengetahui istrinya sudah tidak virgin lagi, tapi Zico malah marah saat mengetahui istrinya masih virgin.

Bagaimana tidak marah kalau sebelum dirinya menikah dengan Viola, mereka sudah sering melakukan hubungan suami istri.

Lalu kenapa bisa Viola berganti menjadi Nirmala? Mari kita ikuti cerita Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

ZG Mansion.

Pukul 08.00

Satu mobil Alphard hitam dan satu mobil mercy c200 berwarna hitam beriringan masuk ke halaman ZG Mansion.

Mobil siapa lagi itu kalau bukan mobil pemilik ZG Mansion, Zico Grey beserta keempat bodyguard-nya.

Bibi Below dan para pelayan yang tidak tahu dengan kedatangan Tuan Muda mereka langsung berlarian dari dalam mansion.

"Selamat datang Tuan Muda." Sambut Bibi Below dan para pelayan seraya setengah membungkuk.

"Viola mana?" Tanya Zico saat melihat istri-nya tidak menyambutnya.

"Mm.. itu Nyonya..." Bibi Below bingung harus menjawab apa karena saat ini Viola tidak ada dirumah.

"Apa dia tidak ada di Mansion?" Tanya Zico.

Mau tak mau Bibi Below menganggukkan kepalanya.

Zico menghela nafasnya kasar.

"Hubungi Viola, katakan padanya kalau saya sudah berada di Mansion." Hanya itu yang Zico katakan dengan wajah datar-nya.

"Baik Tuan." Jawab Bibi Below.

Zico pun masuk ke dalam mansion dan diikuti keempat bodyguardnya.

"Tuan..." Panggilan Bibi Below menghentikan langkah kaki Zico.

"Ada apa?"

"Apa Anda mau disiapkan sarapan?" Tanya Bibi Below.

"Tidak perlu. Tapi buatkan saja saya teh madu, saya merasa sangat lelah." Jawab Zico.

"Baik Tuan."

Zico pun kembali melangkahkan kakinya memasuki Mansion.

"Kalian kembali bekerja, dan pelayan bagian dapur, cepat buatkan teh madu untuk Tuan Muda." Perintah Bibi Below.

"Baik Bibi." Balas para pelayan lalu bubar barisan dan kembali masuk ke dalam mansion untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Setelah para pelayan pergi, baru lah Bibi Below mengeluarkan suatu benda dari dalam kantong seragam pelayannya.

Bukan ponsel, melainkan pena ajaib milik Paman Dru.

Bibi Below pun menekan dua kali logo DB, dan pena pun terhubung ke ponsel Emerald.

"EMR88. Ganti." Jawab Emerald.

"Posisi?" Tanya Bibi Below.

"Sangkar burung besi." Jawab Emerald.

"Jangan terbang! Keluar dari sana, target sudah kembali!"

"Baik." Jawab Emerald.

Kalimat-kalimat yang singkat dengan bahasa yang hanya mereka ketahui.

Setelah selesai berkomunikasi dengan Emerald, Bibi Below kembali memasukkan pena itu di kantong seragam-nya.

Setelah itu barulah mengeluarkan ponsel-nya dan menghubungi Viola. Namun lebih dari lima kali Bibi Below mencoba menghubungi Viola, tapi Viola tidak menjawab panggilan teleponnya.

Karena Viola tak kunjung menjawab panggilan telepon-nya, Bibi Below pun mengirim pesan ke ponsel Viola.

• • • • •

Gudang Rahasia.

Pukul 08.30

Jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan, tapi Viola dan Sam masih tertidur pulas. Wajar saja, mereka baru tidur pukul empat subuh.

Semalam Viola tidak pulang ke Mansion dan memilih menghabiskan malam bersama Sam untuk merayakan keberhasilan Sam mengasingkan Nirmala. Dan pastinya merayakan keberhasilan dengan mengguncang ranjang.

"Eugh..." Viola melenguh seraya mengerjapkan mata.

Setelah matanya terbuka sempurna, pelan-pelan Viola menggeser tubuh Sam yang sedang memeluknya, kemudian mengubah posisinya menjadi duduk.

Yang pertama Viola cari setelah dirinya duduk adalah ponselnya.

Ternyata ponselnya ada di meja, disamping laptop Sam berada. Viola pun menurunkan kaki-nya kelantai lalu berjalan menuju ke meja itu dengan tubuh yang tidak tertutupi sehelai benang pun.

Sesampainya di meja itu, Viola mengambil ponselnya lalu mengaktifkan ponsel-nya. Dengan satu tangan yang ia letakkan di pinggang dan satu tangannya lagi memegang benda pipih-nya itu, dengan sabar Viola menunggu layar ponselnya menyala.

TRIING...

TRIING...

TRIING...

Beberapa pesan masuk di ponselnya setelah ponsel-nya Viola aktifkan.

Viola hanya menscroll pesan-pesan masuk dari orang-orang yang menurutnya tidak penting, karena hanya ada satu nama yang ia cari dari beberapa pesan yang masuk, yaitu mencari nama Zico. Namun saat Viola sedang mencari nama Zico dari banyaknya pesan yang masuk, ada terselip satu nama 'Kepala Pelayan Below', dari banyaknya pesan yang masuk.

Melihat nama Bibi Below, Viola pun membuka pesan yang di kirim Bibi Below.

Mata Viola langsung membulat lebar saat melihat isi pesan Bibi Below.

"Shiiit!!!" Umpat Viola seraya meletakkan kasar ponselnya diatas meja lalu berlari menuju kamar mandi. Ia ingin membersikan tubuh-nya dari aroma-aroma percintaannya dengan Sam sepanjang malam.

BRAAAK..

Viola menutup pintu kamar mandi dengan kasar.

Dan aksi Viola itu berhasil membuat Sam yang masih nyenyak tidur kaget dan terbangun.

Tak sampai sepuluh menit, Viola pun keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di tubuh-nya dan berjalan memungut pakaiannya dengan sangat terburu-buru.

"Ada apa? Kenapa buru-buru sekali?" Tanya Sam yang sudah bersandar di kepala ranjang.

"Zico sudah ada di Mansion." Jawab Viola.

"Bukannya kamu bilang dia baru pulang minggu depan? Kenapa dia sudah pulang?" Tanya Sam.

"Mana aku tahu Sam. Aku juga baru tahu." Jawab Viola seraya memakai pakaiannya.

Setelah selesai memakai pakaiannya, Viola pun memoles bedak di wajahnya dan lipstik merah maroon di bibirnya.

"Aku pulang dulu. Ingat, suruh anak buah mu mengawasi perempuan itu dengan baik. Jangan sampai kandungannya kenapa-kenapa, ingat anak yang ada dalam kandungannya juga berharga sekarang. Kamu paham Sam?"

"Iya Sayang, aku paham."

Setelah selesai mempercantik dirinya, Viola pun mengambil tas-nya dan menyambar ponselnya lalu memasukkannya ke dalam tas.

"Aku pulang." Pamit Viola lalu berjalan keluar dari dalam gudang.

• • • • •

Setelah mendapat kabar dari Bibi Below perihal Zico yang sudah berada di Mansion, Emerald membatalkan penerbangannya untuk menyusul Zico ke negara J.

Emerald pun memutar otaknya untuk mencari cara bagaimana bisa menyelundupkan barang bukti tentang kebusukan dan perselingkuhan Viola dan Sam.

Dan akhirnya Emerald pun mendapat ide. Emerald memasukkan flashdisk yang berisi barang bukti kebusukan Viola ke dalam kotak lalu membungkusnya dengan kertas kado dengan motif hati.

Setelah kotak terbungkus rapih, Emerald menambahkan setangkai bunga mawar hidup dan tak lupa membubuhi dengan kartu ucapan.

Untuk Below ku tersayang.

Dari Pengagum Rahasiamu, EMR88.

Hanya dua kalimat itu yang Emerald tulis di kartu ucapan.

Emerald yakin, melihat kode EMR88 saja nanti Bibi Below tahu apa yang harus dia lakukan.

Setelah barang bukti sudah berkamuflase menjadi kado cinta dari pengagum rahasia Bibi Below, sekarang giliran Emerald yang menyamar menjadi kurir pengantar barang untuk mengantar kotak itu.

Kotak pun berhasil Emerald antar, dan sudah sampai di tangan Bibi Below.

Dan benar prediksi Emerald, melihat kode EMR88, Bibi Below langsung paham apa yang ada dalam kotak itu.

Bibi Below cepat-cepat masuk ke dalam kamarnya dengan wajah yang ia buat pura-pura berseri seperti orang yang sedang jatuh cinta.

Sesampainya di dalam kamar, Bibi Below langsung membuka kotak itu dan mengeluarkan sebuah flashdisk dari dalam kotak lalu memasukkan flashdisk itu ke dalam kantong seragam-nya.

Bibi Below pun keluar dari dalam kamarnya, lalu diam-diam masuk ke dalam ruang kerja Zico untuk meletakkan flashdisk itu ke dalam laci meja kerja Zico.

Setelah misi-nya selesai, Bibi Below pun cepat-cepat keluar dari dalam ruang kerja Zico.

• • • • •

ZG Mansion.

Kini Viola sudah berada di ZG Mansion.

"Dimana Zico?!" Tanya Viola pada pelayan yang sedang membersihkan halaman rumah.

"Ada di kamarnya, Nyonya." Jawab pelayan itu.

Dengan langkah panjang, Viola pun berjalan masuk ke dalam Mansion, lalu menggunakan lift untuk naik ke lantai atas.

Ceklek.

Viola membuka pintu kamar Zico dengan sangat hati-hati karena Viola pikir saat ini Zico sedang tidur. Padahal Zico sedang diruang santai di kamar itu, ruangan yang berhadapan dengan pintu kamar.

"Darimana kamu?!" Tanya Zico dingin.

Viola yang kaget langsung mengembangkan senyumannya untuk menutupi rasa kagetnya karena ternyata Zico sedang tidak beristirahat.

"Kamu sudah pulang Sayang." Ucap Viola mengalihkan pertanyaan Zico sambil berjalan mendekati Zico, kemudian duduk di pangkuan suami-nya itu.

"Kamu belum menjawab pertanyaan ku! Darimana kamu?" Tanya Zico sekali masih dengan wajah dinginnya.

"Aku menginap di hotel Sayang, aku kesepian jika harus tidur di kamar ini sendirian. Jadi aku memilih untuk tidur di hotel yang kamarnya tidak terlalu besar." Jawab Viola dengan nada manja sambil menyandarkan kepala-nya di bahu Zico.

Untuk beberapa detik Zico mengernyitkan keningnya, namun tak lama ia pun mengubah ekspresi-nya kembali datar seraya mengucapkan kata, "Oh.."

"Bagaiamana dengan pengobatan mu disana? Dokter disana mengatakan kepala mu tidak kenapa-kenapa kan?" Tanya Viola sok-sok perhatian.

"Hemh.." jawab Zico.

"Baguslah." Balas Viola.

"Mm... Sayang.. apa kamu tidak merindukan ku?" Goda Viola sambil memainkan kancing kaos semi permanen yang sedang Zico kenakan.

Rindu?? Kenapa harus ada kata itu lagi? Aaargh!! Aku benci kata-kata itu!!

Gumam Zico dalam hati.

Gara-gara pertanyaan Viola, Zico jadi teringat akan kata-kata psikiater-nya, bahwa penyebab dirinya memimpikan Nirmala adalah karena rindu.

Zico menghela nafasnya kasar.

Lalu mengangakat tubuh Viola yang sedang duduk di pangkuannya dan memindahkannya ke sofa.

"Aku ke ruang kerja ku dulu." Pamit Zico tanpa menjawab pertanyaan Viola sembari berjalan menuju pintu.

"Hei.. kamu kenapa Sayang? Kenapa kamu jadi dingin seperti ini?!" Tanya Viola dengan nada meninggi.

Zico berhenti sejenak di depan pintu.

"Maaf Sayang, aku sedikit stress dengan pekerjaan ku yang menumpuk. Aku harap kamu mengerti, kamu kan tahu aku masih belum memiliki asisten pribadi." Jawab Zico lalu memutar handle pintu kamar kemudian keluar dari dalam kamar dan berjalan menuju ruang kerja-nya.

Selepas Zico keluar dari dalam kamar, Viola menghela nafasnya lega karena sepertinya Zico mempercayai alasannya tidak berada di Mansion.

• • • • •

Ruang kerja.

Sesampainya di ruang kerja, Zico langsung duduk di kursi kebesarannya lalu membuka laptop-nya dan mencari data-data karyawan ZG Group yang berprestasi.

Tapi setelah membuka semua file yang ada di laptop-nya tak ada satupun data tentang karyawan berprestasi ZG Group. Padahal data-data itu pernah ia masukkan ke laptopnya untuk ancang-ancang jika suatu saat Paman Dru pensiun.

Karena tidak ada di file laptop, Zico pun membuka laci meja-nya untuk mencari flashdisk yang pernah di berikan Paman Dru, yang berisi data-data karyawan yang berprestasi yang menurut Paman Dru sangat cocok menggantikannya jika suatu hari nanti dirinya pensiun.

Ada empat flashdisk didalam laci itu, namun mata Zico langsung tertuju pada flashdisk yang berwarna hijau emerald, warna yang sangat kontras dengan tiga flashdisk lainnya.

Penasaran dengan isi flashdisk itu, Zico pun mengambil flashdisk itu lalu menyambungkannya ke laptop.

Ada tiga berkas dalam flashdisk itu dan ketiga nama berkas itu berhasil membuat Zico semakin penasaran dan berhasil membuat jantung Zico berdetak tiga kali lipat dari detak jantung yang normal.

Karena nama file pertama adalah, BUKTI PERETASAN DAN PENCURIAN UANG SEPULUH MILIAR.

Yang kedua, BUKTI KONSPIRASI YANG MENYEBABKAN JATUHNYA HELIKOPTER.

Dan nama file yang ketiga, BUKTI PERSELINGKUHAN ISTRI ANDA, TUAN MUDA ZICO.

Tanpa ragu-ragu Zico pun membuka file itu satu persatu.

Matanya membulat lebar, ia kaget luar biasa melihat isi tiga file itu.

"Siapa yang sedang bermain-main dengan ku dengan memberikan bukti yang sangat berbanding terbalik dengan bukti yang di berikan Viola?!" Gumam Zico.

"Tapi kenapa aku merasa bukti-bukti ini sepertinya masuk akal?" Gumam-nya lagi.

"Ah.. tidak-tidak-tidak. Ini tidak masuk akal, mana mungkin Viola tega melakukan itu padaku." Gumam-nya lagi kali ini menolak percaya.

Zico bimbang antara mau percaya dengan bukti yang ada di hadapannya, tapi logikanya mengatakan kalau tidak mungkin Viola tega melakukan itu pada-nya.

Tak ingin di hantui rasa penasaran, Zico pun memutuskan untuk menyelidiki bukti-bukti yang sangat berbanding terbalik dari bukti yang Viola berikan.

Zico pun memanggil keempat bodyguardnya untuk masuk ke ruang kerja-nya, lalu memerintah keempat bodyguardnya mencari tahu secara diam-diam. Ada yang mencari tahu tentang jatuh-nya helikopter, dan ada yang mencari tahu apa saja yang Viola lakukan saat dirinya tidak ada di Mansion.

"Awas saja kalau sampai bukti ini tidak benar, akan ku cari si pengirim ini sampai dapat dan ku lempar ke lubang buaya!!" Geram Zico.

"Tapi kalau sampai bukti ini benar dan ternyata Viola lah dalang di balik semua ini, akan ku buat kau mati segan, hidup pun tak mau!!" Geram Zico lagi.

• • • • •

Bersambung...

...Jangan lupa LIKE, KOMEN, HADIAH dan VOTE-NYA....

...💋💋 Sarangbeo 💋💋...

1
74 Jameela
Julia Robert♥️
Ayu
viola jg bodoh. sdh dpt suami kaya. mapan dan cinta sm dia kok mlh cari selingkuhan yg gk punya apa2
Ayu
zico sdh di butakan dgn cinta nya sm viola. jadi msh krg peecaya klau viola bs berkhianat sm diri nya
Ayu
zico kamu harus bs bedakan siapa yg tlus cinta sm kamu. smg terbongkar kebusukan viola
Ayu
visual bibi below kyk julia robert ya thor
Asmalyda Yeni
Kecewa
Asmalyda Yeni
Buruk
Gan Gian
kirain mcnya ok..ee gak tahunya pecundang,baik otak maupun pisiknya..
@ni
ceritanya bagus ❤️❤️❤️❤️❤️
sharvik
cuma visual zico yg krang keren hehehe
Siti solikah
haha apesnya bodyguard me
Siti solikah
huhuhu
༄⃞⃟⚡𒈒⃟ʟʙᴄ
wkwkkwkwwkkw ngakak.... viola arwahnya gentayangan trus jadi cicak
Elisanoor
Gaya sun go kong ky gimana 🤣🤣🤣
Elisanoor
🤣🤣🤣🤣
Elisanoor
mprrottttt
Elisanoor
kenapa ibu nya ga di bikin meninghoy thor,biar ngilang beneran nirmalanya
Elisanoor
Bagus, pergi yg jauhhhhhhhh
Elisanoor
mewek aja bisa nya 😆
Elisanoor
Sukurin luh Zico, si Nir nya metong 😆 ya Ampun gemes pisan ih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!