NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh Cinta

Selamat Membaca ♥️

Seorang pun tak ada yang tahu jika di bawah meja tangan Coliin menggenggam erat jemari Celia hingga binar bahagia kembali menghiasi wajah cantik Celia saat ini.

Collin tolehkan kepalanya dengan perlahan pada Celia, sedikit demi sedikit dan sangat hati-hati hanya agar bisa lebih mendekat "You look so beautiful when you smile," (kamu terlihat sangat cantik saat tersenyum). bisik Collin begitu lirih hampir-hampir tak terdengar. Ia tak bisa menahan dirinya untuk tak mengatakan itu pada Celia yang kini duduk di sebelahnya.

Mati-matian Collin menahan diri untuk tak merengkuh dan membawa tubuh Celia pada dekapannya.

Celia melirik Collin dengan ujung mata, apa yang Collin katakan tadi membuatnya merasa terbang tinggi ke awan. Celia pun lengkungkan senyumnya dan Collin melakukan hal yang sama. Mata mereka saling bersitatap dan mengisyaratkan banyak cinta.

Dibawah meja, Collin tautkan jemarinya ke dalam genggaman tangan Celia. Getaran-getaran cinta mereka merambat melalui sentuhan dan mengalir dalam setiap aliran darah mengelilingi seluruh tubuh hingga dada keduanya berdegup lebih kencang karena rasa cinta yang kian membuncah. Cinta yang sedang Coliin dan Celia rasakan begitu manis, melebihi permen.

Bila dulu yang Celia dan Collin lakukan adalah memandangi langit untuk meluapkan rasa rindunya, tapi sekarang ia bisa melakukannya melalui sebuah sentuhan. Lagi-lagi Collin melirik Celia dengan ujung mata sembari mengulum senyum, ia hampir tak percaya dengan apa yang sedang terjadi, menggenggam tangan Celia bagaikan dalam sebuah mimpi. Ingin ia mengatakan pada Celia bahwa dirinya sangat mencintainya.

"Aku pesan nasi dan sop iga," ucap Davin memecahkan keheningan. sedangkan Dareel masih asik memilih apa yang ingin disantapnya untuk makan siang.

"Kalian udah siap pesan ? aku mau panggil pelayannya," tanya Davin dan disetujui oleh ketiganya.

Seorang gadis berseragam warna hitam datang untuk mencatat pesanan makan siang mereka. Davin yang lebih dulu memesan dan disusul oleh Dareel kemudian.

"Kamu mau apa ?" tanya Dareel pada sepupunya itu.

"Nasi goreng !" jawab Celia dan Collin secara bersamaan hingga kini keduanya menjadi pusat perhatian Davin dan Dareel.

"Sepertinya selera kalian sama," ucap Dareel tak acuh tapi itu membuat wajah Celia memancarkan semburat merah.

"Kamu suka nasi goreng juga ?" tanya Collin pada Celia. dirinya mengambil kesempatan untuk bisa menatap perempuan yang sedang ia genggam tangannya di bawah meja.

"ehem," Celia berdehem sebelum menjawab. Tiba-tiba saja lidahnya terasa kelu tak bisa berkata-kata.

"Hu'um aku suka banget," jawab Celia seraya membalas tatapan sang kekasih hati.

"sama... aku juga suka," sahut Collin terdengar ambigu. Entah yang ia maksudkan itu nasi goreng atau orang yang menyukainya yaitu Celia.

Davin dan Dareel melihat heran pada keduanya, seolah gelembung-gelembung cinta Collin dan Celia dapat terlihat.

"Collin, kamu ingat Celia ? dia anaknya om Fabian adiknya Papa Sakti," tanya Dareel.

"hum ? iya aku ingat. Dulu sekali, ketika aku masih kecil papa pernah mengenalkan aku pada princess, eh Celia," jawab Collin sedikit gugup.

"Iya ! dulu Celia dipanggil princess oleh semua. Hebat juga ya kamu bisa ingat padahal kalian udah lama gak ketemu. Celia kan hampir gak pernah ikut acara keluarga besar kita," lanjut Dareel. Sepupu Celia yang satu ini memang Lebih cerewet.

Collin tersenyum kikuk, bagaimana mungkin ia tak ingat ? Celia adalah cinta dalam hidupnya. Hampir semua tentang Celia, Collin mengetahuinya.

"berarti daya ingatku masih bagus," seloroh Collin sambil tersenyum.

"Dan kamu Celia, apa masih ingat dengan Collin ?" tanya Davin dengan pandangan mata yang sulit diartikan. Matanya menatap lurus pada Celia ketika bertanya tentang hal itu.

Collin meremas halus genggaman tangan Celia di bawah meja, mengisyaratkan agar Celia bersikap tenang karena sepertinya Davin mencurigai sesuatu.

"A-aku lupa-lupa ingat karena itu sudah lama berlalu," jawab Celia seraya membalas remasan tangan Collin di bawah meja.

"Jadi pesanannya apa saja ?" tanya sang pelayan menyelamatkan Celia dari pertanyaan Davin.

Mereka pun memesan makan siang sesuai dengan yang mereka inginkan. Setelah menunggu beberapa saat seluruh pesanan pun tiba, Dengan berat hati Celia dan Collin harus saling melepaskan genggaman tangan mereka.

Wajah Collin berubah sendu saat tautan jemari mereka terpisah, begitu pun Celia. Padahal mereka duduk bersebelahan tapi begitu merasa kehilangan.

"Lagi libur panjang ? gimana kalau kita hangout ke Bali ?" tawar Dareel pada Collin.

"Hanya satu Minggu, dan kayanya gak bisa karena ada sesuatu yang harus aku lakukan di sini," jawab Collin.

Mata Celia tertuju pada kekasihnya itu, mendengarkan juga memperhatikan segala sesuatu yang Collin ucapkan. mencari informasi untuk dirinya sendiri tentang berapa lama kekasihnya itu akan berada di Indonesia dan akan melakukan apa saja selama berada di sini.

Celia menarik nafas dalam...

Walaupun ia dan Collin saling mencintai dan kini berada dalam jarak yang dekat tapi nyatanya tak sebebas itu mereka berbicara dan saling bertukar cerita.

"Kapan libur panjang ? kita have fun go mad di Bali !" Dareel masih tak menyerah juga.

"Sekarang aku udah bertugas di rumah sakit yang sama dengan Papa, sepertinya bakal susah buat bolos," jawab Collin sambil tertawa, tapi Celia menanggapinya lain, ia sadar bahwa dengan Collin akan sangat sulit untuk bersatu. Terhalang jarak yang membentang dan juga terhalang restu orang tua.

Walaupun seperti itu, tapi hatinya tak dapat menghilangkan rasa cintanya pada lelaki yang kini duduk tepat di sebelahnya namun sulit untuk ia gapai. Celia pun meredupkan pandangannya dan menatapi Collin tanpa jeda, memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menciptakan momen penting yang akan terus diingatnya.

Ia ingin bisa mengingat bagaimana Collin berbicara, bagaimana Collin mengedipkan mata, bagaimana ia tertawa dan hal remeh lainnya yang menurut Celia sangatlah berharga. Karena itu akan sangat dirindukannya saat Coliin tak berada di sisinya nanti.

Tanpa Celia sadari, Collin pun melakukan hal yang sama. Ia perhatikan apapun tentang Celia. Bagaimana perempuan itu tertawa, bagaimana Celia memanggil namanya dan bagaimana rasanya ketika jemari mereka saling bertautan. Collin menelan ludahnya paksa, setelah ini ia tak yakin bisa hidup tanpa kehadiran Celia di sisinya.

Celia terlihat begitu sempurna di mata Collin dan hanya ia satu-satunya yang Collin inginkan. Lelaki itu benar-benar sedang jatuh cinta.

"Apa aku harus pindah ke Indonesia ?" tanya Coliin tiba-tiba.

Tentu saja apa yang baru saja ia katakan mengundang tanya dari semua termasuk Celia.

"A-aku suka berada di sini, dan sepertinya akan sangat menyenangkan jika aku tinggal di Indonesia. Kita bisa bertemu kapan pun kita mau dan main-main bersama," lanjut Collin beralasan.

Collin melihat ke arah Celia, sungguh ia tak mau berjauhan lagi dengan kekasihnya itu. Ia ingin mengikuti setiap langkah Celia, dan tak pergi lagi.

Memang ia baru saja bertemu dengan Celia, tapi kenapa ia merasa jika perempuan itu adalah tempatnya untuk pulang. Jika Celia tak ada di sisinya, maka dirinya serasa tak berarti lagi.

to be continued ♥️

thanks for reading ♥️

jangan lupa like, komen, vote juga hadiah.

kalau suka novelnya, tolong favorit dan share ya.

tq bestie ♥️

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!